Skip to content

Inilah Wahhabi Yang Dianggap Sesat Oleh Ulama-Ulama Maroko

Agustus 4, 2011

INILAH WAHHABI SESUNGGUHNYA…!!

Wajib diketahui oleh setiap kaum Musimin dimanapun mereka berada bahwasanya firqoh Wahabi adalah Firqoh yang sesat, yang ajarannya sangat berbahaya bahkan wajib untuk dihancurkan. Tentu hal ini membuat kita bertanya-tanya, mungkin bagi mereka yang PRO akan merasa marah dan sangat tidak setuju, dan yang KONTRA mungkin akan tertawa sepuas-puasnya.. Maka siapakah sebenarnya Wahabi ini??

Bagaimanakah sejarah penamaan mereka??

Marilah kita simak dialog Ilmiah yang sangat menarik antara Syaikh Muhammad bin Sa’ad Asy Syuwai’ir dengan para masyaikh/dosen-dosen disuatu Universitas Islam di Maroko


Salah seorang Dosen itu berkata: “Sungguh hati kami sangat mencintai Kerajaan Saudi Arabia, demikian pula dengan jiwa-jiwa dan hati-hati kaum muslimin sangat condong kepadanya,dimana setiap kaum muslimin sangat ingin pergi kesana, bahkan antara kami dengan kalian sangat dekat jaraknya. Namun sayang, kalian berada diatas suatu Madzhab, yang kalau kalian tinggalkan tentu akan lebih baik, yaitu Madzhab Wahabi.”

Kemudian Asy Syaikh dengan tenangnya menjawab: “Sungguh banyak pengetahuan yang keliru yang melekat dalam pikiran manusia, yang mana pengetahuan tersebut bukan diambil dari sumber-sumber yang terpercaya, dan mungkin kalian pun mendapat khabar-khabar yang tidak tepat dalam hal ini.

Baiklah, agar pemahaman kita bersatu, maka saya minta kepada kalian dalam diskusi ini agar mengeluarkan argumen-argumen yang diambil dari sumber-sumber yang terpercaya,dan saya rasa di Universitas ini terdapat Perpustakaan yang menyediakan kitab-kitab sejarah islam terpercaya. Dan juga hendaknya kita semaksimal mungkin untuk menjauhi sifat Fanatisme dan Emosional.”

Dosen itu berkata : “saya setuju denganmu, dan biarkanlah para Masyaikh yang ada dihadapan kita menjadi saksi dan hakim diantara kita.”

Asy Syaikh berkata : “saya terima, Setelah bertawakal kepada Allah, saya persilahkan kepada anda untuk melontarkan masalah sebagai pembuka diskusi kita ini.”

Dosen itu pun berkata :

“Baiklah kita ambil satu contoh, ada sebuah fatwa yang menyatakan bahwa firqoh wahabi adalah Firqoh yang sesat. Disebutkan dalam kitab Al-Mi’yar yang ditulis oleh Al Imam Al-Wansyarisi, beliau menyebutkan bahwa Al-Imam Al-Lakhmi pernah ditanya tentang suatu negeri yang disitu orang-orang Wahabiyyun membangun sebuah masjid, “Bolehkan kita Sholat di Masiid yang dibangun olehorang-orang wahabi itu ??” maka Imam Al-Lakhmi pun menjawab:  “Firqoh Wahabiyyah adalah firqoh yang sesat, yang masjidnya wajib untuk dihancurkan, karena mereka telah menyelisihi kepada jalannya kaum mu’minin, dan telah membuat bid’ah yang sesat dan wajib bagi kaum muslimin untuk mengusir mereka dari negeri-negeri kaum muslimin “.

(wajib kita ketahui bahwa Imam Al-Wansyarisi dan Imam Al-Lakhmi adalah ulama ahlusunnah)

Dosen itu berkata lagi : “Saya rasa kita sudah sepakat akan hal ini, bahwa tindakan kalian adalah salah selama ini,”

Kemudian Asy Syaikh menjawab : ”Tunggu dulu..!! kita belum sepakat, lagipula diskusi kita ini baru dimulai, dan perlu anda ketahui bahwasannya sangat banyak fatwa yang seperti ini yang dikeluarkan oleh para ulama sebelum dan sesudah Al-Lakhmi, untuk itu tolong anda sebutkan terlebih dahulu kitab yang menjadi rujukan kalian itu !”

Dosen itu berkata: ”Anda ingin saya membacakannya dari fatwanya saja, atau saya mulai dari sampulnya ??”

Asy Syaikh menjawab: ”Dari sampul luarnya saja.”

Dosen itu kemudian mengambil kitabnya dan membacakannya: ”Namanya adalah Kitab Al-Mi’yar, yang dikarang oleh Ahmad bin Muhammad Al-Wansyarisi. Wafat pada tahun 914 H di kota Fas, di Maroko.”

Kemudian Asy Syaikh berkata kepada salah seorang penulis di sebelahnya: “Wahai syaikh, tolong catat baik- baik, bahwa Imam Al-Wansyarisi wafat pada tahun 914 H. Kemudian bisakah anda menghadirkan biografi Imam Al- Lakhmi??”

Dosen itu berkata: “Ya.”

Kemudian dia berdiri menuju salah satu rak perpustakaan, lalu dia membawakan satu juz dari salah satu kitab-kitab yang mengumpulkan biografi ulama. Didalam kitab tersebut terdapat biografi Ali bin Muhammad Al-Lakhmi, seorang Mufti Andalusia dan Afrika Utara.

Kemudian Asy Syaikh berkata : “Kapan beliau wafat?”

Yang membaca kitab menjawab: “Beliau wafat pada tahun 478 H

Asy Syaikh berkata kepada seorang penulis tadi: “Wahai syaikh tolong dicatat tahun wafatnya Syaikh Al-Lakhmi” kemudian ditulis.

Lalu dengan tegasnya Asy Syaikh berkata : “Wahai para masyaikh….!!! Saya ingin bertanya kepada antum semua …!!! Apakah mungkin ada ulama yang memfatwakan tentang kesesatan suatu kelompok yang belum datang (lahir) ???? kecuali kalau dapat wahyu????”

Mereka semua menjawab : “Tentu tidak mungkin, Tolong perjelas lagi maksud anda !”

Asy syaikh berkata lagi : “Bukankah wahabi yang kalian anggap sesat itu adalah dakwahnya yang dibawa dan dibangun oleh Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab????”

Mereka berkata : “Siapa lagi???”

Asy Syaikh berkata: “Coba tolong perhatikan..!!! Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H, …

Nah, ketika Al-Imam Al-Lakhmi berfatwa seperi itu, jauh RATUSAN TAHUN lamanya sebelum syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir..bahkan sampai 22 generasi ke atas dari beliau sama belum ada yang lahir..apalagi berdakwah..

KAIF ??? GIMANA INI???”  (Merekapun terdiam beberapa saat..)

Kemudian mereka berkata: “Lalu sebenarnya siapa yang dimaksud Wahabi oleh Imam Al-Lakhmi tersebut ?? mohon dielaskan dengan dalil yang memuaskan, kami ingin mengetahui yang sebenarnya !”

Asy Syaikh pun menjawab dengan tenang : “Apakah anda memiliki kitab Al-Firaq Fii Syimal Afriqiya, yang ditulis oleh Al-Faradbil, seorang kebangsaan Francis ?”

Dosen itu berkata: “Ya ini ada”

Asy Syaikh pun berkata : “Coba tolong buka di huruf  “wau” .. maka dibukalah huruf tersebut dan munculah sebuah judul yang tertulis Wahabiyyah

Kemudian Asy Syaikh menyuruh kepada Dosen itu untuk membacakan tentang biografi firqoh wahabiyyah itu.

