Fitnah

Masjidil Haram Direnovasi, Rumah Kelahiran Nabi Dijadikan WC Umum. Benarkah?!

Posted on

Ustadz, beberakali saya melihat orang menyebar berita fitnah ttg kerajaan saudi. Lalu apa benar, tempat kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Mekah dijadikan WC umum? terima kasih

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Bersikap waspada dan hati-hati, menjadi prinsip penting yang harus selalu kita kedepankan dalam menerima setiap berita. Terlebih berita yang memicu emosi masyarakat. Mudah menyebarkan berita, bisa jadi termasuk menyebarkan kebencian di tengah masyarakat. Penyesalan baru terjadi ketika muncul konflik di tengah mereka. Inilah yang Allah ajarkan dalam firman-Nya,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. al-Hujurat: 6). Baca entri selengkapnya »

‘Asyura Membuka Kedok Syi’ah Rafidhah

Posted on

Segala puji bagi Allah, Shalawat dan salam mudah-mudahan tetap tercurah kepada Nabi kita Muhammad , keluarganya yang suci dan para sahabat beliau yang terbaik. Waba’du:

Kita Ahlussunnah mengenal Asyura adalah hari puasa pada tanggal 10 Muharram yang keutamaannya bisa menghapus dosa setahun yang lalu. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam.

Dua bid’ah di hari Asyura

Namun qaddarallahu, Asyura’ juga bertepatan dengan mati syahidnya Husain radhiallahu’anhu. Ini tentu musibah besar, meski kalah besar dengan terbunuhnya Ali, Utsman, Umar radhiyallahu’anhum. Maka dalam hal ini, ada dua kelompok dari umat Islam yang menyimpang dari sunnah:

  1. Kelompok pertama menjadikan Asyura’ sebagai hari meratap dan menyiksa diri, dengan cara memukul-mukul kepala dan dada dengan tangan sambil menyanyi dengan nyanyian ratapan. Atau dengan memukul punggung dengan rantai dan pedang, dan melukai kepala dengan pisau atau pedang sampai berdarah lalu dipukul-pukul biar darah banyak mengalir dan biar pahala pun mengalir. Kelompok ini adalah kelompok Syiah yang di Indonesia menamakan diri sebagai Syiah Ahlul Bait lalu disingkat Ahlul Bait atau Jamaah Ahlul Bait. Tentu penamaan ini salah dan melecehkan istilah Ahlul Bait yang sangat dicintai oleh Ahlussunnah.
  2. Kedua adalah kelompok Nawashib yaitu musuh-musuh keluarga Nabi yang senang dengan wafatnya Husain sehingga mereka menjadikannya sebagai hari pesta dan kenduri.

Baca entri selengkapnya »

Dajjal Akan Muncul Di Iran?

Posted on

Pertanyaan : Benarkah dajjal muncul di Iran? Aq pernah denger omongan org seperti itu. Tapi kan gak jelas, jadi butuh bukti. Trim’s

Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Berbicara masalah aqidah, masalah keyakinan, berita ghaib, dst, prinsip yang perlu kita kedapankan adalah mendengar dan pasrah. Selama informasi yang menjadi sumber berita itu bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Karena konsekuensi iman kita terhadap al-Quran dan hadis adalah meyakini setiap berita yang disebutkan dalam al-Quran dan hadis shahih itu (baca: Dajjal Menghidupkan Orang Mati?)

Karena itulah, dalam masalah aqidah, ulama menyebutnya sebagai masalah sam’iyat. Masalah yang hanya bisa didengar, dan tidak ada ruang bagi akal untuk ikut terlibat, sekalipun menurut sebagian orang tidak masuk akal.

