fenomena

Sikap Tengah Dalam Menyikapi Fenomena “Habib Cabul”

Posted on

imamah
fenomena habib cabul

Judul Asli : Fenomena Habib Cabul
Penulis : Nufitri Hadi

Fenomena habaib atau habib di negeri ini bukanlah sesuatu yang baru, dengan “merk” sebagai keturunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mereka pun berhasil menarik banyak simpati masyarakat, terutama dari kalangan awam. Apalagi setelah diliputnya pengjian Habib Munzir oleh salah satu stasiun swasta, nama para habib pun semakin terkenal dan akrab di masyarakat Indonesia.

Akhir-akhir ini berita mengenai para habib ini pun semakin riuh dan semakin membuat mereka dikenal. Namun sayang, pemicunya adalah hal yang dianggap tabu dan merusak citra para habib. Habib Hasan bin Ja’far As Segaf dituduh melakukan perbuatan cabul (Homosexual) terhadap beberapa jamaahnya. Kontan hal ini direspon cepat oleh awak media, berbagai majalah dan situs-situs berita menjadikannya sebagai topik utama. Artikel-artikel yang membahas berita perbuatan cabul sang habib pun terus dibahas media dalam beberapa hari ini. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Enggan Mengikuti Kebenaran Karena Tuntutan Keadaan?

Posted on Updated on

enggan masuk surga

Di antara sebab tersebarnya kebatilan dan bertambah buruknya keadaan masyarakat adalah berbagai macam alasan yang diada-adakan oleh syaitan dan bala tentaranya demi melestarikan kemungkaran. Umat-umat terdahulu yang menentang dakwah para rasul pun demikian. Ketika para rasul itu menyeru mereka untuk mengesakan Allah dan taat kepada utusan-Nya, maka serentak muncullah berbagai dalih dan argumentasi mereka untuk mengelak dari kewajiban tersebut.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apabila dikatakan kepada mereka; ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Rabb kalian, maka mereka mengatakan; ‘Bahkan kami akan tetap mengikuti apa-apa yang kami dapati dari nenek-nenek moyang kami’. Apakah mereka akan tetap mengikutinya apabila ternyata nenek moyang mereka adalah orang-orang yang tidak memahami apa pun dan sama sekali tidak berada di jalan petunjuk?”. (QS. al-Baqarah : 171) Baca entri selengkapnya »