Ekonomi Syari’ah

Talk Show : Polemik Hukum Kredit Pemilikan Rumah (KPR) – Dr. Muhammad Arifin Badri MA

Posted on Updated on

Video diskusi yang membahas tentang polemik seputar hukum kredit pemilikan rumah atau yang biasa disebut dengan KPR, ditinjau dari syariah Islam. Bagaimana penjelasan lengkapnya? Saksikan video pada link beirkut ini:

Baca entri selengkapnya »

Download Audio: Seminar Nasional MASIH ADAKAH RIBA DI BANK SYARIAH? (Yogyakarta, 24 Maret 2012)

Posted on Updated on

download-seminar-nasional-masih-adakah-riba-di-bank-syariah
masih adakah riba

Alhamdulillah, silakan download rekaman Seminar Nasional “Masih Adakah Riba di Bank Syariah” yang diadakan di Gedung Theatrikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 24 Maret 2012. Acara ini diadakan oleh Majalah Pengusaha Muslim

Seminar nasional ini menghadirkan tiga narasumber:
1. Bpk. Fikri Ausiah SE, MSi. (Pengawas Perbankan Syariah dari Bank Indonesia)
2. Bpk. Masyhudi Muqorrobin, M.Sc., Ph.D., Akt. (Konseptor Perbankan Syairah dari Universitas Muhammadiyah)
2. Prof. Dr. Muhamad (Dewan pakar Masyarakat Ekonomi Syariah)
3. Dr. Muhamad Arifin bin Baderi, MA. (Pembina Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia)

Download ppula makalah seminar keempat pemateri Seminar dan ebook Ebook Riba = Susah di Dunia dan Akhirat karya Ustadz Abdullah Zaen, M.A.

Selengkapnya silakan klik link berikut ini Baca entri selengkapnya »

Ada Apa Dengan Bank Konvensional?

Posted on Updated on

Perekonomian adalah salah satu bidang yang diperhatikan oleh syari’at Islam dan diatur dengan undang-undang yang penuh dengan kebaikan dan bersih dari kedhaliman. Oleh karenanya, Allah mengharamkan riba yang menyimpan berbagai dampak negatif bagi umat manusia dan merusak perekonomian bangsa.

Sejarah dan fakta menjadi saksi nyata bahwa suatu perekonomian yang tidak dibangun di atas undang-undang Islam, maka kesudahannya adalah kesusahan dan kerugian. Bila anda ingin bukti sederhana, maka lihatlah kepada bank-bank konvensional yang ada di sekitar kita, bagaimana ia begitu megah bangunannya, tetapi keberkahan tiada terlihat darinya. Sungguh benar firman Allah:

يَمْحَقُ اللّهُ الْرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ

Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan sedekah. (QS. Al-Baqoroh: 276)

Nah, di sinilah pentingnya bagi kita untuk mengetahui masalah Bank konvensional dan sejauh mana kesesuaiannya dengan hukum Islam karena pada zaman sekarang ini, Bank bagi kehidupan manusia hampir sulit dihindari. Baca entri selengkapnya »

Syubhat Seputar Pinjam-Meminjam

Posted on

Diriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu secara marfu’:

كُلُّ قَرْضٍ جَرَّ مَنْفَعَةً فَهُوَ رِبًا

“Setiap pinjaman yang membawa manfaat keuntungan adalah riba.”

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani berkata:

“Hadits ini diriwayatkan oleh Haris ibnu Abi Usamah (dalam Musnadnya, 1/500 no. 437, pen.) dan di dalam sanadnya ada seorang rawi yang gugur periwayatannya (saqith). Hadits ini memiliki syahid (pendukung) yang dhaif pula dari Fadhalah bin ‘Ubaid yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi (di dalam As-Sunanul Kubra, 5/350 dan Ma’rifatus Sunan wal Atsar, 4/391, pen.). Pendukung lainnya adalah hadits mauquf (riwayat yang sampai pada shahabat saja tidak sampai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam), diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abdullah bin Salam radhiyallahu ‘anhu (lihat Bulughul Maram, Kitabul Buyu’, Bab As-Salam wal Qardh war Rahn, hadits no. 812, -pen).” Al-Hafizh juga mengatakan dalam At-Talkhish (3/997): “Dalam sanad hadits ini ada Sawar ibnu Mush’ab , dia adalah rawi yang matruk (ditinggalkan haditsnya).” Baca entri selengkapnya »

Waspadai Jeratan Gurita Bank!

Posted on Updated on

gurita

Bapak A ingin membangun rumah, namun dia tidak memiliki cukup uang untuk membeli materialnya. Lalu, dia pun meminjam ke bank untuk membangun rumah.

Bapak B ingin memulai usaha yang membutuhkan modal banyak, maka dia pun meminjam uang di bank. Sedangkan Bapak C terkena musibah, anaknya kecelakaan dan dirawat di rumah sakit sehingga membutuhkan biaya yang tinggi, maka dia pun lari ke bank untuk meminjan uang.

Gambaran di atas adalah sekelumit gambaran keadaan seseorang dalam kehidupan di dunia ini. Terkadang, seseorang dihadang kebutuhan mendadak yang harus segera ditunaikan, namun dia belum memiliki uang.

