Skip to content

Nasihat Syaikh Shalih Al-Fauzan -hafizhahullah- terkait Penghinaan Terhadap Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa Sallam-

September 18, 2012

Berikut Terjemahan dalam Bahasa Indonesia

Pertanyaan:

Fadhilatusy Syaikh –waffaqakumullaah-. Pertanyaan yang masuk banyak sekali. Di antaranya ada yang bertanya tentang bimbingan Anda bagi para penuntut ilmu dan juga selain mereka tentang apa yang terjadi akhir-akhir ini berkaitan dengan film yang menghina Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apa bimbingan Anda dalam hal ini?

Jawaban:

Bimbingan kami dalam hal ini adalah: Hendaknya kita tetap tenang dan tidak mengingkari hal ini dengan cara-cara seperti demonstrasi, mendzhalimi orang-orang yang tidak memiliki keterkaitan dengan hal ini, atau merusak harta benda. Ini adalah cara-cara yang tidak diperbolehkan. Yang wajib untuk membantah mereka adalah para ulama, bukan orang awam! Para ulama-lah yang berhak membantah dalam perkara-perkara ini. Hendaknya kita senantiasa tenang.

Orang-orang kafir itu ingin mengganggu kita serta memancing amarah kita. Ini yang mereka inginkan. Mereka juga ingin agar kita saling membunuh. Aparat keamanan berusaha menghalang-halangi, sedangkan yang lain (para demonstran muslim) berusaha menyerang, sehingga terjadilah pemukulan, pembunuhan, dan banyak yang terluka. Mereka menginginkan hal ini. Hendaknya kita senantiasa tenang, hendaknya kita senantiasa tenang. Yang berhak untuk membantah mereka adalah orang-orang yang memiliki ilmu dan bashirah, atau hendaknya mereka tidak perlu dibantah. Orang-orang yang membantah mereka juga tidak boleh disamaratakan.

Dahulu orang-orang musyrik berkata terhadap Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Penyihir… dukun… tukang bohong…,” dan sebagainya, dan Allah memerintahkan RasulNya untuk bersabar. Kaum muslimin ketika itu tidak melakukan demonstrasi di Mekkah, tidak menghancurkan sedikitpun dari rumah-rumah kaum musyrikin, juga tidak membunuh seorangpun. Sabar dan tenang, sampai Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan adanya jalan keluar bagi kaum muslimin.

Yang wajib dilakukan adalah tenang, khususnya di hari-hari ini, di saat munculnya banyak fitnah dan kejelekan di negeri-negeri kaum muslimin. Wajib untuk tenang dan tidak tergesa-gesa dalam masalah-masalah ini. Orang-orang awam tidaklah pantas untuk menghadapinya. Mereka bodoh, tidak memahami hakikat masalah. Tidak boleh menghadapi masalah ini kecuali orang yang memiliki ilmu dan bashirah. Na’am.

(sumber terjemahan dari http://media-sunni.blogspot.com/2012/09/fatwa-seputar-film-yang-menghina-nabi.html dengan sedikit editan)

Teks asli:

«الورقات – الرياض»: في سؤال وجه لمعالي الشيخ صالح بن فوزان الفوزان حفظه الله حول الأحداث الأخيرة والدامية إزاءهجوم متظاهرين على السفارات الأمريكية في عدة دول عربية وإسلامية على خلفية الفيلم المسيء للنبي صلى الله عليه وسلم، حيث قال السائل: «فضيلة الشيخ وفقكم الله أسئلة كثيرة جدا تسأل عن توجيه فضيلتكم لطلبة العلم ولغيرهم حول ما حدث مؤخرا بشأن الفيلم المسيء للرسول صلى الله عليه وسلم؛ فما توجيه فضيلتكم حيال هذا؟».

أجاب الشيخ حفظه الله:

«توجيهنا في هذا الهدوء، وعدم يعني الإنكار بهذه الطريقة ، مظاهرات أو اعتداء على الأبرياء أو اتلاف أموال؛ هذا لايجوز! وكان الذي يجب أن الذي يتولى الرد عليهم هم العلماء، ليس العوام! العلماء يردون على هذه الامور، والتزام الهدوء، هم يريدون التشويش علينا ويريدون اثارتنا، هذا الذي يريدون، ويريدون أن نتقاتل بيننا الجنود يمعنون والآخرون يهاجمون؛ فيحصل ضرب ويحصل قتل ويحصل تجريح، هم يريدون هذا! الهدوء الهدوء! ويتولى الرد عليهم أهل العلم والبصيرة أو لا يرد عليهم ولا يسوون من يرد عليهم. كان المشركون يقولون للرسول ساحر كاهن كذاب الى آخره، والله يأمر رسوله بالصبر، ولم يتظاهروا في مكة ولم يهدموا شيئا من بيوت المشركين ولم يقتلوا أحد! الصبر الهدوء ! حتى ييسر الله سبحانه وتعالى للمسلمين فرجا. الواجب هو الهدوء خصوصا في هذه الأيام وهذه الفتن وهذه الشرور الآن القائمة في بلاد المسلمين فيجب الهدوء وعدم التسرع في هذه الأمور والعوام مايصلحون للمواجهة في هذا جهال ما يدركون لا يواجه هذا إلا أهل العلم والبصيرة، نعم».

Sumber : Rizky Al-Magetaniy

2 Komentar
  1. awam say permalink

    demi ALLAH KALAU INI SAYA SETUJU intinya kita berhati hati terhadap propok umat non muslim. orang orang awam harus diam tapi akankah orang orang pintar memperjuangkan kebenaran? atau hanya diam saja trimakasih

    • Ada, tapi sayangnya kebanyakan orang awam sibuk dengan dunia mereka dan mereka lalai dari mempelajari agamanya. Semoga Anda dan saya termasuk orang-orang yang diberikan taufiq oleh Allah untuk dapat mempelajari Islam dan mengamalkannya. Barakallahu fiik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: