Arsip Blog
Download Ebook : Benarkah WAHABI Dalang Terorisme [Al-Furqon Edisi 12 Th. 10]
Aksi terorisme kembali menjadi sorotan publik, terlebih setelah bom bunuh din meledak di Masjid Mapolresta Cirebon. Bingkisan paket bom dan “tuci otak” ala NII pun turut mernperkeruh suasana.
Selain itu, isu berdirinya Negara Islam Indonesia juga menimbulkan kepanikan yang luar biasa di tengah masyarakat. Gejala ini menimbulkan kecurigaan terhadap kegiatan-kegiatan keislaman hingga tidak heran jika ada sebagian orang tua melarang anak-anaknya yang hendak mengkaji Islam secara intensif.
Ternyata kesempatan ini dimanfaatkan oleh sebagian pihak untuk kepentingan pribadi/kelompoknya. Main pukul rata dalam menghukumi orang sebagai teroris dengan melihat penampilan luar saja. Terciptalah opini masyarakat bahwa ciri khas teroris adalah seorang berjenggot, pakai gamis, peci putih, sedang wanitanya berjilbab besar atau bercadar. Lebih ironis lagi, komentar sebagian tokoh agama yang dengan gegabahnya mengatakan bahwa dalang utama di balik aksi terorisme adalah Wahabi!! Read the rest of this entry
Download Ebook : Pengkhianatan Syi’ah Kepada Ahlul Bait [Al-Furqon Edisi 8 Th. 11]
Para pembaca rahimakumullah. Syi’ah di Indonesia semakin menggurita dan melembaga. Tidak kurang dari 7.000 mahasiswa Indonesia sekarang sedang belajar belajar ke Iran, sebuah negara yang notabene pusat cuci otak untuk para pendukung Syiah.
Jika tidak diantisipasi berarti dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia mungkin akan diramaikan oleh paham Syi`ah. Para mahasiswa tersebut akan kembali ke Indonesia dengan membawa paham yang bertentangan dengan paham umat Islam di Indonesia yang notabene Ahli Sunnah wal Jamaah.
Dengan slogan “cinta kepada ahli bait” yang palsu dan “taqiyyah”, Syi’ah membungkus borok mereka agar bisa melakukan tikaman kepada agama dan ahlinya dari dalam.
Para pembaca rahimakumullah. Merupakan suatu hal yang aneh, banyak di antara kalangan yang pro-Syi’ah, dalam waktu yang sama mereka sangat keras memusuhi dakwah salafiyyah atau yang biasa digelari dengan “Wahabi”. Sebut saja misalnya, buku-buku karya seorang misterius berjuluk Syaikh Idahram yang banyak beredar akhir-akhir ini: “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi”, “Ulama Sejagat Menggugat Salafi Wahabi”, “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Ulama Klasik” yang semuanya diberi kata pengantar oleh Dr. Said Aqil Siradj. Buku-buku tersebut di samping sangat jelas berisi kecaman dan serangan kepada Manhaj Salaf, juga aktif menyelundupkan “sampah-sampah” pemikiran Syi’ah. Oleh karenanya, pada edisi kali ini juga, kami memuat bahasan tentang “Hakikat Wahhabi” sehingga kita tidak termakan oleh isu-isu yang penuh kedustaan.
Semoga Allah meneguhkan kita semua di atas manhaj yang haq dan menyelamatkan kita dari kobaran fitnah yang dahsyat menerpa akhirakhir ini. Read the rest of this entry
Download Ebook : Pengkhianatan Syi’ah Sepanjang Sejarah [Al-Furqon Edisi 9 Th. 11]
Menjaga dan menunaikan amanah adalah akhlak yang sangat mulia. Di antara sifat para rasul yang Allah sebutkan di dalam al-Qur’an ialah bahwasanya mereka adalah orang-orang yang memberikan nasihat dan orang-orang yang amanah. Sementara itu, khianat adalah sifat yang paling tercela yang dicela oleh Allah dan Rasul-Nya. Khianat adalah sifat orang-orang munafik yang paling dominan sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah ’alaihi shalatu wa salam.
