Ahlul Bait

Riwayat Syi’ah Dalam Ash-Shahihain (Tanggapan Atas Habib Rizieq Syihab)

Posted on

Riwayat Syi’ah Dalam Ash-Shahihain
(Tanggapan Atas Habib Rizieq Syihab)

Alhamdulillah was shalaatu was salaamu ‘ala Rasuulillaah, ‘amma ba’du, Sebelum memberikan tanggapan, alangkah baiknya jika kita merenungkan sejenak firman Allah berikut:

{وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ} [التوبة: 71]

Kaum mukminin dan mukminat satu sama lain saling menjadi wali. Mereka ber-amar ma’ruf nahi munkar, mendirikan shalat, membayar zakat, serta menaati Allah dan RasulNya. Merekalah yang kelak akan dirahmati Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa dan Bijaksana (At Taubah: 71).

Dalam ayat ini, Allah menjelaskan sejumlah karakter yang dimiliki orang-orang beriman (baik laki-laki maupun perempuan). Baca entri selengkapnya »

Iklan

[DOWNLOAD] Sejarah & Ritual Syiah di Indonesia

Posted on Updated on

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Segala puji bagi Allah, yang telah memberi petunjuk kepada kita ke jalan yang lurus. Jalan beragama yang ditempuh para sahabat dan ahlul bait. Semoga Allah memberi kekuatan untuk senantiasa istiqamah di atas kebenaran.

Alhamdulillah, sekitar 2 bulan yufid menjalankan program penyebaran DVD syiah dengan bantuan dana dari para donatur. Selama kurun itu, DVD yang telah disebarkan kurang lebih 3000 keping. Kami haturkan jazaakumullah khoiran kepada para donatur, semoga menjadi amal sholeh di hari kiamat.

Selanjutnya, kami sangat yakin, tidak semua pembaca memilikinya atau minimal telah menyimak isi DVD itu. Oleh karena itu, bagi anda yang belum sempat memilikinya atau belum sempat menyimaknya, kami telah menyediakan link download untuk konten DVD gratis tersebut, sebagai berikut: Baca entri selengkapnya »

10 Pelajaran dari Kisah Abu Thalib Ketika Menjelang Wafatnya

Posted on

Dalam shiroh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dijelaskan bahwa paman Nabi -Abu Tholib- biasa melindungi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari gangguan kaumnya. Perlindungan yang diberikan ini tidak ada yang menandinginya. Oleh karenanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengharapkan hidayah itu datang pada pamannya. Saat menjeleng wafatnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjenguk pamannya tersebut dan ingin menawarkan pamannya masuk Islam. Beliau ingin agar pamannya bisa menutupi hidupnya dengan kalimat “laa ilaha illallah” karena kalimat inilah yang akan membuka pintu kebahagiaan di akhirat. Berikut kisah yang disebutkan dalam hadits.

Dari Ibnul Musayyib, dari ayahnya, ia berkata, “Ketika menjelang Abu Tholib (paman Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-) meninggal dunia, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menemuinya. Ketika itu di sisi Abu Tholib terdapat ‘Abdullah bin Abu Umayyah dan Abu Jahl. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan pada pamannya ketika itu, Baca entri selengkapnya »

Kumpulan Video Bukti NYATA Kesesatan Syi’ah Rafidhah

Posted on

syiah-sesat
syiah-sesat

Berikut ini kami hadirkan lebih dari lima puluh video yang dapat Anda download dan saksikan sendiri betapa kesesatan, kezindiqan dan kekufuran Syi’ah Rafidhah begitu nyata. Semoga Allah menyelamatkan kita dan anak keturunan kita serta kaum muslimin seluruhnya dari bahayanya agama Syi’ah Rafidhah ini : Baca entri selengkapnya »

Download Ebook : Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah di Indonesia

Posted on Updated on

Beberapa waktu yang lalu telah diposting berita gembira tentang akan terbitnya sebuah buku yang disusun oleh MUI Pusat guna memberikan penjelasan kepada ummat Islam di Indonesia tentang hakikat dari sekte/firqah/aliran Syi’ah, buku ini sekaligus merupakan jawaban dari pertanyaan berbagai pihak tentang kejelasan sikap MUI terhadap aliran sesat bahkan kufur ini.

Alhamdulillah, kini buku tersebut telah terbit dengan judul “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah di Indonesia” yang disusun oleh Tim Penulis MUI Pusat yang merupakan gabungan dari Komisi Fatwa dan Komisi Pengkajian MUI Pusat. Baca entri selengkapnya »

[Kajian Tematik] Renungan Hati dan Nasihat bagi Kaum Muslimin & Penjelasan Ghadir Khum dan Perayaan Hari Asyura

Posted on Updated on

Kajian tematik, menggantikan jadwal kajian kitab ‘Umdatul Ahkam yang rutin dibahas Ustadz Abu Qatadah tiap Sabtu pagi di Radio Rodja dan RodjaTV. Kali ini, pada Sabtu pagi, 5 Muharram 1435 / 9 November 2013, pukul 09:00-11:30 WIB, Ustadz Abu Qatadah membahas tentang Renungan Hati dan Nasihat bagi Kaum Muslimin, kemudian pada pertengahan sesi, dapat kita jumpai pembahasan tematik Penjelasan Ghadir Khum dan Perayaan Hari Asyura. Simak kajian berdurasi 2 jam termasuk tanya-jawabnya ini, atau silakan langsung didownload dan dibagikan ke saudara-saudara kita.

Ringkasan Ceramah Agama Islam

Hari Asyura, 10 Muharram

Asyura, 10 Muharram, di tengah-tengah kaum Muslimin, ada di antara sunnah dan bid’ah. Dan akan diungkapkan hadits-hadits tentang Asyura dan Muharram. Baca entri selengkapnya »

Taqiyah Salah Satu Rukun Agama Syi’ah

Posted on Updated on

TAQIYAH, RUKUN AGAMA SYI’AH

Taqiyah menurut kaum Muslimin adalah sebuah istilah yang pemahamannya hanya terarah kepada satu arti Yaitu “Dusta”. Adapun menurut Syi’ah taqiyah berarti perbuatan seseorang yang menampakkan sesuatu berbeda dengan apa yang ada dalam hatinya, artinya nifaq dan menipu dalam usaha mengelabui atau mengecoh manusia. Taqiyah adalah satu prinsip dari prinsip-prinsip kesesatan mereka. Taqiyah memiliki kedudukan yang luar biasa, mereka telah menempatkannya dalam tempat pengagungan dan pengkultusan, hingga mereka menjadikannya sebagai asas dalam agama mereka, dengan taqiyah seorang hamba akan mendapatkan pahala dan ihsan dari Allah.

Taqiyah adalah satu rukun dari rukun-rukun agama mereka, seperti halnya shalat. Ibnu Babawaih mengatakan:“Keyakinan kami tentang taqiyah itu adalah dia itu wajib. Barangsiapa meninggalkannya maka sama dengan meninggalkan shalat.”[Al-I’tiqadat, hal.114]. Baca entri selengkapnya »

Rahib Syi’ah : Faathimah Itu ISTRI Allah! [#Edisi Syi’ah Kufur]

Posted on Updated on

Pendeta Syiah ini, Ridwan darwish, ditanya kenapa Allah menyebutkan nama Maryam dalam Al-Qur’an terang-terangan sedangkan fatimah Az-Zahrah tidak ada satupun disebutkan secara terang-terangan?

Pertama Pendeta Syiah ini mengartikan nama maryam dengan KHADIMAH/PEMBANTU menganalogikan dengan seorang raja yang memliki istri dan pembantu. Jika istri raja disebutkan di depan khalayak maka sang raja akan marah. tapi kalau pembantu disebutkan di depan umum kalau dia melakukan ini dan itu, maka raja tidak akan marah.

Kemudian Rabi Syiah itu memperjelas, oleh karena itu karena Maryam adalah pembantu Allah maka Allah menyebutkan namanya 20 kali dalam Al-Qur’an, sedangkan Ftimah adalah ISTRI ALLAAAAH, maka Allah sembunyikan namanya dan tidak menyebutkan di dalam Al-Qur’an.

Yang bisa bahasa arab simak baik-baik video ini,

Baca entri selengkapnya »

Keutamaan (DUSTA) Nikah Mut’ah [Koplak 100%]

Posted on

Pertama-tama ulama syiah ini semangat memaparkan tentang keutamaan MUT’AH (secara DUSTA), kemudian setelahnya ada seorang jamaah yang bertanya “kalau memang MUT’AH itu besar pahalanya, kenapa ulama-ulama syiah enggan Mut’ahkan anaknya kepada orang lain?” dan lihatlah jawaban sang ulama syiah ini dalam video berikut :

Baca entri selengkapnya »

Alhamdulillah.. MUI Pusat Terbitkan Buku Tentang Kesesatan Syi’ah

Posted on

Buku MUI Pusat tentang KESESATAN Syi'ah
Buku MUI Pusat tentang KESESATAN Syi’ah

Tanda tanya besar masyarakat serta kesimpangsiuran berita, pernyataan dan opini tokoh tentang Syiah akhirnya terjawab dengan terbitnya buku Panduan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengenai aliran dan paham Syiah pada september 2013, dengan judul buku “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah di indonesia.”

Buku ini disusun oleh Tim Penulis MUI Pusat yang terdiri dari DR. (HC) KH. Ma’ruf Amin (Ketua MUI Pusat), Prof. Dr. Yunahar Ilyas (Wakil Ketua MUI Pusat), Drs. H. Ichwan Sam (Sekjend MUI Pusat) dan Dr. Amirsyah (Wakil Sekjend MUI Pusat) dengan pelaksana dari Tim Khusus Komisi Fatwa dan Komisi Pengkajian MUI Pusat yang terdiri dari, Prof. Dr. Utang Ranuwijaya, Dr. KH. Cholil Nafis, Fahmi Salim, MA., Drs. Muh. Ziyad, MA., M. Buchori Muslim, Ridha Basalamah, Prof. Dr. H Hasanuddin AF, Dr. H. Asrorun Ni’am Sholeh, MA., Dr. H. Maulana Hasanuddin dan Drs. H. Muh. Faiz, MA.

Meskipun belum berupa fatwa, namun buku ini merupakan keterangan resmi dari MUI Pusat mengenai kesesatan  Syiah sebagaimana dijelaskan oleh Tim Penulis dalam kata pengantar, “Buku saku ini dimaksudkan untuk menjadi pedoman umat Islam Indonesia dalam mengenal dan mewaspadai penyimpangan Syi’ah, sebagaimana yang terjadi di Indonesia, sebagai ‘Bayan’ resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan tujuan agar umat Islam tidak terpengaruh oleh faham Syi’ah dan dapat terhindar dari bahaya yang akan mengganggu stabilitas dan keutuhan NKRI.” (hlm. 7-8) Baca entri selengkapnya »

Syi’ah Merusak Ikrar Tauhid Dalam Kalimat Talbiyah

Posted on Updated on

Kaum syi’ah Rafidhah Merusak Kekhusyu’an Ibadah Haji
“Labbaika Ya Husein” Menjadi Pengganti “Labbaika Allahumma Labbaik”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan setiap muslim yang mendapat karunia melaksanakan haji untuk melantunkan talbiah. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertalbiyah dengan tauhid, yaitu:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ. رواه مسلم

“Labbaika Allahumma Labbaik, Labbaika Laa Syariika Laka Labbaik, Innal Hamda wan Ni’mata Laka wal Mulk, Laa Sayriika Lak.”

“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan hanyalah kepunyaan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu”.

