Fiqih Islam

Waktu-waktu Terlarang untuk Shalat

Posted on Updated on

Waktu-waktu Terlarang untuk Shalat

(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Ishaq Muslim Al-Atsari)


‘Uqbah bin ‘Amir z berkata:

ثَلاَثُ سَاعَاتٍ كَانَ النَّبِيُّ n يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّيَ فِيْهِنَّ أَوْ أَنْ نَقْبُرَ فِيْهِنَّ مَوْتَانَا: حِيْنَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ، وَحِيْنَ يَقُوْمُ قَائِمُ الظَّهِيْرَةِ حَتَّى تَمِيْلَ الشَّمْسُ، وَحِيْنَ تَضَيَّف لِلْغُرُوْبِ حَتَّى تَغْرُبَ

“Ada tiga waktu di mana Nabi n melarang kami untuk melaksanakan shalat di tiga waktu tersebut atau menguburkan jenazah kami, yaitu ketika matahari terbit sampai tinggi, ketika seseorang berdiri di tengah hari saat matahari berada tinggi di tengah langit (tidak ada bayangan di timur dan di barat) sampai matahari tergelincir dan ketika matahari miring hendak tenggelam sampai benar-benar tenggelam.” (HR. Muslim no. 1926) Baca entri selengkapnya »

Iklan

Waktu-Waktu Shalat [PENTING!]

Posted on Updated on

waktu-sholat
waktu-sholat

Segala puji yang disertai pengagungan seagung-agungnya hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala dan perendahan diri kita yang serendah-rendahnyanya hanya kita berikan kepadaNya Robbul ‘Alamin. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam.

Kaum muslimin sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103] Baca entri selengkapnya »

Adilkah Pembagian Waris Dalam Islam

Posted on Updated on

warisan

Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri. MA

Soal :

Bismillah. Assalamu’alaikum warahmatullah. Afwan, ada sebagian orang berpendapat bahwa pembagian waris harus memenuhi unsur keadilan (syari’at mengatur laki-laki mendapat 2 bagian wanita 1 bagian) mereka berpendapat jika seperti itu kemungkinan tidak adil. Misalnya, si laki-laki kaya (mampu) sedangkan si wanita miskin, jika diberikan 2 bagian untuk laki-laki katanya tidak adil. Betulkah pendapat mereka ? Pembagian waris laki-laki dan wanita 2:1, apakah memang dalam semua keadaan (misal contoh diatas) ? atas jawabannya saya ucapkan, “Jazakumulloh khoirol jaza’.”(Hamba Alloh, 08132766xxxx)

Jawaban :

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan sahabatnya. Baca entri selengkapnya »

Ketentuan Iklan “Per-Klik” di Situs Anda

Posted on Updated on

pay per click

Pertanyaan:

Ada sebagian situs yang menyewakan sebagian halaman situsnya itu mengiklankan situs lain. Apakah ada persyaratan kejelasan tentang status sewa, misalnya: satu tahun, ataukah diperbolehkan jika tanpa kejelasan batas akhir masa sewa? Bolehkah jika uang sewanya berubah-ubah mengikuti jumlah pengunjung yang meng-klik iklan tersebut, semisal satu real untuk setiap setiap klik-nya?

Jawaban:

Di antara syarat sah transaksi ijarah (sewa) adalah adanya kejelasan masa sewa dan kejelasan besaran uang sewa.

Ibnu Qudamah Al-Hambali mengatakan, “Tidak ada perbedaan pendapat di antara para ulama mengenai bolehnya menyewakan tanah atau bangunan. Ibnul Mundzir mengatakan, “Semua ulama, yang kami ketahui, bersepakat bahwa menyewakan rumah atau hewan tunggangan itu hukumnya boleh, namun sewa itu tidaklah diperbolehkan melainkan dalam jangka waktu penyewaan yang jelas.” (Al-Mughni, 5:260) Baca entri selengkapnya »

Download Ebook: Panduan Kesehatan Muslimah (Haid – Hamil – Melahirkan – Nifas – Menyusui) [dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyyah]

Posted on Updated on

pandukan kesehatan muslimah

Alhamdulillah, berikut ini kami hadirkan ebook Panduan Kesehatan Muslimah (Haid – Hamil – Melahirkan – Nifas – Menyusui). Ebook ini merupakan makalah kajian khusus muslimah yang diselenggarakan di Masjid SDITQ Pesantren Islam Al-Irsyad (15 Rabi’ul Akhir 1432 H bertepatan 20 Maret 2011 pukul 09:00-11:30 WIB)

Kajian ini menghadirkan dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyyah asal Surakarta. Beliau yang sehari-hari beraktivitas sebagai dokter di Pesantren Bin Baz Yogyakarta dan pengasuh rubrik kesehatan Majalah As-Sunnah, menjelaskan secara rinci permasalahan yang kerap terjadi saat Haid, Hamil, Nifas dan Menyusui. Tak lupa dipaparkan pula pencegahan dan penanganan permasalahan tersebut.

Kajian yang disampaikan secara lugas dan jelas mendapat respon positif dari peserta yang berdatangan dari Semarang, Boyolali, Salatiga dan sekitarnya. Sesi tanya jawab merupakan saat yang selalu dinantikan. Banyak pertanyaan yang diajukan seputar tema yang disampaikan.

Silakan download ebooknya pada link berikut: Baca entri selengkapnya »

Keagungan Sholat dalam Islam

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم

Kewajiban sholat lima waktu adalah perkara yang disepakati oleh seluruh kaum muslimin, namun sangat disayangkan realitanya masih banyak kaum muslimin yang melalaikan kewajiban ini, bahkan meninggalkannya sama sekali.

Tidaklah hal ini terjadi kecuali karena telah semakin jauhnya ummat Islam dari tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta bimbingan para ulama. Padahal seluruh ulama telah sepakat akan besarnya dosa meninggalkan sholat dan bahaya yang akan menimpa pelakunya di dunia dan akhirat.

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata, “(Ulama) kaum muslimin tidak berbeda pendapat bahwa meninggalkan sholat wajib dengan sengaja termasuk dosa besar. Dosanya di sisi Allah lebih besar dari dosa membunuh jiwa, dosa mengambil harta orang (tanpa alasan yang benar), juga lebih besar dari dosa zina, pencurian dan minum khamar. Meninggalkan sholat juga mengundang hukuman dan kemarahan Allah serta kehinaan di dunia dan akhirat.” (Kitabus Sholah wa Hukmu Tarikiha, hal. 29) Baca entri selengkapnya »

Ada apa di balik ISBAL ?! (pakaian yg panjang sampai di bawah mata kaki)

Posted on Updated on

isbal

الحمد لله وكفى, والصلاة والسلام على رسوله المصطفى, وعلى آله وصحبه ومن اهتدى, أمابعد

1.    عن أبي ذر عن النبي صلى الله عليه وسلم  قال: ثلاثة لا يكلمهم الله يوم القيامة ولا ينظر إليهم ولا يزكيهم ولهم عذاب أليم. قال فقرأها رسول الله صلى الله عليه وسلم  ثلاث مرارا. قال أبو ذر: خابوا وخسروا من هم يا رسول الله؟ قال: المسبل والمنان والمنفق سلعته بالحلف الكاذب  (رواه مسلم)

Dari Abu Dzar, dari Nabi -shollallohu alaihi wasallam- bersabda: “Ada tiga golongan, -yang pada hari kiamat nanti- Alloh  tidak bicara dengan mereka, tidak melihat mereka, tidak membersihkan (dosa) mereka dan bagi mereka siksa yang pedih”. Rasulullah -shollallohu alaihi wasallam- mengulangi sabdanya itu tiga kali. Abu dzar mengatakan: “Sungguh celaka dan merugilah mereka! wahai Rasulullah, siapakah mereka?”. Beliau menjawab: “Orang yang isbal (dengan rasa sombong), orang yang mengungkit-ngungkit pemberiannya dan orang yang menjual barang dagangannya dengan sumpah palsu”. (HR. Muslim) Baca entri selengkapnya »

Tatacara Wudhu Sesuai Tuntunan Nabi [4]