Seluruh informasi tentang Dajjal, termasuk masalah aqidah dan keyakinan. Karena munculnya Dajjal, bagian dari tanda akhir zaman, yang itu tidak mungkin bisa kita ketahui kecuali berdasarkan informasi dari wahyu. Dengan demikian, peristiwa munculnya Dajjal hanya bisa dekati dengan prinsip mendengar dan pasrah. Baca entri selengkapnya »

8 Sikap Mengatasi Fitnah dan Tuduhan

Posted on Updated on

8 Sikap Mengatasi Fitnah dan Tuduhan
Oleh: Ustadz Fariq Gasim Anuz

Mungkin diantara kita selama hidup pernah difitnah atau dituduh. Ada yang dituduh sebagai pembohong, egois, tidak punya perasaan, pengkhianat, pencuri, dituduh selingkuh, dikatakan dzalim, munafik, sesat atau tuduhan-tuduhan lainnya. Termasuk dzalim, menuduh dan memfitnah orang lain dengan sesuatu yang tidak dilakukannya. Jika anda dituduh dan difitnah oleh seseorang padahal anda merasa yakin tidak bersalah maka ada delapan sikap yang sebaiknya kita lakukan:

Pertama, hendaklah kita cek dan kita pelajari lagi jangan-jangan yang dituduhkan orang lain itu benar. Jika ternyata kita salah maka jangan malu dan jangan gengsi untuk mengakui kesalahan dan mengikuti kebenaran meskipun cara orang yang menasehati kita kasar atau mungkin bermaksud tidak baik.

Kedua,memperbaiki ucapan atau tindakan kita yang menjadi penyebab orang memfitnah kita. Misalkan bendahara Masjid dituduh mencuri uang kas Masjid disebabkan tidak transparannya laporan keuangan maka hendaknya dibuat laporan yang rapi dan jelas. Jika seorang dituduh “nakal” karena sering bergaul dengan orang-orang “nakal” maka selektiflah dalam memilih sahabat. Baca entri selengkapnya »

[Download] Ringkasan Kitab “Mausu’ah ‘Aisyah Ummul Mu’minin”

Posted on Updated on

Buku ini merupakan ensiklopedi ilmiah tentang berbagai sisi kehidupan dan keutamaan Ibunda Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, menukil sisi kehidupan beliau dari sisi yang berbeda, mengenal beliau lebih dekat, sifatnya, dan hubungannya yang terjalin antara beliau dengan Rasulullah -shallallahu ’alaihi wa sallam- dan ahlul bait. Termasuk berkenaan dengan fitnah dan syubhat paling keji yang pernah dilontarkan kepada beliau. Buku ini juga membahas hukum bagi siapa saja yang mencela beliau dan berisi kumpulan bait-bait syair yang berisikan pujian untuknya.

Ringkasan buku ini mencantumkan beberapa topik penting yang diambil dari buku aslinya, mengacu kepada urgensi maksud dari penulisan buku ini. Topik utama dalam buku aslinya dijelaskan secara garis besar dengan disertakan dalil-dalilnya, derajat periwayatnya dan takhrij hadistnya. Sangat menarik bagi siapa saja yang ingin memperluas pengetahuannya tentang ummul mukminin ‘Aisyah -radhiyallahu ‘anha

Mungkin akan timbul pertanyaan, “Begitukah pentingkah kedudukan Ummul mukminin ‘Aisyah -radhiyallahu ‘anha- sehingga harus ditulis kitab khusus tentang kehidupan, keutamaan-keutamaan, serta pembelaan terhadap beliau?”

Jawabannya adalah: Iya, karena jika beliau tercemar nama baiknya maka tercemarlah agama Islam ini, dan celaan yang menjatuhkan beliau berarti juga celaan terhadap banyak hukum dan riwayat hadist yang diriwayatkan melalui jalur beliau. Yang berarti juga mencela kehormatan Rasulullah – shallallahu’alaihi wa sallam- dan mendustakan Allah Azza wa Jalla. Maka tatkala keadaannya seperti ini –banyak tuduhan dialamatkan kepada Ummul Mukminin- dan bermunculannya orang-orang yang meniti di atas jalannya kaum munafikin, mereka semua menuduh istri Rasulullah -shallallahu’alaihi wasallam- dengan tuduhan palsu dan dusta. Oleh sebab itu, sudah selayaknya kita membantah semua tuduhan tersebut dengan menampilkan keutamaan-keutamaan beliau, serta membelanya dari segala syubhat yang dilontarkan kepada beliau. Untuk itulah buku ini ditulis. Baca entri selengkapnya »

“Jihad Sex” di Suriah ???

Posted on

Belum lama ini, marak diberitakan di media-media massa nasional tentang adanya “Jihad Sex” di Suriah, yang dilakukan wanitia Tunisia kepada para pemuda pejuang Suriah yang melawan Bashar Al-Assad.

Kemudian, disebarkan pula bahwa jihad sex tersebut muncul setelah ada fatwa dari Dr. Muhammad Al-Arifi, dari Saudi Arabia.

Perlu pembaca ketahui bahwa adanya fatwa ini kenyataannya hanyalah kebohongan semata. Dr. Al Arifi sendiri membantah keras adanya fatwa ini. Bahkan, setiap muslim yang awam pun tentu akan mengingkari adanya “Jihad Sex” seperti ini. Baca entri selengkapnya »

[Audio] Radio Rodja Suka Mengkafirkan Kaum Muslimin ?!

Posted on Updated on

Hari jum’at kemarin Radio Rodja dapat undangan dari KPID Jabar untuk klarifikasi terhadap aduan beberapa lembaga dan ormas yang menyebutkan bahwa radio rodja sering mengkafirkan dan meng-ahli bid’ahkan kaum muslimin secara umum atau men-ta’yin ahli bid’ah masuk neraka.

Alhamdulillah bila menyimak kajian asatidz kita dengan hati yang jernih tentu kita dapati bahwa tuduhan tersebut hanyalah isapan jempol belaka,semoga Allah Ta’ala menetapkan hidayah bagi kita semua dan mereka.

Berikut satu saja kajian yang disampaikan oleh ustadz Abu Haidar -semoga Allah menjaga beliau- dari sekian banyak kajian yg disampaikan oleh para asatidz di radio Rodja yang bisa meluruskan tuduhan tersebut. Baca entri selengkapnya »

Berhiaslah dengan Akhlak Ahlus Sunnah dalam Menyikapi Berita tentang Masalah Besar, Jagalah Persatuan

Posted on

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allah ta’ala berfirman,

وَإِذَا جَاءَهُمْ أَمْرٌ مِنَ الْأَمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُوا بِهِ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلَى أُولِي الْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنْبِطُونَهُ مِنْهُمْ وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْطَانَ إِلَّا قَلِيلًا

“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan atau pun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Andaikan mereka menyerahkan urusannya kepada Rasul dan Ulil Amri (pemegang urusan dari kalangan umaro dan orang-orang berilmu) di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut setan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu).” [An-Nisa’: 83] Baca entri selengkapnya »

Fitnah Dari Arah Timur [Nejed Ataukah ‘Iraq?]

Posted on Updated on

Suatu hari Rasulullah pernah mendoakan negeri Yaman dan Syam, cerita ini terekam dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam sohihnya

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna yang berkata telah menceritakan kepada kami Husain bin Hasan yang berkata telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun dari Nafi’ dari Ibnu Umar yang berkata [Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam] bersabda “Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami”. Para sahabat berkata “dan juga Najd kami?”. Beliau bersabda “disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah akan muncul tanduk setan” [1][Shahih Bukhari 2/33 no 1037]

