Skip to content

Wafatnya Al-Amir Nayif bin Abdul Aziz Amirul Amni Wal Aman

Juni 19, 2012

SEMOGA ALLAH TA’ALA MERAHMATI AL-AMIR NAYIF BIN ABDUL AZIZ

Putra Mahkota Arab Saudi, Nayef bin Abdulaziz al-Saud meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Jenewa, Swiss, Sabtu (16/6) setelah berjuang dari penyakit yang dideritanya selama beberapa bulan. “Pangeran Nayef, 79 tahun yang baru-baru ini berada di luar negeri untuk perawatan medis, telah meninggal dunia di luar kerajaan,” lapor televisi Al-Ekhbariyah, mengutip pernyataan dari pengadilan kerajaan, Sabtu (16/6) sore waktu setempat.

Kematian beliau menyingkap kedengkian yang ada di dalam dada Ahlul Bid’ah, khususnya dari kalangan Sufiyah, Khawarij dan Syi’ah Bahrain terhadap Ahlus Sunnah.

Tahukah Anda, negeri Bahrain beberapa bulan yang lalu hampir saja jatuh ke tangan pemberontak Syi’ah yang didukung oleh Iran, kalaulah bukan Allah ta’ala yang menolong kaum muslimin, kemudian Al-Amir Nayif bin Abdul Aziz rahimahullah mengirim tentara Ahlus Sunnah dari Saudi, niscaya kaum Syi’ah telah membantai kaum muslimin di Bahrain.

Tidak heran jika kaum Syi’ah Bahrain dan Iran di media-media mereka menyatakan kegembiraan atas kematian beliau rahimahullah.

Jasa beliau yang juga sangat besar terhadap kaum muslimin adalah PEMBERANTASAN KHAWARIJ MU-JAHILIN, MUJAHID DI JALAN SETAN dari Al-Haramain dan seluruh Saudi.

Tidak heran jika website berpaham Khawarij: TidakRahmah.Com juga menyatakan kegembiraannya atas kematian beliau rahimahullah. Kaum Sufi pun ikut senang dengan menyebarkan berita ini di media-media sosial dunia maya.

Pangeran Nayef di Mata Ulama Ahlussunnah!

Sepeninggal pangeran Nayif bin Abdul Aziz Rohimahulloh, muncul berita-berita miring tentang beliau. Bahkan salah satu situs berita Islam Indonesia memberitakan dengan bahasa yang tidak layak diucapkan oleh seorang muslim, bukannya mengucapkan Istirja’, malah mereka berbahagia dengan mengucapkan: “Alhamdulillah wallahu akbar! Putra mahkota Arab Saudi dan tangan kanan AS itu meninggal di RS Jenewa.” Mereka menganggap bahwa Pangeran Nayif adalah seorang yang bengis, kejam, banyak menyakiti hati kaum muslimin dan segala hujatan yang sangat tidak layak dilontarkan kepada beliau rohimahulloh.

Lalu bagaimana tanggapan para ulama Ahlussunnah tentang wafatnya beliau?

– Syaikh Ali Hasan Al-Halabi

Di dalam sebuah Forum, Syaikh Ali Hasan Al-Halabi mengatakan: “Allah berhak mengambil , Allah berhak memberi, Setiap apa yang ada di sisi-Nya telah ditentukan waktunya , Allah juga yang akan memberikan gantinya, Dan hanya Allah-lah tempat berlindung. Sesungguhnya wafatnya Al Amir Nayif bin Abdul Aziz rohimahullah adalah sebuah kerugian besar akan tetapi kita ridho terhadap ketentuan Allah. Beliau adalah pribadi yang sangat faham terhadap dakwah salafiyyah yang penuh berkah, faham akan manhaj dakwah salafiyyah yang wasath, manhaj yang murni yang haq serta lurus, beliau sangat faham terhadap para ulama’ dakwah salafiyyah yang robbani yang sholih. Beliau juga mewasiatkan agar senantiasa berbuat baik terhadap para ulama dakwah salafiyyah, menjaga mereka serta mengikuti arahan-arahan mereka. Maka atas dasar itu beliau memahami secara rinci masalah takfir (pengkafiran) dan terorisme, beliau juga mengetahui metode yang tepat untuk memberantasnya.” Bisa dilihat disini: http://www.kulalsalafiyeen.com/vb/showthread.php?t=39034

– Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i –rahimahullah

Masih di dalam forum tersebut diberitakan bahwa Syaikh Al ‘Allamah Muqbil bin Hadi Al Wadi’i rohimahulloh mengatakan : “Kami datang ke kota Jeddah dan kami disambut di hotel Hamro’ oleh Al Amir Nayif bin Abdul Aziz selaku mentri dalam negri, semoga Allah membalas beliau dengan kebaikan, dan beliau sangat memuliakan kami semoga Allah membalas beliau dengan kebaikan.

Setelah itu aku (Syaikh Muqbil) menginginkan untuk bertemu dengan beliau, alhamdulillah pertemuan yang sangat menyenangkan dengan seorang lelaki yang cerdas. Dan ketika aku berbicara dengannya tentang masalah ilmu syar’i aku mendapati ilmunya lumayan Alhamdulillah.

Setelah itu ia mengatakan kepadaku : Negara mana yang engkau inginkan untuk berobat, kami yang akan mengurus segala sesuatunya, dan aku tidak memiliki wewenang untuk memilih.
Aku (Syaikh Muqbil) mengatakan : Kamu saja yang memilih.

Maka kemudian ia memilih Negara Amerika karena amerika sangat maju di dalam pengobatan penyakit jantung ”

– Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh (Mufti kerajaan Saudi Arabia)

Asy Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh (Mufti kerajaan Saudi Arabia) berkata : Kita memohon kepada Allah untuk Al Amir Nayif bin Abdul Aziz rohimahulloh agar menganugerahkan kepada beliau rohmat, ampunan serta surga na’im. Dahulunya beliau memiliki jasa baik yang besar yang tidak tersembunyi atas siapapun semenjak beliau menjadi pemimpin di Riyadh sampai menjadi menteri dalam negri dan sampai menjadi putra mahkota kerajaan Saudi Arabia.

Beliau telah mengerahkan segenap daya dan upaya untuk mewujudkan keamanan, ketentraman, membela kewibawaan negara, menjaga keamanan para jama’ah haji serta memutus makar jahat yang dilakukan oleh orang-orang yang berbuat rusak, para pemberontak, dan para pelaku dosa. Semoga Allah membalas beliau dengan kebaikan atas jasa yang beliau persembahkan bagi kita, bagi bangsa arab serta kaum muslimin secara umum. Beliau memiliki jasa yang besar yang tidak tersembunyi atas semua orang dan kita tidak akan melupakan jasa-jasa beliau. Beliau telah berupaya keras demi untuk mewujudkan kemanan dan ketentraman, semoga Allah membalas beliau dengan kebaikan atas jasa baik yang beliau persembahkan bagi umat ini.

Syaikh DR Shalih bin Humaid (Imam & Khatib di masjidil haram serta anggota Hai’ah Kibarul Ulama’)

Berkata Syaikh DR Shalih bin Humaid (Imam & Khatib di masjidil haram serta anggota Hai’ah Kibarul Ulama’) berkata : “Tidak diragukan lagi bahwa wafatnya Al Amir Nayif bin Abdul Aziz rohimahullah merupakan musibah besar bagi negara-negara Arab serta negara-negara Islam secara umum. Beliau termasuk punggawa kerajaan yang pernah bertemu dengan semua raja Saudi.

Dan beliau sebagai tangan kanan “Pelayan Dua Kota Suci”, sejak masih muda beliau telah menduduki posisi-posisi penting, maka beliau adalah negarawan papan atas khususnya beliau membawahi kementrian dalam negri serta sebagai putra mahkota kerajaan Saudi. Ketika Negara mengalami masa-masa sulit beliau adalah sebaik-baik tokoh yang dengannya Allah menjaga Negara ini.

Dan sudah ma’lum beliau ini memiliki kedudukan tinggi dalam pemikiran-pemikiran cemerlang beliau, dalam politik beliau, serta sangat bersemangat untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan Negara dan rakyat. Beliau semasa hidupnya juga menjadi ketua panitia pelaksanaan haji (Bisa dibilang seluruh jama’ah haji diseluruh dunia berhutang budi kepada beliau-pent), beliau memiliki jasa-jasa besar di dalam mewujudkan suksesnya pelaksanaan ibadah haji selama beliau menjabat tugas ini.

Beliau juga dikenal memiliki ide-ide yang cemerlang serta penjagaan terhadap kemaslahatan Negara di departemen agama, peradilan, politik dan pendidikan.

Tidak diragukan bahwa beliau adalah pemimpin besar, akan tetapi kita memuji Allah subhanahu wa ta’ala atas qodho’ dan qodarnya, dan kita serta keluarga kerajaan menyampaikan ta’ziyah atas wafatnya seorang tokoh besar serta pribadi yang mulia ini. Kita memohon agar sepeninggal beliau keadaan tetap baik dan kita semoga Allah menganugerahkan kepada kita kesabaran atas wafatnya beliau.”

– Syaikh Abdul Latif Alu Syaikh (Ketua Haiah Amar Ma’ruf Nahi Munkar)

Berkata Syaikh Abdul Latif Alu Syaikh (Ketua Haiah Amar Ma’ruf Nahi Munkar) : “Kita kehilangan seorang pribadi yang agung yang tercermin dalam diri Al Amir Nayif bin Abdul Aziz rahimahullah, ini adalah musibah yang besar. Umat islam secara umum, bangsa arab serta Negara Saudi secara khusus merasa kehilangan dengan wafatnya beliau.”

Beliau memiliki jasa besar dalam mewujudkan keamanan Negara, beliau juga dikenal gigih dalam memerangi kejahatan, orang-orang yang berbuat kerusakan. Beliau juga dikenal gigih dalam menebarkan dakwah islam keberbagai penjuru dunia, dikenal menjaga keamanan (setelah Allah tentunya) di masa-masa sulit, sampai Negara kita ini dijadikan icon keamanan. Beliau juga dikenal memiliki pandangan yang jauh, hikmah dan kasih saying dan beliau sangat tegas di dalam mewujudkan keadilan.

Beliau juga memiliki andil besar di dalam membangun masjid-masjid, menebarkan ilmu-ilmu syariat, mencetak kitab-kitab serta menyokong bangsa. Beliau mengorbankan kesehatan serta kesungguhan beliau untuk Negara dan bangsa.

Sampai di hari-hari terakhir beliau masih ikut serta menjaga negara ini dan bersemangat menjaga ketentramannya. Beliau dikenal memiliki sifat adil, beliau juga memiliki sifat yang tegas di dalam memerangi kejahatan dan tindak terorisme, menolong orang-orang miskin dan janda-janda tua. Beliau juga dikenal cerdas, punya pandangan politik yang cemerlang serta menyokong intellijen Negara”.

Harapan kami untuk Raja Abdullah bin Abdul Aziz, saudara-saudara serta anak-anaknya untuk melanjutkan perjuangan beliau. Dan saya tutup perkataan saya dengan firman Allah ta’ala, “Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (155) (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”. (QS Al Baqarah :155-156)”.

Demikianlah pujian para ulama besar terhadap Al Amir Nayif bin Abdul Aziz rohimahulloh, serta masih banyak lagi para ulama’ lain yang menyatakan hal serupa, diantaranya Syaikh Abdullah bin Sulaiman Al Mani’ (Anggota Haiah Kibarul Ulama’), Syaikh DR Abbas Al Hakami (Anggota Haiah Kibarul Ulama’), Syaikh Abdul Aziz bin Hamin (Mantan ketua Haiah Amar Ma’ruf Nahi Munkar)., Syaikh DR Muhammad Al Isa, Syaikh Prof. DR Muhammad bin Ali (Rektor Universitas Islam Madinah) dan lain-lain banyak sekali. Bisa dilihat disini: http://www.alsharq.net.sa/2012/06/17/349472

Inilah ungkapan para ulama Ahlussunnah tentang wafatnya Pangeran Nayif. Adapun orang-orang yang menghujat beliau disebabkan beliau rohimahulloh banyak membantah pemikiran Khowarij yang membuat keresahan berupa teror, kekacauan, pengeboman dan penghalalan darah kaum muslimin serta mereka menyimpan dendam yang mendalam kepada Negara pembela tauhid dan sunnah Nabi, Saudi Arabia. (bms)

Media-media massa pun memberikan banyak julukan terhadap beliau dalam hal ini, diantaranya:

قاهر الإرهاب : “Penghancur Terorisme.”

أمير الأمن والأمان :”Pemimpin Keamanan dan Ketertiban.”

بطل الانتصار على الإرهاب والتهريب :”Pahlawan Kemenangan atas Terorisme dan Pengrusakan.”

Semoga Allah ta’ala merahmati dan mengampuni beliau. Dan semoga Allah ta’ala memberikan pahala atas musibah yang menimpa kita dan menggantikan bagi kita pemimpin yang lebih baik dari beliau.

ALLAHU AKBAR, TENTARA PEMBEBASAN SURIAH DARI PEMBANTAIAN SYI’AH TIDAK MELUPAKAN JASA AL-AMIR NAYIF BIN ABDUL AZIZ RAHIMAHULLAH

[Bantahan Thd Kedengkian Web Berpaham Khawarij: TidakRahmah.Com dan peringatan bagi kaum muslimin dari web yang sepemikiran dengan mereka diantaranya: EraIkhwani, VoaKhawarij dan TebarMunkar]

Alhamdulillah dengan pertolongan-Nya beberapa pekan terakhir ini Tentara Pembebasan Suriah dalam beberapa pertempuran telah berhasil memukul Pasukan Syi’ah pembela Bashar Asad yang didukung oleh Iran, Hizbullah Libanon dan Komunis Rusia untuk membantai kaum muslimin.

Segala puji bagi Allah ta’ala, kemenangan tersebut juga tidak lepas dari bantuan Saudi Arabia untuk membeli PERSENJATAAN BERAT. Tidak heran jika Tentara Pembebasan Suriah menyampaikan belasungkawa terhadap kematian AL-AMIR NAYIF BIN ABDUL AZIZ rahimahullah. Berikut petikannya:

إن القيادة المشتركة للجيش السوري الحر في الداخل – مكتب التنسيق والارتباط وكافة المجالس العسكرية في المدن والمحافظات والكتائب والسرايا والوحدات العسكرية التابعة لها – تتقدم من خادم الحرمين الشريفين الملك عبد الله بن عبد العزيز حفظه الله ومن الأسرة السعودية الكريمة وأنجال الفقيد وللشعب السعودي الشقيق بأحر مشاعر العزاء، داعين الله أن يتغمد الفقيد الكبير بواسع رحمته وأن يلهمكم الصبر والسلوان

“Sesungguhnya Kepemimpinan Gabungan Tentara Pembebasan Suriah di dalam negeri -Kantor Pengaturan, Hubungan dan seluruh Majelis Ketentaraan di Kota-kota, Propinsi-propinsi, Batalyon, Unit dan Satuan-satuan Pasukan Pembebasan Suriah- menyampaikan belasungkawa dengan kesedihan yang sangat mendalam terhadap Khadimul Haramain Al-Malik Abdullah bin Abdul Aziz hafizhahullah, keluarga Saudi yang mulia dan anak keturunan beliau dan seluruh saudara kami masyarakat Saudi Arabia, kami memohon kepada Allah ta’ala untuk mencurahkan keluasan rahmat-Nya terhadap orang besar yang telah meninggalkan kita ini dan menganugerahkan kepada kalian kesabaran dan hiburan (atas kesedihan).”

Adapun tuduhan kalian bahwa beliau menangkapi dan memenjarakan para mujahid tidak lain adalah pemberantasan terhadap Teroris Khawarij, pembunuh kaum muslimin di Al-Haramain, Thaif dan Riyadh.

INILAH DIANTARA UCAPAN AL-AMIR NAYIF BIN ABDUL AZIZ RAHIMAHULLAH TIDAK LAMA SEBELUM BELIAU MENINGGAL DUNIA:

فإن هذه الدولة المباركة، قامت على المنهج السلفي السوّي منذ تأسيسها على يد محمد بن سعود وتعاهده مع الإمام محمد بن عبد الوهاب-رحمهما الله-، ولا تزال إلى يومنا هذا بفضل الله وهي تعتز بذلك

“Sesungguhnya negara yang penuh berkah ini tegak di atas manhaj Salaf yang lurus sejak dibangun oleh Muhammad bin Su’ud dan perjanjiannya dengan Al-Imam Muhammad bin Abdul Wahhab -semoga Allah ta’ala merahmati keduanya-. Dan dengan keutamaan dari Allah ta’ala sampai hari ini negeri ini mulia dengan manhaj Salaf.” [Dari Sahab]