Dosen itu pun membacakannya: ”Wahabi atau Wahabiyyah adalah sebuah sekte KHOWARIJ ABADHIYYAH yang dicetuskan oleh Abdul Wahhab bin Abdirrahman bin Rustum Al-Khoriji Al-Abadhi, Orang ini telah banyak menghapus Syari’at Islam, dia menghapus kewajiban menunaikan ibadah haji dan telah terjadi peperangan antara dia dengan beberapa orang yang menentangnya. Dia wafat pada tahun 197 H di kota Thorat di Afrika Utara. Penulis mengatakan bahwa firqoh ini dinamai dengan nama pendirinya, dikarenakan memunculkan banyak perubahan dan dan keyakinan dalam madzhabnya. Mereka sangat membenci Ahlussunnah.

Setelah Dosen itu membacakan kitabnya Asy Syaikh berkata : “Inilah Wahabi yang dimaksud oleh imam Al-Lakhmi, inilah wahabi yang telah memecah belah kaum muslimin dan merekalah yang difatwakan oleh para ulama Andalusia dan Afrika Utara sebagaimana yang telah kalian dapati sendiri dari kitab-kitab yang kalian miliki. Adapun Dakwah yang dibawa oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang didukung oleh Al-Imam Muhammad bin Su’ud-Rahimuhumallah-, maka dia bertentangan dengan amalan dakwah Khowarij, karena dakwah beliau ini tegak diatas kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih, dan beliau menjauhkan semua yang bertentangan dengan keduanya, mereka mendakwahkah tauhid, melarang berbuat syirik, mengajak umat kepada Sunnah dan menjauhinya kepada bid ’ah, dan ini merupakan Manhaj Dakwahnya para Nabi dan Rasul.

Syubhat yang tersebar dinegeri-negeri Islam ini dipropagandakan oleh musuh- musuh islam dan kaum muslimin dari kalangan penjajah dan selain mereka agar terjadi perpecahan dalam barisan kaum muslimin.

Sesungguhnya telah diketahui bahwa dulu para penjajah menguasai kebanyakan negeri-negeri islam pada waktu itu,dan saat itu adalah puncak dari kekuatan mereka. Dan mereka tahu betul kenyataan pada perang salib bahwa musuh utama mereka adalah kaum muslimin yang bebas dari noda yang pada waktu itu menamakan dirinya dengan Salafiyyah. Belakangan mereka mendapatkan sebuah pakaian siap pakai, maka mereka langsung menggunakan pakaian dakwah ini untuk membuat manusia lari darinya dan memecah belah diantara kaum muslimin, karena yang menjadi moto mereka adalah “PECAH BELAHLAH MEREKA, NISCAYA KAMU AKAN MEMIMPIN MEREKA ”

Sholahuddin Al-Ayubi tidaklah mengusir mereka keluar dari negeri Syam secara sempurna kecuali setelah berakhirnya daulah Fathimiyyah Al-Ubaidiyyin di Mesir, kemudian

beliau (Sholahuddin mendatangkan para ulama ahlusunnah dari Syam lalu mengutus mereka ke negeri Mesir, sehingga berubahlah negeri mesir dari aqidah Syiah Bathiniyyah menuju kepada Aqidah Ahlusunnah yang terang dalam hal dalil, amalan dan keyakinan.

(silahkan lihat kitab Al Kamil Oleh Ibnu Atsir)

Sumber : Note by Muhammad Iqbal

From → Belajar Islam

39 Komentar
  1. abuhizbie permalink

    terus gimna brita tntang bahwa salafi wahabi di arab menghancurkan rumah Rosullah SAW pakh itu bnar………………….>?

    Akhi, ini termasuk salah satu berita paling aneh… berita semacam ini dihembuskan oleh orang-orang syi’ah yang memang mereka ingin menanmkan kebencian dalam hati kaum muslimin terhadap kerajaan Saudi Arabia, karena merekalah satu-satunya Negara yang jelas melarang bahkan memerangi aqidah dan pemahaman Syi’ah.

