hadits ziarah kubur

Fatwa Aneh/Ganjil/Nyeleneh dari Wahhabi Tentang Ziarah Kubur

Posted on Updated on

Taqlid buta kepada madzhab menjadikan sebagian orang membabi-buta dalam kebencian mereka terhadap dakwah Ahlus-Sunnah, Salafiyyah. Akibatnya, pendapat-pendapat yang bertentangan dengan madzhab mereka dan kebetulan dipegang oleh Ibnu Taimiyyah, Muhammad bin ‘Abdil-Wahhaab, Ibnu Baaz, Al-Albaaniy, atau yang semisalnya; diklaim sebagai pendapat Wahabiy – meskipun pendapat itu masyhur di kalangan fuqahaa dan ahli hadits sebelum mereka. Lebih dari itu mereka terkadang melabelinya sebagai “Fatwa Nyeleneh Kaum Wahabi”. Padahal tidak semua Ulama Wahabi berpendapat dengan pendapat tersebut, sebagian mereka justru berpendapat sesuai dengan madzhab yang yang ditaqlidi oleh orang yang membenci Wahabi. Karena ulama wahabi -alhamdulillah- bukanlah ulama yang jumud, mereka tidak terbelenggu dengan taqlid buta dan fanatik madzhab. Mereka beragama dan berfatwa sesuai dalil yang sampai kepada mereka.

Sebagian tuduhan yang dikatakan sebagai Fatwa Nyeleneh/Sesat Kaum Wahabi -alhamdulillah- telah dijawab oleh Al-Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah dalam buku beliau “Salafi, Antara Tuduhan dan Kenyataan”, silakan merujuk buku tersebut. Kemudian, diantara petanyaan/pernyataan yang dikatakan sebagai ‘fatwa aneh wahhabi’ adalah tentang Pengharaman Ziarah Kubur Bagi Wanita. “Benarkah Wahabi telah mengeluarkan fatwa aneh yang mengharamkan ziarah kubur bagi wanita ?”. Atas pertanyaan ini Al-Ustadz Abul Jauzaa’ hafizhahullah memberikan jawaban sebagai berikut : Baca entri selengkapnya »

Iklan