-Selanjutnya hadits ini kita sebut hadits pertama-

Yaman dan Syam adalah negeri yang jelas, lalu dimanakah letak Najd yang dimaksud dalam hadit diatas? Sebenarnya dalam menafsirkan lafadz Najd, kebanyakan ulama ulama condong  memvonis bahwa yang dimaksud adalah negeri Iraq, sekalipun begitu Realitas yang terjadi sekarang membuat beberapa orang bingung karena yang familiar di telinga dan lisan bahwa daerah Najd berada di Arab Saudi tepatnya dekat Diríyah dan sekitarnya yang merupakan tempat kelahiran Muhammad bin Abdul Wahab yang belakangan diperkenalkan oleh Penjajah Inggris sebagai perndiri sebuah Aliran yang ditakuti dunia dan mereka mereka menamakannya “Wahabi.”. ditambah lagi orang-orang yang tinggal disekitar daerah tersebut dinisbahkan dengan nama al-Najdi. Baca entri selengkapnya »

Film Tentang Nabi, Virus Berkedok Agama

Posted on Updated on

Waspadalah !!!

Tak henti-hentinya musuh-musuh Islam memerangi kaum muslimin. Di antaranya adalah serangan jenis ghozwul fikr (perang pemikiran) berupa virus syubhat dan syahwat. Contoh virus syubhat ada dalam Jaringan Iblis Liberal (sebutan yang tepat untuk Jaringan Islam Liberal/JIL, Red). Secara terang-terangan mereka menyebarkan kekufuran, menolak hukum Alloh, menghujat sunnah Nabi dan membela nabi palsu. Wahai kaum muslimin, sadarlah dan waspadailah makar mereka!!

Di antara syubhat berbahaya yang ditebarkan musuh-musuh Alloh adalah film-film berkedok agama. Salah satunya adalah film para nabi dan sahabat. Bagaimana pandangan Islam tentangnya? Marilah kita ikuti kajian berikut.

Sejarah Film Tentang Nabi

Hampir tak bisa dipungkiri lagi bahwa peletak dasar pertama dunia film adalah kaum Yahudi dan Nasrani. Nah, tatkala mereka melihat celah keuntungan yang besar dalam dunia film berbau agama, maka mereka mengerahkan segala upaya untuk membuat berbagai acara yang berbau agama, terutama kisah-kisah para nabi yang tercatat dalam Taurat dan Injil. Oleh karenanya, kisah Nabi Musa dan Isa biasanya mendapatkan porsi yang lebih banyak daripada selain keduanya[1]. Baca entri selengkapnya »

[Download Audio] Pro-Kontra Dakwah Wahhabi [PENTING!!!]

Posted on Updated on

Wahahbi ?
Wahahbi ?

Apa yang didakwahkan oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab mengundang berbagai reaksi dari berbagai pihak. Sebagian orang menerima dakwahnya dan menjadi pendukung dakwah beliau, akan tetapi tidak sedikit orang-orang yang menentang dakwah beliau, memusuhi dan memberikan tuduhan dan gelaran yang jelek kepada beliau dan para pendukungnya. Salah satu buah manis yang dihasilkan oleh dakwah beliau adalah berdirinya negara Saudi Arabia yang manfaatnya dirasakan oleh seluruh kaum muslimin diberbagai penjuru dunia, baik hal ini diakui ataupun tidak. Banyak tuduhan ditujukan kepada beliau dan para pengikut dakwahnya, seperti : tidak mencintai Nabi -Shallallohu \’alaihi wa sallam-, mengkafirkan orang yang tidak mau bergabung dengan dakwahnya, dan lain sebagainya.

Dalam kajian ini dijelaskan beberapa hal seperti : Biografi Syaikh, hakikat dakwah Syaikh, Syubhat-syubhat yang dilontarkan oleh penentang dakwah beliau, dan lainnya.

Kajian disampaikan oleh Ust. Badrusalam dan Ust. Arman Amri -hafizhahumalloh- di Masjid Al-Azhar pada tahun 2008 silam, semoga dapat bermanfaat

Baca entri selengkapnya »

[Download Audio] Nasehat dalam Menghadapi Fitnah

Posted on Updated on

halilintar

Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini kami hadirkan kembali rekaman kajian ilmiyah yang disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Ihsan Al-Maidaniy yang beliau sampaikan pada tahun 2008 yang disiarkan melalui radio rodja 756 am. Kajian ini mengangkat tema : Nasehat dalam Menghadapi Fitnah.

Kajian berikut menjelaskan tentang hadits bahwa fitnah tersebut datangnya dari timur. Kajian berikut juga membawakan riwayat seseorang yg bertanya kepada Ibnu umar Radhiyallahu ‘anhu dengan membawakan ayat Al Qur’an (Al Baqarah ayat 193):

Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah …

Apakah dalil yang digunakan orang tersebut sesuai dengan pemahaman yang benar atau hanya untuk membenarkan persangkaan dia saja tanpa mempelajari tafsir yang benar ?

Untuk lebih jelasnya lagi silahkan dengarkan kajian selengkapnya dari mp3 berikut ini, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Baca entri selengkapnya »

AUDIO Rangkaian Kajian Ust Abu Qotadah Hafidzhulloh “Sikap Bijak Di Zaman Fitnah”

Posted on Updated on

BERUNTUNGLAH ORANG YANG DIJAUHKAN DARI FITNAH

عَنْ الْمِقْدَادِ بْنِ الْأَسْوَدِ قَالَ ايْمُ اللَّهِ لَقَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ السَّعِيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الْفِتَنَ إِنَّ السَّعِيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الْفِتَنِ إِنَّ السَّعِيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الْفِتَنُ وَلَمَنْ ابْتُلِيَ فَصَبَرَ فَوَاهًا

“Dari al Miqdad bin al Aswad Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Demi Allah! Aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah orang yang dijauhkan dari fitnah. Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah orang yang dijauhkan dari fitnah. Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah orang yang dijauhkan dari fitnah. Dan barangsiapa yang mendapat ujian lalu bersabar, maka alangkah bagusnya”. Abu Dawud (4263) dishahihkan al Albani dalam al Misykah al Mashabih no. 5405

Dari Hudzaifah Ibnul Yaman Radhiyallahu Ta’ala Anhu berkata : Manusia bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang keburukan karena khawatir jangan-jangan menimpaku. Maka aku bertanya ; Wahai Rasulullah, sebelumnya kita berada di zaman Jahiliyah dan keburukan, kemudian Allah mendatangkan kebaikan ini. Apakah setelah ini ada keburukan ? Baca entri selengkapnya »

Kaidah-kaidah Dalam Menghadapi Fitnah Dari Nasihat Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr

Posted on

لقد ثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم، أنه قال: ” إن السعيد لمن جُنِّبَ الفتن ” رواه أبو داوود وغيره عن المقداد بن الأسود رضي الله عنه.

Telah tsabit dari Nabi -shallallohu ‘alaihi wa sallam- bahwasanya beliau bersabda : “Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah orang yang dijauhkan dari fitnah”. [HR. Abu Dawud dan lainnya, dari Miqdad bin Al-Aswad radhiyallohu ‘anhu]

سَعْدَ بْنَ أَبِي وَقَّاصٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ سَتَكُونُ فِتْنَةٌ الْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْقَائِمِ وَالْقَائِمُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْمَاشِي وَيَكُونُ الْمَاشِي فِيهَا خَيْرًا مِنْ السَّاعِي قَالَ وَأُرَاهُ قَالَ وَالْمُضْطَجِعُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْقَاعِدِ

[Sa’d bin Abu Waqqash] berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Akan terjadi suatu fitnah, dimana orang yang duduk ketika itu lebih baik dari orang yang berdiri, dan orang yang berdiri ketika itu lebih baik dari orang yang berjalan, dan orang yang berjalan ketika itu lebih baik dari orang yang berlari.” Husain bin Abdurrahman berkata; Aku mengira Sa’d juga berkata: “Dan orang yang berbaring ketika itu lebih baik dari orang yang duduk.” [HR. Ahmad] Baca entri selengkapnya »