Kalimat tauhid ini dilantunkan sejak calon haji berihram sampai sebelum melontar Jumrah Aqabah hari ke -10 Dzulhijjah. Baca entri selengkapnya »

[Download] Ringkasan Kitab “Mausu’ah ‘Aisyah Ummul Mu’minin”

Posted on Updated on

Buku ini merupakan ensiklopedi ilmiah tentang berbagai sisi kehidupan dan keutamaan Ibunda Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, menukil sisi kehidupan beliau dari sisi yang berbeda, mengenal beliau lebih dekat, sifatnya, dan hubungannya yang terjalin antara beliau dengan Rasulullah -shallallahu ’alaihi wa sallam- dan ahlul bait. Termasuk berkenaan dengan fitnah dan syubhat paling keji yang pernah dilontarkan kepada beliau. Buku ini juga membahas hukum bagi siapa saja yang mencela beliau dan berisi kumpulan bait-bait syair yang berisikan pujian untuknya.

Ringkasan buku ini mencantumkan beberapa topik penting yang diambil dari buku aslinya, mengacu kepada urgensi maksud dari penulisan buku ini. Topik utama dalam buku aslinya dijelaskan secara garis besar dengan disertakan dalil-dalilnya, derajat periwayatnya dan takhrij hadistnya. Sangat menarik bagi siapa saja yang ingin memperluas pengetahuannya tentang ummul mukminin ‘Aisyah -radhiyallahu ‘anha

Mungkin akan timbul pertanyaan, “Begitukah pentingkah kedudukan Ummul mukminin ‘Aisyah -radhiyallahu ‘anha- sehingga harus ditulis kitab khusus tentang kehidupan, keutamaan-keutamaan, serta pembelaan terhadap beliau?”

Jawabannya adalah: Iya, karena jika beliau tercemar nama baiknya maka tercemarlah agama Islam ini, dan celaan yang menjatuhkan beliau berarti juga celaan terhadap banyak hukum dan riwayat hadist yang diriwayatkan melalui jalur beliau. Yang berarti juga mencela kehormatan Rasulullah – shallallahu’alaihi wa sallam- dan mendustakan Allah Azza wa Jalla. Maka tatkala keadaannya seperti ini –banyak tuduhan dialamatkan kepada Ummul Mukminin- dan bermunculannya orang-orang yang meniti di atas jalannya kaum munafikin, mereka semua menuduh istri Rasulullah -shallallahu’alaihi wasallam- dengan tuduhan palsu dan dusta. Oleh sebab itu, sudah selayaknya kita membantah semua tuduhan tersebut dengan menampilkan keutamaan-keutamaan beliau, serta membelanya dari segala syubhat yang dilontarkan kepada beliau. Untuk itulah buku ini ditulis. Baca entri selengkapnya »

Keterputusan Sanad Ilmu dan Riwayat Madzhab Ja’fariyah dari Imam Ja’far Ash-Shodiq

Posted on Updated on

Keterputusan Sanad  Ilmu dan Riwayat Madzhab Ja’fariyah
dari Imam Ja’far Ash-Shodiq

Oleh : Al-Akh Dodi ElHasyimi -Hafizhahullah-

Sekte Syi’ah Rafidhah atau yang mengaku sebagai pengikut Madzhab Ahlul Bait atau Madzhab Ja’fari atau Syi’ah Itsna ‘Asyariyah yang berkembang di dunia saat ini yang berpusat di negeri Iran senantiasa mendeklarasikan dan mempropagandakan kepada kaum muslimin bahwa mereka adalah benar-benar pengikut Ahlul Bait pewaris ajaran Nabi yang sejati. Tapi, kenyataan yang pasti yang terdapat pada madzhab SESAT Ja’fary adalah : Secara ilmu dan riwayat madzhab ini tidak bisa dikatakan benar- benar mengikuti fiqh yg berasal dari Imam Jafar Ash-Shodiq -radhiyallahu ‘anhu-, atau Aimmah Itsna Asyariyyah.

Percayakah Anda ??? Silahkan dibaca uraian mengenai hal tersebut di bawah ini!!!!!

Terbukti dari apa yang dikatakan oleh ulama mereka yaitu Abu Ja’far Ath-Thusy seorang syekh dari golongan Syiah Imamiyyah, dapat kita lihat dari Kitab ‘Iddatul Ushul karya Syekh Ath-Thusi hal 137- 138 : Baca entri selengkapnya »