Bathiniyah

Pencetus Pertama Maulid Nabi

Posted on

Pencetus Pertama Maulid Nabishollallahu alaihi wa sallam
Penulis : Abu Abdirrahman Bin Thoyyib Lc.

A. Sejarah Perayaan Maulid

Diantara perayaan-perayaan bid’ah yang diadakan oleh kebanyakan kaum muslimin adalah perayaan maulid Nabi -shollallahu alaihi wa sallam-. Bahkan maulid Nabi ini merupakan induk dari maulid-maulid yang ada seperti maulid para wali, orang-orang sholeh, ulang tahun anak kecil dan orang tua. Maulid-maulid ini adalah perayaan yang telah di kenal oleh masyarakat sejak zaman dahulu. Dan perayaan ini bukan hanya ada pada masyarakat kaum muslimin saja tapi sudah di kenal sejak sebelum datangnya Islam. Dahulu Raja-Raja Mesir (yang bergelar Fir’aun) dan orang-orang Yunani mengadakan perayaan untuk Tuhan-Tuhan mereka, demikian pula dengan agama-agama mereka yang lain. [Al-Adab Al-Yunaani Al-Qodim oleh DR Ali Abdul Wahid Al-Wafi hal. 131.]

Lalu perayaan-perayaan ini di warisi oleh orang-orang Kristen, di antara perayaan-perayaan yang penting bagi mereka adalah perayaan hari kelahiran Isa al-Masih -alaihissalam-, mereka menjadikannya hari raya dan hari libur serta bersenang-senang. Mereka menyalakan lilin-lilin, membuat makanan-makUlang Tahunanan khusus serta mengadakan hal-hal yang diharamkan. [Baca ini] Baca entri selengkapnya »

Iklan

Download Audio : Menjawab Syubhat Terkait Kasus Suriah

Posted on Updated on

suriah
suriah

Tragedi yang menimpa kaum muslimin di Suriah adalah sebuah kenyataan yang benar-benar terjadi. Bukan rekayasa politik apalagi sekedar cerita fiksi. Bukan perkara yang sulit untuk membuktikan kebenaran dari berita ini. Media-media di timur dan barat telah banyak yang menyampaikan kabar-kabar yang memilukan dari bumi Syam yang diberkahi. Rusia dan China dua negara yang memiliki hak veto di Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menyatakan penolakannya atas Draft Resolusi yang diajukan oleh Maroko untuk mengakhiri kekejaman ini. Aneh. Di sana ada sekelompok manusia yang masih saja pura-pura bodoh dan tidak mengetahui hakikat peristiwa ini.  Mereka melontarkan berbagai komentar dan berusaha menggiring opini agar kaum muslimin berpaling dari memperhatikan kekejaman ini. Kekejaman yang setiap saat bisa saja menimpa kaum muslimin, jika mereka lengah dari tipu daya para pengikut Khumaini. Baca entri selengkapnya »

Perbedaan Islam dan Syi’ah Rafidhah Dalam Perkara Ushul (Pokok) dan Furu’ (Cabang)!

Posted on Updated on

Lebih Damai Tanpa Syiah
Indonesia Tanpa Syi'ah

Istilah Syi’ah berasal dari kata tasyayyu’, yang berarti: membela, menolong. Sedangkan Syi’ah artinya: para penolong atau para pengikut. Dahulu, istilah Syi’ah digunakan bagi orang-orang yang membela Ali Radhiyallahu ‘anhu dan keluarganya, tetapi kemudian digunakan sebagai nama pada kelompok Rafidhah (Syi’ah Ja’fariyyah; Itsna ‘Aysariyyah) dan Zaidiyyah.

PERKEMBANGAN SYI’AH
Syi’ah melewati perkembangan-perkembangan sebagai berikut:

1. Dahulu, istilah Syi’ah (tasyayyu’) digunakan sebagai ungkapan kecintaan terhadap Ali Radhiyallahu ‘anhu dan keluarganya, tanpa merendahkan sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lain.

2. Kemudian berkembang sehingga melewati batas terhadap Ali Radhiyallahu ‘anhu dan sebagian anggota keluarganya, mencela sahabat Radhiyallahu ‘anhum, bahkan mengkafirkan mereka, disertai aqidah-aqidah lain yang bukan dari agama Islam sama sekali, seperti: taqiyyah, imamah, ‘ishmah, raj’ah, dan batiniyyah. Baca entri selengkapnya »