Skip to content

Fakta Di Balik Fatwa “Jihad Nikah” / “Jihad Mut’ah” [PENTING!]

Oktober 28, 2013

PENTING! FAKTA ‘JIHAD NIKAH’ VS ‘JIHAD MUT’AH’

Tuduhan Syi’ah dan Musuh-musuh Islam terhadap ulama Ahlus Sunnah serta mujahidin tak kunjung henti-hentinya. Bahkan, Syi’ah tidak malu untuk mengungkit tuduhan lama yang telah basi, dan mengemasnya dengan cover baru. Sayangnya, banyak media Indonesia yang hanya membeo buta.

Mujahidin Suria dituduh melakukan praktek ‘jihad nikah’, dan korbannya adalah wanita Tunisia.

Sebagai bentuk pembelaan kami kepada Ulama Ahlus Sunnah dan kepada Mujahidin Suria yang telah lebih dua tahun memerangi rezim syi’ah Basyar Asad beserta sekutunya, maka kami akan buktikan bahwa Syi’ah adalah ‘maling ngaku pencuri’.

Fatwa “JIHAD NIKAH” Al-‘Arifi

Fatwa ini dituduhkan kepada Syekh. Dr. Muhammad al-Arrifi da’i besar Saudi. Fatwa ini palsu dan telah dinafikan oleh beliau secara langsung. Baca bantahan lengkap fitnah tersebut berikut buktinya di sini:

Fatwa "Jihad Nikah" Al-'Arifi

Fatwa “Jihad Nikah” yang dituduhkan kepada Syaikh Al-‘Arifi

Namun jika dicermati, ada kejanggalan dalam twit tersebut. Tweet tersebut berisi 200 karakter kata, sementara Twitter hanya membatasi 140 karakter saja. – See more at: http://syiahindonesia.com/?p=807#sthash.HOoZKRxZ.dpuf

Dari segi redaksi dan bahasa yang digunakan, fatwa palsu di atas persis sama dengan fatwa-fatwa Mu’ammam Syi’ah tentang wajibnya mut’ah bersama para pemuda pembela Syi’ah. Berikut ini adalah bukti-bukti kuat bahwa Syi’ah lah empunya fatwa tersebut, dan merekalah pelakunya!

1. BUKTI PERTAMA: FORMULIR MUT’AH.
Sebagai bukti mari kita lihat teks formulir ‘mut’ah’ yang disebarkan saat demo Syi’ah Bahrain yang ingin meruntuhkan pemerintahan resmi, namun kandas begitu saja karena digagalkan oleh militer Saudi bersama negara teluk lainnya. Berikut teks formulir tersebut:

Fatwa Jihad Mut'ah Syi'ah Bahrain

Fatwa Jihad Mut’ah Syi’ah Bahrain

BISMIHI TA’ALA

Kami umumkan : Telah didirikan kemah-kemah di Bundaran Lu’lu’ah untuk nikah sesaat(mut’ah), demi mengangkat semangat para pemuda ‘mujahid’ yang berjuang menjatuhkan pemerintah(Bahrain) yang zhalim, dan mempercepat keluarnya Imam Mahdi (‘A). Maka kami harapkan dari akhwat Zainabiyyat mukminat, agar sudi kiranya mempersembahkan kanikmatan yang dianugrahkan Allah pada tubuh mereka.

Diriwayatkan dari Rasulullah (S) : ” Jibril mendatangiku dan berkata : ‘Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah telah Berfirman: Sesungguhnya Aku telah mengampuni mereka yang bermut’ah dengan perempuan yang ia dapatkan.’ “

Abu Abdillah (A) berkata : Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala mengharamkan atas syi’ah kita semua minuman yang memabukkan, dan menggantikannya dengan mut’ah.”

Kami harapkan mengisi formulir berikut:

Nama : ………………………………………………
Umur : …………… ( Diperioritaskan yang berumur 14-35 tahun).
No.Telp : …………………………… Atau : ………………………
Kemampuan perhari :…………………… (Misalnya 3 pria).