Asy-Syaikh Al-‘Allamah Shalih bin Fauzan hafizhahullah mengomentari ucapan beliau dalam sebuah makalah berjudul:

نعم نحن سلفيون ولن نزال بإذن الله

“Ya, kami pengikut Salaf (Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan sahabat), dan tetap akan terus seperti itu dengan izin Allah ta’ala.” [http://www.sahab.net/home/?p=622]

Sebagai manusia, tentunya beliau memiliki banyak kesalahan dan kekhilafan, dan kewajiban kita sebagai kaum muslimin mendoakan saudara kita yang telah meninggal dunia agar diampuni dan dirahmati oleh Allah ta’ala.

VIDEO SHALAT JENAZAH AL-AMIR NAYIF BIN ABDUL AZIZ -rahimahullah-

Shalat Jenazah dipimpin oleh Syaikh Su’ud bin Ibrahim Asy-Syuraim

GAMBAR MAKAM AL-AMIR NAYIF

Ini adalah makam Pangeran Nayif bin ‘Abdil ‘Aziz, Putra Mahkota Kerajaan ‘Arab Saudi yang baru saja meninggal dunia…
Ghofarollohu lahu wa rohimah… Seperti inilah pemakaman yang sesuai dengan as sunnah ash shohihah… Tidak ada  kubah, tidak dibangun, tidak dimarmer, tidak dikeramik… Meskipun beliau itu Putra Mahkota… Hanya tanah setinggi sejengkal dan batu (atau semisal) sebagai tanda… Begitu juga makam Raja Fahd sebelum ini..

Kuburan Al-Amir Nayif bin Abdul Aziz

صورة لقبر الفقيد الأمير نايف بن عبدالعزيز رحمه الله

Sumber Tulisan:

http://www.gemaislam.com/index.php/berita/arab-news/261-pangeran-nayif-di-mata-ulama-ahlussunnah

http://www.haramainrecordings.com/2012/06/salatul-mayyit-ameer-naif-rahimahullah.html

From → Belajar Islam

8 Komentar
  1. AHMAD permalink

    Ya wahabiiyyy ana mo tanya,.. kata ente org mninggal gak perlu didoain krn doa gk bakal sampai ke-mayit…tetapi koq harus di-sholati??… sampai gak amalan sholat jenazah itu kpd mayit..? katanya yang sdh mninggl sdh putus segala2nya sm yg hidup, g sampai doa org hdp ke-mayit,? nah sholat jenazah hukum-nya apa? dan apa faedah sholat jenazah bg si- mayit?…

    ya wahabbiiy… kapan tahlilan utk 3hr, 7hr, 40hr-nya untuk syekh amir nayif?

    ngapain pake bilang “pemakaman yg sesuai sunnah, gak pake gubah, gak pk keramik, gak pk marmer..? maksut loooh..???

    mau menghina MAKAM-NYA BAGINDA ROSUL YG DIMARMER, DIBUAT GUBAH, DIPERCANTIK…….? haah?

    WAHABBIYY ENTE MO PAKE SUNNAH-NYA SIAPA…??????

    Yang mempercantik MAKAM-NYA BAGINDA ROSUL S.A.W. DI MADINAH ADLH SALAFFUSSHOLEH….

    ente ngaku2 ajh ngikutin manhaj SHALAF,… SHALAFI-LIHAN ENTE alias TERSESAT….

    • Subhanallah…
      Tidak ada seorang muslim pun yang punya pengetahuan sedikit saja tentang islam yang akan mengatakan seperti yang Anda tuduhkan kepada Wahabi. Anda katakan : “Ya wahabiiyyy ana mo tanya,.. kata ente org mninggal gak perlu didoain krn doa gk bakal sampai ke-mayit…tetapi koq harus di-sholati??… sampai gak amalan sholat jenazah itu kpd mayit..? katanya yang sdh mninggl sdh putus segala2nya sm yg hidup, g sampai doa org hdp ke-mayit,? nah sholat jenazah hukum-nya apa? dan apa faedah sholat jenazah bg si- mayit?…”

      Banyak amalan-amalan yang insya Allah akan bermanfaat untuk seseorang setelah kematiannya, saya rasa hadits tentang 3 perkara yang akan tetap mengalir pahalanya bagi mayyit sudah sangat terkenal dimasyarakat kita, dan hadits ini pun dijadikan hujjah oleh wahabi.. Lantas dari mana datangnya tuduhan Anda itu ???

      Mengenai Amal yang bermanfaat bagi mayyit dapat Anda baca di sini.

      Adapun kirim-kirim pahala untuk mayyit maka dalam hal ini ada perbedaan pendapat dikalangan Ulama, akan tetapi yang rajih adalah bahwa hal tersebut tidak akan sampai pahalanya kepada mayyit. Dan INGAT !!! ini bukan perkataan Wahhabi, bahkan inilah MADZHAB SYAFI’I . Perhatikanlah!!!

      An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim mengatakan :

      وأما قراءة القرآن فالمشهور من مذهب الشافعي أنه لا يصل ثوابها إلى الميت…….. ودليل الشافعي وموافقيه قول اللهِ تعالى : وَأَن لّيْسَ لِلإِنسَانِ إِلاّ مَا سَعَى. وقول النبي صلى الله عليه وسلم : إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث: صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صالح يدعو له

      ”Adapun bacaan Al-Qur’an (yang pahalanya dikirmkan kepada si mayit), maka yang masyhur dalam madzhab Syafi’i adalah bahwa perbuatan tersebut tidak akan sampai pahalanya kepada mayit yang dikirimi…… Adapun dalil Imam Syafi’i dan para pengikutnya adalah firman Allah (yang artinya) : ”Dan tidaklah seseorang itu memperoleh balasan kecuali dari yang ia usahakan” (QS. An-Najm : 39); dan juga sabda Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam (yang artinya) : ”Apabila anak Adam telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali atas tiga hal : shadaqah jaariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau anak shalih yang mendoakannya” [Lihat Syarh Shahih Muslim oleh An-Nawawi 1/90].

      Pembahasan rincinya, silakan Anda sekalian melihat seperti yang diuraikan oleh Ustadz Abul-Jauzaa’ di sini.

      Anda katakan “Yang mempercantik MAKAM-NYA BAGINDA ROSUL S.A.W. DI MADINAH ADLH SALAFFUSSHOLEH….” …???

      Jaabir bin ‘Abdillah radliyallaahu ‘anhuberkata :

      نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجَصَّصَ الْقَبْرُ، وَأَنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ، وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهِ

      “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah melarang kubur untuk dikapur, diduduki, dan dibangun sesuatu di atasnya”.
      Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim no. 970, Abu Daawud no. 3225, At-Tirmidziy no. 1052, An-Nasaa’iy no. 2027-2028 dan dalam Al-Kubraa 2/463 no. 2166, ‘Abdurrazzaaq 3/504 no. 6488, Ahmad 3/295, ‘Abd bin Humaid 2/161 no. 1073, Ibnu Maajah no. 1562, Ibnu Hibbaan no. 3163-3165, Al-Haakim 1/370, Abu Nu’aim dalam Al-Musnad Al-Mustakhraj ‘alaa Shahiih Muslim no. 2173-2174, Al-Baihaqiy dalam Al-Kubraa 3/410 & 4/4, Ath-Thayaalisiy 3/341 no. 1905, Ath-Thabaraaniy dalam Asy-Syaamiyyiin 3/191 no. 2057 dan dalam Al-Ausath 6/121 no. 5983 & 8/207 8413, Abu Bakr Asy-Syaafi’iy dalam Al-Fawaaaid no. 860, Abu Bakr Al-‘Anbariy dalam Hadiits-nya no. 68, Ath-Thahawiy dalam Syarh Ma’aanil-Aatsaar 1/515-516 no. 2945-2946, dan yang lainnya.

      ‘Aliy bin Abi Thaalib radliyallaahu ‘anhu – nenek moyang para habaaib – adalah salah seorang shahabat yang sangat bersemangat melaksanakan perintah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam tersebut sebagaimana terdapat dalam riwayat :

      عَنْ أَبِي الْهَيَّاجِ الْأَسَدِيِّ، قَالَ: قَالَ لِي عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ: ” أَلَا أَبْعَثُكَ عَلَى مَا بَعَثَنِي عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ لَا تَدَعَ تِمْثَالًا إِلَّا طَمَسْتَهُ، وَلَا قَبْرًا مُشْرِفًا إِلَّا سَوَّيْتَهُ “

      Dari Abul-Hayyaaj Al-Asadiy, ia berkata : ‘Aliy bin Abi Thaalib pernah berkata kepadaku : “Maukah engkau aku utus sebagaimana Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah mengutusku ? Hendaklah engkau tidak meninggalkan gambar-gambar kecuali engkau hapus dan jangan pula kamu meninggalkan kuburan yang ditinggikan kecuali kamu ratakan” [Diriwayatkan oleh Muslim no. 969, Abu Daawud no. 3218, At-Tirmidziy no. 1049, An-Nasaa’iy no. 2031, dan yang lainnya].

      Selengkapnya baca di sini

  2. umarhadid permalink

    Saya mau nambahin ucapan belasungkawanya ; yaitu dari Presiden AS Barack Obama , sebagaimana berikut : “Under his leadership, the United States and Saudi Arabia developed a strong and effective partnership in the fight against terrorism, one that has saved countless American and Saudi lives,” Obama said in a statement issued while on a visit to his home town, Chicago. “On behalf of the American people, I would like to offer my deepest condolences to King Abdullah, the royal family, and the people of Saudi Arabia.(http://www.huffingtonpost.com/2012/06/16/obama-crown-prince-nayef_n_1602679.html).

  3. umarhadid permalink

    Luar biasa… ternyata ucapan belasungkawa dan kesedihan mendalam tidak hanya dari presiden AS Obama, tetapi dari pemimpin negara-negara yang sedang bersatu bekerjasama memerangi teroris seperti Inggris, Australia, India, German, dll. Ini merupaka bukti yang nyata akan jasa besar Amir Nayef dalam membantu Amerika memerangi teroris khawarij di Timur Tengah maupun di Afghanistan, Iraq, Yaman dlll.

    • Barakallahu fiikum,
      saya sudah menduga arahnya akan ke sini. Cukuplah bagi kita apa yang dikatkan oleh para Ulama Ahlussunnah tentang beliau -rahimahullah- dan kita tidak mensucikan seorang pun di hadapan Allah.

  4. Yang terbaik, kepada siapapun dari siapapun kalimat pujian disampaikan, sekalipun kepada penjahat nan berbau busuk. itulah pemimpin yang bijak, tak peduli karena alasan politik atau ekonomi, yg penting kepentingan semua ga terusik. Aku setuju jika Arab Saudi dibikin bubur basi yg vitamin dan proteinnya diambilin ama AS dan sekutu. Itu sunnatullah, supaya kita jelas, mana yang jeli (rasikhin fi ilm) dan mana yg cuma pake dalil, tapi ga ngerti takwilnya. Imam Syafei betul bilang amalan sehebat apapun ga bakal sampe kepada Wahabi yang kerdil dan mati kalbunya. Tetapi Imam Syafei amat setuju dengan para syuhada yang mengakui Sifat Allah bersemayam dalam kalbu para wali-Nya tetap hidup, kepada mereka-lah amalan orang hidup sampai kepada mereka, bahkan dibalas oleh para syuhada yg telah lepas dari badannya ini.
    Wahai siapapun, buat apa kalian baca shalawat kepada Nabi saw dan Ibrahim serta keluarganya, jika kalian tidak yakin dengan dalil-dalil. Buat apa berbangga kepada ibn Wahab dan para pemukanya, jika seluruh pendapatnya sangat bertentangan dengan nasehat sejuk para shahabat dan tabiin serta ulama salaf. Dimana akal kalian?

    • Imam Syafei betul bilang amalan sehebat apapun ga bakal sampe kepada Wahabi yang kerdil dan mati kalbunya.

      Kapan dan dimana Imam Syafi’i mengatakan hal semacam ini? Imam Syafi’i lahir 150 H, Muhammad bin Abdul Wahhab yang dikatakan oleh orang-orang semisal Anda sebagai “Pendiri” Wahabi lahir 1115H.

      Dimana akal kalian?

  5. hasan permalink

    mohon maaf,apa dibenarkan kita dengan mudahnya memvonis khowarij karena konsekuensinya berat. menurut saya, lebih aman g banyak berbicara dalam hal itu……wallohu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: