adab islami

Menguap, Bersin, Sendawa dan Kentut

Posted on

Bersin, Sendawa, Menguap, dan Kentut termasuk aktivitas yang hampir setiap hari terjadi pada diri kita atau minimal kita melihat orang lain melakukannya. Termasuk keistimewaan syari’at Islam yang mulia adalah tidak satupun aktivitas seorang manusia melainkan telah ada petunjuk dan aturannya di dalam ajaran islam. Berikut ini akan disajikan sebuah tulisan yang dirangkum dari berbagai sumber terkait asal-usul, faktor penyebab dan beberapa adab islami terkait keempat aktivitas tersebut. Semoga dengan mempraktekkan adab-adab syar’i tersebut dapat menjadi tambahan kebaikan bagi kita semua. Wa billahittaufiq Baca entri selengkapnya »

Iklan

Hukum Berbicara Ketika Khutbah Jum’at

Posted on

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Ketika menghadiri shalat Jum’at di masjid, tentu terdapat adab yang mesti diperhatikan. Di antara adab tersebut adalah diam ketika imam berkhutbah.

Berbagai Hadits yang Menunjukkan Larangan

Dalam hadits riwayat Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا

Barangsiapa yang berwudhu, lalu memperbagus wudhunya kemudian ia mendatangi (shalat) Jum’at, kemudian (di saat khutbah) ia betul-betul mendengarkan dan diam, maka dosanya antara Jum’at saat ini dan Jum’at sebelumnya ditambah tiga hari akan diampuni. Dan barangsiapa yang bermain-main dengan tongkat, maka ia benar-benar melakukan hal yang batil (lagi tercela) ” (HR. Muslim no. 857) Baca entri selengkapnya »

Wahai Anakku, Beginilah Cara Rasulullah Minum

Posted on Updated on

Para ibu muslimah yang semoga dirahmati oleh Allah, mendidik anak adalah salah satu tugas mulia seorang ibu. Ketika kita berusaha untuk mendidik anak kita sebaik mungkin dan dengan mengharapkan ridha Allah, maka usaha kita tersebut dapat berbuah pahala. Bagaimana tidak, bukankah membina anak agar menjadi generasi yang sholih dan sholihah adalah salah satu bentuk jihadnya para ibu?
Salah satu bentuk pengajaran kepada si kecil adalah mengajarinya tentang adab dan akhlak mulia dalam Islam. Karena bagaimanapun, seorang ibu memiliki peran yang sangat besar dalam pembentukan pribadi anak. Jika sang ibu berakhlak baik maka si kecil pun akan meniru ibunya karena biasanya waktu anak lebih banyak bersama ibunya. Diantara adab yang semestinya kita ajarkan kepada si kecil adalah adab ketika minum. Baca entri selengkapnya »

Sejarah Dari Tradisi “Bersulang” [Awas! Jangan Suka Ikut-Ikutan]

Posted on Updated on

toast

Tradisi bersulang awal mulanya dilakukan dengan ritual minum anggur. Tradisi ini kemudian digantikan dengan roti panggang oleh masyarakat Roma. Diharapkan, kesehatan dan kebahagiaan pasangan pengantin dan para tamu yang hadir pada pesta pernikahan terwujud. Apa pun bentuknya, ritual bersulang ini telah menjadi bagian penting dari resepsi pernikahan itu sendiri.

Tradisi bersulang yang dilakukan pada saat pernikahan memiliki sejarah yang panjang. Tradisi itu dimulai pada abad keenam sebelum Masehi di Yunani dengan menuangkan anggur pada kendi. Para tamu pertama kali akan meminumnya sekaligus memastikan tidak ada racun yang dicampur dalam anggur tersebut. Setelah itu, orang-orang Yunani akan meminumnya dan memastikan keheningan dan bahkan digunakan untuk mencegah perceraian.

Tradisi ini sekitar seratus tahun kemudian diikuti bangsa Roma, tetapi dengan alasan yang berbeda. Pada tahun 1800-an tradisi bersulang di Roma digantikan dengan roti panggang. Dengan bersulang roti panggang diharapkan kesehatan dan kebahagian bagi pasangan pengantin dan para tamu yang menghadiri pesta pernikahan terwujud. Baca entri selengkapnya »

Bagaimana Bila Dahan Pohon Tetangga Berada di Tanah Kita?

Posted on Updated on

pohon-tetangga

Syekh Abdurrahman as Sa’di mengatakan, “Jika dahan atau ranting pohon menjalar ke tanah atau udara orang lain, dan orang tersebut tidak merelakan keberadaan dahan tersebut, maka pemilik pohon diperintahkan untuk memangkas dahan tersebut. Jika dia tidak mau maka pemilik tanah menekuk dahan tersebut tanpa memotongnya, jika memungkinkan. Jika tidak bisa disingkirkan kecuali dengan dipotong maka pemilik tanah boleh memotongnya, dan dia tidak memiliki kewajiban untuk memberikan ganti, terkait pemotongan dahan tersebut.

Sebagian ulama berpendapat bahwa pemilik tanah tidak boleh mengharuskan pemilik pohon untuk menyingkirkan dahan tersebut, jika keberadaan dahan tersebut tidak mengganggu atau merugikan pemilik tanah. Membiarkan juluran dahan pohon itu lebih layak untuk diperbolehkan daripada kebolehan membuat atap dengan bertumpu pada tembok milik tetangga yang disebutkan dalam hadis.

Jika memang dahan tersebut mengganggu maka gangguan harus dihilangkan tanpa menimbulkan gangguan yang semisal (baca: dengan memberikan ganti rugi, pent.).” (Majmu’ Al-Fawaid wa Iqtinash Al-Awabid, hlm. 112–113) Baca entri selengkapnya »

Tilawah Al-Qur’an Dan Adab-Adabnya

Posted on Updated on

Seorang muslim meyakini kesucian dan keutamaan kalamullah, kalam yang paling utama dan sempurna; tidak ada cela dan kebatilan sedikitpun padanya. Al-Qur`an merupakan sebaik-baik dan sebenar-benarnya kalam, barangsiapa yang berhukum dengan Al-Qur`an pasti ia akan berada di atas keadilan dan jauh dari kezhaliman. Dan barangsiapa yang berpegang teguh dengan Al-Qur`an (dan Al-Hadits) sebagai jalan hidupnya dalam segala aspek kehidupanya maka -dengan idzin Allah Ta’ala- hidupnya akan sukses di dunia hingga di akhirat kelak. Namun hal itu tidak akan bisa tercapai kecuali jika kita mempelajari dan melaksakannya dalam kehidupan sehari-hari. Maka kita -sebagai seorang muslim- tidaklah pantas melupakan Al-Qur`an dan mengambil hukum lain dalam menyelesaikan permasalahan hidup. Dengan tilawah (membaca) dan memahami Al-Qur`an terus menerus, sedikit demi sedikit, Insya`Allah akan kita dapatkan berbagai macam ilmu pengetahuan yang menambah keimanan kita.

Sebelum memasuki pembahasan inti (Tilawah Al-Qur`an & adab-adabnya) sebaiknya kita ketahui terlebih dahulu tentang makna Al-Qur`an, keutamaan – keutamaannya dan kewajiban-kewajiban yang bertautan dengannya, agar menambah semangat dalam Tilawah dan menjaga adab-adab terhadapnya. Baca entri selengkapnya »

Jauhilah Perbuatan Jail

Posted on Updated on

Islam dengan syari’atnya yang agung memerintahkan seluruh bentuk perilaku yang baik dalam pergaulan dengan sesama manusia. Apapun yang layak dilakukan terhadap orang lain maka diperintahkan. Di antaranya ialah agar seseorang bersikap lapang menghadapi perilaku sesamanya. Ini salah satu bentuk perilaku baik yang dianjurkan oleh Islam. Ialah menjadikan sesuatu yang dirasa melapangkan jiwa dan memudahkan perkara untuk ditunaikan dan disikapi maka itulah yang dikehendaki oleh syari’at Islam. Seseorang tidak boleh membebani diri sendiri maupun orang lain dengan sesuatu yang tidak sanggup ditanggung oleh tabiat jiwanya.

Oleh karenanya, seluruh manusia hendaknya bersyukur atas apa yang dia dapati dari orang lain berupa perilaku yang baik maupun tutur kata yang santun. Dan seluruh orang hendaknya memaklumi segala bentuk kekurangan serta bisa bersikap santun terhadap yang lebih rendah kebaikannya atas kerendahannya tersebut dan tidak memburukkannya atas kekurangannya. Seperti tidak merendahkan si fakir karena kefakirannya, tidak merendahkan si buruk karena keburukan rupanya. Namun ia harus bisa bergaul dengan seluruh manusia dengan kelembutan, dan membalas setiap kebaikan dengan yang setimpal sesuai dengan situasi dan kondisinya berdasarkan pada kelapangan dada-dada semuanya. Alloh azza wajalla berfirman (artinya):

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh. (QS. al-A’rof [7]: 199) Baca entri selengkapnya »

Hormatilah Guru dan Ulama’ [Atau Engkau Akan Diharamkan Dari Ilmu Mereka] !

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم

pen

Al-Hafizh Al-Hakamy رحمه الله berkata dalam “Al-Mimiyah”:

Dan nasehat berikanlah pada pera penuntut ilmu dengan ikhlash
Secara tersembunyi dan terang-terangan, Dan guru itu hormatilah

Asy-Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr حفظه الله menjelaskan dalam syarahnya hal. 84-86:

Nasehat adalah menginginkan kebaikan bagi orang lain. Dan engkau mencintai bagi mereka apa yang engkau cintai bagi dirimu. Jika Allah تعالى telah memuliakan dan menganugerahimu ilmu dan keutamaan, maka tularkanlah hal itu kepada yang lain. Agar mereka juga mendapatkan manfaat.

Dan lakukan semua itu dengan ikhlash mengharap balasan dari Allah تعالى. Janganlah niatmu itu demi mendapatkan balasan dari mereka, akan tetapi haraplah pahala akhirat. Baca entri selengkapnya »