akal

Riwayat Palsu Tentang Keutamaan Akal

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم

عن جابر بن عبد الله قال: قال رسول الله : « قِوَامُ المْرَءْ ِعَقْلُهُ، وَلاَ دِيْنَ لِمَنْ لاَ عَقْلَ لَهُ »

Dari Jabir bin ‘Abdillah bahwa Rasulullah bersabda: “Asas (kebaikan) seorang manusia adalah akalnya, dan barangsiapa yang tidak mempunyai akal berarti dia tidak mempunyai agama”.

Hadits ini dikeluarkan oleh Imam al-Harits bin Abi Usamah[1], Imam Ibnu ‘Adi[2] dan imam-imam lainnya, dari jalur Dawud bin al-Muhabbar, dari Nashr bin Tharif, dari Ibnu Juraij, dari Abu az-Zubair, dari Jabir bin ‘Abdillah , dari Rasulullah . Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kedudukan Ilham Dalam Islam

Posted on Updated on

ilham

Ilham, disebut juga intuisi atau inspirasi. Adalah bisikan hati, berupa pengetahuan yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hambaNya, baik kepada Rasulullah n maupun selainnya. Ilham sering dianggap oleh orang awam sebagai sebuah wangsit untuk melakukan sesuatu atau meninggalkannya. Sedemikian berharganya ilham atau wangsit tersebut, sehingga tidak jarang orang mengeluarkan biaya yang tidak terhingga, atau melakukan aktivitas dan ritual yang bermacam-macam untuk bisa mendapatkannya.

Bagaimana kedudukan ilham dalam Islam? Bisakah dijadikan hujjah atau dalil dalam beramal? Bagaimana membedakannya dengan yang lainnya? Berikut akan dibahas dalam tulisan ini. Baca entri selengkapnya »

Ketika Akal Bertentangan Dengan Dalil Syar’i

Posted on Updated on

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir zaman.

Artikel berikut adalah artikel yang merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang membahas tentang akal (Mendudukkan Akal pada Tempatnya).

Kami harap pembaca sekalian bisa membaca terlebih dahulu tulisan sebelumnya di sini.

Akal Tidak Bisa Berdiri Sendiri

Walaupun akal bisa digunakan untuk merenungi dan memahami Al Qur’an, akal tidaklah bisa berdiri sendiri. Bahkan akal sangat membutuhkan dalil syar’i (Al Qur’an dan Hadits) sebagai penerang jalan. Akal itu ibarat mata. Mata memang memiliki potensi untuk melihat suatu benda. Namun tanpa adanya cahaya, mata tidak dapat melihat apa-apa. Apabila ada cahaya, barulah mata bisa melihat benda dengan jelas. Baca entri selengkapnya »

Mendudukkan Akal Pada Tempatnya

Posted on

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir zaman.

Betapa banyak orang yang mendewakan akal. Setiap perkara selalu dia timbang-timbang dengan akal atau logikanya terlebih dahulu. Walaupun sudah ada nash Al Qur’an atau Hadits, namun jika bertentangan dengan logikanya, maka logika lebih dia dahulukan daripada dalil syar’i. Inilah yang biasa terjadi pada ahli kalam. Lalu bagaimanakah mendudukkan akal yang sebenarnya? Apakah kita menolak dalil akal begitu saja? Ataukah kita mesti mendudukkannya pada tempatnya?

Simak pembahasan kami ini (Mendudukkan Akal pada Tempatnya) secara tuntas dalam dua seri. Semoga Allah memberikan kepahaman. Baca entri selengkapnya »

Hikmah Mengapa Hewan Tidak Berakal | Apa Jadinya Kalo Hewan Itu Diberi Akal?

Posted on Updated on

Perhatikanlah hikmah yang luar biasa ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberi hewan ternak telinga dan mata supaya dapat melaksanakan keperluannya dengan sempurna. Juga agar manusia dapat memanfaatkannya dengan sempurna pula. Sebab kalau buta dan tuli, manusia tidak dapat menggunakannya. Tapi Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak memberimya akal dengan raganya yang lebih besar dari badan manusia, supaya manusia dapat menundukkan dan mengarahkannya ke manapun ia suka. Seandainya hewan-hewan itu diberi akal dengan jasad yang besar seperti itu, tentu ia tidak mau tunduk kepada manusia. Hewan-hewan ternak itu diberi sedikit pemahaman yang cukup untuk membantu pemenuhan kebutuhannya dan kebutuhan manusia, tapi tidak diberi akal seperti manusia. Baca entri selengkapnya »