Yang Benar dan yang Salah Dalam Pendidikan Anak

Posted on Updated on

Yang Benar dan yang Salah Dalam Pendidikan Anak

    • Benar : Anda kembali kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala dan berdoa kepada-Nya, memohon agar Dia senantiasa menolong Anda dalam mendidik anak-anak.
      Salah : Mendoakan keburukan atas diri sendiri dan anak-anak Anda, karena bisa jadi doa itu akan terkabulkan.
    • Benar : Anda menyadari bahwa mendidik anak-anak hukumnya wajib, sehingga Anda bersedia mem-pergauli mereka dan menyediakan waktu khusus untuk mendidik mereka.
      Salah : Tidak membantu isteri dalam mendidik anak. Anda menyerahkan pendidikan anak kepada ibunya saja, dan menyangka Anda telah menjalankan kewajiban dan menunaikan amanat.

    • Benar : Anda menanyakan kepada diri Anda setiap hari, kebaikan apa yang telah Anda berikan kepada mereka dan apa yang telah Anda ajarkan kepada mereka hari ini ?
      Salah : Anda menjauh dari mereka dengan alasan pekerjaan duniawi, atau bahkan alasan kegiatan dakwah.
    • Benar : Anda jadikan saat-saat berkumpul dengan anak-anak Anda saat-saat yang menyenangkan, ter-buka dan dengan lapang dada.
      Salah : Anda menutup diri dari mereka, tidak mendengar pendapat mereka dan tidak peduli dengan permasalahan mereka.
    • Benar : Anda senantiasa mematuhi program pendidikan untuk anak-anak Anda dan tidak meninggalkannya dengan alasan apapun.
      Salah : Menghentikan pendidikan anak-anak atau melalaikan program pendidikan mereka karena suatu sebab yang sia-sia.
    • Benar : Anda menyadari bahwa perbaikan pendidikan anak-anak Anda merupakan langkah untuk mengembalikan kemuliaan Islam.
      Salah : Anda mengira atau setan membisikkan kepada Anda bahwa pendidikan mereka tergantung pada kondisi dan waktu kosong Anda, sehingga Anda mendustakan diri Anda sendiri dalam perbuatan untuk mengembalikan kemuliaan Islam.
    • Benar : Anda menginginkan dari pernikahan dan kelahiran anak itu untuk pendidikan anak sehingga mereka menjadi seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Khalid dan sebagainya.
      Salah : Anda melupakan tujuan pendidikan karena perjalanan waktu, sehingga Anda tidak lagi mengajarkan hal-hal yang seharusnya diajarkan kepada anak-anak Anda, berikut sisi-sisi lain pendidikan seperti pendidikan akal, kejiwaan dan sebagainya yang seharusnya Anda ajarkan kepada mereka, untuk mengembalikan kejayaan Islam yang pernah ada pada masa lalu.
    • Benar : Anda selalu mengikuti perkembangan baru dalam pendidikan sebagai tambahan dari teori pendidikan dasar yang telah Anda ketahui.
      Salah : Anda lalai dengan meninggalkan anak-anak Anda terdidik oleh layar televisi tanpa pengarahan sama sekali dari Anda.
    • Benar : Anda menjadi suri teladan yang baik dalam perbuatan dan ucapan Anda, yang akan ditiru oleh keluarga dan anak-anak Anda.
      Salah : Anak-anak Anda melihat Anda berwajah dua, seakan mencampur madu dengan cuka, tanpa rasa bersalah kemudian Anda melarang mereka berbuat kesalahan.
    • Benar : Anda faham dan mengerti tabiat pada fase-fase umur anak dan tuntutan-tuntutan pada tiap fase untuk anak-anak Anda.
      Salah : Anda menuntut anak agar berbuat seperti orang-orang bijaksana dan orang pandai tanpa mau mengerti tuntutan yang sesuai dengan umur mereka dan tidak memenuhi tuntutan-tuntutan itu baginya.
    • Benar : Anda mempergauli anak-anak Anda dengan sebaik-baiknya dan menghormati mereka seba-gaimana menghormati anak yang sudah besar.
      Salah : Anda selalu menghindari mereka dan mereka selalu takut kepada Anda dikarenakan Anda meremehkan, mencela dan merendahkan mereka.
    • Benar : Anda sering-sering memotifasi, memberi sema-ngat dan memberi hadiah untuk mereka serta menggunakannya secara beragam.
      Salah : Anda sering menghukum, khususnya hukuman fisik.
    • Benar : Anda mengoreksi anak-anak Anda (bila bersalah) secara khusus ketika sendiri dan memberitahu mereka dengan kebenaran yang ingin Anda sampaikan.
      Salah : Anda mengkritiknya di depan anak yang lain terus menerus dan mencelanya.
    • Benar : Anda memuji anak di depan anak-anak yang lain karena kebaikan yang dikerjakannya, sebagai usaha untuk membuang perbuatan buruknya.
      Salah : Anda selalu mengingatkannya atas kekurangan-kekurangannya, menyebutnya di depan anak-anak yang lain dan tidak pernah memujinya sama sekali.
    • Benar : Membiasakan anak-anak mengurus diri mereka sendiri, seperti pakaiannya, kamarnya, buku-bukunya, dan memujinya atas perbuatan itu.
      Salah : Mengerjakan segala pekerjaan anak dan tidak membiasakannya berdikari.
    • Benar : Membiasakan anak selalu menjaga kebersihan, seperti kebersihan gigi, kebersihan kamarnya dan barang-barangnya.
      Salah : Melalaikan kebersihan anak dan tidak mem-biasakannya untuk menjaga kebersihan apa yang menjadi miliknya.
    • Benar : Membuat suasana yang penuh dengan persaingan yang sehat antaranak untuk membangkitkan mereka.
      Salah : Anda puas dengan tingkat kemahiran anak-anak tanpa berusaha untuk meningkatkan kemampuan mereka.
    • Benar : Meneliti kecenderungan dan cita-cita anak serta memberikan kesempatan baginya untuk menguatkan keinginan itu dan menumbuhkannya.
      Salah : Lalai terhadap kemampuan anak dan berang-gapan bahwa mereka hanya bisa merusak, melawan, menangis dan sebagainya.
    • Benar : Menemani anak pergi ke Masjid dan tempat-tempat orang dewasa, khususnya orang yang mengerti dan memahami kehidupan anak-anak.
      Salah : Menganggap bahwa anak itu kecil dan hanya menyibukkan orang tua, atau tidak pantas mengajaknya bertemu dengan orang-orang besar, meski hanya sebentar.
    • Benar : Memberi tempat khusus atau kamar bagi anak, di dalamnya diletakkan segala miliknya, kursinya dan piagam-piagamnya.
      Salah : Tidak memberi tempat sama sekali bagi anak di rumah dan tidak membiasakannya menghormati aturan umum dalam rumah.
    • Benar : Menyediakan perpustakaan khusus bagi anak, diisi dengan kaset-kaset, buku-buku cerita, pemandangan, gambar-gambar, peralatan mewarnai dan lain sebagainya.
      Salah : Meremehkan kemampuan seni dan keilmuan anak.
    • Benar : Mempergunakan berbagai sarana modern dalam pendidikan, seperti video, komputer dan alat perekam.
      Salah : Hanya terbatas pada penggunaan buku-buku dan cerita-cerita secara lisan.
    • Benar : Membiasakan anak dua hal yang sunnah, yaitu salam dan minta izin ketika masuk dan keluar rumah.
      Salah : Mengecilkan nilai sunnah-sunnah ini atas diri anak dan lalai untuk mengajarkannya kepada anak.Benar : Membiasakan anak untuk pamitan dengan baik dan gembira dalam menyambut kedatangannya, meski hal itu kadang membebani.
      Salah : Menjadikan kepergian dan kedatangan anak hal yang biasa tanpa perasaan kasih sayang atau bahagia.
    • Benar : Bermain dengan anak dan bersikap kekanak-kanakan bersama mereka meski hanya sebentar saja.
      Salah : Bersikap keras terhadap anak dan selalu menjauh darinya dengan alasan ingin istirahat dan tidur.
    • Benar : Membiasakan anak untuk mempergunakan ruqyah syar،¦iyahƒx ketika akan tidur, ketika sakit dan menghubungkan antara adanya kesembuhan itu karena Allah Subhannahu wa Ta’ala kemudian karena dokter.
      Salah : Melalaikan anak dari perbuatan-perbuatan sunnah yang baik ini, dan membiarkan anak menganggap kesembuhan hanya karena dokter saja.

Artikel http://www.alsofwah.or.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s