alamat gay

Bagaimana Cara Taubat Dari Liwath (Homoseksual/Gay/Sodomi) ?

Posted on Updated on

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum, Ustadz.

Saya sekarang sedang bingung dengan masalah yang saya hadapi dan saya mohon bimbingannya, Ustadz. Begini, saya telah terjerumus ke dalam dunia liwath dan itu sudah terjadi sejak lama. Sampai sekarang, sudah pantas rasanya saya untuk membina rumah tangga karena umur saya sudah kepala tiga. Tapi karena liwath itu, saya sampai saat ini tidak ada semangat untuk menjalani karena keraguan dalam diri saya akan kemampuan saya menjalani peran sebagai suami kelak. Saya sangat ingin bisa bebas dari pengaruh liwath ini, Ustadz. Mohon petunjuk, apa yang harus saya lakukan? Terima kasih atas bantuan Ustadz sebelumnya. Saya tunggu jawabannya, Ustadz.

NN (**@yahoo.com) Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kupas Tuntas Masalah Gay (Liwath/Homo/Maho) (4) : Peringatan Keras Bagi Kaum Gay

Posted on Updated on

KUPAS TUNTAS MASALAH GAY (LIWATH)

Penerjemah : Syuhada Abu Syakir Iskandar As Salafy

Peringatan bagi para Pelaku Liwath (Gay)

Peringatan ini untuk siapa saja yang tertimpa penyakit yang beracun dan mematikan ini, khususnya bagi mereka yang menisbahkan (diri) kepada Islam, kami katakan:

Pertama, ketahuilah (semoga Allah Subhaanahu wa ta’ala menunjukimu) bahwasanya Rasulullah ` bersabda,

“لَعَنَ اللَّهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ، لَعَنَ اللَّهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ، لَعَنَ اللَّهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ”.

Allah Subhaanahu wa ta’ala melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth, Allah Subhaanahu wa ta’ala melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth, Allah Subhaanahu wa ta’ala melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth.”[1] Tidak ada (riwayat) dari beliau ` yang menyebutkan bahwa beliau ` melaknat pelaku zina sebanyak tiga kali dalam satu hadits. Sungguh beliau ` telah melaknat sekelompok dari pelaku dosa besar dengan tidak lebih dari satu kali laknat, tetapi beliau ` mengulang laknatnya terhadap pelaku gay dan beliau ` mempertegas dengan tiga kali penyebutan sebagaimana hal tersebut telah disinggung oleh Ibnul Qayyim dalam Al-Jawaab Al-Kaafi. Baca entri selengkapnya »

Kupas Tuntas Masalah Gay (Liwath/Homo/Maho) (3) : Cara Menghukum Mati Kaum Gay

Posted on Updated on

KUPAS TUNTAS MASALAH GAY (LIWATH)

Penerjemah : Syuhada Abu Syakir Iskandar As Salafy

HUBUNGAN JAHILIYAH DAN GAY

Kaum jahiliah yang semua kejelekan diumpamakan kepada mereka baik perkara hukum, adat kebiasaan, tradisi-tradisi, aspek-aspek sosial dan dalam segala keadaan, menamai gay dengan kata-kata yang keji, mereka berkata ketika mencela: “si fulan yang kosong pantatnya”[1], ini adalah kiasan bahwa perbuatan gay dilakukan terhadap orang itu.

Hukuman dan Siksaan  Setiap Pelaku Liwath Setelah Kaum Luth

Dinukil oleh Ibnul Qayyim bahwa para shahabat Rasulullah bersepakat agar pelaku gay dibunuh, tidak ada dua orang pun dari mereka yang berselisih tentangnya. Hanya saja mereka berselisih tentang cara membunuhnya. Baca entri selengkapnya »

Kupas Tuntas Masalah Gay (Liwath/Homo/Maho) (2) : Lebih Rendah Dari Binatang

Posted on Updated on

KUPAS TUNTAS MASALAH GAY (LIWATH)

Penerjemah : Syuhada Abu Syakir Iskandar As Salafy

Karakter para Pelaku Liwath (Gay)

1. Fitrah mereka terbalik dan terjungkir dari fitrah yang diberikan oleh Allah Subhaanahu wa ta’ala kepada kaum lelaki. Sesungguhnya tabiat mereka bertentangan dengan tabiat manusia yang diciptakan oleh Allah Subhaanahu wa ta’ala bagi kaum pria, yaitu memiliki syahwat terhadap kaum wanita, bukan pada lelaki.

2. Kelezatan dan kebahagian yang mereka rasakan ketika melampiaskan syahwatnya berada dalam kubangan najis-najis, sampah-sampah, dan bau (kotoran manusia). Maka hilanglah air kehidupan di sana.

3. Rasa malu, tabiat, dan keberanian mereka lebih rendah daripada binatang, baik secara watak maupun dibuat-buat. Baca entri selengkapnya »

Kupas Tuntas Masalah Gay (Liwath/Homo/Maho) (1) : Lebih Kotor Dari Pezina

Posted on Updated on

KUPAS TUNTAS MASALAH GAY (LIWATH)

Penerjemah : Syuhada Abu Syakir Iskandar As Salafy

gay-najisLiwath atau gay termasuk dari dosa yang paling keji dan paling jelek karena perbuatan ini menunjukkan akan penyimpangan pada fitrah, kerusakan pada akal, dan keganjilan dalam jiwa. Adapun definisi Liwath adalah seorang lelaki menikahi lelaki lain atau seorang pria menyetubuhi pria lain, sebagaimana firman Allah Subhaanahu wa ta’ala tentang kaum Nabi Luth ‘alaihissalam :

”Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Asy-Syu’ara [26]:165-166)

Dinamakan Liwath karena penisbahan kepada kaum Nabi Luth ‘alaihissalam. Perbuatan keji ini dilakukan oleh mereka. Perbuatan ini tidaklah diperbuat, kecuali oleh orang yang ”buta matanya”, “hitam hatinya”, dan ”terbalik fitrahnya”, yaitu fitrah yang diberikan Allah Subhaanahu wa ta’ala kepada manusia. Adapun perumpamaannya seperti seseorang yang diberikan rezeki oleh Allah Subhaanahu wa ta’ala berupa daging yang baik, masak, dan lezat. Lalu, ia berpaling dari daging tersebut dan mencari daging yang mentah, bau, dan busuk kemudian ia makan dari daging itu. Ia meridhai dirinya menyelam dalam keadaan-keadaan yang kotor, menjijikan, bau tahi, dan sejelek-jelek najis. Baca entri selengkapnya »