Apakah kondisi-kondisi tersebut bisa melegalkan seseorang untuk pinjam uang di bank? Apakah sebenarnya hukum meminjam uang di bank? Terus, bagaimana jika meminjam uang di bank syariat? Baca entri selengkapnya »

Alternatif Permodalan dalam Islam [Plus Download Audio Ceramah]

Posted on Updated on

modal-usaha

Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri. MA

Alhamdulillah. Salawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya.

Anda ingin sukses di dunia usaha? Anda ingin merintis kerajaan bisnis? Namun, sudahkah Anda memiliki modal yang cukup untuk mewujudkannya?

Saudaraku, Anda tidak usah berkecil hati …. Walaupun saat ini Anda tidak memiliki modal sedikit pun, cita-cita Anda ini lumrah dan wajar. Mungkin, dalam waktu dekat, cita-cita ini akan benar-benar menjadi kenyataan!

Ketahuilah, Saudaraku. Betapa banyak pengusaha sukses nan kaya-raya yang merintis keberhasilannya dari tangan hampa. Baca entri selengkapnya »

Setiap Orang Dapat Meraih Kesuksesan

Posted on

sukses

Setiap orang dapat meraih kesuksesan. Namun, benarkah bahwa sikap, mental, bahkan motivasi kita selama ini sudah menuju ke arah kesuksesan? Jika belum, maka kesuksesan yang Anda impikan barulah isapan jempol semata. Menjadi sukses bukanlah seperti berjalan di taman yang indah.

Sukses adalah sebuah pilihan yang dapat Anda buat. Sukses adalah mengenai pilihan apa yang Anda inginkan dalam kehidupan dan mengambil langkah penting untuk mencapainya. Sukses tidak akan berhenti sampai Anda meraihnya! Diperlukan proses (baca: waktu dan kesempurnaan ikhtiar) yang tak singkat. Namun, jika Anda mengikuti beberapa panduan dan memiliki dedikasi untuk menjadi “sesuatu”, Anda memiliki peluang besar untuk menjadi orang sukses. Meski demikian, masing-masing individu memiliki definisi sukses yang berbeda.

Dua definisi sukses yang pertama, menurut kamus adalah “mendapatkan hasil yang memuaskan” dan “mencapai sesuatu yang diinginkan atau direncanakan”. Jadi, menjadi orang terkaya di dunia dapat dianggap sebagai keberhasilan bagi beberapa orang, namun tidak semuanya. Selama Anda berusaha keras untuk melakukan yang terbaik dan Anda mencapai tujuan ini, Anda telah berhasil. Lantas, bagaimana menjadi sukses? Baca entri selengkapnya »

Download Ebook : 12 Kiat Ngalap Berkah (Dikompilasi dari tulisan di Situs KPMI)

Posted on Updated on

Pendahuluan

12 kiat ngalap berkah - ust. muhammad arifin badri
12 kiat ngalap berkah - ust. muhammad arifin badri

Segala puji hanya milik Allah Ta’ala, Dzat yang telah melimpahkan berbagai kenikmatan kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya. Amiin.

Betapa sering kita mengucapkan, mendengar, mendambakan dan berdoa untuk mendapatkan keberkahan. Keberkahan dalam umur, keberkahan dalam keluarga, keberkahan dalam usaha, keberkahan dalam harta benda, dan lain-lain. Bahkan, karena begitu besar harapan kita untuk mendapatkan keberkahan, sampai-sampai kita senantiasa saling mendoakan dengan mengucapkan,

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga keselamatan dan keberkahan dari Allah senantiasa menyertaimu.”

Doa agung nan indah ini telah dijadikan sebagai ucapan salam ketika kita berjumpa dan berpisah. Hal ini adalah bukti nyata akan pentingnya peranan keberkahan dalam hidup kita.

Akan tetapi, pernahkah kita bertanya, “Apakah sebenarnya keberkahan itu? Dan bagaimana keberkahan dapat diperoleh?” Baca entri selengkapnya »

Download Ceramah Prinsip Dasar Ekonomi Syariah & Mengenal Bentuk-bentuk Kerjasama Dagang dalam Islam (Syarikat Dagang)

Posted on

Alhamdulillah, berikut ini kami hadirkan rekaman ceramah dengan tema Mengenal Bentuk-bentuk Kerjasama Dagang dalam Islam, Permasalahan dan Solusinya. Ceramah ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin Baderi, M.A di Masjid Al Barkah dan disiarkan oleh Radio Rodja 756 AM (Ahad, 21 November 2010).

Selain itu, silakan download pula rekaman ceramah di Hotel Lombok Raya (25 November 2010) dengan tema Prinsip Dasar Ekonomi Syariah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Arifin Baderi. Semoga bermanfaat dan silakan download rekamannya pada link berikut: Baca entri selengkapnya »

Download Seminar Nasional KPMI: “Melanjutkan Perjuangan Mewujudkan Perbankan Syari`ah”

Posted on

Alhamdulillah, berikut kami sampaikan rekaman mp3 dari seminar berjudul `Melanjutkan Perjuangan Mewujudkan Perbankan Syari`ah` yang diselenggarakan oleh KPMI (pengusahamuslim.com) di Gedung BPPT Jakarta, 20 November 2010, bersama Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, MA. dan Bpk. Muhammad Abdus Shomad, SE, M.M. (Mantan praktisi perbankan syari`ah) dengan moderator Bpk Ir. Nursyamsu Mahyuddin MSc. (Ketua KPMI Pusat).

Jika ada pertanyaan atau ingin mendiskusikan masalah ini dengan Ustadz Muhammad Arifin Badri secara langsung, silahkan pertanyaannya disampaikan di milis fatwa KPMI. Baca entri selengkapnya »

SEMINAR NASIONAL “Melanjutkan Perjuangan Mewujudkan Perbankan Syari’ah”

Posted on

SEMINAR NASIONAL

“Melanjutkan Perjuangan Mewujudkan Perbankan Syari’ah”

Dapatkan pula penjelasan rinci mengenai riba dan contoh prakteknya di zaman ini. Menimba ilmu sambil memperluas jaringan bisnis anda bersama 1000 pengusaha muslim member KPMI dan umum …

Narasumber :

  1. Dr. Muhammad Arifin Badri, MA – Ustadz pembina KPMI, lulus S3 summa cum laude dari Universitas Islam Madinah – Penulis Buku : Riba & Tinjauan Kritis Perbankan Syariah
  2. Muhammad Abdus Shomad, SE, MM – Praktisi Bank Syariah di Indonesia

Hari/Tanggal : Sabtu, 20 November 2010 Tempat : Auditorium Utama BPPT (Badan Pengkajian & Penerapan Teknologi), Gedung II Lantai 2, Jl MH Thamrin No 8, Jakarta Pusat Waktu : Pukul 08.00 – Ashar

Seminar ini diselenggarakan oleh : KPMI (Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia) www.pengusahamuslim.com bekerjasama dengan Majalah PENGUSAHA MUSLIM www.majalah.pengusahamuslim.com

Didukung oleh : ZAHIR Accounting Software & Penerbit DARUL ILMI Baca entri selengkapnya »

Bagaimanakah Hukum Asuransi dalam Islam?

Posted on

Di antara bentuk transaksi riba yang telah menjamur di setiap masyarakat di belahan bumi manapun ialah asuransi. Oleh karena itu, berikut ini saya nukilkan fatwa-fatwa ulama seputar permasalahan asuransi dngan berbagai macam dan jenisnya. Hal ini saya lakukan, karena pada fatwa-fatwa berikut telah tercakup berbagai argumentasi masing-masing pendapat dalam masalah ini.

Edaran Komite Tetap Untuk Riset Ilmiyyah Dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia

“Segala puji hanya milik Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Amma ba’du: Baca entri selengkapnya »

Jual Beli dan Hukum-hukumnya

Posted on Updated on

HUKUM JUAL BELI

Kesimpulan Jual Beli Dan Hukum-Hukumnya
oleh : Prof.Dr.Abdullah al-Mushlih & Prof.Dr.Shalah ash-Shawi

Kesimpulan Artikel Jual Beli dan Hukum-hukumnya

Jual beli adalah menukar harta dengan harta. Menurut ter-minologi ilmu fiqih, artinya: Bentuk usaha penukaran terhadap yang bukan fasilitas atau kenikmatan.

Asal dari jual beli adalah mubah, kecuali bila ada dalil yang mengharamkannya.

Jual beli diklasifikasikan dalam banyak macam, melalui su-dut pandang yang berbeda-beda.

Dilihat dari jenis barang yang dijadikan perjanjian, jual beli terbagi menjadi beberapa macam: Jual beli bebas, yakni menukar barang dengan uang. Money Changer, yakni menukar uang de-ngan uang. Serta barter, yakni menukar barang dengan barang. Baca entri selengkapnya »

Jual Beli Yang Diperdebatkan

Posted on Updated on

HUKUM JUAL BELI

JUAL BELI YANG DIPERDEBATKAN

oleh : Prof.Dr.Abdullah al-Mushlih & Prof.Dr.Shalah ash-Shawi

Pertama : Penjualan kredit dengan tambahan harga

Jual beli dalam fiqih Islam terkadang dilakukan dengan pembayaran kontan –dari tangan ke tangan–, dan terkadang dengan pembayaran dan penyerahan barang tertunda, hutang de-ngan hutang. Terkadang salah satu keduanya kontan dan yang lainnya tertunda. Kalau pembayaran kontan dan penyerahan barang tertunda, maka itu disebut jugal beli as-Salm. Kalau penyerahan barangnya langsung dan pembayarannya tertunda, itu disebut jual beli nasi’ah. Pembayaran tertunda itu sendiri terkadang dibayar belakangan dengan sekali bayar sekaligus. Terkadang di-bayar dengan cicilan, yakni dibayar dengan jumlah tertentu pada waktu-waktu tertentu. Itu disebut jual beli taqsit atau kredit. Kredit di sini merupakan cara memberikan pembayaran barang dagangan. Baca entri selengkapnya »