Hidup

[VIDEO] Mengapa Allah Begitu Sadis? | Jawaban Dr. Zakir Naik Atas Pertanyaan Seorang Atheis

Posted on

Iklan

Jalani Hidupmu Sesuai Yang Diperintahkan Rabbmu

Posted on Updated on

Hidup Bukan Sebuah Kesia-siaan

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apakah kalian mengira bahwasanya Kami menciptakan kalian dengan sia-sia dan kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maha tinggi Allah Raja Yang Maha benar. Tiada sesembahan -yang benar- kecuali Dia, Rabb Yang memiliki Arsy yang mulia.” (QS. al-Mu’minun: 115-116).

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Kami menciptakan langit dan bumi serta segala sesuatu yang ada di antara keduanya ini untuk kesia-siaan. Itu adalah persangkaan orang-orang kafir saja, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk ke dalam neraka.” (QS. Shaad: 27)

Untuk Apa Kita Hidup?

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat: 56).

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Katakanlah;  Sesungguhnya sholat dan sembelihanku, hidup dan matiku, adalah untuk Allah Rabb semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, dengan itulah aku diperintahkan, dan aku termasuk orang yang pertama-tama pasrah.” (QS. al-An’am: 162-163). Baca entri selengkapnya »

Meraih Kemuliaan Hidup dengan Tauhid

Posted on Updated on

Berbicara tentang kebahagiaan hidup, kita jumpai banyak pihak yang berkomentar tentangnya. Ada yang menawarkan metode-metode barat yang penuh kebebasan dan kekacauan, tanpa aturan. Demikian pula, ada yang menawarkan metode lain yang berseberangan dengan Islam.

Adapun metode Islam, hendaknya seorang muslim menyadari bahwa kebahagiaan hidup itu didapati dengan berpegang teguh dengan agamanya, yakni ajaran yang dibawa oleh Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam-.

Allah -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman,

وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ تُتْلَى عَلَيْكُمْ ءَايَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

“Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus”. (QS. Ali-Imran: 101) Baca entri selengkapnya »