Ahlussunnah wal Jama’ah

[Silsilatudz Dzahab] Penjelasan Akidah Salaf Ahlussunnah Wal Jama’ah Tentang Dimanakah Allah? (Al-Ustadz Abdul Hakim Abdat)

Posted on

Iklan

Ringkasan Makna Dari Kata “Istawaa”

Posted on Updated on

Ringkasan Makna Istiwa’ Adalah Ma’lum (diketahui)

Telah diriwayatkan dari Al-Imam Malik dan guru beliau Rabi’ah bahwa beliau menjawab apa makna istiwa’, beliau mengatakan bahwa istiwa’ ghairu majhul (ma’lum, sesuatu yang telah diketahui)

Asy-syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘utsaimin rahmatullah alaihi menjelaskan bahwa istiwa’ ma’lum dari tinjauan Bahasa arab -yang mana Al-Qur’an turun dalam bahasa Arab kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabat yang mereka berbahasa dengan bahasa Arab.

Istiwa’ sendiri memiliki beberapa makna dalam bahasa Arab, yaitu maknanya disesuaikan kondisi kata istiwa’ itu sendiri, apakah dimutlakkan atau di taqyid (diikat) dengan huruf yang mengiringinya. Baca entri selengkapnya »

Syirik Membatalkan Amal [Seluruhnya!]

Posted on Updated on

*Materi :* Syirik Membatalkan Amal

*Pemateri:* Ust. Dr. Abdullah Roy, MA.

*Dalil-dalil terkait materi kali ini*:
– Az-Zumar : 65-66

*Catatan*
1. Besarnya bahaya kesyirikan, hingga seorang Nabi sekalipun akan batal amalannya apabila dia berbuat syirik, padahal mustahil seorang Nabi berbuat syirik.

Bahaya Kesyirikan

Posted on

Materi : Bahaya Kesyirikan

Pemateri : Ust. Dr. Abdullah Roy, MA.

Dalil-dalil terkait materi kali ini:
– An-Nisaa’ : 48
– Al-Maidah : 72

Catatan
1. Tauhid adalah amalan yang paling Allah cintai. Syirik adalah amalan yang paling Allah Benci.
2. Allah Maha Pengampun akan tetapi Allah tidak mengampuni dosa syirik.
3. Pelaku syirik akan kekal di dalam neraka dan tidak ada harapan baginya, apabila dia mati sebelum bertaubat dari dosa syiriknya.

Tambahkan faidah yang kamu dapatkan pada kolom komentar…

Tauhid, Syarat Mutlak Untuk Masuk Surga

Posted on Updated on

*Materi :*  Tauhid Syarat Mutlak Masuk Surga

*Pemateri:* Ustadz Dr. Abdullah Roy, MA.

*Dalil-dalil terkait materi kali ini*:
– Hadits Riwayat Al-Bukhari & Muslim dari ‘Ubadah bin Shamit :

[من شهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأن محمدا عبده ورسوله، وأن عيسى عبد الله ورسوله، وكلمته ألقاها إلى مريم وروح منه والجنة حق والنار حق أدخله الله الجنة على ما كان من العمل ” أخرجاه]

_”Barang siapa yang bersyahadat bahwa tidak ada sesembahan yang hak (benar) selain Allah saja, tiada sekutu bagiNya, dan Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba dan RasulNya, dan kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, serta Ruh dari padaNya, dan surga itu benar adanya, neraka juga benar adanya, maka Allah pasti memasukkanya ke dalam surga, betapapun amal yang telah diperbuatnya”_

– Hadits Riwayat Al-Bukhari & Muslim dari Itban :

[فإن الله حرم على النار من قال لا إله إلا الله يبتغي بذلك وجه الله]

_”Sesungguhnya Allah Subhanahu wata’ala mengharamkan neraka bagi orang-orang yang mengucapkan لا إله إلا الله dengan ikhlas dan hanya mengharapkan wajah Allah”_

*Catatan*
1. Orang yang bertauhid pasti masuk surga.
2. Mungkin saja orang yang bertauhid itu masuk neraka karena untuk menghapus dosanya, akan tetapi pada akhirnya dia akan masuk surga dan kekal di dalamnya.
3. Prioritas dakwah para Nabi adalah tauhid, diantara alasannya adalah karena keutamaan yang besar ini.

Tambahkan faidah yang kamu dapatkan pada kolom komentar…

Mengapa Kita Wajib Mempelajari Tauhid

Posted on Updated on

*Materi :*  Mengapa Kita Wajib Mempelajari Tauhid

*Pemateri:* Ustadz Dr. Abdullah Roy, MA.

*Dalil-dalil terkait materi kali ini*:
– Adz-Dzariyat : 56
– An-Nahl : 36

*Catatan*
1. Belajar Tauhid adalah kewajiban setiap muslim dan muslimah
2. Jin dan Manusia diciptakan untuk bertauhid
3. Para Nabi dan Rasul diutus untuk mengajak bertauhid

Tambahkan faidah yang kamu dapatkan pada kolom komentar…

20 Kesalahan Dalam Ber-aqidah

Posted on

Kondisi umat Islam sekarang ini sudah sedemikian memprihatinkan. Krisis multi dimensi dalam tatanan kehidupan beragama semakin terasa. Sosok muslim ideal yang sesuai dengan syariat telah ditinggalkan. Kesalahan-kesalahan dalam pengamalan sehari-hari mereka tampilkan, baik dalam bentuk lisan, amalan atau keyakinan. Dan lebih parah lagi mereka tidak sadar bahwa bila telah melakukan suatu kesalahan.

Oleh karena itu kami akan mengangkat kesalahan-kesalahan umat Islam dalam permasalahan aqidah yang telah menyebar dan begitu popoler di masyarakat. Semoga kita bisa mengambil manfaat darinya. Baca entri selengkapnya »

Aqidah Harus Dipahami Sesuai Dengan Zahir Nash

Posted on

Dalam sebuah buku berbahasa Indonesia, pernah disebut suatu syubhat yang menyesatkan orang awam yang tidak kritis. Penulisnya membawakan sebuah cerita tentang seorang syaikh berjenggot di Arab Saudi yang dalam memahami nash, serba kaku dan suka ngotot karena hanya berpegang pada zahirnya nash. Bahkan digambarkan, bahwa syaikh ini suka marah jika pendapatnya ditentang. Kebetulan, ia seorang buta.

Suatu ketika, datanglah seseorang kepadanya seraya membawakan sebuah ayat :

وَمَنْ كَانَ فِي هَٰذِهِ أَعْمَىٰ فَهُوَ فِي الْآخِرَةِ أَعْمَىٰ وَأَضَلُّ سَبِيلًا

Secara sepintas, arti ayat di atas adalah: Barangsiapa yang buta di dunia ini, niscaya di akhirat kelak iapun akan buta. [al-Isra’/17:72].

Jika ia tetap memahami ayat ini menurut zahirnya, maka ia harus menerima kenyataan bahwa iapun akan buta nanti di akhirat, karena sekarang di dunia ia dalam keadaan buta. Maka terbungkamlah syaikh tersebut ketika di hadapkan pada ayat ini. Maksud penulis kisah di atas adalah untuk menjelaskan benarnya tindakan ta’wil (baca: tahrîf/merubah makna) terhadap makna ayat-ayat sifat Allâh Azza wa Jalla , dan menjelaskan batilnya pemahaman ayat-ayat sifat berdasarkan zahirnya. Baca entri selengkapnya »

Melacak Dimanakah Letak Surga ?

Posted on Updated on

Pertanyaan: Assalamu’alayikum ustadz. Ada saudara saya yang bertanya pada saya dimana letak surga? dan apa yang saya jawab dari pertanyaan tersebut. [Dari Rudi]

Jawaban: Wa alaikumus salam wa rahmatullah. Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Salah satu diantara aqidah ahlus sunah tentang surga dan neraka, bahwa surga dan neraka adalah makhluk yang saat ini sudah ada. Diantara dalilnya,

Janji Allah bagi orang yang bertaqwa,

وسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

”Bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran: 133) Baca entri selengkapnya »

Riwayat Syi’ah Dalam Ash-Shahihain (Tanggapan Atas Habib Rizieq Syihab)

Posted on

Riwayat Syi’ah Dalam Ash-Shahihain
(Tanggapan Atas Habib Rizieq Syihab)

Alhamdulillah was shalaatu was salaamu ‘ala Rasuulillaah, ‘amma ba’du, Sebelum memberikan tanggapan, alangkah baiknya jika kita merenungkan sejenak firman Allah berikut:

{وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ} [التوبة: 71]

Kaum mukminin dan mukminat satu sama lain saling menjadi wali. Mereka ber-amar ma’ruf nahi munkar, mendirikan shalat, membayar zakat, serta menaati Allah dan RasulNya. Merekalah yang kelak akan dirahmati Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa dan Bijaksana (At Taubah: 71).

Dalam ayat ini, Allah menjelaskan sejumlah karakter yang dimiliki orang-orang beriman (baik laki-laki maupun perempuan). Baca entri selengkapnya »

Renungan Tentang Agungnya Ilmu Agama

Posted on

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Pendahuluan

Tulisan ringkas (?) ini anggap saja sebagai pengetuk hati para ikhwah penuntut ilmu agama, yang mungkin sedang terlena sehingga mereka kurang menyadari agungnya kemuliaan jalan ilmu yang sedang mereka tempuh, bahkan malah menyibukkan diri dan memberikan perhatian besar pada kebanggaan-kebanggaan duniawi yang semu dan rendah, yang hanya sepantasnya dilakukan oleh orang-orang awam yang jauh dari bimbingan ilmu. Padahal kalau seandainya mereka benar-benar menyadari tingginya kedudukan ilmu ini niscaya mereka tidak akan menoleh sedikitpun pada kebanggaan-kebanggaan semu tersebut. Baca entri selengkapnya »

Aqidah Islam : Aqidah Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi (Aqidah Thahawiyah)

Posted on Updated on

Lurusnya akidah adalah jaminan yang paling besar bagi keselamatan seorang muslim. Sebesar apa penyimpangan dalam akidahnya, sebesar itu pulalah kadar potensi penyimpangannya dari jalan yang lurus. Apabila akidah seorang muslim bagus dan lurus, insya` Allah sisi-sisi pada dirinya akan ikut tersempurnakan. Dan salah satu cara yang efektif yang dapat dilakukan seorang muslim untuk berusaha meluruskan akidahnya adalah mengkaji buku akidah yang telah diakui dan dirokemendasikan oleh para ulama. Dan salah satunya adalah Matan al-Aqidah ath-Thahawiyah.

Matan Al-Aqidah ath-Thahawiyah ditulis oleh Imam Abu Ja’far ath-Thahawi rahimahullah, yang lahir th. 239 H dan wafat th. 321 H, seorang ulama Islam yang teguh di atas Manhaj Ahlus Sunnah, as-Salaf ash-Shalih. Beliau dikenal sebagai salah seorang yang bermadzhab Hanafi dalam fikih, tapi tetapi salah seorang di antara guru beliau yang paling berpengaruh pada diri beliau adalah Imam al-Muzani yang bermadzhab Syafi’i bahkan murid besar dari Imam asy-Syafi’i rahimahullah. Ini menunjukkan bahwa Imam ath-Thahawi adalah seorang ulama yang merdeka dari belenggu panatisme madzhab yang tercela. Ini dari satu sisi, dan sisi yang lain, ini menunjukkan bahwa sekalipun dalam satuan-satuan masalah fikih di antara para ulama terjadi beda pendapat, tetapi dalam pokok-pokok Agama, Ushuluddin, Akidah, mereka adalah satu. Baca entri selengkapnya »

Membongkar Koleksi Dusta “Syaikh” Idahram – Salafi Wahabi = Khawarij ?

Posted on

BAB KETIGA
SALAFI WAHABI = KHAWARIJ??!!

Tatkala kaum yang hasad kepada kelompok Salafy Wahabi sudah kehabisan hujah dan dalil untuk menjawab bantahan-bantahan kaum Wahabi yang membongkar kedok kesesatan mereka, maka kaum yang hasad ini tidak putus asa. Masih ada senjata yang bisa mereka gunakan untuk menjatuhkan kaum wahabi… yaitu DUSTA !!!!., Hasad di dada mereka membuahkan penghasutan dan provokasi masyarakat umum yang tidak mengerti akan hakekat dakwah Salafi Wahabi.

Sudah terlalu banyak kedustaan yang saya temukan pada kaum yang hasad kepada wahabi sebagaimana yang telah kami paparkan dalam dua buku kami (“Ketika Sang Habib Dikritik“, dan “Ketinggian Allah di atas makhlukNya” yang merupakan bantahan kepada sang pendusta Abu Salafy). Baca entri selengkapnya »