Astronomi

⚠ WASPADA ⚠ Membaca Zodiak, Menjadikan Shalatmu Tidak Diterima!

Posted on

Pertanyaan : Bolehkah baca rubrik zodiak atau shio di koran atau media masa lainnya. Kadang ada org yg baca hanya utk iseng, atau dicocokkan dg kondisi kemarin. Bolehkah semacam ini?

Jawab : Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du, Ilmu terkait bintang dan benda langit, ada dua,

Pertama, ilmu astronomi. Itulah cabang ilmu alam yang melibatkan pengamatan benda-benda langit (seperti bintang, planet, komet, nebula, gugus bintang, atau galaksi) serta fenomena-fenomena alam yang terjadi di luar atmosfer Bumi.

Ilmu ini termasuk ilmu pengetahuan alam, yang hukum asalnya adalah mubah. Baca entri selengkapnya »

Diantara Tanda-Tanda Dukun/Tukang Sihir/Paranormal/Tukang Ramal

Posted on

Disusun oleh: Kepala Urusan Amr bil Ma’ruf aa Nahyi ‘anil Munkar
(divisi urusan penegakkan kebaikan dan pencegahan kemungkaran)
Di Kota Riyadh, Pusat Kantor Al Faruq Al Faishaliyah, Kerajaan Arab Saudi.

Alih Bahasa: Islamic Cultural Center (ICC) Dammam, Divisi Indonesia

Sambutan Disampaikan oleh Syeikh Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin rahimahullah

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang,

Wa ba’du, Saya telah menelaah lembaran ini yang berisi peringatan agar menjauhi para dukun dan tukang sihir, tanda-tanda dukun, hukum orang yang menanyainya, dan yang semisalnya; dan sungguh telah benarlah orang yang mengambil gambar dan menyusunnya; maka dengan menyebarkan lembaran ini ada manfaat yang besar. Dan Allah-lah pemberi taufik.

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, semoga shalawat dan salam tercurah kepada semulia-mulia nabi dan rasul, nabi kita Muhammad, kepada keluarga, sahabat-sahabat, dan para pengikutnya. Baca entri selengkapnya »

Dukun, Tukang Ramal dan Zodiak

Posted on

ramalan bintang zodiak

Diriwayatkan dari sebagian istri Nabi shallallaahu alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal dan meminta untuk mengabarkan sesuatu, kemudian ia membenarkan perkataannya maka tidak diterima shalatnya 40 hari”[1]

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu beliau berkata, Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun kemudian membenarkan perkataannya, maka ia telah kufur dengan Al Qur’an yang telah diturunkan kepada Muhammad shallallaahu alaihi wa sallam[2]

Syaikh Muhammad Al Yamani Al Wushobiy mendefinisikan tukang ramal (‘arraaf), yaitu seseorang yang memberitahukan letak barang yang hilang atau dicuri dan selainnya yang tersembunyi keberadaannya bagi manusia. Maka sebagian manusia mendatangi tukang ramal tersebut dan ia memberitahukan tentang sihir, barang yang hilang, barang yang dicuri, maupun identitas pencuri atau penyihir, atau informasi sejenis yang tidak diketahui. Berbeda dengan dukun (kaahin, populer dengan sebutan “paranormal” dalam bahasa Indonesia -pen) yaitu seseorang yang memberitahukan kepada manusia perkara ghaib, yang belum pernah terjadi, seperti Mahdi Amin[3], kalangan dukun dan sejenisnya, begitu pula orang yang memberitahukan perkara batin dalam diri manusia (biasanya dengan memberitahukan sifat-sifat rahasia, karakter, atau watak orang tersebut yang hanya diketahui dirinya pribadi –pen).[4] Baca entri selengkapnya »