Kaidah-kaidah Dalam Menghadapi Fitnah Dari Nasihat Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr

Posted on

لقد ثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم، أنه قال: ” إن السعيد لمن جُنِّبَ الفتن ” رواه أبو داوود وغيره عن المقداد بن الأسود رضي الله عنه.

Telah tsabit dari Nabi -shallallohu ‘alaihi wa sallam- bahwasanya beliau bersabda : “Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah orang yang dijauhkan dari fitnah”. [HR. Abu Dawud dan lainnya, dari Miqdad bin Al-Aswad radhiyallohu ‘anhu]

سَعْدَ بْنَ أَبِي وَقَّاصٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ سَتَكُونُ فِتْنَةٌ الْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْقَائِمِ وَالْقَائِمُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْمَاشِي وَيَكُونُ الْمَاشِي فِيهَا خَيْرًا مِنْ السَّاعِي قَالَ وَأُرَاهُ قَالَ وَالْمُضْطَجِعُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْقَاعِدِ

[Sa’d bin Abu Waqqash] berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Akan terjadi suatu fitnah, dimana orang yang duduk ketika itu lebih baik dari orang yang berdiri, dan orang yang berdiri ketika itu lebih baik dari orang yang berjalan, dan orang yang berjalan ketika itu lebih baik dari orang yang berlari.” Husain bin Abdurrahman berkata; Aku mengira Sa’d juga berkata: “Dan orang yang berbaring ketika itu lebih baik dari orang yang duduk.” [HR. Ahmad]

Syaikh menyebutkan beberapa kaidah yang harus dijadikan pedoman oleh seorang muslim ketika menghadapi fitnah, diantaranya :

1. Fitnah harus dihadapi dengan ketaqwaan kepada Alloh ‘azza wa jalla. Karena barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah maka Allah akan menjadikan untuknya jalan keluar dari kesulitan yang dihadapinya dan dia akan diberikan rizqi dari arah yang tidak diduga. Disamping itu dia akan diberikan kemudahan-kemudahan dalam urusannya.

Tatkala terjadi fitnah dimasa tabi’in, sekelompok orang datang kepada Thalq bin Habib untuk meminta nasihat, mereka berkata “Sungguh telah terjadi fitnah, bagaimana kami harus menghadapinya?” Maka ia menjawab, “Hadapilah fitnah itu dengan taqwa kepada Allah.” Mereka bertanya “Jelaskan kepada kami apa itu taqwa?” Maka ia menjawab “Taqwa kepada Allah adalah engkau mengerjakan keta’atan kepada Allah di atas cahaya petunjuk dari Allah dengan mengharap ganjaran dari Allah, dan engkau meninggalkan maksiat kepada Allah di atas cahaya petunjuk dari Allah dengan rasa takut akan adzab Allah”

2. Orang yang menghadapi fitnah hendaknya memiliki pandangan yang tajam ke depan dan tidak tergesa-gesa untuk masuk ke dalam fitnah

3. Hendaknya dalam menghadapi fitnah kita senantiasa meminta bimbingan para ulama dan bermusyawarah dengan mereka.

4. Hendaknya seseorang itu memikirkan dampak yang akan timbul jika ia ikut masuk ke dalam fitnah.

Diantara dampak-dampak yang timbul akibat fitnah antara lain:

1. Orang yang menyibukkan dirinya dalam fitnah akan terlalaikan dari ibadah yang merupakan tugas utama seorang hamba di dunia ini.

2. Orang yang menyibukkan dirinya dalam fitnah akan terjauhkan dari ilmu dan ulama. Bahkan tidak jarang mereka akan meremehkan para ulama.

3. Pada saat berkobarnya fitnah maka perkara-perkara akan ditangani oleh orang-orang yang bodoh.

4. Orang yang berkecimpung dalam fitnah hanya akan menimbulkan kesulitan bagi dirinya sendiri.

5. Banyak perkara menjadi rancu; kebenaran dan kebatilan menjadi tidak jelas. Seseorang tidak tahu mengapa ia menumpahkan darah saudaranya.

6. Fitnah akan menimbulkan keberanian untuk menumpahkan darah kaum muslimin. Padahal hancurnya dunia ini lebih ringan disisi Allah daripada tertumpahnya darah seorang muslim.

7. Fitnah akan mengakibatkan rusaknya stabilitas keamanan sehingga harta, darah dan kehormatan manusia dapat menjadi rusak karenanya, padahal harta, darah dan kehormatan seorang muslim adalah haram untuk diganggu.

Maka sikap kita dalam menghapai fitnah hendaknya kita senantiasa bertaqwa kepada Allah dan mendo’akan kebaikan bagi kaum muslimin dan para pemimpin mereka.

Wallohu a’lam.

Demikian point-point yang dapat saya catat dari nasihat Syaikh Abdurrzzaq Al-Badr tentang sikap seorang muslim ketika menghadapi fitnah yang disampaikan melalui radio Rodja yang diterjemahkan oleh Al-Ustadz Firanda, hafizhahumallah. Semoga yang sedikit ini bermanfaat dan kepada ikhwan yang memiliki catatan lebih lengkap kami mohon masukannya untuk melengkapi catatan ini.

Iklan

2 respons untuk ‘Kaidah-kaidah Dalam Menghadapi Fitnah Dari Nasihat Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr

    sugiyadi said:
    Februari 6, 2012 pukul 10:10 am

    terima kasih ustad masukannya, semoga allah memberi pencerahan kepada kita semua.

      FERA said:
      Desember 7, 2012 pukul 2:36 pm

      FITNAH LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s