Abu Bakar Al-Baghdadiy

Fatwa Syaikh Shalih As-Suhaimi Tentang Khilafah Khayalan Versi ISIS

Posted on Updated on

Penanya: Semoga Allah ta’ala mencurahkan kebaikan kepada Anda… Mohon penjelasan tentang Khilafah Islamiyah yang dideklarasikan kemarin..

Jawab :

Saudaraku… Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Telah tampak berbagai kerusakan di daratan dan lautan, akibat perbuatan tangan manusia.” (QS. Ar-Rum : 41). Kerusakan disini bisa disebabkan oleh sikap esktrim (radikal) atau sebaliknya, disebabkan oleh sikap lembek (deradikal).

Kerusakan yang disebabkan oleh sikap Tafrith (Deradikal), contohnya adalah sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang mulhid, sekuler, dan liberal. Serta orang-orang yang menyeru kepada kemungkaran, kekejian, perbuatan merusak, ‘kebebasan’ (alias kebablasan) dan kedungungan. Ini point yang pertama.

Kedua: Kerusahan yang disebabkan oleh para penyeru ifrath ( sikap Radikal), seperti yang dilakukan oleh orang-orang khawarij dan semua kelompok yang sejalan dengan prinsip mereka.

Hari ini orang-orang dungu mempoklamatirkan berdirinya Daulah Khilafah Islamiyyah (yang sejatinya hanya) khayalan. Sebenarnya ini cerita lama yang telah kami ketahui sejak 80 tahun lalu. Mereka membai’at seorang khalifah secara sembunyi-sembunyi , hal ini dikarenakan metode mereka dalam beragama nyleneh. Setiap dari mereka membai’at orang yang majhul (tidak dikenal atau tidak jelas ) secara sembunyi-sembunyi.َ Baca entri selengkapnya »

Iklan

Pernyataan Ulama Besar Madinah An-Nabawiyah Terkait Berdirinya Khilafah ISIS

Posted on

Seruan Ulama Besar Ahlus Sunnah Terkait ISIS
Seruan Ulama Besar Ahlus Sunnah Terkait ISIS

Ulama Besar Arab Saudi, Ahli Hadits Kota Suci Madinah, Asy-Syaikh Al-‘Allamah Al-Muhaddits Abdul Muhsin bin Hamd Al-‘Abbad Al-Badr  hafizhahullah berkata dalam risalah “Fitnatul Khilafah Ad-Da’isyiah Al-‘Iraqiyah Al-Maz’umah” di website resmi beliau,

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله وحده وصلى الله وسلم على من لا نبي بعده نبينا محمد وعلى آله وصحبه. أما بعد؛

Sungguh telah lahir di Iraq beberapa tahun yang lalu, sebuah kelompok yang menamakan diri Daulah (Negara) Islam Iraq dan Syam, dan dikenal dengan empat huruf awal nama daulah khayalan tersebut yaitu [داعش] (ISIS), dan muncul bersamaan dengan itu, sebagaimana yang disebutkan oleh sebagian orang yang mengamati tingkah pola dan pergerakan mereka, sejumlah nama sebagai julukan bagi anggota mereka dengan sebutan: Abu Fulan Al-Fulani atau Abu Fulan bin Fulan, kuniah (julukan) yang disertai penisbatan kepada negeri atau kabilah, inilah kebiasaan orang-orang majhul (yang tidak dikenal), bersembunyi di balik julukan dan penisbatan.

Selang beberapa waktu terjadi peperangan di Suriah antara pemerintah[1] dan para penentangnya, masuklah sekelompok orang dari ISIS ini ke Suriah, bukan untuk memerangi pemerintah, akan tetapi memerangi Ahlus Sunnah yang menentang pemerintah dan membunuh Ahlus Sunnah dengan cara yang sangat kejam, dan telah masyhur cara membunuh mereka terhadap orang yang ingin mereka bunuh, dengan menggunakan pisau-pisau yang merupakan cara terjelek dan tersadis dalam membunuh manusia. Baca entri selengkapnya »