Posted on Updated on

Wajibnya wudlu jika ingin menyentuh mushaf

air wudhu

Khilaf diantara para ulama,

  • Pendapat pertama (ini merupakan pendapat jumhur): Wajib berwudlu jika menyentuh mushaf, dalilnya :

– Sesuai firman Allah

لاَ يَمَسُّهُ إِلاَّ الْمُطَّهَّرُوْنَ

(Tidak menyentuhnya kecuali yang disucikan), karena dhomir (هُ) kembali kepada Al-Qur’an sesuai dengan awal ayat tersebut تَنْزِيْلٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ (Yang diturunkan dari Robbul alamin). Sedangkan yang dimaksud الْمُطَّهَّرُوْنَ adalah orang yang berwudlu dan mandi dari janabah sesuai dengan firman Allah وَلَكِنْ يُرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ  (melainkan untuk mensucikan kalian). Dan walaupun ayat ini adalah khobar bukan perintah (sebab kalau perintah dia mestinya majzum لاَ يَمَسَّهُ karena لاَ adalah nahiyah), namun dia adalah khobar yang bermakna perintah. Dan yang seperti ini lebih mengena dalam amr. Baca entri selengkapnya »

Tata Cara Wudhu Sesuai Tuntunan Nabi (3)

Posted on Updated on

pembatal wudhu

F. Pembatal-pembatal wudlu

Jika terdapat salah satu dari pembatal-pembatal berikut maka seseorang telah batal wudlunya. Pembatal-pembatal tersebut yaitu :

a. Segala yang keluar dari dua jalan (qubul dan dubur). Dan yang termasuk dalam hal ini ialah :

–    Buang air besar dan buang air kecil, dalilnya

Firman Allah ta’ala:

أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ

Atau salah seorang diantara kalian buang air besar Baca entri selengkapnya »

Tata Cara Wudhu Sesuai Tuntunan Nabi (2)

Posted on Updated on

B.Syarat-syarat wudlu

wudhu

1. Niat (ada khilaf antara jumhur dan Hanafiyah, lihat artikel seri 1).

2. Air yang digunakan harus thohur (suci dan mensucikan), maka tidak sah berwudlu dengan air yang najis

3. Air yang digunakan harus air yang mubah (ada khilaf dalam masalah ini). Sehingga tidak sah berwudlu dengan air curian.

4. Menghilangkan hal-hal yang bisa mengahalangi sampainya air ke kulit. Dalilnya :

حَدِيْثِ خَالِدٍ بْنِ مَعْدَانَ أَنَّ النَّبِيُّ  رَأَى رَجُلاً، وَفِي ظَهْرِ قَدَمِهِ لُمْعَةُ قَدَرِ الدِّرْهَمِ لَمْ يُصِبْهَا المْاَءُ فَأَمَرَهُ أَنْ يُعِيْدَ الْوُضُوْءَ

Hadits Kholid bin Mi’dan bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat seorang laki-laki yang pada kakinya ada seukuran dirham yang tidak terkena air (wudlu), maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan laki-laki tersebut untuk mengulangi wudlu.
Hadits shohih riwayat Abu Dawud dan ada tambahan الصَّلاَةَ yaitu (Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkannya untuk mengulangi sholat, Irwaul Golil no 86) Baca entri selengkapnya »

Tata Cara Wudhu Sesuai Tuntunan Nabi (1)

Posted on

A. Keutamaan Wudlu

air-wudhu

1. Allah ta’ala mencintai orang-orang yang bersih, sebagaimana firman Allah :

إِنَّ اللهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَ يُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Seungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang bersih (Al-Baqoroh : 222)

2. Sesungguhnya gurrah dan tahjil (cahaya akibat wudlu yang nampak pada wajah, kaki, dan tangan) merupakan alamat khusus ummat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari kiamat kelak, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إِنَّ أُمَّتِي يُدْعَوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ غُرًّا مُهَجَّلِيْنَ مِنْ آثَارِ الْوُضُوْءِ

“Sesungguhnya umatku dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya wajah-wajah, tangan-tangan dan kaki- kaki mereka karena bekas wudlu” (Riwayat Bukhori dan Muslim) Baca entri selengkapnya »