Mau Tau Tentang Secang?

Posted on

secang
kayu secang

Beberapa hari yang lalu salah seorang kerabat kami memberitahukan tentang Secang…??? -sepertinya saya pernah denger- … Beliau menyarankan agar putri pertama kami dimandikan dengan menggunakan air rebusan akar/kayu secang… Khasiatnya, kata beliau, -insya Alloh- akan menjadikan kulitnya lebih bersih, menghilangkan kerak dsb..

Alhamdulillah, kami telah minta supaya dibuatkan air secang tersebut. Hari ini, saya coba jalan-jalan di dunia maya mencari tau lebih jauh tentang secang… dan ini hasilnya, selamat menyimak..

Secang (Caesalpinia sappan L) merupakan perdu yang umumnya tumbuh di tempat terbuka sampai ketinggian 1000 m di atas permukaan laut seperti di darah pegunungan yang berbatu tetapi tidak terlalu dingin. Tingginya 5 – 10 m. Batangnya berkayu, bulat dan berwarna hijau kecoklatan. Pada batang dan percabangannya terdapat duri-duri tempel yang bentuknya bengkok dan letaknya terebar.

Panenan kayu dapat dilakukan mulai umur 1-2 tahun. Kayunya bila digodok memberi warna merah gading muda, dapat digunakan untuk pengecatan, memberi warna pada bahan anyaman, kue, minuman atau sebagai tinta. Perbanyakan dengan biji atau stek batang.

Tumbuhan ini berasal dari Asia Tenggara Kepulauan dan mudah ditemukan di Indonesia. Kulit kayunya dimanfaatkan orang sebagai bahan pengobatan, pewarna, dan minuman penyegar. Hingga abad ke-17 kulit kayunya menjadi bagian dari perdagangan rempah-rempah dari Nusantara ke berbagai tempat di dunia. Ia dikenal dengan berbagai nama, seperti seupeueng (Aceh), sepang (Gayo), sopang (Toba), lacang (Minangkabau), secang (Sunda), secang (Jawa), secang (Madura), sepang (Sasak), supa (Bima), sepel (Timor), hape (Sawu), hong (Alor), sepe (Roti), sema (Manado), dolo (Bare), sapang (Makasar), sepang (Bugis), sepen (Halmahera selatan), savala (Halmahera Utara), sungiang (Ternate), roro (Tidore), sappanwood (Inggris), dan suou (Jepang).

Kerabat dekatnya, kayu brazil (C. echinata), juga dimanfaatkan untuk hal yang sama.

Klasifikasi tanaman

  • Divisi : Spermatophyta
  • Sub divisi : Angiospermae
  • Kelas : Dicolyledonae
  • Bangsa : Resales
  • Suku : Cesalpiniaceae
  • Marga : Caesalpinia
  • Jenis : Caesalpinia sappan L

Pertelaan botani

Tumbuhan berbentuk pohon atau perdu, tinggi mencapai 6m.

  • Kayu : silinder, warna hijau kecoklatan.
  • Daun : majemuk menyirip ganda khas Caesalpinioideae, panjang 25-40 cm, anak daun 10-20 pasang, bentuk lonjong, pangkal rompang, ujung bulat, tepi rata, panjang 10-25 mm, lebar 3-11 mm, hijau.
  • Bunga : tersusun majemuk, bentuk malai, di ujung batang, panjang 10-40 cm, kelopak lima, hijau, benang sari 15 mm, putik panjang 18 mm, mahkota bentuk tabung, kuning.
  • Buah : tipe polong, panjang 8-10 cm, lebar 3-4 cm, ujung seperti paruh, berisi 3-4 biji, hitam.
  • Biji : bulat panjang, panjang 15-18 mm, lebar 8-11 mm, tebal 5-7 mm, kuning kecoklatan.
  • Akar : tunggang, coklat kotor.

Komposisi :

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Sepat tidak berbau. Menghentikan perdarahan, pembersih darah, pengelat, penawar racun dan antiseptik. KANDUNGAN KIMIA: Kayu: Asam galat, tanin, resin, resorsin, brasilin, brasilein, d-alfa-phellandrene, oscimene, minyak atsiri. Daun: 0,16%-0,20% minyak atsiri yang berbau enak dan hampir tidak berwarna.

Penyakit Yang Dapat Diobati :

Diare, disentri, batu darah (TBC), luka dalam, sifilis, darah kotor,; Muntah darah, berak darah, luka berdarah, memar berdarah; Malaria, tetanus, tumor, radang selaput lendir mata.;

PEMANFAATAN

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Kayu. Kulitnya dibuang, dipotong-potong lalu dikeringkan.

KEGUNAAN:

– Diare, disentri.
– Batuk darah pada TBC.
– Muntah darah, berak darah, luka berdarah, memar berdarah.
– Luka dalam.
– Sifilis, darah kotor, Radang selaput lendir mata.
– Malaria.
– Pengobatan setelah bersalin.
– Tetanus.
– Pembengkakan (tumor),
– Nyeri karena gangguan sirkulasi darah dan Ci.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 3-9 g, direbus.
Pemakaian luar: Kayu direbus, airnya untuk mencuci luka, luka berdarah atau dipakai untuk merambang mata yang meradang.

CARA PEMAKAIAN:

1. Pembersih darah:
Kerokan kayu ditambah ketumbar dan daun trawas, rebus.

2. Diare / mencret:
5 g kayu dipotong kecil-kecil lalu direbus dengan 2 gelas air bersih
selama 15 menit. Setelah dingin disaring, dibagi menjadi 2 bagian.
Minum pagi dan sore hari.

3. Batuk darah pada TBC:
1 1/2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya,
rebus dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas, Setelah
dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4 gelas.

4. Radang salaput lendir mata:
2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus
dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin
disaring, airnya dipakai untuk merambang mata yang sakit.

5. Berak darah:
1 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong

Resep Membuat Wedang Secang

wedang secang

Bahan :

  1. 5 biji Cabe Jawa
  2. 5 biji Kemukus
  3. 5 biji Kapulaga
  4. 5 biji cengkeh
  5. 1 ruas jari jahe, dibakar
  6. 1 batang sereh (putihnya saja)
  7. 1 potong kayu manis secukupnya
  8. 1 jumput kayu secang secukupnya
  9. 5 gelas air putih
  10. gula batu/gula pasir/madu secukupnya

Cara Membuat :

  1. Semua bahan kecuali kayu secang dan gula dicuci bersih dan direbus dengan api kecil agar zat yang terkandung di dalamnya dapat keluar dengan sempurna. Setelah air berwarna kecoklatan dan berbau harum, masukkan kayu secang dan panci ditutup hingga air mendidih dan berwarna kemerahan.
  2. Tambahkan gula atau madu sesuai selera.

Note :

  1. Untuk merebusnya, sebaiknya gunakan alat perebus yang terbuat dari gerabah yang terbuat dari tanah liat karena gerabah bisa mempertahankan aroma dari wedang secang
  2. Sajikan wedang secang dalam poci tanah. Dijamin lebih nikmat dan lebih terasa tradisional.
  3. Sebaiknya menggunakan madu sebagai pemanis bagi penderita penyakit diabetes.

Memandikan Bayi Anda Dengan Air Secang

Begini caranya : Pertama, kulit kayu dibuang, lalu kayunya di iris-iris memanjang. Selanjutnya kayu tersebut direbus sampai mendidih. Air rebusan kayu secang berwarna kemerahan digunakan sebagai air mandi 2 kali sehari dengan menambahkan air PAM/sumur secukupnya. Insya Allah, bila kita telaten memandikan bayi dengan air rebusan secang, kulit kepala bayi berangsur-angsur akan bersih dari kerak.

Perhatian: jangan memaksa mengelupas kerak kulit kepala bayi anda yang kering dengan cotton bud ataupun ujung kuku, karena bisa menimbulkan luka pada kulit kepala.

Sumber :

http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=100

http://id.wikipedia.org/wiki/Secang

http://liew267.wordpress.com/2009/03/22/secang-caesalpinia-sappan-l/

http://resepminumansegar.com/2010/01/wedang-secang/

http://desicandra.wordpress.com/2010/04/16/mengatasi-kerak-pada-kulit-kepala-bayi/#comment-585

Iklan

6 respons untuk ‘Mau Tau Tentang Secang?

    digital camera memory card said:
    Juni 22, 2010 pukul 2:36 pm

    wah banyak banget manfaat nya….

    makasih infonya…

    salam hangat…

    anggia said:
    Mei 14, 2011 pukul 6:58 pm

    thx for info. tapi kalau di jakarta atau belasi kayu secangnya beli di mana ya?

      Abu Umamah responded:
      Mei 18, 2011 pukul 1:59 pm

      Klo di Kramat Jati (Jak-Tim) Beli ditukang kembang, yg suka jual perlengkapan untuk pengurusan jenazah… bilang aja beli kayu secang..

    Rahma said:
    Juli 22, 2011 pukul 9:17 am

    buat cacar insyaAlloh juga bisa.. mengeringkan cacar lho ..

    pemdes kedungsari said:
    November 5, 2014 pukul 10:09 am

    racun pada duri secang apa namanya???????

    Chasiat Prabowo said:
    Juni 8, 2015 pukul 9:37 am

    Yang butuh bibit pohon secang bisa hubungi kami di chasiapro@gmail.com atau 082136712513 Siap antar ke seluruh Indonesia……@trims Prabowo JOgja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s