Pengkhianatan yang paling parah adalah pengkhianatan umum yang disebut oleh fuqaha dengan khiyanat uzhma yaitu pengkhianatan yang berhubungan dengan agama dan perkara umat seperti memata-matai umat, membela musuh, dan tidak menolong kaum muslimin padahal mampu untuk menolong mereka.
Jika saja amanah menurut Allah dan Rasul-Nya adalah bagian dari agama maka pengkhianatan dan makar menurut Syi’ah adalah agama mereka. Mereka menjadikan taqiyyah sebagai pokok agama hingga dikatakan oleh para ulama bahwa tidak ada kelompok yang lebih gemar berdusta dibandingkan Syi’ah. Read the rest of this entry
Dialog Bid’ah Hasanah Antara Aswaja, Syi’ah dan Wahhabi
Aswaja : Hari ini 12 rabiul awwal sungguh aku sangat bahagia loh….
Syiah : Emang lu kenape?, kemarin-kemarin kurang bahagia?
Aswaja : Kagak gitu bro, hari ini gua ngerayain hari maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Gua sangat gembira dengan hari lahirnya nabi
Syi’ah : Kalau gua …..gua sangat sedih pas hari 10 Muharram lalu….hik hik hik…jadi nangis gua ngingatnya…hik
Aswaja : Emang kenapa lu nangis??!
Syi’ah : Soalnya hari itu hari terbunuhnya Husain bin Ali bin Abi Tholib, kami kerukunan warga syi’ah memperingati hari tersebut dengan hari ratapan. Bahkan sebagian kami sampai memukulkan pedang di tubuh kami sehingga mengeluarkan darah. Read the rest of this entry
40 Fawaid Seputar Maulid Nabi
Diterjemahkan oleh Al-Akh Yhouga Ariesta M. dari Twitter Asy-Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid
- Merupakan tradisi yang tersebar di kalangan umat Islam yaitu perayaan Maulid Nabi setiap tanggal 12 Rabi’ul Awwal. Dan telah mutawatir di kalangan para ulama bahwasanya hal ini merupakan perbuatan yang mengada-ada dalam hal agama.
- Berkata Syaikh Tajuddin bin Ali Al Maliki, yang terkenal dengan nama Al Fakihani, “Aku tidak mengetahui satu pun dasar bagi perayaan Maulid di dalam Al Qur’an dan As Sunnah, dan tidak dinukil riwayat bahwa seorang pun ulama pernah mengerjakannya”.
- Umar memulai kalender Islam, dengan kesepakatan dari para shahabat lainnya, dengan momentum hijrah. Sebab hijrah merupakan simbol kemenangan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam atas agama ini. Mengapa Umar tidak memulainya dengan momentum lahir atau wafatnya Nabi? Lalu kemana hari Maulid dalam pandangan para shahabat? Read the rest of this entry
Menjawab Syubhat-Syubhat Perayaan Maulid Nabi
Judul Asli: Menjawab Syubhat-Syubhat Perayaan Maulid Nabi
Penulis: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi hafizhahullah
Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa ahlul bid’ah senantiasa ‘berjuang’ dengan penuh kegigihan membela dan mengibarkan bendera bid’ah, sehingga bid’ah menyebar di mana-mana. Jangan heran bila mereka begitu berani memaksakan dalil demi hawa nafsunya atau menasabkan hadits yang tidak ada asalnya.
Bagaimana sikap kita dalam menghadapi syubhat mereka?!
Pertama: Bertanya Tentang Dalilnya
Syaikh Abdurrohman bin Yahya al-Mu’allimi berkata: “Tidak ada perselisihan pendapat bahwa agama yang benar (Islam) adalah yang datang dari Allah dan disampaikan oleh Rasulullah. Maka kita tanyakan kepada ahli bid’ah: Apakah amalan ini termasuk agama yang disampaikan oleh Muhammad dari Robbnya ataukah tidak? Kalau dia menjawab: Ini bukan termasuk agama, maka selesai sudah masalahnya. Namun kalau menjawab: Ini termasuk masalah agama, maka kita katakan padanya: Datangkanlah dalilnya!! [1] Read the rest of this entry
Ibnu Taimiyah, Ibnu Hajar, Shalahuddin Al Ayubi Pro Maulid Nabi? [Syubhat Orang Yang Kehabisan Dalih]
Sebagian orang selalu mencari-cari dalil untuk membenarkan amalan tanpa tuntunan yang ia lakukan. Di antara cara yang dilakukan adalah menjadikan perkataan ulama Ahlus Sunnah sebagai argumen untuk mendukung bid’ah mereka. Inilah yang terjadi dalam perayaan Maulid Nabi. Di antara perkataan ulama Ahlus Sunnah yaitu Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, disalahpahami oleh sebagian kalangan sehingga beliau pun disangka mendukung perayaan Maulid. Begitu pula ada perkataan lain dari Ibnu Hajar Al ‘Asqolani mengenai hal ini. Ibnu Hajar adalah di antara ulama yang memiliki ketergelinciran dalam masalah Maulid. Nantinya kami juga akan membahas syubhat (kerancuan) lainnya yang sengaja disuarakan oleh para simpatisan Maulid seperti pemutarbalikkan sejarah Maulid yang disangka dipelopori oleh Shalahuddin Al Ayubi. Semoga Allah memudahkan untuk mengungkap yang benar dan yang batil. Allahumma yassir wa a’in (Ya Allah, mudahkan dan tolonglah).
Kerancuan Pertama: Salah Paham dengan Perkataan Ibnu Taimiyah
Di salah satu website yang kami telusuri, ada perkataan Syaikhul Islam sebagai berikut, “Merayakan maulid dan menjadikannya sebagai kegiatan rutin dalam setahun sebagaimana yang telah dilakukan oleh sebagian orang, akan mendapatkan pahala yang besar sebab tujuannya baik dan mengagungkan Rasulullah SAW.” Read the rest of this entry
Kenapa Rasulullah Harus Lebih Kita Cintai ?
Mencintai Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam berarti condongnya hati seorang muslim kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yang dengan kecondongan ini terlihat dia lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam daripada siapapun dari seluruh makhluk atau apapun dari benda di dunia ini.
Lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia bahkan sampai diri sendiri.
Lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari pada emas, perak dan seluruh alam semesta dan kekayaannya.
عنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- «لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ»
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata: “Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak beriman salah seorang dari kalian sampai aku ia lebih cintai daripada orangtuanya, anaknya dan seluruh manusia.” HR. Bukhari dan Muslim. Read the rest of this entry
Inilah Nabi Kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yang selalu kalian hina…!
Inilah Nabi Kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam,yang selalu kalian hina…!
بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وأله وصحبه, أما بعد
Sesuatu yang harus diketahui oleh seluruh manusia tentang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya beliau adalah Nabi yang penyayang shallallahu ‘alaihi wasallam, Allah Azza wa Jalla berfirman:
{وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ } [الأنبياء: 107]
Artinya: “Dan tiadalah Kami mengutus kamu (wahai nabi Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. 21:107) Read the rest of this entry
Nasihat Bagi Pecinta Rasulullah
Agama Islam tidak diletakkan pada ro’yu (pendapat manusia) tetapi wahyu karena agama Islam berasal dari Allah dan milik Allah.
Kelahiran Rasulullah adalah suatu nikmat yang sangat besar yang diberikan oleh Allah bagi hamba-hamba-Nya karena melalui Rasulullah, Allah memberikan hidayah kepada kita dan Allah pun memberitahukan kepada kita bagaimana jalan menuju Surga dan jalan-jalan yang menuju Neraka.
Maka kewajiban kita sebagai rasa syukur kepada Allah dan kegembiraan atas lahirnya Rasulullah tiada lain adalah dengan cara mempelajari jejak Rasulullah, bagaimana beliau shalat, haji dan sunnah-sunnah yang diajarkan oleh Beliau sebagai wujud dari rasa kecintaan kita. Dan sesuatu yang Beliau perintahkan maka jalankanlah dan sesuatu yang Rasul larang maka tinggalkanlah dan sesuatu yang Rasulullah tinggalkan sementara pendorongnya ada dan penghalangnya tidak ada maka jangan sekali-kali kita melakukannya. Read the rest of this entry
Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam Timbangan Islam
Bulan Rabiul Awwal telah tiba. Di bulan ini banyak dari kaum muslimin yang mengadakan acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam atau yang dikenal dengan acara Maulid Nabi. Bagaimana sebenarnya hukum perayaan ini? Apakah dibenarkan oleh Islam ataukah malah sebaliknya? Insya Allah tulisan ringkas ini akan menjelaskan pandangan syariat terhadap Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
Hakikat Perayaan Maulid
Perayaan Maulid tidak pernah dilakukan oleh generasi awal Islam. Al Imam Ash Shakhhawi mengatakan,
“Perayaan maulid tidak pernah dinukilkan dari salah seorang pun dari dari salafus shalih yang hidup di tiga generasi awal Islam, hanya saja perayaan ini dimunculkan setelah masa tersebut.”
Kalau bukan dari generasi awal Islam, lantas darimana perayaan ini berasal? Read the rest of this entry
Download Rekaman Kajian Jakarta 31 Desember 2011 Tema Darah Hitam Syi’ah Imamiyah Bersama Al-Ustadz Ja’far Salih dan Al-Ustadz Abdullah Sya’rani
Download rekaman kajian di Masjid Al-I’tishom, Sudirman (Belakang Hotel Shangri-La) Jakarta pada hari Sabtu tanggal 31 Desember 2011 dengan tema Darah Hitam Syi’ah Imamiyah bersama Al-Ustadz Abul Mundzir Ja’far Salih dan Al-Ustadz Abdullah Sya’rani -hafizhahumallaah-. Read the rest of this entry
Perintah Untuk Mengikuti Sunnah Rasulullah Dan Larangan Dari Fanatisme Dan Taqlid
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya dan semua sahabatnya.
Saudara-saudara yang saya cintai karena Allah. Saya bersaksi di hadapan Allah, bahwa saya mencintai antum semua dan orang-orang shalih di negeri ini semata karena Allah. Saya datang ke Indonesia untuk yang ketiga kalinya. Dan saya –alhamdulillah- mendapatkan kebaikan yang sangat banyak di negeri ini. Saya berdoa semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits qudsi :
وَجَبَتْ مَحَبَّتِي فِي الْمُتَجَالِسِينَ فِيَّ وَ وَجَبَتْ مَحَبَّتِي فِي الْمُتَزَاوِرِينَ فِيَّ
Orang-orang yang duduk di satu majelis karena Aku, maka mereka pasti mendapatkan kecintaan dariKu. Orang-orang yang berkumpul karena Aku, maka telah mendapatkan kecintaan dariKu.
Sudah kita ketahui bersama, orang yang masuk ke dalam agama Islam harus mengatakan :
أَشْهَدُ أَنْ لا إلَهَ إلا الله, وَأَشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ
Dua kalimat tersebut merupakan kalimat yang sangat agung. Seseorang tidak bisa dikatakan muslim, kecuali jika dia telah mengucapkan dua kalimat tersebut, memahami dan melakukan konsekuensi dari kedua kalimat itu. Read the rest of this entry



























