Pendidikan Anak Pada Masa Menyusui

Posted on Updated on

MASA MENYUSUI.

Masa menyusui (Radha’ah) merupakan momentum yang sangat penting, karena janin telah memasuki fase barunya di dunia yang asing baginya. Pengaruh eksternal mulai bersinggungan dengannya, berupa nutrisi, interaksi orang, dan jenis pendekatan pada sang bayi. Masa meyusui juga sangat berpengaruh dalam pembentukan jati diri anak

Adapun hal-hal yang berkaitan dengan masa meyusui ini menurut ajaran Islam adalah:

1. Tahnik
Tahnik adalah mencerna kurma dan memasukkannya ke dalam mulut bayi dan diusapkan pada langit-langit mulut.

Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Burdah dari Abu Musa, dia berkata, “Pernah dikaruniakan kepadaku seorang anak laki-laki, lalu aku membawanya ke hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau memberinya nama Ibrahim dan mentahniknya dengan sebuah kurma.”

Abu Musa Al Asy’ari bercerita:
“Anakku dilahirkan. Maka aku membawanya kepada Nabi beliau memberinya nama Ibrahim serta mentahniknya dengan sebuah kurma…”. 1

Tujuan tahnik, supaya sang bayi melatih diri dan menguatkan lidahnya untuk makan. Yang paling baik adalah mentahnik dengan kurma. Bila tidak ada, maka bisa ruthab (kurma muda), atau kalau tidak, dengan sesuatu yang manis dan madu lebih baik dari manisan yang lain. 2

Atau bertujuan menguatkan syaraf mulut untuk menggerakkan lidah dan dagu sehingga ia siap memulai proses penyusuan dan mengisap ASI. 3

2. Aqiqah
Ritual lain yang disyariatkan pada masa ini, ialah penyembelihan hewan ‘aqiqah sebagai cerminan ekspresi kebahagiaan dengan kehadiran sang bayi.

Dari Ummu Kurz Al Ka’biyah, ia bertanya kepada Rasulullah tentang aqiqah. Beliau menjawab:
“Untuk bayi lelaki dua kambing dan untuk bayi perempuan satu ekor kambing”. 4

3. Membersihkan kotoran kepala
Tuntunan lain yang diarahkan oleh Islam berkaitan dengan bayi yang baru saja lahir, membersihkan noda dan kotoran yang ada di kepala bayi.

“Rasulullah menyembelih hewan aqiqah untuk Hasan dan Husain di hari ketujuh, memberi nama keduanya dan Beliau memerintahkan agar kepalanya dibersihkan dari kotoran”. 5

4. Tasmiyah
Tasmiyah adalah memberi nama kepada anak. Islam memberikan petunjuk yang agung, agar orang tua memilihkan nama yang baik bagi anaknya yang baru lahir. Rasulullah sangat menyukai nama-nama yang baik. 6

Nabi bersabda:
“Malam ini telah lahir anak lelakiku dan aku beri nama dengan nama ayahku, Ibrahim”.

Beliau juga bersabda:
“Sesungguhnya, nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman”.

Nama, semestinya bermakna baik dan bagus. Sebab nama juga bisa memberikan efek psikologis bagi pemiliknya. Seorang penyair berkata: Dan tidaklah setiap kali pandangan Anda tertuju pada seseorang, kecuali jika engkau renungi, maknanya mesti tersimpul dalam namanya.

Kapan waktu memberikan nama kepada bayi yang baru lahir?
Dalam masalah ini terdapat perselisihan pendapat di kalangan ulama. Sebagian hadits menunjukkan, bahwa penamaan dilakukan pada hari kelahiran bayi. Ada hadits lain yang menentukannya di hari ketujuh.

Imam Bukhari menuliskan sebuah bab yang berjudul “Bab Penamaan Bayi Pada Hari Kelahirannya Buat Yang Tidak Disembelihkan Aqiqah dan Tahnik, Barangsiapa Akan Disembelihkan Aqiqah Untuknya, Ditunda (Penamaannya) Sampai Hari Ketujuh”. Ini sebuah usaha pengkompromian dalil-dalil secara tepat. 7

Sedangkan Ibnul Qayyim menyatakan:
“Pemberian nama boleh dilakukan di hari kelahirannya, boleh (juga) di hari ketiga. Demikian juga boleh ditunda sampai hari ketujuh. Dalam masalah ini ada kelonggaran”. 8

5. Khitan
Rasulullah bersabda:
“Fitrah terdapat dalam lima perkara. (Yaitu) khitan, mencukur bulu kemaluan, mencukur kumis, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak”. 9

Orang tua atau wali anak, wajib mengkhitan anaknya sebelum memasuki masa usia baligh. Hikmahnya, sebagaimana diterangkan Ibnul Qayyim:
“Khitan mengandung unsur kesehatan, kebersihan, kerapian dan mempercantik kondisi fisik serta menormalkan syahwat. Jika dilepas, maka manusia bagaikan hewan. Namun sebaliknya, bila dikebiri, maka manusia layaknya benda mati. Dan khitan akan menyeimbangkannya. Oleh karena itu, engkau dapati lelaki atau wanita yang tidak berkhitan, tidak pernah merasa kenyang dengan jima’ “.

Adapun penanaman pendidikan pada masa menyusui ini meliputi:

1. Memberikan perhatian ekstra untuk menerapkan Sunnah Nabi melalui tahnik, aqiqah, khitan dan penyusuan sang ibu.
2. Memilih wanita shalihah untuk menyusui bayi.
3. Kesehatan fisik anak mencerminkan kesehatan akal dan ruhani yang mempunyai pengaruh besar terhadap pembentukan moral yang baik.

Dengan ini, menjadi jelas perhatian Islam terhadap fase kehidupan radha ‘ah/masa menyusui ini. Adab-adab tersebut berpengaruh pada pembentukan moral. Ini termasuk nilai keistimewaan ajaran agama Islam.

Footnote:

1. HR Bukhari, kitab ‘aqidah, Bab Tasmiyatil Mauludi Ghadata yuladu, no. 5467 dan Muslim kitab Adab, Bab Istihbabi Tahnikil Maulud, no. 2145.
2. Fathul Bari (9/588).
3. Qishshatul Hidayah, karya Abdullah Ulwan (1/57-58).
4 Shahih Sunan Abu Dawud no. 2461.
5 Hadits Shahih diriwayatkan Al Hakim (4/237). Lihat Irwaul Ghalil no. 1164.
6 Zaadul Ma’ad (2/326)
7 Fathul Bari (9/587-588)
8 HTuhfatul Maudud hlm. 71.
9 R Bukhari no. 5891. Muslim no: (50 – 257)

sumber:
Majalah As Sunnah Edisi 02/Tahun IX/1426H/2005M sit. vbaitullah.or.id
pic from http://nazriyani.multiply.com/photos/album/41/Baby_Asyraaf_Tahniq_Darul_Ghufran_Mosque_?replies_read=4

dari : http://rumahkusorgaku.multiply.com/journal/item/89/Pendidikan_pada_Masa_Menyusui

Iklan

2 respons untuk ‘Pendidikan Anak Pada Masa Menyusui

    faridah said:
    Juni 20, 2010 pukul 12:05 pm

    ilmu yang sangat bermanfaat, saya baru mengetahui hal ini. dan sangat menarik, ternyata dalam hal menyusui saja ada pendidikan yang harus dilakukan, subhanallah,,,

    awan pepadu said:
    Maret 8, 2012 pukul 6:50 am

    jazakallah. . . Saudara ku,
    Hal2 sprti ini sunggh bermamfaat buat nambh ilmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s