Latest Event Updates

Inilah yang Terjadi di Langit Pertama

Posted on

803الرسول في السماء الدنيا - langit duniaLangit pertama yang juga dikenal dengan langit dunia adalah persinggahan berikutnya Nabi Muhammad. Sebelumnya, beliau mengendari Burak dari Mekah menuju Jerusalem. Setelah itu beranjak menaiki tangga menuju langit pertama.

Tiba di Langit Dunia

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَانْطَلَقَ بِي جِبْرِيلُ حَتَّى أَتَى السَّمَاءَ الدُّنْيَا فَاسْتَفْتَحَ، فَقِيلَ: مَنْ هَذَا؟ قَالَ: جِبْرِيلُ. قِيلَ: وَمَنْ مَعَكَ؟ قَالَ: مُحَمَّدٌ. قِيلَ: وَقَدْ أُرْسِلَ إِلَيْهِ؟ قَالَ: نَعَمْ. قِيلَ: مَرْحَبًا بِهِ فَنِعْمَ المَجِيءُ جَاءَ فَفَتَحَ

Kemudian Jibril beranjak bersamaku hingga kami tiba di langit dunia. Ia meminta dibukakan. Penjaga langit pertama bertanya, “Siapa?” “Jibril”, jawabnya. Ia kembali bertanya, “Siapa yang bersamamu?” Jibril menjawab, “Muhammad.” Baca entri selengkapnya »

Iklan

Umamah, Cucu Pertama Rasulullah ﷺ

Posted on Updated on

wanita-wanita-penghuni-surga-1.jpg
ilustrasi

Umamah binti Abu al-Ash merupakan salah seorang cucu kesayangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau pernah menggendongnya tatkala shalat. Sehingga kita pun tahu tata cara shalat sambil menggendong bayi. Berikut ini kisah singkat tentang keluarga nabi ini.

Nasabnya

Umamah merupakan putri dari Abu al-Ash bin ar-Rabi’ bin Abdu al-Uzza bin Abdu asy-Syams bin Abdu Manaf bin Qushay. Ibunya adalah Zainab putri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Umamah adalah cucu pertama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sehingga wajar ia disebut sebagai kesayangan Nabi. Sebagaimana umumnya seorang kakek mendapatkan cucu pertama. Baca entri selengkapnya »

Di Balik ‘Jazakallaahu Khayra’

Posted on Updated on

جزاك الله خيرا

Suatu ketika, dengan izin Allah saya telah membantu menyelamatkan keamanan seorang Muslimah. Saya pun mengontak pihak berwajib (penanggung jawab). Pihak tersebut kemudian berusaha menemui saya karena ingin berterima kasih. Alhamdulillah.

Selang tak lama kemudian, seorang Muslim memberi saya suatu hadiah melalui perantara. Alhamdulillah. Namun saya lalai dari mengucapkan terima kasih dan syukur kepada beliau, melalui media sosial (WhatsApp). Sampai lebih dari sehari, amalan syukur itu luput dari saya. Baca entri selengkapnya »

[BAGUS] Tanda-Tanda Sukses

Posted on Updated on

Sumber: Muslim.Or.Id

8 Hadits Palsu Tentang Anak & Keluarga

Posted on Updated on

Dari segi bahasa, al-Maudhu’ adalah bentuk isim maf’ul dari kata kerja Wadho’a yang berarti menurunkan atau meletakkan dibawah.  Adapun dari segi istilah ilmu musthalah hadits, para ulama mendefinisikan hadits Maudhu’ dengan :

“Kebohongan yang diada-adakan, dibuat-buat, kemudian dinisbatkan kepada Rasulullah Sallallahu ‘Alahi Wasallam dengan sengaja”

Hadits maudhu’ ini adalah tingkatan hadits dhaif yang terburuk dan terendah. Bahkan sebagian ulama menganggap bahwa hadits Maudhu’ bukanlah termasuk bagian dari hadits dhaif, namun dia adalah bagian tersendiri.

