[VIDEO] Ajaran Toleransi Umat Beragama Dalam Islam

Iklan

Sifat-Sifat Nabi Isa (Yesus) Dalam Injil Membuktikan Bahwa Beliau Adalah Manusia

Dalam Al-Qur’an diterangkan dengan jelas tentang hakikat Nabi Isa Putera Maryam bahwasanya beliau adalah manusia biasa, akan tetapi Allah memuliakan beliau dengan diangkatnya beliau sebagai seorang Nabi dan Rasul yang diutus kepada Bani Isra’il. Allah berfirman dalam Al-Qur’an :

مَا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ كَانَا يَأْكُلانِ الطَّعَامَ انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّى يُؤْفَكُونَ (٧٥)

“Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang Sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, Kedua-duanya biasa memakan makanan. perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).” (QS Al-Maaidah : 75) Baca lebih lanjut

Menghadiri Undangan Natalan dari Saudara, Bolehkah?

Pertanyaan: Ada orang yg memiliki saudara beragama kristen. Ketika musim natal, dia diundang. Bolehkah dia menghadiri undangan itu? Trim’s

Jawaban: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Allah menyebutkan dua golongan yang tersesat dalam surat al-Fatihah.

Pertama, golongan al-Maghdhub ‘alaihim, golongan manusia terkutuk. Merekalah orang-orang yahudi. Mereka disebut umat terkutuk, karena mereka memahami kebenaran, namun mereka menolaknya secara terang-terangan. Baca lebih lanjut

Status Nakal Tentang ‘Selamat Natal’

Status Nakal Tentang ‘Selamat Natal’
Oleh : Hasan Al-Jaizy

Kali ini kita akan membahas tentang kalimat “Selamat Hari Natal”, dimulai dari pembedahan lafadznya, maksudnya, dan pendapat ulama tentangnya.

∞========∞

[1] Kalimat “Selamat Natal” Secara Suratan Bahasa

Kita mulai dari bahasa Indonesia dulu. Arti ‘Selamat’ dalam KBBI:

(1) Terbebas dari bahaya, malapetaka, bencana.
(2) Sehat.
(3) Tercapai maksud; tidak gagal.
(4) Doa (ucapan, pernyataan, dsb) yang mengandung harapan supaya sejahtera (beruntung, tidak kurang suatu apa, dsb)
(5) Pemberian salam mudah-mudahan dalam keadaan baik. Baca lebih lanjut

Kisah Nabi Isa Putera Maryam Dalam Al-Qur’an Surah Maryam

murattal-terjemah-surat-maryam
kisah Isa putera Maryam dalam Al-Qur’an, Surat Maryam

Surat Maryam terdiri atas 98 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayatnya diturunkan sebelum Nabi Muhammad –shallallahu ‘alaihi wa sallam– hijrah ke Madinah, bahkan sebelum sahabat-sahabat beliau hijrah ke negeri Habasyah. Menurut riwayat Ibnu Mas’ud, Ja’far bin Abi Thalib membacakan permulaan surat Maryam ini kepada raja Najasyi dan pengikut-pengikutnya di waktu ia ikut hijrah bersama-sama sahabat-sahabat yang lain ke negeri Habsyi.

Surat ini dinamai Maryam, karena surat ini mengandung kisah Maryam, ibu Nabi Isa –‘alaihissalam- yang serba ajaib, yaitu melahirkan puteranya lsa –‘alaihissalam-, sedang ia sebelumnya belum pernah dikawini atau dicampuri oleh seorang laki-laki pun. Kelahiran Isa –‘alaihissalam- tanpa bapak, merupakan suatu bukti kekuasaan Allah –subhanahu wa ta’ala-. Pengutaraan kisah Maryam sebagai kejadian yang luar biasa dan ajaib dalam surat ini, diawali dengan kisah kejadian yang luar biasa dan ajaib pula, yaitu dikabulkannya doa Zakaria alaihissalam oleh Allah subhanahu wa ta’ala, agar beliau dianugerahi seorang putera sebagai pewaris dan pelanjut cita-cita dan kepercayaan beliau, sedang usia beliau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul yang menurut ukuran ilmu biologi tidak mungkin akan terjadi. Baca lebih lanjut

Tidak Terlarang Memberi Ucapan Selamat Natal, Kata Siapa???

Tatkala membaca tulisan (termuat pada Kamis, 20 Desember 2012 | 14:47 WIB) sebagai berikut,

JAKARTA, KOMPAS.com — Cendekiawan Muslim Sholahuddin Wahid mengatakan, umat Islam sah-sah saja mengucapkan Natal kepada umat Kristiani. Pasalnya, tidak ada dasar yang melarang Muslim mengucapkan natal.

“Mengucapkan Natal adalah bentuk ungkapan saling menghormati antar pemeluk agama,” kata Gus Sholah kepada Kompas.com, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Gus Sholah menambahkan, para ulama yang melarang umat Islam mengucapkan selamat Natal perlu mencari alasan tepat. Kendati demikian, Gus Sholah tidak menyalahkan para ulama itu. Menurutnya, ulama memiliki dasar pendapat sendiri. Gus Sholah hanya meminta agar para ulama memikirkan dampak sosial dari ucapannya. Pasalnya, ucapan mereka berdampak luas.

“Aspek sosial tidak pernah melarang Muslim mengucapkan Natal. Saya sendiri juga mengucapkan Natal,” pungkasnya….” [http://nasional.kompas.com/read/2012/12/20/14473966/Gus.Sholah.Muslim.Boleh.Ucapkan.Natal]

Saya sangat sedih membaca ucapan di atas seraya menganggap bahwa ucapan tersebut adalah hal yang menyesatkan dan berbahaya bagi umat Islam.

Ada tiga pokok kerusakan yang memicu timbulnya ucapan rusak di atas: Baca lebih lanjut

Karyawan Toko dengan Topi Sinterklas ?!

Selama bulan Desember, sebagian karyawan mulai berdandan dengan aksesoris perayaan Natal umat Nashrani dengan menggunakan topi sinterklas (santa klaus). Hari Ahad lalu, kami pun sempat menemukan di Bandara Soeta, pelayan toko sibuk melayani kami dengan topi sinterklas. Padahal kami tahu, tampangnya adalah muslim. Sungguh sayang, malah penampilan Nashrani yang ia kenakan. Ini tidak hanya ditemukan pada pelayan toko, ada pula pengemudi taksi yang mengenakan pakaian ala christmas ini di bulan Desember.

Toleransi yang Kebablasan

Semua mal, kantor-kantor swasta dan BUMN pakai pohon natal, pegawai atau karyawannya disuruh pakai topi-topi merah (Sinterklas). Seandainya kita pergi ke negara-negara Kristen di Eropa tidak ada tuh kalau Idul Fitri karyawan tokonya disuruh pakai sorban kayak ustadz-ustadz. Di Indonesia saja yang aneh, begitu menjelang natal ramai kenakan busana seperti itu. Baca lebih lanjut

Mengucapkan Selamat Natal Diabadikan Dalam Al-Qur’an ?!

Apakah benar bahwa ayat berikut ini adalah dalil bolehnya mengucapkan selamat natal atau bahkan dalil bolehnya natalan?

وَالسَّلامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا

Dan keselamatan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa ‘alaihissalam), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali” (QS. Maryam: 33)

Bagaimana pula jawaban atas orang yang membolehkan mengucapkan “Selamat” kepada orang kafir dengan berdalil menggunakan ayat dalam surah Az-Zukhruf ayat 89 :

فَاصْفَحْ عَنْهُمْ وَقُلْ سَلَامٌ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari mereka dan katakanlah: “Salam (selamat tinggal).” Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk). Baca lebih lanjut

Islam Jauh Lebih Unggul

بسم الله الرحمن الرحيم

ISLAM JAUH LEBIH UNGGUL
Ulasan singkat seputar keistimewaan Islam dalam konsep ketuhanan
(Bagian satu dari dua tulisan)

Penulis : Jafar Salih Siregar

Menjadi sebuah momentum tepat bagi ummat Islam, pada hari dimana orang-orang kristiani merayakan kelahiran “tuhan” mereka, untuk menjelaskan keistimewaan aqidah Islam dibandingkan ajaran kristiani dan ajaran-ajaran lainnya. Konsep ilahiyah (ketuhanan) yang berbeda lagi sesuai dengan fitrah dan akal sehat yang diusung oleh Islam sebagai ajaran turun-temurun semenjak Adam Alaihissalaam hingga utusan terakhir Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Bahwa Islam bukan hanya sekedar meyakini keesaan Allah pada dzat dan perbuatannya (rububiyah) semata, akan tetapi lebih daripada itu, Islam mengajarkan keesaan Allah pada hak mutlaknya sebagai satu-satunya Dzat yang berhak menerima peribadahan (uluhiyah). Baca lebih lanjut