  2. indri hartoyo permalink

    ijin copy ya akhi. Makalah yg sangat bagus

  3. Kalau banyak ulama yg menganggap Wahabi sesat, kita harus hati2. Bagaimana pun ucapan mereka itu keluar berdasarkan ilmu. Tentu saja kaum Wahabi akan membantahnya dgn berbagai dalih.
    Meski demikian, lakukan dakwah dgn baik agar mereka kembali ke Islam. Bisa jadi mereka jadi Wahabi karena awam/kebodohan. Hindari masalah furu’iyyah dan khilafiyyah yg cuma menimbulkan perdebatan tak ada habisnya dan perpecahan. http://kabarislam.wordpress.com/2012/02/12/beberapa-kekeliruan-salafi-wahabi

    • Jika kita mau jujur dalam menilai apa yang dikatakan oleh orang-orang sebagai Wahabi, membaca sejarah yang valid tentang Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan dakwahnya, membaca karya-karya beliau dengan seksama kemudian kita bandingkan dengan apa yang ditulis dan diriwayatkan oleh para Imam kaum Muslimin dari masa ke masa, niscaya orang yang menginginkan kebenaran dan bersikap adil akan mampu -dengan izin Allah- untuk membuktikan bahwa tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada beliau berkisar antara kedustaan, atau kebodohan tentang hakikat dakwah beliau.

      Sebuah contoh nyata, sering kali Wahabi dikatakan sebagai orang yang tidak mencintai Wali-wali Allah, tidak menghormati mereka dst. Hal ini karena Wahabi menghancurkan kubah-kubah yang dibangun di atas kubur, melarang orang-orang untuk beribadah di sisi kuburan dst. Maka silakan Anda bandingkan apa yang dilakukan oleh Wahabi dengan beberapa riwayat berikut ini :

      نَهَى رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجَصَّصَ الْقَبْرُ وَأَنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهِ

      “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang untuk mengapur kuburan, duduk di atasnya dan membuat bangunan di atasnya.” (HR. Muslim, 3/62, Ibnu Abi Syaibah 4/134, At-Tirmidzi 2/155, dishahihkan oleh Al-Imam Ahmad, 3/339 dan 399).

      لَعَنَ اللهُ الْيَهُوْدَ وَالنَّصَارَى اتَّخَذُوْا قُبُوْرَ أَنْبِيآئِهِمْ مَسَاجِدَ

      “Allah melaknat orang-orang Yahudi dan Nashrani karena mereka menjadikan kuburan nabi mereka sebagai sebagai masjid-masjid.” (HR. Al-Bukhari, 3/156, 198 dan 8/114, Muslim, 2/67, Abu ‘Awanah, 1/399, Ahmad, 6/80, 121, 255 dan lainnya)

      عَنْ أَبِي الْهَيَّاجِ الْأَسَدِيِّ، قَالَ: قَالَ لِي عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ: ” أَلَا أَبْعَثُكَ عَلَى مَا بَعَثَنِي عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ لَا تَدَعَ تِمْثَالًا إِلَّا طَمَسْتَهُ، وَلَا قَبْرًا مُشْرِفًا إِلَّا سَوَّيْتَهُ “

      Dari Abul-Hayyaaj Al-Asadiy, ia berkata : ‘Aliy bin Abi Thaalib pernah berkata kepadaku : “Maukah engkau aku utus sebagaimana Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah mengutusku ? Hendaklah engkau tidak meninggalkan gambar-gambar kecuali engkau hapus dan jangan pula kamu meninggalkan kuburan yang ditinggikan kecuali kamu ratakan” [Diriwayatkan oleh Muslim no. 969, Abu Daawud no. 3218, At-Tirmidziy no. 1049, An-Nasaa’iy no. 2031, dan yang lainnya].

      Ini baru satu dari sekian banyak contoh tuduhan yang dialamatkan kepada Wahabi.

      Ada benarnya apa yang Anda katakan, bahwa kita harus menghindari membahas perdebatan dalam furu’iyah yang tidak akan ada habisnya.

      Maka marilah kita mulai dengan membahas masalah pokok, bahkan ini adalah pokok dakwahnya para Nabi dan para pengikut mereka :

      يَا قَوْمِ اعْبُدُواْ اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـهٍ غَيْرُهُ

      “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya” [Al-A’raf : 29,59,65,73,85]

      Maka penting bagi kita untuk mengetahui bagaimanakah ibadahnya orang-orang kafir dan orang musyrik, dan bagaimanakah ibadah yang diajarkan oleh para Nabi dan Rasul. Bagaimanakah hakikat dari tauhid dan bagaimanakah hakikat dari syirik.

      Selengkapnya silakan Anda baca di sini, dalam pembahasan kaidah dalam memahami tauhid dan syirik. Wabillahi at-taufiq.

    • Abdurrahman permalink

      setahu ana, jaman sekarang ini yang menganggap Wahabi sesat adalah dari golongan NU saja, ulama2 dari Muhammadiyah, HTI, Persis, PKS, saya belum mendengarnya…

      dan seharusnya Ulama2 NU di negeri ini harusnya bersikap adil dan tabayyun sebelum memfatwakan sesat,

      Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari dalam foto nya yang ana lihat
      beliau berjenggot (sunnah nabi). Hal yang jarang saya temui di kalangan kyai2 NU…

      Jadi yang sesat itu yang menjalankan sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam atau yang meninggalkan sunnah Beliau..?

  4. abdullah bin baz – muhammad bin abdul wahab – ibnu qayim – ibnu taymiah yang coba dipungkiri pengikut salafi (wahabiyah) dengan membuat cerita versi baru ttg Wahabi Arab Saudi. Umat islam tidaklah bodoh karena peritiwa ini baru sekitar 120 tahun ini, maka jejak2 mereka dan bukti2 masih kuat tentang Abdullah bin abdul Wahab sebagai Mazhab Resmi Arab “Saud”. jangan coba untuk dipungkiri…..! dari mulut ulama2 inilah (abdullah bin baz – muhammad bin abdul wahab – ibnu qayim – ibnu taymiah) keluar fatwa yg tidak sejalan dengan ajarannya difatwakan sesat, Kafir, Bid’ah, dan darahnya halal.

    • orang ini ngomong apa kumur-kumur ya, bau bangkai tuh!

      na’udzubillahi min dzalik ….

    • AkhFu permalink

      Lucu ya klo orang yang ngga berilmu menuduh sesat, kafir dll kpd Ulama2 yg sudah jelas keilmuannya dan fatwanya didengar diseluruh penjuru dunia, pertanyaan saya satu saja, dalam fiqih shalat bagaimana tentang tatacara mulai dari takbiratul ihram sampai salam, siapakah yang banyak menjelaskan tentang hadits2 yg berkaitan dengan itu?, dan bagaimana dengan tata cara antum shalat sekarang? Ikut pendapat siapa?

    • Amiruddin permalink

      @Panca Ilham: Bertaubatlah. Jangan sampai menyesal di akhirat kelak ….

Trackbacks & Pingbacks

  1. Wahhabi Yang Asli Tulen, Sesat Menyesatkan « Blog Abu Najm
  2. Inilah Wahhabi Yang Dianggap Sesat Oleh Ulama-Ulama Maroko « - – ASSALAFIYYAH – -
  3. Adakah Wahhabi yang sesat, siapakah dia, baca artikelnya.. « "Bisa Karena Terbiasa"
  4. Wahhabi Wahabi Salafi Yang Asli Tulen Sesat Menyesatkan « Al Magrub Blog Copasteu
  5. BilikSalaf | Akar Wahhabi
  6. Wahhabi Manakah Yang Anda Maksudkan ?! | Abu Zahra Hanifa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: