Fokus Beribadah & Perbaiki Akhlaq

Nasehatku bagi setiap orang, hendaknya ia memfokuskan dirinya (beribadah) kepada Allah Azza wa Jalla dan meninggalkan manusia dan perselisihan mereka. Inilah yang paling baik.

Sebuah nasehat yang indah dan mengena dari seorang ulama besar di abad ini, yaitu syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Ustaimin rahimahullah, beliau berkata :

“Oleh karena itu, engkau melihat ada orang awam yang lebih baik aqidah dan keikhlasannya daripada KEBANYAKAN para penuntut ilmu syar’i, yang mana tidak ada ambisi mereka melainkan, Baca lebih lanjut

Iklan

[FREE E-BOOK] Buku Saku Ramadhan

Rindu akan Datangnya Ramadhan

Di antara perkataan ulama terdahulu yang menunjukkan kerinduan akan datangnya bulan Ramadhan adalah apa yang diungkapkan oleh Yahya bin Abi Katsir rahimahullah. Beliau mengatakan bahwa salah satu do’a yang dipanjatkan para salaf adalah do’a berikut

“Ya Allah, pertemukan diriku dengan bulan Ramadhan, selamatkan Ramadhan untukku, dan terimalah seluruh amalku di bulan Ramadhan.” [Lathaif al-Ma’arif hlm. 158.]

Ya Allah, pertemukan kami dengan Ramadhan

Ada dua orang sahabat, saling bersaudara, salah seorang di antara mereka lebih bersemangat dibandingkan yang lain, dan akhirnya dia pun memperoleh syahid. Adapun sahabatnya, wafat setahun setelahnya. Baca lebih lanjut

Imam Syafi’i Ngalap Berkah Dengan Sholat dan Berdo’a Di Sisi Makam Abu Hanifah

MUQODDIMAH

Sengketa lahan di area pemakaman Mbah Priok alias Habib Hasan bin Muhammad al Haddad, Koja, Jakarta Utara, Rabu (14/4), berubah menjadi pertikaian berdarah. Lebih dari seratus orang, baik dari warga maupun petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polisi mengalami luka-luka.

Mbah Priok dikenal sebagai penyebar ajaran agama Islam di tanah Batavia, pada abad ke-18. Sosoknya begitu dihormati, sehingga kerap kali umat Islam berziarah ke makamnya. Rasa hormat warga terhadap sosok karismatik Mbah Priok laksana bensin dan percikan api yang mudah terbakar apabila tokoh yang mereka hormati direndahkan.

Demikian sekilas berita yang hangat baru-baru ini terjadi. Kita semua menyayangkan aksi itu terjadi. Tragedi itu harus diambil pelajaran agar jangan sampai terulang kembali dalam sejarah Indonesia. Caranya adalah dengan melakukan pencerahan dan pemahaman kepada masyarakat dan para tokoh.

Dari tragedi tersebut terdapat pelajaran yang sangat penting sekali, yakni bahwasannya sedemikian kuatnya sikap berlebih-lebihan mayoritas kaum muslimin kepada kuburan yang dikeramatkan, sehingga mereka rela mengorbankan jiwa guna mempertahankannya. Bagaimanakah sebenarnya hukum ‘ngalap’ berkah dengan kuburan?! Inilah yang akan kita bahas dalam kajian kita melalui sebuah kisah tak nyata tentang Imam Syafi’i rahimahullah. Baca lebih lanjut

Antara Penjual Emas, Intan Berlian Dan Penjual Sayuran.

Saudaraku! Salah satu keunikan di negri kita ialah adanya pedagang keliling, dari rumah ke rumah. Kehadiran mereka sangat memudahkan urusan anda, bukankah demikian?

Mereka berhenti di setiap gang, bahkan di depan setiap rumah menawarkan dagangannya. Sayur, sayur, bumbu bumbu, daging daging, atau belanja buk? Bahkan dagangannya digelayutkan di kendaraan mereka, seakan tanpa rasa kawatir ada yang mencuri atau paling kurang terjatuh.

Demikian teriak para pedagang sayuran keliling. Mereka optimis setiap rumah yang mereka lalui berpotensi untuk membeli dagangannya, karena itu mereka menawarkan dagangannya kepada semua orang.

Kondisi yang sangat berbeda dengan penjual emas atau bahkan intan berlian. Sebatas yang saya ketahui belum ada pedagang emas atau berlian keliling yang menawarkan dagangannya dari rumah ke rumah. Biasanya mereka memasarkan dagangannya dengan cara membuka toko yang didesain mewah dan penuh dengan fasilitas pengamanan yang ketat, CC TV, teralis besi, satpam dan lainnya. Baca lebih lanjut

Bulan Ramadhan, Perbanyak Do’a

Diantara rangkaian ayat-ayat dalam surat Al-Baqarah yang berbicara tentang masalah puasa ada sebuah ayat yang menarik yang jika dibaca sepintas ia keluar dari tema puasa. Tapi melalui tulisan berikut ini kita akan mengetahui -insya Allah- rahasia dari diletakkannya ayat tersebut diantara ayat-ayat yang berbicara tentang puasa. Selamat menyimak. Semoga bermanfaat!