Kahadiran: ……………………… (Diutamakan bisa hadir dari jam 4 Ashar – lewat tengah malam).

Apakah saudari pernah menikah ? ………………….. ( Baik nikah selamanya atau sementara).

Harga : …………………………… (Contohnya 2 Dinar)
Tempo : …………………… ( 1 jam -…, boleh juga sekedar ‘arad * )
Ciri-ciri : ( Contohnya : putih, cantik, tinggi, padat, ceria, pirang,…)
1-…………..
2- …………..
3- ……………
4- ……………
5- ……………
*‘Arad adalah masturbasi, atau bersenang-senang dengan tubuh.

CATATAN: Fatwa ini langsung dipraktekkan, bahkan siswi sekolah ikut andil di dalamnya, lihat video berikut:

Keterangan Video :
Video ini merekam sekelompok siswi sebuah sekolah Syi’ah. Mereka bolos dari sekolah demi menghadiri ‘demonstrasi damai’ di Bundaran Lu’lu’ah. Masih dengan seragam sekolah mereka digiring oleh ‘makelar’ ke lokasi perkemahan pemuda Syi’ah. Kemudian mereka disuruh masuk ke kemah2 tersebut. Apa yang terjadi selanjutnya? Hanya Allah Yang Maha Tahu.

Tetapi pada menit 3:00 kita saksikan salah seorang siswi melongok ke dalam kemah, lantas tiba-tiba berbalik sambil menghempas-hempaskan tangan dan menutup muka, seolah-olah tidak percaya dengan apa yang dia saksikan ?

2. BUKTI KEDUA: DOKUMEN SERUAN ‘JIHAD MUT’AH’.

Dokumen ini disebarkan oleh salah satu milisi Syi’ah Irak yang menamakan diri “عصائب أهل الحق من العراق” ( Milisi Ahlul Haq Dari Iraq). Inilah dokumen yang dimaksud: http://hournews.net/news-21000.htm#.Uj_3RIbIaFB

Dokumen Seruan Jihad Mut'ah Syi'ah Irak

Dokumen Seruan Jihad Mut’ah Syi’ah Irak

“Sebagai bentuk solidaritas bagi saudara kalian yang menempuh jalan Abu Abdillah Husein yang telah mengukir patriotism tertinggi dalam menjaga kuburan Sayyidah Zainab, dari kejahatan koalisi Wahhabi-Zionis.

Dan kepercayaan penuh kita terhadap peran pentinga muwaliyat mukminat (wanita Syi’ah), melalui HUMAS yang bekerja sama dengan Mu’assasah Zainabiyyat kami menyerukan kepada wanita Syi’ah untuk berpartisipasi melayani dan meningkatkan semangat para pejuang, agar tetap kuat melawan musuh.

Kami juga mengusulkan agar diadakan pelatihan intensif bagi para muwaliyat yang siap berpartisipasi dalam ‘jihad suci’, dengan tema-tema utama di antaranya: Wilayah al-A’immah, Keutamaan Sayyidah Zainab, jihad muqaddas, NIKAH MUT’AH, serta kewajiban mencaci dan melaknat musuh(Ahlus Sunnah).”

3. BUKTI KETIGA: FATWA KHAMANE’I VIA TWEETER:

Kami harapkan kepada Zainabiyyat, agar sudi kiranya menyumbangkan diri mereka untuk menyenangkan dan mendukung para pejuang pemberani kita di Syam. Dan bagi kalian pahala dan ganjaran besar.

Fatwa Khemenei kepada Zainabiyyat

Fatwa Khemenei kepada Zainabiyyat

4. BUKTI KEEMPAT: RAHMAH ATHIYYAH, SALAH SATU KORBAN FITNAH.

Stasiun TV pro Basyyar memberitakan bahwa salah satu korban ‘nikah jihad’ adalah Rahmah Atiyyah (16 thn) , dari Tunisia. Namun malang, Rahmah Atiyyah dan keluarganya (yang asli) membantah dan mendustakan tuduhan tersebut:

5. BUKTI KELIMA: LANTAS SIAPA YANG PERGI KE SURIA, DAN SIAPA YANG MENGHAMILI?

Wanita yang berangkat ke sana adalah wanita Syiah dan yang menghamilinya pun para lelaki Syiah seperti dilansir dalam haqnews.net,

Para wanita tersebut dihamili atas nama mut’ah. Pada awalnya mereka datang untuk “membela” Sayyidah Zainab dan menamakan gerakan mereka dengan Jihad al-Muqaddas. Namun mereka kaget setelah tahu bahwa keberadaan mereka disana bukan untuk membantu pertahanan, tapi untuk nikah mut’ah dengan para tentara Syiah yang berasal dari Irak yang memback-up Basyar Assad dan juga tentara Syiah yang lainnya.
http://www.haqnews.net/news.aspx?id=26014

Pelaku Jihad Mut'ah Adalah Wanita Syi'ah

Pelaku Jihad Mut’ah Adalah Wanita Syi’ah

Sungguh kasian nasib saudari2 kita di Irak; di penjara mereka jadi korban pemerkosaan, dan di luar penjara mereka jadi korban mut’ah.

KESIMPULAN:

1. Fatwa Jihad Nikah atau lebih tepatnya Jihad Mut’ah hanya ada dalam agama Syi’ah.

2. Fitnah yang ditujukan kepada Ulama Ahlus Sunnah dan Mujahidin Suria terbukti dusta. Sebaliknya, justru Syi’ah terbukti melakukan apa yang mereka tuduhkan.

3. Selain perang senjata, perang Islam vs Syi’ah juga berlangsung via media. Maka, janganlah Anda termasuk pendukung perang media Syi’ah!

4. Kita wajib mendukung jihad Suria dengan apa saja yang kita mampu, termasuk di antaranya tidak ikut-ikutan memfitnah dan mencemarkan nama baik dan perjuangan mereka.

5. Berlindunglah kepada Allah dari godaan dan gangguan Syi’ah.

Baca Juga:
http://www.lppimakassar.com/2013/09/jihad-nikah-ternyata-dilakukan-oleh.html
http://news.fimadani.com/read/2013/09/23/pelaku-jihad-seks-adalah-wanita-syiah/?

PENTING! FAKTA 'JIHAD NIKAH' VS 'JIHAD MUT'AH' Tuduhan Syi'ah dan Musuh-musuh Islam terhadap ulama Ahlus Sunnah serta mujahidin tak kunjung henti-hentinya. Bahkan, Syi'ah tidak malu untuk mengungkit tuduhan lama yang telah basi, dan mengemasnya dengan cover baru. Sayangnya, banyak media Indonesia yang hanya membeo buta. Mujahidin Suria dituduh melakukan praktek 'jihad nikah', dan korbannya adalah wanita Tunisia.  Sebagai bentuk pembelaan kami kepada Ulama Ahlus Sunnah dan kepada Mujahidin Suria yang telah lebih dua tahun memerangi rezim syi'ah Basyar Asad beserta sekutunya, maka kami akan buktikan bahwa Syi'ah adalah 'maling ngaku pencuri'. FATWA JIHAD NIKAH Fatwa ini dituduhkan kepada Syekh. Dr. Muhammad al-Arrifi da'i besar Saudi. Fatwa ini palsu dan telah dinafikan oleh beliau secara langsung. Baca bantahan lengkap fitnah tersebut berikut buktinya di sini: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=520860334603772&set=a.221323644557444.57496.221268711229604&type=1&theater http://www.youtube.com/watch?v=jKeaKxqgqwA&noredirect=1 FATWA 'JIHAD MUT'AH' Dari segi redaksi dan bahasa yang digunakan, fatwa palsu di atas persis sama dengan fatwa-fatwa Mu'ammam Syi'ah tentang wajibnya mut'ah bersama para pemuda pembela Syi'ah. Berikut ini adalah bukti-bukti kuat bahwa Syi'ah lah empunya fatwa tersebut, dan merekalah pelakunya! 1. BUKTI PERTAMA: FORMULIR MUT'AH. Sebagai bukti mari kita lihat teks formulir 'mut'ah' yang disebarkan saat demo Syi'ah Bahrain yang ingin meruntuhkan pemerintahan resmi, namun kandas begitu saja karena digagalkan oleh militer Saudi bersama negara teluk lainnya. Berikut teks formulir tersebut:  BISMIHI TA'ALA  Kami umumkan : Telah didirikan kemah-kemah di Bundaran Lu'lu'ah untuk nikah sesaat(mut'ah), demi mengangkat semangat para pemuda 'mujahid' yang berjuang menjatuhkan pemerintah(Bahrain) yang zhalim, dan mempercepat keluarnya Imam Mahdi ('A). Maka kami harapkan dari akhwat Zainabiyyat mukminat, agar sudi kiranya mempersembahkan kanikmatan yang dianugrahkan Allah pada tubuh mereka.  Diriwayatkan dari Rasulullah (S) : " Jibril mendatangiku dan berkata : 'Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah telah Berfirman: Sesungguhnya Aku telah mengampuni mereka yang bermut'ah dengan perempuan yang ia dapatkan.' " Abu Abdillah (A) berkata : Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta'ala mengharamkan atas syi'ah kita semua minuman yang memabukkan, dan menggantikannya dengan mut'ah." Kami harapkan mengisi formulir berikut:  Nama : ……………………………………………… Umur : …………… ( Diperioritaskan yang berumur 14-35 tahun). No.Telp : …………………………… Atau : ……………………… Kemampuan perhari :…………………… (Misalnya 3 pria). Kahadiran: ……………………… (Diutamakan bisa hadir dari jam 4 Ashar –l ewat tengah malam). Apakah saudari pernah menikah ? ………………….. ( Baik nikah selamanya atau sementara). Harga : …………………………… (Contohnya 2 Dinar) Tempo : …………………… ( 1 jam -…, boleh juga sekedar 'arad * ) Ciri-ciri : ( Contohnya : putih, cantik, tinggi, padat, ceria, pirang,…) 1-………….. 2- ………….. 3- …………... 4- …………… 5- …………… *'Arad adalah masturbasi, atau bersenang-senang dengan tubuh. CATATAN: Fatwa ini langsung dipraktekkan, bahkan siswi sekolah ikut andil di dalamnya, lihat video berikut: http://www.youtube.com/watch?v=iDo2ZDQy8Ao Keterangan Video :  Video ini merekam sekelompok siswi sebuah sekolah Syi'ah. Mereka bolos dari sekolah demi menghadiri 'demonstrasi damai' di Bundaran Lu'lu'ah. Masih dengan seragam sekolah mereka digiring oleh 'makelar' ke lokasi perkemahan pemuda Syi'ah. Kemudian mereka disuruh masuk ke kemah2 tersebut. Apa yang terjadi selanjutnya? Hanya Allah Yang Maha Tahu. Tetapi pada menit 3:00 kita saksikan salah seorang siswi melongok ke dalam kemah, lantas tiba-tiba berbalik sambil menghempas-hempaskan tangan dan menutup muka, seolah-olah tidak percaya dengan apa yang dia saksikan ? https://www.facebook.com/photo.php?fbid=518418428181296&set=a.221323644557444.57496.221268711229604&type=3&theater 2. BUKTI KEDUA: DOKUMEN SERUAN 'JIHAD MUT'AH'. Dokumen ini disebarkan oleh salah satu milisi Syi'ah Irak yang menamakan diri "عصائب أهل الحق من العراق" ( Milisi Ahlul Haq Dari Iraq). Inilah dokumen yang dimaksud: http://hournews.net/news-21000.htm#.Uj_3RIbIaFB "Sebagai bentuk solidaritas bagi saudara kalian yang menempuh jalan Abu Abdillah Husein yang telah mengukir patriotism tertinggi dalam menjaga kuburan Sayyidah Zainab, dari kejahatan koalisi Wahhabi-Zionis. Dan kepercayaan penuh kita terhadap peran pentinga muwaliyat mukminat (wanita Syi'ah), melalui HUMAS yang bekerja sama dengan Mu'assasah Zainabiyyat kami menyerukan kepada wanita Syi'ah untuk berpartisipasi melayani dan meningkatkan semangat para pejuang, agar tetap kuat melawan musuh. Kami juga mengusulkan agar diadakan pelatihan intensif bagi para muwaliyat yang siap berpartisipasi dalam 'jihad suci', dengan tema-tema utama di antaranya: Wilayah al-A'immah, Keutamaan Sayyidah Zainab, jihad muqaddas, NIKAH MUT'AH, serta kewajiban mencaci dan melaknat musuh(Ahlus Sunnah)."  http://www.youtube.com/watch?v=gc_mMbFeBMY 3. BUKTI KETIGA: FATWA KHAMANE'I VIA TWEETER: Kami harapkan kepada Zainabiyyat, agar sudi kiranya menyumbangkan diri mereka untuk menyenangkan dan mendukung para pejuang pemberani kita di Syam. Dan bagi kalian pahala dan ganjaran besar. https://twitter.com/Khomeinii1/status/335024807915708416/photo/1 4. BUKTI KEEMPAT: RAHMAH ATHIYYAH, SALAH SATU KORBAN FITNAH.  Stasiun TV pro Basyyar memberitakan bahwa salah satu korban 'nikah jihad' adalah Rahmah Atiyyah (16 thn) , dari Tunisia. Namun malang, Rahmah Atiyyah dan keluarganya (yang asli) membantah dan mendustakan tuduhan tersebut: http://www.youtube.com/watch?v=sjsy9k_yRnA 5. BUKTI KELIMA: LANTAS SIAPA YANG PERGI KE SURIA, DAN SIAPA YANG MENGHAMILI? Wanita yang berangkat ke sana adalah wanita Syiah dan yang menghamilinya pun para lelaki Syiah seperti dilansir dalam haqnews.net, Para wanita tersebut dihamili atas nama mut'ah. Pada awalnya mereka datang untuk "membela" Sayyidah Zainab dan menamakan gerakan mereka dengan Jihad al-Muqaddas. Namun mereka kaget setelah tahu bahwa keberadaan mereka disana bukan untuk membantu pertahanan, tapi untuk nikah mut'ah dengan para tentara Syiah yang berasal dari Irak yang memback-up Basyar Assad dan juga tentara Syiah yang lainnya. http://www.haqnews.net/news.aspx?id=26014 Sungguh kasian nasib saudari2 kita di Irak; di penjara mereka jadi korban pemerkosaan, dan di luar penjara mereka jadi korban mut'ah. KESIMPULAN: 1. Fatwa Jihad Nikah atau lebih tepatnya Jihad Mut'ah hanya ada dalam agama Syi'ah. 2. Fitnah yang ditujukan kepada Ulama Ahlus Sunnah dan Mujahidin Suria terbukti dusta. Sebaliknya, justru Syi'ah terbukti melakukan apa yang mereka tuduhkan. 3. Selain perang senjata, perang Islam vs Syi'ah juga berlangsung via media. Maka, janganlah Anda termasuk pendukung perang media Syi'ah! 4. Kita wajib mendukung jihad Suria dengan apa saja yang kita mampu, termasuk di antaranya tidak ikut-ikutan memfitnah dan mencemarkan nama baik dan perjuangan mereka. 5. Berlindunglah kepada Allah dari godaan dan gangguan Syi'ah. Baca Juga:  -http://www.lppimakassar.com/2013/09/jihad-nikah-ternyata-dilakukan-oleh.html -http://news.fimadani.com/read/2013/09/23/pelaku-jihad-seks-adalah-wanita-syiah/? By: Admin https://www.facebook.com/pages/Dukung-MUI-Keluarkan-Fatwa-Syiah-Sesat-Dan-Haram-Di-Indonesia/221268711229604?ref=stream

Maen Serobot Istri Orang

via forum unand

From → Belajar Islam

One Comment
  1. prab permalink

    sungguh jauh dari nilai2 kebenaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: