Aswaja

[Silsilatudz Dzahab] Penjelasan Akidah Salaf Ahlussunnah Wal Jama’ah Tentang Dimanakah Allah? (Al-Ustadz Abdul Hakim Abdat) Bagian 2

Posted on Updated on

Iklan

Nasihat Bagi Kaum Muslimin Tentang Akidah Bahwa Allah itu Maha Tinggi di atas ‘Arsy

Posted on

Artikel ini telah dibaca, di-muraja’ah,
dan diberi masukan oleh: Ust. Dr. Firanda Andirja, MA.

Penulis: Abu Ziyān Johan Saputra Halim, M.HI.
Pimred alhujjah.com, Pengasuh kanal dakwah Telegram: @kristaliman

MUKADDIMAH

Keyakinan bahwa Allah itu Maha Tinggi dan berada di atas, sejatinya merupakan keyakinan yang telah terpatri dalam fitrah kaum muslimin secara umum. Ungkapan-ungkapan mereka yang biasa kita dengar semisal;

“Kita serahkan pada Yang di Atas”…, “Kalau Yang di Atas telah berkehendak”…., dan lain-lain yang semisal,

adalah bukti bahwa sebenarnya hati kita tidak bisa memungkiri keberadaan Allah di atas segenap makhluk. Di samping juga mereka—ketika berdoa dan berharap kepada Allah—kedua tangan serta kepala mereka menengadah ke atas, tidak ke samping, dan tidak ke bawah.

Kita tidak pernah mendengar ungkapan kaum muslimin yang menyatakan; “Kita serahkan saja pada yang tidak di bawah dan tidak di atas”…, atau “Kita serahkan pada Dzat yang ada di mana-mana”… Sungguh kita tidak pernah mendengar yang demikian terucap oleh lisan mereka.

Namun sungguh sangat disayangkan, sebagian tokoh yang mengaku bermadzhab Asy’ary dan memperjuangkan madzhab Imam Abul Hasan al-Asy’ary justru berseberangan dengan keyakinan kaum muslimin tersebut, sekaligus juga berseberangan dengan aqidah Imam Abul Hasan al-Asy’ary, khususnya dalam masalah Sifat Allah, “Istiwaa’” yaitu;

Keberadaan Allah yang Maha Tinggi di atas ‘Arsy-Nya dan di atas segenap makhluk-Nya tanpa tasybih dan takyif.

* * * Baca entri selengkapnya »

Imam Syafi’i Meyakini Bahwa Allah Berada di atas ‘Arsy

Posted on Updated on

Inilah keyakinan para Imam Madzhab dan Ulama Islam sepanjang zaman tentang sifat istiwaa bagi Allah ta’ala .

Imam Syafi’i (wafat 204 H) dan guru senior beliau Imam Malik (wafat 179 H), meyakini bahwa Allah berada di atas Arsy. Begitu pula Imam Abu Hanifah (wafat 150 H), Imam Ahmad (wafat 241 H), dan para Imam Ahlussunnah lainnya, semoga Allah merahmati mereka semua.

Inilah fakta sejarah yang tidak mungkin dipungkiri oleh siapapun yang jujur dan obyektif.

Imam Syafi’i -rahimahullah- pernah mengatakan:

“Makna firman Allah dalam kitab-Nya: [مَنْ فِي السَّمَاءِ] “…Dzat yang berada di atas langit…” (Qs. Al Mulk: 16).. di atas Arsy, sebagaimana Dia firmankan: [الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى] “Allah yang Maha Pengasih itu istawaa di atas Arsy” (QS. Thaha: 5) Baca entri selengkapnya »

Syirik Membatalkan Amal [Seluruhnya!]

Posted on Updated on

*Materi :* Syirik Membatalkan Amal

*Pemateri:* Ust. Dr. Abdullah Roy, MA.

*Dalil-dalil terkait materi kali ini*:
– Az-Zumar : 65-66

*Catatan*
1. Besarnya bahaya kesyirikan, hingga seorang Nabi sekalipun akan batal amalannya apabila dia berbuat syirik, padahal mustahil seorang Nabi berbuat syirik.

Bahaya Kesyirikan

Posted on

Materi : Bahaya Kesyirikan

Pemateri : Ust. Dr. Abdullah Roy, MA.

Dalil-dalil terkait materi kali ini:
– An-Nisaa’ : 48
– Al-Maidah : 72

Catatan
1. Tauhid adalah amalan yang paling Allah cintai. Syirik adalah amalan yang paling Allah Benci.
2. Allah Maha Pengampun akan tetapi Allah tidak mengampuni dosa syirik.
3. Pelaku syirik akan kekal di dalam neraka dan tidak ada harapan baginya, apabila dia mati sebelum bertaubat dari dosa syiriknya.

Tambahkan faidah yang kamu dapatkan pada kolom komentar…

Tauhid, Syarat Mutlak Untuk Masuk Surga

Posted on Updated on

*Materi :*  Tauhid Syarat Mutlak Masuk Surga

*Pemateri:* Ustadz Dr. Abdullah Roy, MA.

*Dalil-dalil terkait materi kali ini*:
– Hadits Riwayat Al-Bukhari & Muslim dari ‘Ubadah bin Shamit :

[من شهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأن محمدا عبده ورسوله، وأن عيسى عبد الله ورسوله، وكلمته ألقاها إلى مريم وروح منه والجنة حق والنار حق أدخله الله الجنة على ما كان من العمل ” أخرجاه]

_”Barang siapa yang bersyahadat bahwa tidak ada sesembahan yang hak (benar) selain Allah saja, tiada sekutu bagiNya, dan Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba dan RasulNya, dan kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, serta Ruh dari padaNya, dan surga itu benar adanya, neraka juga benar adanya, maka Allah pasti memasukkanya ke dalam surga, betapapun amal yang telah diperbuatnya”_

– Hadits Riwayat Al-Bukhari & Muslim dari Itban :

[فإن الله حرم على النار من قال لا إله إلا الله يبتغي بذلك وجه الله]

_”Sesungguhnya Allah Subhanahu wata’ala mengharamkan neraka bagi orang-orang yang mengucapkan لا إله إلا الله dengan ikhlas dan hanya mengharapkan wajah Allah”_

*Catatan*
1. Orang yang bertauhid pasti masuk surga.
2. Mungkin saja orang yang bertauhid itu masuk neraka karena untuk menghapus dosanya, akan tetapi pada akhirnya dia akan masuk surga dan kekal di dalamnya.
3. Prioritas dakwah para Nabi adalah tauhid, diantara alasannya adalah karena keutamaan yang besar ini.

Tambahkan faidah yang kamu dapatkan pada kolom komentar…

Mengapa Kita Wajib Mempelajari Tauhid

Posted on Updated on

*Materi :*  Mengapa Kita Wajib Mempelajari Tauhid

*Pemateri:* Ustadz Dr. Abdullah Roy, MA.

*Dalil-dalil terkait materi kali ini*:
– Adz-Dzariyat : 56
– An-Nahl : 36

*Catatan*
1. Belajar Tauhid adalah kewajiban setiap muslim dan muslimah
2. Jin dan Manusia diciptakan untuk bertauhid
3. Para Nabi dan Rasul diutus untuk mengajak bertauhid

Tambahkan faidah yang kamu dapatkan pada kolom komentar…

Inilah Fakta Muktamar “Aswaja” Di Chechniya

Posted on

INILAH FAKTA MUKTAMAR INTERNASIONAL DI CHECHNYA

Penulis: Fadhilatusy Syaikh ‘Alwi bin ‘Abdil Qadir As-Saqqaf –hafizhahullahu-
(Pembina Umum Yayasan Ad-Durar As-Saniyyah).

Senin, 26 Dzulqo’dah 1437 H.

Segala puji bagi Allah, Maha Penolong hamba-hamba Nya yang beriman, bertauhid dan berdakwah kepada Allah Ta’ala diatas ilmu dan bimbingan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta para sahabat terbaiknya, termasuk orang-orang yang meneladani mereka dengan baik hingga hari kiamat. Amma ba’du:

Di kota Grozny ibukota Chechnya telah berlangsung suatu muktamar dengan mengusung tema Siapakah Ahlus Sunnah wal Jama’ah – Pernyataan Yang Mendeskripsikan Metodologi Ahlus Sunnah wal Jama’ah Dalam Aspek Aqidah, Fiqh, Tingkah Laku Dan Pengaruh Penyimpangan Berdasarkan Fakta.

Muktamar berakhir pada hari Sabtu, 24 Dzulqo’dah 1437 H bertepatan dengan tanggal 27 Agustus 2016 dengan mencetuskan suatu pernyataan yang memalukan yang disertai dengan beberapa pesan.

Sikap terhadap muktamar naas ini kutulis dalam rangka menerangkan kebenaran kepada manusia dan menelanjangi realita muktamar ini. Baca entri selengkapnya »

20 Kesalahan Dalam Ber-aqidah

Posted on

Kondisi umat Islam sekarang ini sudah sedemikian memprihatinkan. Krisis multi dimensi dalam tatanan kehidupan beragama semakin terasa. Sosok muslim ideal yang sesuai dengan syariat telah ditinggalkan. Kesalahan-kesalahan dalam pengamalan sehari-hari mereka tampilkan, baik dalam bentuk lisan, amalan atau keyakinan. Dan lebih parah lagi mereka tidak sadar bahwa bila telah melakukan suatu kesalahan.

Oleh karena itu kami akan mengangkat kesalahan-kesalahan umat Islam dalam permasalahan aqidah yang telah menyebar dan begitu popoler di masyarakat. Semoga kita bisa mengambil manfaat darinya. Baca entri selengkapnya »

Buku-Buku Materi Kajian Islam Tingkat Dasar [BAGUS]

Posted on Updated on

Daftar buku-buku materi kajian dari Situs Al-Sofwah. Seluruh atau sebagian besar dari buku yang ada disini telah pernah dicetak dan diterbitkan baik secara komersial maupun wakaf. Semoga kita turut mendapatkan faidah ganjaran pahala dari Allah dengan turut menyebarkannya kepada kaum muslimin, apalagi jika ditambah dengan mengamalkan isi yang terkandung di dalamnya.

Sungguh ummat ini sangat membutuhkan penjelasan yang akurat tentang agama mereka yang dapat segera mereka amalkan sebelum fitnah-fitnah yang datang menjadikan dunia semakin terasa gelap meskipun mentari masih senantiasa bersinar. Baca entri selengkapnya »

Tebak-Tebakan Foto Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab | [Pilih yang Mana?]

Posted on Updated on

Dusta ASWAJA & SYI’AH tentang Foto
Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab rahimahullah
Oleh : Abdullah Ibn Adam

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَأٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْماً بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu” (QS. Al-Hujurat: 6)

Memang sudah menjadi warisan dari masa ke masa dari ahlul bathil adalah berdusta untuk menjatuhkan ahlul haq. Salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh syi’ah dan aswaja terhadap Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab, yang sangat mereka benci bahkan melebihi kebencian mereka terhadap yahudi. Baca entri selengkapnya »

Membongkar Koleksi Dusta “Syaikh” Idahram – Salafi Wahabi = Khawarij ?

Posted on

BAB KETIGA
SALAFI WAHABI = KHAWARIJ??!!

Tatkala kaum yang hasad kepada kelompok Salafy Wahabi sudah kehabisan hujah dan dalil untuk menjawab bantahan-bantahan kaum Wahabi yang membongkar kedok kesesatan mereka, maka kaum yang hasad ini tidak putus asa. Masih ada senjata yang bisa mereka gunakan untuk menjatuhkan kaum wahabi… yaitu DUSTA !!!!., Hasad di dada mereka membuahkan penghasutan dan provokasi masyarakat umum yang tidak mengerti akan hakekat dakwah Salafi Wahabi.

Sudah terlalu banyak kedustaan yang saya temukan pada kaum yang hasad kepada wahabi sebagaimana yang telah kami paparkan dalam dua buku kami (“Ketika Sang Habib Dikritik“, dan “Ketinggian Allah di atas makhlukNya” yang merupakan bantahan kepada sang pendusta Abu Salafy). Baca entri selengkapnya »

Ajaran Madzhab Syafi’iyyah yang Ditinggalkan Bahkan Dibenci Oleh Sebagian “Pengikutnya” #1

Posted on

Berikut ini beberapa ajaran madzhab syafi’iyah yang ditinggalkan (tidak dikerjakan) oleh sebagian penganutnya, padahal begitu getolnya mereka mengaku-ngaku sebagai pengkut madzhab syafi’iyah yang setia !!!

PERTAMA : MEMANJANGKAT JENGGOT

Merupakan perkara yang aneh adalah semangatnya sebagian ustadz dan kiyai (yang mengaku bermadzhab  syafi’iyah) untuk memangkas habis jenggot mereka…, bahkan sebagian mereka mencela orang yang memanjangkan jenggotnya, atau mengecapnya sebagai teroris. Padahal Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah mengharamkan mencukur habis jenggot. Baca entri selengkapnya »