Skip to content

[Info] Rencana Pasar Murah di Dusun Toboyo-Gunungkidul Untuk Membendung Kristenisasi

April 22, 2013

Membendung Kristenisasi dengan Pasar Sembako di Dusun Toboyo, Playen, Gunungkidul

Untuk dusun Toboyo alhamdulillah, mayoritas Islam. Namun dusun di samping Toboyo (namanya: Plembutan) ternyata mayoritas Nashrani. Sudah berdiri sekolah Kanisius dan gereja di belakangnya sejak tahun 80-an.

Kata warga Toboyo, mereka bisa murtad karena mendapat “Bomb Duit” dari para Romo dan Misionaris. Bahkan Dusun Plembutan ini mendapatkan bantuan sekitar 200-an juta, dan juga dihadiahi Bendungan besar untuk mereka. Siapa yang tidak tergiur dengan bantuan seperti ini?

Dusun Toboyo dibanding dengan tetangga mereka jauh dari segi ekonomi, maka misi kami selanjutnya adalah ingin memperhatikan ekonomi warga muslim Toboyo. Perhatiannya adalah dengan mengadakan pasar sembako seperti yang telah berlangsung di Desa Girisekar, tempat kediaman kami. Dan alhamdulillah tadi pun sudah diserahkan zakat hasil dari sumbangan para pengunjung Rumaysho.com yang disalurkan lewat rekening Pesantren Darush Sholihin.

Jika Nashrani bisa beri bantuan 200 juta untuk daerah Gunungkidul semacam itu, kami rasa kaum muslimin di tanah air yang berjumlah ratusan juta bisa memberi bantuan lebih dari itu bahkan bisa sampai milyaran atau triliyun untuk membendung kelicilkan para misionaris.

Moga kaum muslimin bisa saling membantu dalam kebaikan dan takwa.

Setelah berembuk dengan warga Toboyo, pihak pesantren Darush Sholihin akan mengadakan pasar sembako insya Allah seperti kegiatan yang dilakukan sebelumnya di sekitar pesantren sebagaimana dokumentasinya di sini. Walaupun daerah Toboyo begitu dekat dengan ibukota Kabupaten, Wonosari, namun daerah tersebut masih jauh tertinggal dari segi ekonomi dari dusun di sampingnya yang sudah termakan Kristenisai, yaitu Dusun Plembutan. Lihat kisah yang pernah kami ceritakan sebelumnya “Membendung Kristenisasi di Dusun Toboyo“. Oleh karenanya, supaya terus menyemangati mereka dalam beragama dan beribadah, maka pihak Pesantren Darush Sholihin atas nama Masjid An Nur Toboyo akan mengadakan pasar murah dengan paket yang cukup murah hanya Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah). Paket tersebut berisi 1 kg beras, 1/2 L minyak goreng, 1/2 L gula pasir, 5 bungkus indomie dan 1 teh jawa. Paket ini diberikan dengan harga lebih murah dari yang ditetapkan di sekitar pesantren sebelumnya. Pendapatan dari pasar murah ini akan disalurkan sebagiannya untuk Pesantren Darush Sholihin, dan sebagiannya lagi untuk kepentingan masjid An Nur Toboyo.

Bagi yang ingin menyalurkan dana untuk pasar sembako ini, silakan mengirimkan donasinya ke donasi “Pesantren” karena kegiatan ini adalah bagian dari kegiatan sosial pesantren Darush Sholihin melalui rekening Pesantren Darush Sholihin berikut:

1. Rekening BCA KCP Kaliurang atas nama Muhammad Abduh Tuasikal: 8610123881.

2. Rekening BNI Syariah atas nama Sdr Muhammad Abduh Tuasikal: 0194475165.

3. Rekening Bank Syariah Mandiri KCP Wonosari atas nama Muhammad Abduh Tuasikal: 3107011155.

4. Rekening BRI Yogyakarta Cik Ditiro atas nama Muhammad Abduh Tuasikal: 0029-01-101480-50-9.

Setelah mengirimkan donasi, silakan mengkonfirmasi ulang ke 0815 680 7937 (via SMS) dengan mengetik nama donatur, besar donasi, rekening tujuan, tanggal transfer, keperluan transfer. Konfirmasi ini harus ada untuk membedakan dengan donasi Pesantren Darush Sholihin lainnya yang disalurkan melalui http://www.rumaysho.com.

Contoh sms konfirmasi:

Ahmad#Rp.2.000.000#BNI Syariah#7 Juni 2012#pesantren-pasar murah.

Info selengkapnya:
http://darushsholihin.com/sosial/membendung-kristenisasi-dengan-pasar-sembako-di-dusun-toboyo-playen-gunungkidul/

From → De eL eL

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: