Dzulhijjah

Arab Saudi Tidak Becus Mengurus Ibadah Haji

Posted on

Ada yang mengatakan bahwa Arab Saudi tidak becus mengurus haji dan jamaah haji. Buktinya, tahun ini saja banyak jatuh korban dari dua peristiwa hingga menelan 700 lebih korban jiwa. Sehingga sebagian kalangan terutama orang yang benci pada Arab Saudi dari kalangan Syi’ah (Rafidhah) dan Liberal mengusulkan bahwa manajemen haji baiknya diurus oleh berbagai negara agar mencapai kualitas internasional.

Usulan di atas seakan menunjukkan Arab Saudi selama ini tidak becus mengurus haji. Padahal sejak zaman dahulu, sejak masa orang musyrik, penduduk Makkah sudah biasa mengurus haji. Ini buktinya. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Hisab Hanya Prediksi, Tidak Lebih. Tidak Bisa Memastikan Terlihatnya Hilal

Posted on

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Bagian dari kaidah pokok dalam agama, bahwa ibadah yang dilakukan umat islam, dibangun di atas prinsip yakin. Karena itu, Allah melarang Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengikuti pendapat mayoritas manusia, yang sebagian besar mereka hanya mengikuti prasangka dan tebak-menebak saja.

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ

Jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah menebak-nebak dusta. (QS. Al-An’am: 116)

Karena itu pula, Allah perintahkan kita agar melandasi setiap kegiatan kita dengan ilmu yang membuahkan yakin, bukan hanya dugaan dan prediksi.

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

Janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai ilmu tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS. Al-Isra’: 36) Baca entri selengkapnya »

Syi’ah Merusak Ikrar Tauhid Dalam Kalimat Talbiyah

Posted on Updated on

Kaum syi’ah Rafidhah Merusak Kekhusyu’an Ibadah Haji
“Labbaika Ya Husein” Menjadi Pengganti “Labbaika Allahumma Labbaik”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan setiap muslim yang mendapat karunia melaksanakan haji untuk melantunkan talbiah. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertalbiyah dengan tauhid, yaitu:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ. رواه مسلم

“Labbaika Allahumma Labbaik, Labbaika Laa Syariika Laka Labbaik, Innal Hamda wan Ni’mata Laka wal Mulk, Laa Sayriika Lak.”

“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan hanyalah kepunyaan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu”.

Kalimat tauhid ini dilantunkan sejak calon haji berihram sampai sebelum melontar Jumrah Aqabah hari ke -10 Dzulhijjah. Baca entri selengkapnya »

Kalimat Talbiyah, Penetapan Tauhid dan Penentangan Terhadap Syirik

Posted on

Pengantar
Ketika jama’ah haji atau jama’ah umrah mengumandangkan talbiyah, sebenarnya mereka sedang mengikrarkan pernyataan tauhid kepada Allah dan mengikrarkan pernyataan anti syirik.

Di bawah ini adalah sebuah risalah yang disadur dari buah karya Syaikh Prof. Dr. Abdur Razaq bin Abdul Muhsin al-Badr, seorang guru besar jurusan Aqidah pada Univ. Islam Madinah di Kerajaan Saudi Arabia. Diambil dari kumpulan risalah beliau berjudul al-Jaami’ lil-Buhuts war-Rasaa`il, diterbitkan oleh Daar Kunuuz Isybiliya, Riyadh, cet. I – 1426 /2005 M, hlm. 252 – 255. Risalah ini berisi ikrar tentang tauhid dan peringatan dari syirik yang terdapat pada talbiyah yang dikmandangkan oleh seseorang ketika berhaji atau berumrah. Disadur dengan bebas oleh Ustadz Ahmas Faiz Asifuddin. Silahkan menyimak. Baca entri selengkapnya »

Hewan Qurban akan Menghadap Pemiliknya ketika Kiamat [Telaah Hadis]

Posted on

Pertanyaan: Salamun alaikum. Apa benar, nanti nanti kalo hari kiamat hewan yang kita kurbankan, bulunya, tanduknya, dan kukunya hewan qurban itu akan didatangkan dan akan menolong orang yang berkurban? Matur nuwun [Dari: Cs Solo]

Jawaban: Wa alaikumus salam wa rahmatullah

Terdapat sebuah hadis dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ، إِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ القِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا، وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنَ الأَرْضِ، فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

“Tidak ada amalan manusia yang lebih dicintai oleh Allah untuk dilakukan pada hari Nahr (Idul Adha), melebihi amalan mengalirkan darah (qurban). Karena qurbannya akan datang pada hari kiamat dengan tanduknya, bulunya, dan kukunya. Dan darahnya akan menetes di tempat yang Allah tentukan, sebelum darah itu menetes di tanah. Untuk itu hendaknya kalian merasa senang karenanya.” Baca entri selengkapnya »

[VIDEO] Petunjuk Manasik Haji dan Umrah (Dilengkapi Video Kondisi Terbaru Masjidil Haram)

Posted on

Video ini berisi petunjuk praktis pelaksanaan manasik Haji dan Umroh yang dikeluarkan oleh Kementrian Urusan Agama,Wakaf, Dakwah Dan Penyuluhan Kerajaan Saudi Arabia yang aslinya berbahasa Arab.

RodjaTV mendubbing dengan File Video yang sama versi Bahasa Indonesia dengan ditambah tampilan video kondisi Masjidil Haram terbaru.

RodjaTV

Meraih Pahala Haji tanpa ke Mekkah ?? Bisa!

Posted on Updated on

Menunaikan ibadah haji ke Baitullah, siapa yang tidak menginginkannya? Selain janji manis pahalanya yang begitu menggiurkan, juga kerinduan terhadap Ka’bah yang selalu membayangi hati setiap muslim.

Untuk memberikan gambaran betapa agungnya kedudukan haji dan betapa besar pahala yang dijanjikan bagi orang yang menunaikannya berikut kami sebutkan beberapa keutamaan ibadah Haji dan Umrah:

1. Haji merupakan salah satu rukun Islam dan merupakan salah satu ibadah yang paling afdhol. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

سُئِلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ « إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « جِهَادٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « حَجٌّ مَبْرُورٌ »

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1519) Baca entri selengkapnya »

Ketika Bertemu Dua Hari Raya [‘Iedul Fithri/’Iedul Adh-ha & Hari Jum’at]

Posted on Updated on

Fatwa No. 2358
Pertanyaan: “Tahun ini terkumpul dua id, hari Jum’at dan hari raya Iduladha, manakah yang benar, apakah kita mengerjakan shalat Zuhur jika belum mengerjakan shalat Jumat atau shalat Zuhur jatuh jika belum shalat Jumat?”

Jawaban: “Barangsiapa yang melaksanakan shalat Id pada hari Jumat diberikan keringanan baginya untuk tidak menghadiri shalat Jumat pada hari itu kecuali Imam, maka wajib baginya mendirikan shalat Jumat dengan yang hadir untuk shalat Jum’at baik dari orang yang sudah melaksanakan shalat Id atau yang belum melaksanakan shalat Id, jika tidak ada seorangpun yang hadir maka gugur kewajiban shalat Jumat itu atas imam dan ia melakukan shalat Zuhur, dengan dalil sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud di dalam kitab Sunannya: Baca entri selengkapnya »

10 Syarat Agar Binatang Sembelihan Menjadi Halal

Posted on

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, wa ba’du,

Syarat halalnya sembelihan ada 10:

Pertama, orang yang menyembelih haruslah orang yang mampu berniat menyembelih. Berdasarkan syarat ini, orang yang boleh menyembelih harus orang yang sudah mumayiz dan berakal. Karena itu, tidak halal sembelihan anak yang belum tamyiz atau orang gila. Karena mereka tidak paham dengan apa yang dia lakukan, sehingga bisa jadi tidak ada kesengajaan. Allah berfirman,

إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ

“Kecuali yang sempat kalian sembelih..” (QS. Al-Maidah: 3).

Makna kalimat ‘kalian sembelih’ menunjukkan harus ada kesengajaan dari si penyembelih hewan. Baca entri selengkapnya »

Keutamaan 10 Hari Awal Dzulhijjah

Posted on

عن ابن عباس رضي الله عنهما قَالَ: قَالَ رسول الله – صلى الله عليه وسلم: «مَا مِنْ أيَّامٍ، العَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هذِهِ الأَيَّام يعني أيام العشر».وفي رواية : «أفضل»  قالوا: يَا رسولَ اللهِ، وَلا الجِهَادُ في سَبيلِ اللهِ؟ قَالَ: «وَلا الجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ، إِلا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيءٍ». رواه البخاري.

Dari Ibnu ‘Abbaas radhiallahu ‘anhumaa ia berkata ; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah (dalam riwayat At-Thirmidzi: “Lebih Afdol“) melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah.” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun (yaitu ia kehilangan nyawa dan hartanya-pen)”. Dalam riwayat Ad-Daarimi :

مَا مِنْ عَمَلٍ أَزْكَى عِنْدَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَلاَ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنْ خَيْرٍ يَعْمَلَهُ فِي عَشْرِ الأَضْحَى

Tidak ada amalan yang lebih suci di sisi Allah Azza wa Jalla dan lebih agung  pahalanya dari pada kebaikan yang dikerjakan pada 10 hari bulan qorban” (HR Al-Bukhari no 969, Abu Dawud no 2440, At-Thirmidzi no 757, Ibnu Maajah no 1727, Ad-Daarimi no 1773, 1774) Baca entri selengkapnya »

Hajar Aswad, Kisah Sebongkah Batu Dari Surga

Posted on Updated on

Hajar Aswad, dahulu berbentuk satu bongkahan. Namun setelah terjadinya penjarahan yang terjadi pada tahun 317H, pada masa pemerintahan al Qahir Billah Muhammad bin al Mu’tadhid dengan cara mencongkel dari tempatnya, Hajar Aswad kini menjadi delapan bongkahan kecil. Batu yang berwarna hitam ini berada di sisi selatan Ka’bah.

A. Asal Usul Hajar Aswad

Perlu diketahui bahwa hajar aswad adalah batu yang diturunkan dari surga. Asalnya itu putih seperti salju. Namun karena dosa manusia dan kelakukan orang-orang musyrik di muka bumi, batu tersebut akhirnya berubah jadi hitam.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « نَزَلَ الْحَجَرُ الأَسْوَدُ مِنَ الْجَنَّةِ وَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنَ اللَّبَنِ فَسَوَّدَتْهُ خَطَايَا بَنِى آدَمَ »

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hajar aswad turun dari surga padahal batu tersebut begitu putih lebih putih daripada susu. Dosa manusialah yang membuat batu tersebut menjadi hitam”. ( HR. Tirmidzi no. 877. Shahih menurut Syaikh Al Albani) Baca entri selengkapnya »

Download Kumpulan Kajian/Ceramah Ilmiyah dan E-Book Seputar Amalan di Bulan Dzulhijjah

Posted on

Dzulhijjah adalah salah satu bulan diantara bulan-bulan haram yang dimuliakan oleh Allah. Amalan-amalan shalih di dalamnya dilipatgandakan ganjaran pahalanya, sebagaimana perbuatan maksiat pada bulan-bulan tersebut tidaklah sebagaimana maksiat dibulan-bulan lainnya.

Begitu banyak amalan yang insya Allah dapat kita amalkan pada bulan dzulhijjah ini. Karena itu bekal ilmu untuk mengisi bulan ini dengan amalan shalih menjadi sangat penting bagi para pecinta akhirat. Berikut ini kami sajikan kumpulan kajian ilmiyah/ceramah agama dan  buku elektronik (e-book) yang insya Allah dapat kita gunakan sebagai bekal mengisi bulan dzulhijjah ini dengan keta’atan.

Wallahu waliyyut taufiq. Baca entri selengkapnya »

Amalan di Hari Tasyriq

Posted on

hari tasyriq
amalan di hari tasyriq

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir zaman.

Hari tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah) adalah hari penuh kemuliaan, hari di mana jama’ah haji melaksanakan ritual melempar jumrah dan di negeri lainnya sibuk dengan menyembelih qurban. Berbagai keutamaan hari tasyriq dan amalan mulia yang bisa dilaksanakan saat itu diterangkan dalam tulisan sederhana berikut ini.

Hari ‘Ied Kaum Muslimin

Hari Arofah, hari Idul Adha dan hari Tasyriq termasuk hari ‘ied kaum muslimin. Disebutkan dalam hadits,

يَوْمُ عَرَفَةَ وَيَوْمُ النَّحْرِ وَأَيَّامُ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الإِسْلاَمِ وَهِىَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Hari Arofah, hari Idul Adha dan hari-hari Tasyriq adalah ‘ied kami -kaum muslimin-. Hari tersebut (Idul Adha dan hari Tasyriq) adalah hari menyantap makan dan minum.[1] Baca entri selengkapnya »