Cara Tercepat dan Terbaik Dalam Membantah Tuduhan Terhadap Kaum Muslimin sebagai Terroris
Ustadz Pierre Vogel membantah tuduhan tersebut dengan lebih cepat dan lebih pendek dan bantahan terbaik yang pernah saya dengar dalam hidup saya untuk dakwaan Muslim dengan terorisme.
Siapakah yang menyulut perang dunia pertama? Apakah orang islam?
Siapakah yang menyulut perang dunia kedua? Apakah orang islam?
Siapakah yang menjatuhkan bom atom atas Hiroshima (dan Nagasaki)? Apakah orang islam?
Siapakah yang membantai 20 juta orang aborigin di Australia? Apakah orang islam?
Siapakah yang membantai lebih dari 100 juta suku indian merah di utara Amerika? Apakah mereka orang islam?
Dan Siapakah yang membantai lebih dari lebih dari 50 juta indian mereh di Amerika Selatan? Apakah mereka orang islam?
Siapakah yang mengambil lebih dari 150 juta manusia dari Afrika sebagai budak, yang mana 77 % dari mereka mati di jalan dan dikubur di lautan atlantik? Apakah orang islam?
Bukan, bukan orang islam. (Lalu siapa terorisnya?)
Sebaik-baik ucapan adalah yang singkat dan mengena.
Sumber : Gensyiah.com
Posted on Agustus 11, 2011, in Download Video and tagged Islam Bukan Teroris, Jihad, Menjawa Tuduhan Terorisme Terhadap Islam, Terorisme. Bookmark the permalink. 6 Komentar.

















Zionis merekalah biyang teroris, bukan hanya tindakan mereka dilapangan tapi dibelakang mereka mempengaruhi pemuda2 muslim untuk dijadikan alat terorisme dengan pembiayaan yg besar, dalam skenario global mereka, Smoga Allooh ta ‘ala membalasnya dgn setimpal.
Setuju sekali….
Sayangnya penulis lupa atau pura-pura lupa bahwa penyulut PD I, PDII, pembom Hirosima dan Nagasaki, pembantai orang Aborigin, pembantai suku Indian dst….mereka melakukannya bukan atas dasar keyakinannya tetapi karena alasan politik semata. Berbeda dengan Osama Bin Laden, DR Azhari, Nurdin M Top, Imam Samudra, Amrozi, Mukhlas, Umar Patek, Abu Bakar Ba’asyir dan yang lainnya, mereka melakukan tindakannya dengan mengatasnamakan agama islam, atau sering mereka sebut dengan jihad. Berpikirlah yang jernih sebelum berucap.
Orang yang membaca sejarah akan mentertawakan Anda, karena sudah menjadi rahsia umum bahwa dibalik usaha-usaha imperialisme dan kolonialisme yang dilakukan oleh bangsa Eropa ada sebuah misi untuk menyebarkan ajaran kristus. Jika ada sebagian negara jajahan yang penduduknya tetap dalam agama mereka ini bukan berarti bahwa para penjajah itu tidak membawa misi keagamaan, akan tetapi karena kuatnya keyakinan orang yang dijajah terhadap agamanya.
Disisi lain, orang-orang yang terlibat dalam imperialisme tersebut adalah para pembesar bangsa Eropa bahkan usaha tersebut mendapat restu dari pihak gereja. Jika mau dibandingkan dengan apa yang dilakukan oleh sebagian orang yang Anda sebutkan sama sekali tidak mendapatkan dukungan dari pihak ulama kaum muslimin. Jadi, jelas bedanya. Penjajahan, Pembunuhan dan Perampasan hak dari bangsa yang terjajah adalah direstui dan didukung oleh para Pembesar Eropa dan tokoh agamanya. Sedangkan perbuatan yang dilakukan oleh orang-orang yang Anda sebutkan ditentang oleh Ulama Islam, dan Islam berlepas diri dari perbutan mereka, karena Islam melarang membuhun orang-orang kafir diluar medan perang.
Semoga Allah memberikan hidayah kepada Anda untuk masuk kedalam Islam.
Yg menciptakan perbudakan memangnya org kulit putih ? Penjual budak2 itu siapa ? Wah… Org arab senang deh dengan segala kelicikan mereka. Tdk ada yg di perdagangkan, manusia juga di perual belikan. Untuk apa ? Demi ISLAM ! Perang saudara di Eropah, memangnya perang agama ? Memang sejarah tdk cukup merubah moslem. Sejarah menjadi senjata, sejarah sendiri dilupakan, demi ISLAM. Ajaran IBIS akan tetap bersama anda2!
Pernyataan Anda ini tidak akan keluar dari Anda jika Anda mau sedikit saja berfikir atau membaca sejarah. Perbudakan telah ada jauh sebelum datangnya Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam-.
Sebenarnya perbudakan dahulu telah tersebar ke seluruh penjuru dunia/bumi, tidak hanya pada zaman Islam. Bangsa Romawi, Persia, Babilonia, dan Yunani, seluruhnya mengenal perbudakan. Dan para tokoh Yunani, seperti Plato dan Aristoteles pun hanya mendiamkan tindakan ini. Bahkan mereka memiliki banyak sebab untuk memperbudak seseorang seperti adanya perang, tawanan, penculikan atau karena menjadi pencuri. Tidak hanya itu, mereka pun menjual anak-anak yang menjadi tanggungan mereka untuk dijadikan budak, bahkan sebagian mereka menganggap para petani sebagai budak belian.
Mereka memandang hina terhadap para budak, karena itu para budak diperkerjakan untuk mengurusi pekerjaan-pekerjaan kotor dan berat. Dan karena itu pula Aristoteles menganggap para budak hidupnya tidak kekal di akherat, baik mereka di Surga atau di Neraka, jadi para budak tidak bedanya dengan hewan. Fir’aun pun memperbudak Bani Israil dengan perlakuan yang paling keji, sehingga dengan tega ia membunuh anak laki-laki Bani Israil dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Orang-orang Eropa pun ketika menemukan benua Amerika, mereka memberikan sikap yang paling buruk terhadap penduduk asli. Inilah perbudakan, sebab, pengaruh dan bentuknya di dalam ajaran selain Islam. Contoh yang baru saja kami sampaikan baru sedikit dari sekian banyak perlakuan keji mereka kepada para budak.
Sebaliknya dalam Islam, Islam menyatakan bahwa seluruh manusia adalah merdeka dan tidak bisa menjadi budak kecuali dengan satu sebab saja, yaitu orang kafir yang menjadi tawanan dalam pertempuran. Itupun tidak mutlak bahwa setiap tawanan itu akan dijadikan budak, tapi Panglima perang memiliki kewajiban memberikan perlakuan yang tepat terhadap para tawanan, bisa dijadikan budak, meminta tebusan atau melepaskan mereka tanpa tebusan. Itu semua dipilih dengan tetap melihat kemaslahatan umum.
Selanjutnya silakan baca di sini
Semoga Allah membererikan hidayah kepada Anda dan orang-orang semisal Anda untuk masuk kedalam Islam. Masuklah kedalam Islam, pasti Anda akan selamat di dunia dan akhirat. Masuklah ke dalam Islam, dan Anda akan mendapatkan dua pahala. Jika Anda berpaling dari Islam ini maka sungguh Allah tidak akan pernah menerima dari Anda satupun agama selain Islam, dan barangsiapa yang mencari agama selain Islam niscaya tidak akan diterima agamanya itu oleh Allah dan dia di akhirat pasti termasuk orang yang paling merugi.