Skip to content

Hukum Scene dan Teaser ‘Hantu’ “Lain Dunia” RodjaTV

Desember 12, 2014

Hukum Scene dan Teaser ‘Hantu’ “Lain Dunia” RodjaTV
(dijawab oleh Syaikh Saad Al-Khtoslan hafizhahullah (anggota Haiah Kibar Ulama)
via WA dosen asisten beliau di Jami’ah Imam Riyadh)

Pertanyaan:
Di Indonesia ada sebuah TV dakwah yang menisbatkan diri kepada dakwah ahlussunnah dan manhaj salaf. Syaikh Saad Asy-Syitsriy pernah berkunjung dan mengisi ceramah disana dua tahun lalu.

TV ini membuat video ini:

http://youtu.be/R4LJhMs-JPk

Melalui video ini, TV tersebut ingin mengumumkan program baru mereka yang membahas keyakinan-keyakinan syirik di masyarakat Indonesia seputar jin dan setan.

Kalau dilihat dengan seksama, terdapat beberapa cuplikan film-film horor (hantu) dalam video tersebut. Begitu pula sebagian audio yang terdengar adalah suara-suara setan (dan semacamnya) yang mungkin diambil dari film horor atau dari situs internet.

Apakah boleh membuat program-program dan video seperti ini dalam rangka dakwah kepada masyarakat (seputar syirik), ataukah tidak boleh karena sebab video yang dibuat atau sebab lainnya?

Sebagian dari kami mengatakan ini program yang baik, yang semoga bisa menghilangkan kesyirikan besar dari masyarakat.

Sebagian lagi mengatakan ini muhdats, perkara baru dalam agama yang tidak ada tuntunannya. Kenapa TV ini tidak mencukupkan dakwah mereka dengan kajian-kajian ilmiah seputar tauhid dan syirik?

Kami mohon penjelasan dari masyaikh kibar untuk diberikan kepada TV dan pihak-pihak yang pro kontra terhadapnya.

Jawaban:

Tidak ada penghalang apapun dalam program dan video tersebut.

Bahkan melaluinya terlihat mashlahat yang jelas ada.

Hanya saja harus selalu diperhatikan dan hindari penggunaan gambar-gambar wanita dan musik dalam acara/video ini.

Dalilnya adalah hukum asal dari masalah-masalah seperti ini (hal duniawi dan termasuk di dalamnya wasilah dakwah -pent) adalah al-ibahah (boleh, kecuali kalau ada dalil yang melarang -pent).

Muflih Safitra
19 Shafar 1436 H / 11 Des 2014

NB:
1- Mari hilangkan kebencian kepada orang lain (termasuk TV ini) yang membuat kita kehilangan akal, ilmu dan adil dalam menilai.
2- Jika ada kekurangan dan kekhilafan, sampaikanlah dengan cara yang baik.

Sumber : FB Ustadz Muflih Safitra

From → Belajar Islam

One Comment
  1. admin permalink

    Reblogged this on Artikel As-Sunnah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: