Skip to content

Rahasia Ruqyah Nabi Mulai Tersingkap, Ada Obat Dalam Air Liur dan Tanah

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berdoa dalam Ruqyahnya:


بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا يُشْفَى سَقِيمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا

“Dengan nama Allah, Debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami.” (HR. Al-Bukhari)

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa air liur yang dihasilkan oleh manusia mengandung penghilang (penenang) yang kuat terhadap rasa sakit. Mari kita perhatikan penemuan ilmiah dan Hadis Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wasallam berikut ini. Baca selengkapnya…

Beberapa Kekeliruan Sikap Kita Terhadap Imam Madzhab yang Empat

Pengantar

Imam empat madzhab, yaitu Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam asy-Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hanbal merupakan sosok di antara imam mujtahid terdepan bagi kaum muslimin. Melalui mereka umat Islam mendapatkan keberkahan ilmu yang melimpah, sehingga ajaran Islam tersebar di penjuru dunia, meskipun di antara mereka terdapat perbedaan pendapat dalam berijtihad.

Namun sayang, kaum muslimin yang tidak atau kurang memahami Islam dengan baik terkadang beranggapan, bahwa perbedaan pendapat para imam itu dianggap sebagai perbedaan hakiki. Sehingga ada kalanya menyebabkan gesekan dan perpecahan antar kaum muslimin pendukung madzhab satu dengan yang lain, yang andaikan para imam itu tahu tentu akan melarang dan mencela hal tersebut.

Untuk itu perlu kiranya dijelaskan kepada kaum muslimin tentang beberapa kekeliruan sikap mereka terhadap para imam madzhab empat. Dengan demikian kita telah bersikap proporsional dan adil terhadap mereka dan meletakkan persoalan pada tempat nya. Di antara kekeliruan yang perlu untuk diluruskan terkait dengan sikap kita terhadap imam yang empat adalah: Baca selengkapnya…

“KEGILAAN WAHABI” DI BULAN HAJI

Imam Bukhori rohimahullah di dalam shohihnya meriwayatkan sebuah hadits dari sahabat mulia Ibnu ‘Abbas rodhiallahu ‘anhuma, bahwasanya Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام – يعني أيام العشر – قالوا : يا رسول الله ولا الجهاد في سبيل الله ؟ قال ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ثم لم يرجع من ذلك بشيء

“Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah ?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun.”

Mungkin hadits inilah yang membuat orang saudi ‘wahabi’ (terutama di kota Madinah) berbondong-bondong dan berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan. Kebaikan yang tertimbun oleh lumpur-lumpur kebencian orang-orang yang hasad, benci, dan iri kepada saudi.

Langsung saja, berikut ini akan kami sebutkan beberapa “kegilaan” warga saudi di musim haji yang tidak dilakukan oleh orang waras di Indonesia (maaf) : Baca selengkapnya…

Bolehkah Seorang Syarif (Habib) Menikahkan Puterinya Dengan Selain Kalangan Asyraf (Habaib)?

Soal: Bagaimana hukumnya seorang syarif *) menikahkan putrinya dengan orang yang bukan dari kalangan asyraf?

Jawab:

Tidak mengapa seorang syarif menikahkan putrinya dengan orang yang bukan syarif jika memang putrinya tersebut rela.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam menikahkan putri-putri beliau dengan sebagian sahabat yang bukan dari Bani Hasyim. Semisal Utsman bin Affan dan Abul ‘Ash bin Ar Rabi’ radhiallahu’anhum.

Ali bin Abi Thalib radhiallahu’anhu juga menikahkan putrinya dengan Umar bin Khatab radhiallahu’anhu.

Demikian juga Sukainah bin Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib pernah menikah dengan empat orang lelaki yang bukan dari Bani Hasyim. Demikianlah praktek para salaf terdahulu dan hal ini tidak bisa diingkari. Baca selengkapnya…

Simak Atau Download Langsung Murottal & Terjemah Al-Qur’an

Merupakan sebuah kenikmatan tersendiri bilamana kita dapat menyimak lantunan tilawah Al-Qur’an sambil merenungi kandungan maknanya yang begitu dalam. Penguasaan yang cukup dibutuhkan untuk melakukan itu seorang diri. Alhamdulillah tim dari Radio Rodja telah merilis beberapa file audio murottal yang dilengkapi dengan pembacaan terjemah sehingga dapat membantu memudahkan kita yang masih minim dalam penguasaan bahasa Arab untuk dapat lebih menghayati kandungan makna dari Al-Qur’an.

Anda dapat menyimaknya langsung melalui blog ini atau Anda pun dapat mendownloadnya untuk menyimpannya kedalam komputer ataupun gadget yang Anda miliki, sebagai bentuk syukur kepada Allah, kita gunakan fasilitas yang kita miliki untuk senantiasa mengingatNya.

Semoga bermanfaat. Baca selengkapnya…

[KISAH NYATA] Kunjungan Wanita Syi’ah (Membungkam Syubhat Misionaris Syi’ah)

Saudari Aisyah Salsabila menceritakan awal mula sebelum terjadinya dialog antara dia ditemani abangnya bersama tamu wanita dari golongan Syi’ah dan Ustadz (baca : Misionaris) dari golongan syi’ah,

Tadi pagi aisyah sebelum pergi ke masjid mengisi kajian ibu-ibu dekat rumah, Aisyah mampir dulu kerumah sepupu ingin mengambil kitab fiqih sunnah yang beberapa hari yg lalu aisyah pinjamkan kepadanya karena aisyah mau bawa ke pengajian..  Ternyata dirumahnya sedang ada tamu yang penampilannya sangat islami.

Kemudian Aisyah tanya sepupu Aisyah,

saya: siapa mereka?

sepupu: mereka itu teman ku sewaktu SMA. Baca selengkapnya…

Download Rekaman Kajian Riyadhus Shalihin Bersama Syaikh Abdurrozzaq [LENGKAP]

Sekilas Perkenalan Dengan Kitab Riyadhus Shalihin

Sesungguhnya Allah telah mengutus Rasul-Nya Muhammad dengan membawa petunjuk dan menurunkan kepadanya Al Quran pedoman hidup umat yang kekal sampai hari kiamat serta memberikan tafsir Al Quran dan yang semisalnya bersama Al Quran tersebut, sehingga Sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam baik berupa ucapan atau perbuatan adalah penjelas Al Quran dan penunjuk makna-maknanya.

Demikian juga para sahabat Rasulullah telah menghafal, mempelajari dan menulis Al Quran dan As Sunnah sedangkan Allah telah bertanggung jawab dalam menjaga kitab-Nya yang mulia dan menjadikan orang-orang yang menjaga dan memperhatikan As Sunnah An Nabawiyah sejak masa Rasulullah sampai sekarang hingga hari kiamat nanti.

Dengan taufik dari Allah, Sunnah Rasulullah menjadi pusat perhatian para ulama di setiap masa dan tempat sehingga sempurnalah penjagaan, taqyiid dan penulisannya dalam kitab musnad, shihah, sunan dan mu’jam-mu’jam. Di antara para ulama yang memberikan perannya dalam menjaga dan menulis As Sunnah adalah Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf an-Nawawy ad-Dimasyqy (631-676 H) yang termasuk dalam jajaran ulama besar di abad ke-7 hijriah. Beliau memiliki hasil karya yang banyak lagi bermanfaat dalam pembahasan yang beraneka ragam. Karya-karya beliau telah mendapatkan pujian dan sanjungan serta perhatian yang besar dari para ulama sehingga mereka mempelajari, mengambil faedah dan menukil dari karya-karya beliau tersebut. Baca selengkapnya…

Donor Sperma Karena Terpaksa, Bagaimana Hukumnya?

Pertanyaan: Apa hukum donor sperma, krn terpaksa, seperti mengobati kanker serviks atau krn suami mandul.? Trim’s

Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Kehadiran anak dalam naungan pernikahan yang sah, termasuk karunia yang Allah berikan kepada manusia.

لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ. أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا وَيَجْعَلُ مَنْ يَشَاءُ عَقِيمًا إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha Kuasa. (QS. as-Syura: 49 – 50)

Dalam dua ayat di atas, Allah menyebutkan 4 jenis manusia terkait karunia anak, Baca selengkapnya…

Batasan Aurat Wanita Menurut Keterangan Ulama Madzhab Syafi’i

Manakah aurat wanita? Yang kita bahas kali ini adalah aurat wanita yang tidak boleh ditampakkan di hadapan umum, di hadapan para pria yang bukan mahramnya. Tinjauan kami kali ini adalah berdasarkan madzhab Syafi’i.

Aurat itu wajib ditutupi sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

احْفَظْ عَوْرَتَكَ إِلاَّ مِنْ زَوْجَتِكَ أَوْ مَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ

Jagalah (tutuplah) auratmu kecuali pada istri atau budak yang engkau miliki.” (HR. Abu Daud no. 4017 dan Tirmidzi no. 2794. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan bahwa aurat itu berarti kurang, aib dan jelek. (Al Majmu’, 3: 119).

Imam Nawawi menyatakan pula bahwa aurat itu wajib ditutupi dari pandangan manusia dan ini adalah ijma’ (kata sepakat ulama). (Idem). Baca selengkapnya…

Mengenal Jual Beli Murabahah

Dewasa ini lembaga keuangan berlabel syari’at berkembang dalam skala besar dengan menawarkan produk-produknya yang beraneka ragam dengan istilah-istilah berbahasa Arab. Banyak masyarakat yang masih bingung dengan istilah-istilah tersebut dan masih ragu apakah benar semua produk tersebut adalah benar-benar jauh dari pelanggaran syari’at ataukah hanya rekayasa semata. Melihat banyaknya pertanyaan seputar ini maka dalam rubrik fikih kali ini kami angkat salah satu produk tersebut untuk melihat kehalalannya dalam tinjauan fikih islami.

Jual beli Murabahah (Bai’ al-Murabahah) demikianlah istilah yang banyak diusung lembaga keuangan tersebut sebagai bentuk dari Financing (pembiayaan) yang memiliki prospek keuntungan yang cukup menjanjikan. Sehingga semua atau hampir semua lembaga keuangan syari’at menjadikannya sebagai produk financing dalam pengembangan modal mereka [1]

Nama lain Jual Beli Murabahah ini

Jual beli Murabahah yang dilakukan lembaga keuangan syari’at ini dikenal dengan nama-nama sebagai berikut: Baca selengkapnya…

Catatan Tentang Perluasan Tempat Sa’i

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Pelebaran wilayah sa’i, menjadi polemik di masyarakat. Tidak hanya tokoh yang memberikan komentar, termasuk para awak media yang memanfaatkan suasana untuk mendapatkan wacana kontroversial.

Sebagai muslim yang baik, tidak selayaknya kita menjadi manusia yang mudah terombang-ambing media dan komentar masyarakat. Didik diri kita menjadi muslim yang memiliki jati diri. Memandang kebenaran sebagai kebenaran, dan memandang kebatilan sebagai kebatilan.

Agar kita memiliki pegangan dalam menilai masalah kontroversial yang baru ini, berikut kami paparkan beberapa catatan sederhana yang disimpulkan dari beberapa fatwa dan keterangan para ulama.

Pertama, ulama sepakat bahwa lebar tempat sai sepanjang diameter bukit shafa dan marwah. Dr. Sa’d al-khatslan mengatakan,

لم يختلف العلماء في أن الواجب في السعي هو مابين جبلي الصفا والمروة

Ulama sepakat bahwa yang wajib ketika sai adalah wiilayah antara dua gunung shafa dan marwah. (Fawata Sa’d al-Khatslan, no. 175) Baca selengkapnya…

Penjelasan Tentang Hukum Jual-Beli Emas Secara Kredit

Berikut ini adalah jawaban dari pertanyaan yang disampaikan di milis pm-fatwa@yahoogroups.com, yang telah dijawab oleh Ustadz Muhammad Arifin bin Badri, M.A., pembina komunitas pengusaha muslim ini.

Pertanyaan:

Saya ingin menanyakan apakah boleh bila saya membeli barang jarak jauh (barang seperti minyak dan emas yang harganya naik turun). Contoh, saya membeli 10 gram emas pembayaran dilakukan secara transfer, namun karena kendala jarak dan waktu maka barang tersebut belum saya ambil (kami sudah saling mengenal), kemudian beberapa hari kemudian sebelum barang sempat saya ambil, harga barang sudah naik, saya jual kembali dengan pengikatan harga melalui telpon (saya putuskan mengikat harga penjualan lewat telpon, k0arena hargannya memang setiap jam ada perubahan). Namun pihak sana tidak langsung mentransfer uang penjualan saya tsb. sebelum saya datang ketempat itu untuk membawa bukti transfer uang pembelian saya beberapa hari sebelumnya sekaligus saya menerima bukti pembelian dan penjualan. Apa jual beli seperti ini diperbolehkan?

Jawaban:

Perlu dibedakan antara jual beli emas/valas dengan jual beli barang lainnya. Baca selengkapnya…

[INFO KAJIAN] Nyantrend Weekend Ahad Sore Kajian Tafsir Juz ‘Amma dari Tafsir Ibnu Katsir

Kajian Tafsir Juz Amma

Kajian Tafsir Juz Amma

Peta Lokasi : Baca selengkapnya…

Menggapai Haji Mabrur | Mengenal Ihram & Larangan-Larangan Saat Ihram

بسم الله الرحمن الرحيم , الحمد لله رب العالمين و صلى الله عليه و سلم و بارك على نبينا محمد و آله و صحبه أجمعين, أما بعد:

Pengertian Ihram

Ihram secara bahasa berasal dari kata أحرم يحرم إحراماً, yaitu seseorang jika berniat haji atau umrah dan melaksanakan sebab dan syarat-syaratnya, siapa yang telah melepaskan pakaian yang membentuk tubuhnya dan menjauhi seluruh perkara yang dilarang syariat Islam ketika ihram, seperti; minyak wangi, nikah, berburu dan semisalnya, berarti dia berihram.

Dan asal kata ihram artinya adalah larangan, seakan-akan seorang yang sedang ihram dilarang dari beberapa hal.

Makna lain dari seorang yang berihram di bulan-bulan suci adalah jika dia masuk ke dalam tanah suci. (Lihat kitab An NIhayah fi Gharib Al Atsar, karya Ibnu Al Atsir, 12/3)

Jadi, arti ihram secara mudah dipahami adalah niat masuk ke dalam ibadah haji atau umrah. (Lihat kitab Manasik Al Hajj wa al Umrah, karya syeikh DR. Sa’id bin Wahf Al Qahthani)

Jika seseorang yang ingin melakukan haji atau umrah sampai di miqat, maka dia harus berihram dan sebelum berihram dianjurkan melakukan hal-hal berikut:

Baca selengkapnya…

%d blogger menyukai ini: