ahli kitab

Antara Islam KTP dan Kristen KTP

Posted on

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Islam KTP, istilah yang sering digunakan untuk menyebut seorang muslim yang tidak mengenal masjid. Dia berstatus muslim karena orang tuanya muslim, tinggal di lingkungan muslim, meskipun tidak pernah mencium masjid, selain jumatan. Jauh dari karakter militan yang kuat agamanya. Tahunya mereka kerja dan kerja. Soal syariat, itu urusan kiyai.

Layaknya muslim KTP, penganut agama model KTP juga banyak dijumpai di umat beragama lainnya. Bahkan tidak salah jika kita nyatakan ‘lebih banyak’. Karena sebagian besar penganut agama, hanya menjadikan agamanya sebagai status saja, dan bukan sebagai prinsip menyeluruh dalam hidupnya. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kisah George dan Idul Adh-ha … [Must Read!]

Posted on

Mohon dibaca dan direnungi berdasarkan realita kita dengan seksama…

George (50 th) tinggal bersama istri, dan dua orang anaknya (Tony & Julia) di Washington. Menjelang datangnya bulan Dzul Hijjah, George dan istri serta anak-anaknya mengikuti berita-berita seputar penentuan tanggal 1 Dzul Hijjah.

George aktif menyimak berita di radio. Istrinya menyimak lewat televisi. Sedangkan Tony rajin searching di internet.

Ketika pengumuman tanggal 1 Dzul Hijjah diumumkan, George sekeluarga bersiap-siap untuk menyambut Iedul Adha yang bertepatan dengan tanggal 10 Dzul Hijjah, setelah acara wukuf di Arafah tanggal 9-nya.

Keesokannya, mereka sekeluarga pergi ke desa untuk membeli domba sesuai kriteria syari untuk dijadikan hewan kurban (udhiyyah), yaitu: tidak boleh buta sebelah, pincang, atau terlalu kurus. Mereka berniat menyembelihnya begitu hari raya tiba. Baca entri selengkapnya »

Sejarah Terompet di Tahun Baru (Meniup Terompet Adalah Tradisi Yahudi)

Posted on Updated on

Sejarah Terompet di Tahun Baru

Seluruh penjuru dunia telah menyambut pergantian tahun. Seperti negara-negara lain di dunia, masyarakat di Indonesia pun juga demikian. Jika di beberapa negara Asia, seperti Jepang, Korea, dan China, masyarakatnya menghabiskan malam Tahun Baru dengan mengunjungi tempat ibadah untuk berdoa. Maka di Indonesia, meniup terompet sudah menjadi tradisi masyarakat saat menyambut pergantian tahun.

Sayangnya, hingga saat ini tak banyak orang yang tahu mengapa terompet dipilih untuk menyambut datangnya tanggal 1 Januari!! Mereka juga tak tahu hukumnya menurut syariat Islam!!! Baca entri selengkapnya »

Islam Jauh Lebih Unggul

Posted on

بسم الله الرحمن الرحيم

ISLAM JAUH LEBIH UNGGUL
Ulasan singkat seputar keistimewaan Islam dalam konsep ketuhanan
(Bagian satu dari dua tulisan)

Penulis : Jafar Salih Siregar

Menjadi sebuah momentum tepat bagi ummat Islam, pada hari dimana orang-orang kristiani merayakan kelahiran “tuhan” mereka, untuk menjelaskan keistimewaan aqidah Islam dibandingkan ajaran kristiani dan ajaran-ajaran lainnya. Konsep ilahiyah (ketuhanan) yang berbeda lagi sesuai dengan fitrah dan akal sehat yang diusung oleh Islam sebagai ajaran turun-temurun semenjak Adam Alaihissalaam hingga utusan terakhir Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Bahwa Islam bukan hanya sekedar meyakini keesaan Allah pada dzat dan perbuatannya (rububiyah) semata, akan tetapi lebih daripada itu, Islam mengajarkan keesaan Allah pada hak mutlaknya sebagai satu-satunya Dzat yang berhak menerima peribadahan (uluhiyah). Baca entri selengkapnya »

Meniru-niru Orang Kafir Hukum, Macam-Macam Dan Dampaknya

Posted on

Meniru-niru Orang Kafir
Hukum, Macam-Macam Dan Dampaknya

Oleh : Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan

A. Hukum Taqlid Kepada Orang Kafir

Meniru kaum kuffar dalam hal-hal yang menjadi kekhasan mereka atau adat mereka adalah haram dan diancam dengan ancaman yang keras, karena itu merupakan bentuk wala’ kepada mereka. Padahal Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:

من تشبه بوقم فهو منهم

“Barangsiapa bertasyabbuh (menyerupai) dengan suatu kaum maka ia termasuk dari mereka.” (HR. Ahmad, Abu Daud dan di-shahih-kan oleh Ibnu Hibban) Baca entri selengkapnya »

Pluralisme, Paham yang [PASTI] Terbantahkan

Posted on Updated on

Islam, -sebagai agama yang diridhai oleh Allah-, tidak henti-hentinya menghadapi berbagai macam tantangan. Tantangan yang cukup serius adalah tantangan di bidang pemikiran keagamaan, baik internal maupun eksternal.

Kita sudah mafhum, fanatisme, taklid buta, bid’ah, dan khurafat (kesyirikan) telah menjadi tantangan internal bagi Islam. Namun, masuknya pluralisme[1] ke dalam wacana pemikiran Islam telah menjadi salah satu tantangan eksternal yang sangat berbahaya karena berusaha meruntuhkan konstruksi tauhid dalam Islam.

Misi Tauhid = Misi Para Nabi

Pembaca yang dimuliakan Allah, Allah ta’ala telah mengutus Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengeluarkan manusia dari kesyirikan menuju tauhid sebagaimana Dia mengutus para nabi dan rasul sebelum beliau. Allah ta’ala berfirman,

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ (٣٦)

“Dan sungguhnya Kami telah mengutus seorang rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah segala bentuk penyembahan kepada thaghut.” (An Nahl: 36). Baca entri selengkapnya »

Siapakah Ahlul Kitab? [Apakah Mereka Kafir? Apakah Majusi, Shabi’un, Hindu, Budha, Konghucu, dan yang Lainnya Termasuk Ahlul-Kitaab ?]

Posted on Updated on

Pembahasan mengenai Ahlul-Kitab sangatlah penting karena terdapat beberapa hukum Islam yang terkait dengan mereka. Allah ta’ala telah memberikan satu kekhususan bagi mereka yang tidak didapatkan oleh kaum yang lain, seperti : kebolehan menikahi wanita mereka, kebolehan memakan sembelihan mereka, dan yang lainnya. Oleh karena itu, di sini akan saya tuliskan beberapa point penting yang terkait dengan mereka. Baca entri selengkapnya »