Bencana

Download Kajian Islam Ilmiah & Tabligh Akbar Bontang 25-11-2010

Posted on

Berikut Link Download Kajian Islam Ilmiah & Tabligh Akbar yang dilaksanakan di kota Bontang-Kalimantan Timur pada tanggal 25 November 2010.

Pemateri : Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi

(Beliau adalah Murid Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy, Yaman. dan pernah belajar dengan beberapa ulama’ besar Arab Saudi seperti Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi, dan Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan)

Terima kasih kepada Al-Akh Abu Anisah Al-Bugisy yang telah memberikan link download ini melalui Group Kajian Islam Online di Facebook, Jazahullahu khairan. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Bencana Alam Bukan Karena Maksiat?

Posted on Updated on

Bencana alam merupakan fenomena alam yang terjadi karena adanya aktifitas fisik dari berbagai benda-benda di alam. Lalu bagaimana mungkin terjadinya bencana alam dikaitkan dengan moralitas, kemaksiatan, kesyirikan, hal-hal yang bukan aktifitas fisik, bahkan abstrak? Bagi sebagian orang ini adalah hal yang mudah, namun bagi sebagian lagi ini menjadi hal yang sulit dicerna akal.

Islam bukan agama yang mengajarkan mistisme, supranatural, tahayul dan sejenisnya. Dimana dalam dunia semacam itu, keterputusan hubungan antara sebab dan akibat adalah hal biasa. Kena musibah karena mata berkedut, sulit mendapat jodoh karena berdiri di pintu, sakit bisul gara-gara duduk di meja, dan semacamnya. Ini bukan ajaran Islam bahkan Islam melarang mempercayai hal-hal tersebut. Bahkan Islam sangat memperhitungkan nalar dan ilmu pasti. Itu sangat jelas sehingga rasanya tidak perlu membawakan contoh untuk hal ini.

Namun bukan berarti percaya kepada hal yang tidak kasat mata, abstrak, gaib, itu tidak ada dalam Islam. Bahkan esensi dari iman adalah percara kepada yang gaib. Allah Ta’ala berfirman:

الم ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ

Alif Laam Miim. Al Qur’an adalah kitab yang tidak terdapat keraguan. Ia adalah petunjuk bagi orang yang bertaqwa, yaitu orang yang percaya kepada yang gaib..” (QS. Al Baqarah: 183) Baca entri selengkapnya »

Menolak Bala Tetapi Mengundang Murka

Posted on Updated on

Tempointeraktif.com
Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Tri Tunggal melakukan upacara tolak bala di Tugu Yogyakarta. Upacara tolak bala ini dilakukan agar tak ada lagi korban bencana Merapi dan lahar dingin.
Kompas.com
Puncak acara diisi dengan pemotongan seekor Kerbau Bule dan sembilan ayam jago Jurik Kuning sebagai sesaji. Selain itu ada juga getuk lindri dengan bentuk boneka manusia yang berjumlah 99.
Sombo, Anggota PKTT menuturkan, sesaji merupakan simbol manusia dan alam sekitarnya. ”Ritual ini diharapkan dapat terjadi harmonisasi antara manusia dan alam,” katanya.
Kepala kerbau dan sembilan jago Jurik Kuning, rencananya akan dibawa ke lereng Merapi untuk ditanam di sana malam ini juga. “Daging badannya akan dibagikan pada warga,” kata Wahadi, anggota lain dari Seyegan.

Semua orang tentu mendambakan keselamatan dan kebahagiaan, sehingga apabila ada bencana yang mengancam mereka pun berusaha menangkalnya. Dan jika bencana sudah menimpa, maka berbagai cara pun ditempuh untuk menghilangkannya. Dalam keadaan seperti ini, orang yang tidak memiliki pemahaman tauhid yang benar sangat rawan terjerumus dalam kesyirikan. Baca entri selengkapnya »

Sikap Muslim Dalam Menghadapi Musibah [Plus Download Audio]

Posted on Updated on

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya, amiin.

Saudaraku! Ucapkanlah:

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أْجُرْنِى فِى مُصِيبَتِى وَأَخْلِفْ لِى خَيْرًا مِنْهَا

“Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan kamipun kepada-Nya akan kembali. Ya Allah karuniakanlah kami pahala atas ketabahan kami menerima musibah ini dan gantikanlah kami dengan yang lebih baik dibanding apa yang telah sirna karena musibah tersebut.”

Kembali negara kita dirundung musibah. Saudara-saudara kita umat Islam di negeri kita tercinta kembali mendapat cobaan. Gempa kembali menghancurkan bangunan, perumahan dan merenggut jiwa sebagian saudara kita dan melukai tubuh sebagian lainnya.

Jangan berkecil hati! Tetaplah berbaik sangka kepada Allah Ta’ala, dan tabahkanlah hatimu. Percayalah, bila anda tabah menerima musibah ini, tanpa keluh kesah, dan tetap berbaik sangka kepada suratan takdir ilahi ini, niscaya Allah memberikan jalan keluar terbaik bagi kita dan negeri kita. Bukan hanya jalan keluar yang terbaik, bahkan musibah ini berubah menjadi nikmat. Baca entri selengkapnya »

[PERLU ANDA KETAHUI!] Di Antara Penyebab Terbesar Bencana Merapi

Posted on Updated on

Tradisi LABUHAN MERAPI yang pernah dipimpin MARIDJAN untuk menghormati KYAI SAPU JAGAT [Iblis penghuni Merapi, semoga Allah Ta’ala melaknatnya] yang mereka yakini sebagai penjaga keselamatan dan ketentraman Kesultanan dan warga Jogya, adalah bentuk SYIRIK kepada ALLAH TA’ALA dalam ULUHIYYAH dan RUBUBIYYAH sekaligus dan SEBAB TERBESAR bencana Merapi.

Betapa Allah Ta’ala tidak murka, ibadah yang seharusnya hanya dipersembahkan kepada-Nya mereka persembahkan kepada IBLIS PENGHUNI GUNUNG MERAPI. Mereka persembahkan beberapa bentuk ibadah kepadanya:

1. Memohon keselamatan kepadanya [Du’aul Mas’alah]
2. Harap kepadanya [ibadah hati]
3. Takut kepadanya [ibadah hati]
4. Tawakkal kepadanya [ibadah hati]
5. Biasanya ditambahi dengan sesajen berupa hewan sembelihan dan berbagai jenis makanan sebagai persembahan kepadanya Baca entri selengkapnya »

Hikmah Di Balik Musibah [Ust. Yazid Jawas & Ust. Ali Musri]

Posted on Updated on

Beberapa waktu ini negri kita kembali di rundung oleh bencana, Allah Ta’ala kembali memberikan ujian bencana berupa gunung meletus,gempa,tsunami serta banjir di beberapa wilayah negeri ini. bagaimanakah sikap seorang muslim dalam menghadapi berbagai musibah ini? serta apakah hikmah dibalik musibah tersebut?

Simaklah  2 kajian mengenai Hikmah di balik musibah yang disampaikan oleh ustadz Yazid Bin Abdul Qadir Jawas dan Ustadz Dr.Ali Musri berikut, semoga bermanfaat. Baca entri selengkapnya »

Do’a Ketika Melihat Mendung (atau Sesuatu) di Langit

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, apabila Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam melihat mendung (atau sesuatu) di ufuk langit, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam meninggalkan aktivitasnya. Dan bila melihatnya dalam keadaan sedang shalat, beliau mengucapkan:

اللَّهُمَّ إِنّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya.

Bila kemudian turun hujan, beliau berdoa:

اللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيْئًا

Ya Allah, (turunkanlah) hujan yang baik (bermanfaat).“ (HR. Abu Dawud, 5/14 no. 5477) Baca entri selengkapnya »

NASEHAT DALAM MENGHADAPI MUSIBAH

Posted on Updated on

Nasehat Dalam Menghadapi Musibah ; Gempa Bumi dan Bencana Alam
Oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui terhadap semua yang dilaksanakan dan ditetapkan. Sebagaimana juga Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui terhadap semua syari’at dan semua yang diperintahkan. Allah menciptakan tanda-tanda apa saja yang dikehendakiNya, dan menetapkannya untuk menakut-nakuti hambaNya. Mengingatkan terhadap kewajiban mereka, yang merupakan hak Allah Azza wa Jalla. Mengingatkan mereka dari perbuatan syirik dan melanggar perintah serta melakukan yang dilarang.

Sebagaimana firman Allah.

“Artinya : Dan tidaklah Kami memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti” [Al-Israa : 59]

FirmanNya

“Artinya : Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu benar. Dan apakah Rabb-mu tidak cukup (bagi kamu), bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu” [Fushilat : 53]

Baca entri selengkapnya »