Skip to content

Emangnya Ente Lebih Pinter Daripada Kyai Apa?

Oktober 30, 2014

Emangnya Ente Lebih Pinter Daripada Kyai Apa?

Inilah komentar yang biasanya kita dengar, saat kita meninggalkan adat atau pendapat yang menyelisihi Sunnah Nabi shollallohu alaihi wasallam. Mari kita simak jawaban Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahulloh tentang komentar ini:

Jika dikatakan kepada orang yang mengajak kepada hidayah dan petunjuk: “kamu yang lebih alim (pandai) ataukah Imam Fulan?”, maka ini adalah bantahan yang salah, karena Imam Fulan dalam masalah ini telah diselisihi oleh imam-imam lain yang sederajat dengannya.

Memang aku tidak lebih alim dari imam ini dan imam itu, akan tetapi kedudukan mereka di sisi imam-imam yang lain, seperti kedudukan Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Ibnu Mas’ud, dll di sisi imam-imam yang lain. Jadi sebagaimana para sahabat satu dengan yang lainnya sebanding dalam masalah-masalah yang diperselisihkan, -dan apabila mereka berselisih dalam sebuah masalah, maka apa yang mereka perselisihkan dikembalikan kepada Allah dan Rosul meski sebagian dari mereka lebih alim dalam masalah-masalah yang lain-, begitu pula masalah-masalah yg diperselisihkan oleh para imam.

Orang-orang telah meninggalkan pendapat Umar dan Ibnu Mas’ud dalam masalah tayamum-nya orang junub, dan mereka mengambil pendapat orang yang dibawah keduanya seperti Abu Musa Al-Asy’ari dan yang lainnya karena dia berdalil dengan Kitab dan Sunnah.

Orang-orang juga telah meninggalkan pendapatnya Umar dalam masalah diyat-nya jari-jemari, dan mereka mengambil pendapatnya Mu’awiyah, karena ada dalil As Sunnah bersamanya, bahwa Nabi shollallohu alaihi wasallam mengatakan: “Jari ini dan dari itu sama saja“.

Jika pintu (komentar seperti) ini dibuka, tentu perintah Allah dan dan RosulNya akan ditinggalkan. Dan setiap imam di tengah para pengikutnya akan menjadi seperti Nabi shollallohu alaihi wasallam di tengah-tengah umatnya. Dan ini merupakan tindakan mengubah agama, mirip dengan keadaan kaum Nasrani yang dicela Allah dalam firmanNya:

اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Mereka telah menjadikan orang-orang alimnya (Yahudi) dan rahib-rahibnya (Nasrani) sebagai tuhan selain Allah, demikian juga terhadap Almasih Putra Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Ilah yang satu, yang tidak ada Ilah yang berhak disembah melainkan Dia, maha suci Dia dari apa yang mereka persekutukan“. (QS. Attaubah: 31)

Wallohu subanahu wata’ala a’lam, dan segala puji hanya bagi Dia semata.

[Majmu’ul Fatawa: 20/215-216].—

Penulis: Ustadz Musyaffa Ad Darini, Lc., MA.

Artikel Muslim.Or.Id

From → Belajar Islam

3 Komentar
  1. Kyai belajar agama lebih lama, lebih tua, banyak membaca buku, lebih banyak pengalaman bisa saja salah, apalagi anak muda yang baru bau kencur, jangan sok2an menyalahkan ajaran yang ada sekarang, karena ini bukan anda yang membuat agama ini, benar salah hanya bisa dilihat di yaumul hisab nanti.

    • Kalo gitu apa gunanya diturunkan Al-Qur’an dan para Imam mencatat Hadits dari Rasulullah, kalau bukan untuk menjelaskan kebenaran di dunia ini sebelum kelak para penentang kebenaran akan menyesali penentangan mereka kelak di yaumil hisab?

      Lagi pula siapa yang sok2an… Ini hanya nasehat bagi siapa yang sudah jelas baginya kebenaran berdasarkan dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah agar jangan meninggalkan kebenaran lantaran perkataan manusia.

      Harap pahami ini. Barakallahu fiik.

  2. wisnug permalink

    Iya, bener. Kadang-kadang ada orang yg berkomentar sprti itu, padahal semua umat kan punya kekurangan & kelebihan. Dan Al Qur’an d turunkan bukan untuk hanya di pahami serta di pelajari Oleh kiyai/ustadz saja tp untuk semua umat Islam lebih baik lg di bimbing sama ulama-ulama/kiyai.,
    Qur’an kan pedoman hidup :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: