Khutbah Jum’at : Kebaikan dan Keburukan (17/04/2009)

2Sesungguhnya Alloh telah menuliskan kebaikan dan keburukan, kemudian Alloh menjelaskannya. Barangsaiapa yang berniat untuk berbuat kebaikan namun ia tidak jadi melakukannya, maka Alloh menuliskan untuknya satu kebaikan. Barangsiapa berniat untuk berbuat kebaikan dan ia mengamalkannya maka Alloh tuliskan untuknya 10 kali lipat sampai 700 kali lipat hingga berlipat-lipat banyaknya. Barangsiapa berniat berbuat keburukan lalu ia tidak jadi mengerjakannya (karena takut kepada Alloh) maka Alloh menuliskan baginya satu kebaikan yang sempurna. Barangsiapa berniat untuk berbuat keburukan dan ia mengerjakannya maka Alloh tuliskan baginya satu keburukan.

Apabila seseorang masuk Islam dan baik islamannya maka Alloh ampuni segala dosanya yang telah lalu, kemudian setelah itu adalah al-qishosh. Setiap kebaikan ditulis 10 hingga 700 kali lipat. Setiap keburukan ditulis dengan satu keburukan, kecuali Alloh memaafkannya.

Faidah Hadits :
- Pentingnya kedudukan niat dalam amal.

- Luasnya kasih sayang Alloh kepada hambaNya.

- Seorang hamba yang meniatkan untuk melakukan kebaikan akan tetapi ia terhalang dari mengerjakannya maka ia mendapatkan pahala karena niatnya itu.

- Apabila ia mengerjakan kebaikan yang diniatkannya itu maka ia mendapatkan ganjaran 10 kali lipat hingga jumlah yang tak terhingga.

- Meninggalkan perbuatan maksiat karena takut kepada Alloh akan mendapatkan ganjaran.

- Yang dicatat oleh malaikat adalah kebaikan dan keburukan saja. Perbuatan yang mubah tidak dicatat sebagai ketaatan, kecuali jika diniatkan untuk membantu melaksanakan ketaatan kepada Alloh.

- Diantara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.

- Diantara tipu daya Iblis, menyibukkan hamba dengan hal-hal yang tidak bermanfaat bagi seorang hamba.

- Jangan tertipu dengan kemaksiatan, meskipun ia hanya ditulis sebagai satu keburukan. Karena besarnya yang satu itu tergantung besarnya kemaksiatan yang dilakukan.

- Maksiat memiliki pengaruh yang buruk terhadap pelakunya, keluarga dan masyarakatnya bahkan bagi dunia dan akhiratnya.

Langkah-langkah Iblis dalam menyesatkan seorang hamba :
1. Perbuatan Syirik
2. Perbuatan Bid’ah
3. Perbuatan Dosa Besar
4. Perbuatan Dosa Kecil
5. Perbuatan Mubah atau Sia-sia
6. Menyibukkan hamba dengan ibadah yang afdhol dan meninggalkan ibadah yang lebih afdhol.

Download Khutbah

Tinggalkan Balasan