Para ulama telah berijma’ tentang tidak bolehnya bagi siapapun yang tahu kepalsuan hadits tersebut untuk meriwayatkannya secara mutlak, kecuali disertai dengan penjelasan tentang palsunya hadits tersebut.  Ini berdasarkan hadits riwayat Muslim : Baca entri selengkapnya »

Bitcoin TERLARANG [Koreksi Untuk Artikel : Investasi dan Transaksi dengan Bitcoin / Crypto Currency]

Posted on

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Dulu kami pernah menyimpulkan bahwa bitcoin itu mata uang digital. Waktu itu bitcoin masih belum semarak seperti sekarang. Harga 1 bitcoin (BTC) ketika itu sekitar 7jt-an. Kesimpulan kami didukung oleh lembaga fatwa Syabakah Islamiyah,

فالعملة الرقمية، أو النقود الإكترونية عملات في شكل إلكتروني غير الشكل الورقي، أو المعدني المعتاد. وعلى ذلك فشراؤها بعملة مختلفة معها في الجنس أو متفقة يعد صرفًا

Bitcoin (al-Umlah ar-Raqamiyah) atau mata uang elektronik (an-Nuqud al-Iliktroni) adalah mata uang dalam bentuk digital, tidak seperti mata uang kertas atau mata uang berbahan logam tambang, seperti yang umumnya beredar. Karena itu, membeli mata uang digital dengan mata uang lain yang berbeda, termasuk transaksi sharf (transaksi mata uang). (Fatawa Syabakah Islamiyah no. 191641)

Dan kami sebarkan artikel itu melalui link: Hukum Bitcoin

Hingga suatu ketika, Allah mempertemukan kami dengan penjelasan tentang bagaimana cara menambang (mining) bitcoin. Dari penjelasan itu, kami langsung private artikel di atas, karena kami menyimpulkan bitcoin BUKAN uang atau alat tukar digital. Baca entri selengkapnya »

Tafsir Surat Al-Humazah : Hukuman Bagi Pencela yang Suka Mengumpulkan Harta

Posted on Updated on

HUKUMAN PENCELA YANG SUKA MENGUMPULKAN HARTA
Oleh: Ustadz Said Yai Ardiansyah, Lc, M.A.
Pengajar di Darul-Qur’an Wal-Hadits OKU Timur, Sumatera Selatan
(kuncikebaikan.com)

وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ﴿١﴾الَّذِي جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُ﴿٢﴾يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ﴿٣﴾كَلَّا ۖ لَيُنْبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ﴿٤﴾وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ﴿٥﴾نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ﴿٦﴾الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَةِ﴿٧﴾إِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ﴿٨﴾فِي عَمَدٍ مُمَدَّدَةٍ

(1) Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, (2) yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. (3) Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya. (4) Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah. (5) Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (6) (yaitu) api (yang disediakan) Allâh yang dinyalakan, (7) yang (membakar) sampai ke hati. (8) Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (9) (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang. [Al-Humazah/104:1-9] Baca entri selengkapnya »

Apakah Kecintaan Pada Harta Berpengaruh Terhadap Akidah Seseorang?

Posted on Updated on

 

Sesungguhnya kecintaan seseorang terhadap tidak berpengaruh terhadap akidahnya juga tidak berpengaruh terhadap agamanya, selama kecintaan itu tidak menyebabkan dia lalai dari kewajiban atau hal-hal yang disunnahkan (mustahab).

Jika kecintaannya terhadap harta menyibukkan dia dan menyebabkannya melalaikan sesuatu yang wajib atasnya, maka kesibukannya terhadap harta kala itu menjadi haram.

Jika kesibukan terhadap harta menyibukkannya dari sesuatu yang bersifat mustahab (sunnah), maka hendaklah kita menyadari bahwa menyibukkan diri dengan sesuatu yang mustahab lebh utama daripada menybukkan diri terhadap harta. Baca entri selengkapnya »

Bagaimana Shalat Gerhana Ketika Hujan?