Memahami Hakikat ‘Isa ‘Alaihissalam [Tuhan Menurut Nashrani yang Dianggap Anak Zina Oleh Yahudi]

Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- yang kemudian disampaikan oleh beliau dan para Shahabat -radhiyallahu ‘anhum- kepada manusia hingga sampai kepada kita di zaman ini memberikan banyak pengetahuan kepada kita tentang hakikat agama ahlul kitab sebelum kita, Yahudi dan Nashrani.

Diantara perkara besar yang dijelaskan dengan sangat gamblang dalam Al-Qur’an adalah kisah seorang Nabi yang agung, salah seorang ulul ‘azmi diantara para Rasul, dialah Nabiyullah ‘Isa putera Maryam alaihissalam. Kaum Yahudi dan Nashrani telah berselisih tentang hakikat ‘Isa ‘alaihissalam. Yahudi mengatakan bahwa beliau adalah anak hasil zina dan mereka memeranginya dan berusaha untuk membunuhnya. Adapun Nashrani mereka menganggap bahwa ‘Isa adalah Tuhan atau anak Tuhan atau salah satu dari yang tiga (Trinitas). Baca lebih lanjut

Fatwa : Hukum Jual Beli Untuk Keperluan Natal

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saya punya usaha advertising. Beberapa hari yang lalu saya kedatangan konsumen dari aktifis gereja yang hendak memesan spanduk, backdroop, dan mug/souvenir dll untuk kebutuhan natal, sudah saya kasih harga, namun belum deal. Mohon saran dan masukannya tentang transaksi tersebut ditinjau dari hukum syariah. Atas responnya saya ucapkan Jazakumullah khairan, ustadz.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Andi Gunawan

Jawaban: Baca lebih lanjut

Bolehkah Seorang Muslim Mengikuti Natal Bersama dan Tahun Baru ?

Penyusun: Ummu Aiman | Muraja’ah: Ustadz Abu Salman

Setiap bulan Desember umat nasrani merayakan hari raya agama mereka, yaitu Hari Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember. Mendekati bulan ini, beberapa sudut pertokoan mulai ramai dengan hiasan natal. Supermarket-supermarket yang mulanya sepi-sepi saja, kini dihiasi dengan pernak-pernik natal. Media massa pun tidak ketinggalan ikut memeriahkan hari raya ini dengan menayangkan acara-acara spesial natal.

Disudut kampus, seorang mahasiswi berkerudung menjabat tangan salah seorang teman wanitanya yang beragama nasrani sambil berkata, “Selamat Natal ya…” Aih-aih, tidak tahukah sang muslimah ini bagaimana hukum ucapan tersebut dalam syariat Islam?

Saudariku, banyak sekali umat Islam yang tidak mengetahui bahwa perbuatan ini tidak boleh dilakukan, dengan tanpa beban dan tanpa merasa berdosa ucapan selamat natal itu terlontar dari mulut-mulut mereka. Mereka salah kaprah tentang toleransi beragama sehingga dengan gampang dan mudahnya mereka mengucapkan selamat natal pada teman dan kerabat mereka yang beragama nasrani. Lalu bagaimana sebenarnya pandangan islam dalam perkara ini? Berikut ini adalah bahasan seputar natal yang disusun dari beberapa fatwa ulama. Baca lebih lanjut

Bolehkah Menjual Pernak-Pernik Natal dan Tahun Baru?

Bolehkah Menjual Pernak-Pernik Natal

Pertanyaan:

Bolehkah saya membuat mainan atau pernik-pernik untuk dijual pada perayaan natal, valentine, tahun baru atau yang lainnya. Namun saya tidak mendesain makhluk hidup, karena saya tahu itu haram. Saya hanya mendesain bunga-bunga dan saya tulis kata-kata indah.

Jawaban:

Alhamdulillah washshalatu wassalamu `ala rasulillah.. Baca lebih lanjut