Posted on Updated on

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Hadis shahih yang memerintahkan kita untuk melakukan shalat gerhana adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau berkhutbah seusai shalat kusuf,

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ يُخَوِّفُ بِهِمَا عِبَادَهُ وَإِنَّهُمَا لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ فَإِذَا رَأَيْتُمْ كُسُوفَ أَحَدِهِمَا فَصَلُّوا وَادْعُوا حَتَّى يَنْكَشِفَ مَا بِكُمْ

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda kebesaran Allah. Mereka tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang atau lahirnya orang tertentu. namun Allah menciptakan peristiwa gerhana matahari dan bulan itu, agar membuat para hamba-Nya takut. Karena itu, jika kalian melihat peristiwa gerhana, lakukanlah shalat dan berdoalah, sampai gerhana itu selesai.” Baca entri selengkapnya »

Nasihat Bagi Kaum Muslimin Tentang Akidah Bahwa Allah itu Maha Tinggi di atas ‘Arsy

Posted on

Artikel ini telah dibaca, di-muraja’ah,
dan diberi masukan oleh: Ust. Dr. Firanda Andirja, MA.

Penulis: Abu Ziyān Johan Saputra Halim, M.HI.
Pimred alhujjah.com, Pengasuh kanal dakwah Telegram: @kristaliman

MUKADDIMAH

Keyakinan bahwa Allah itu Maha Tinggi dan berada di atas, sejatinya merupakan keyakinan yang telah terpatri dalam fitrah kaum muslimin secara umum. Ungkapan-ungkapan mereka yang biasa kita dengar semisal;

“Kita serahkan pada Yang di Atas”…, “Kalau Yang di Atas telah berkehendak”…., dan lain-lain yang semisal,

adalah bukti bahwa sebenarnya hati kita tidak bisa memungkiri keberadaan Allah di atas segenap makhluk. Di samping juga mereka—ketika berdoa dan berharap kepada Allah—kedua tangan serta kepala mereka menengadah ke atas, tidak ke samping, dan tidak ke bawah.

Kita tidak pernah mendengar ungkapan kaum muslimin yang menyatakan; “Kita serahkan saja pada yang tidak di bawah dan tidak di atas”…, atau “Kita serahkan pada Dzat yang ada di mana-mana”… Sungguh kita tidak pernah mendengar yang demikian terucap oleh lisan mereka.

Namun sungguh sangat disayangkan, sebagian tokoh yang mengaku bermadzhab Asy’ary dan memperjuangkan madzhab Imam Abul Hasan al-Asy’ary justru berseberangan dengan keyakinan kaum muslimin tersebut, sekaligus juga berseberangan dengan aqidah Imam Abul Hasan al-Asy’ary, khususnya dalam masalah Sifat Allah, “Istiwaa’” yaitu;

Keberadaan Allah yang Maha Tinggi di atas ‘Arsy-Nya dan di atas segenap makhluk-Nya tanpa tasybih dan takyif.

* * * Baca entri selengkapnya »

Investasi dan Transaksi dengan Bitcoin / Crypto Currency

Posted on Updated on

Artikel ini telah dikoreksi oleh Penulisnya, Ustadz Ammi Nur Baits pada situs KonsultasiSyariah.Com dan kami posting ulan disini.

Pertanyaan

Saya Aji saya mau bertanya apa hukumnya berinvestasi bitcoin dan bertransaksi dengan bitcoin /crypo currency ? hal ini sangat penting untuk dibahas, sebab masih sangat jarang ulama/ustadz yg membahasnya, syukron

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Sebelum membahas mengenai hukum bitcoin, kita akan memahami hakekat dari bitcoin. Karena dengan memahami hakekat kasus yang menjadi objek kajian, kita bisa melakukan takyif fiqh (pendakatan fiqh) dalam memahami kasus tersebut. Baca entri selengkapnya »