Allah Subhanahu wa Ta’ala befirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-Ku bertanya kepada-Mu (wahai Muhammad) tentang Aku, maka (sampaikanlah) sesungguhnya Aku dekat, Aku menjawab permohonan doa yang dipanjatkan kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi perintah-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu mendapatkan petunjuk” [al-Baqarah/2:186] Baca lebih lanjut

Bulan Ramadhan dan Turunnya Al-Qur’an

PENDAHULUAN

Allah تبارك وتعالى telah berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur-an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)…” [al-Baqarah/2: 185]

Al-Qur-an diturunkan pada bulan Ramadhan, di mana petunjuk dan berbagai pengaruh serta nilainya telah terealisasi di muka bumi ini. Dan pada bulan ini pula al-Qur-an diturunkan sebagai ilmu dan pengetahuan, sebagai penunjuk jalan (kehidupan) sekaligus sebagai norma untuk berpijak. Sebelumnya, kekufuran telah merebak luas dan menghantui manusia. Tetapi ketika al-Qur-an datang, kekufuran itu terhenti, kegelapan pun terusir dan ruh kembali bersemangat untuk memasuki kehidupan. Sebab, risalah Islam akan dapat mempengaruhi dimensi ruh dalam kehidupan serta menjalankan fungsinya dalam merubah wajahnya yang gelap menjadi wajah yang terang bersinar, yang membawa kecintaan, kejernihan, hidayah dan bimbingan. Baca lebih lanjut

Tips-Tips Untuk Melatih Buah Hati Anda Untuk Berpuasa

Generasi salaf adalah generasi teladan. Muslim maupun muslimahnya, orang dewasa maupun anak kecilnya, dalam perkara ibadah maupun muamalah.

Di antara bentuk keteladanan generasi salaf adalah melatih anak kecil yang belum mukallaf untuk turut beribadah bersama kaum muslimin. Salah satu ibadah tersebut adalah puasa.

Dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz; dia berkata, “Rasulullah mengutus untuk mengumumkan pada pagi hari asyura’ di wilayah kaum Anshar yang berada di sekitar kota Madinah.

من كان أصبح صائما فليتمّ صومه ومن كان أصبح مفطرا فليتمّ بقية يومه

Barang siapa yang pagi hari ini berpuasa, hendaklah menyelesaikannya. Barang siapa yang tidak berpuasa (sudah sarapan), hendaknya menahan (makan dan minum) sampai selesai.’ Baca lebih lanjut

Pandangan Al-Imam An-Nawawiy Tentang Shalat Raghaib dan Ritual Malam Nishfu Sya’ban

Pada bulan Rajab dan Sya’ban ini, di masyarakat kita tersebar ibadah yang bernama shalat raghaib yang biasanya dilakukan pada awal malam Jum’at pertama bulan Rajab antara shalat Maghrib dan Isya’ dan biasanya didahului dengan puasa hari Kamisnya. Selain itu ada pula ibadah shalat nishfu Sya’ban atau shalat Alfiyah yang dilakukan pada pertengahan Sya’ban. Biasanya dilakukan sebanyak seratus raka’at dengan membaca surah Al Ikhlash sebanyak seribu kali. Bahkan terkadang dibumbui dengan fadhilah-fadhilah yang bombastis. Kita simak bagaimana pendapat Imam An Nawawi rahimahullah, ulama besar madzhab Syafi’i mengenai dua ibadah tersebut.

Ketika ditanya mengenai shalat raghaib dan shalat nishfu sya’ban, beliau menjawab: Baca lebih lanjut

Untukmu yang Masih Ragu Akan Haramnya Ucapan Selamat Atas Hari Raya Orang Kafir!

Sebagian kalangan apalagi awalnya dari pemikiran liberal dan ingin menyatukan setiap agama samawi mulai mengendorkan akidah kaum muslimin dengan menyampaikan fatwa nyleneh. Muncul ulama-ulama kontemporer yang memandang sah-sah saja mengucapkan selamat natal pada Nashrani. Padahal memulai mengucapkan salam pada mereka saja tidak dibolehkan, sama halnya dengan mengucapkan selamat pada mereka pada hari raya mereka[1]. Intinya kesempatan kali ini, Rumaysho.com akan menyampaikan bahwa sudah ada klaim ijma’ (kesepakatan ulama) sejak masa silam yang menunjukkan haramnya mengucapkan selamat pada hari raya non-muslim, termasuk hari raya natal.

Dalil Kata Sepakat Ulama Baca lebih lanjut

Tahukah Anda, Do’a yang Paling Sering Dilantunkan Oleh Nabi Kita?

Siapa saja ingin meraih kebaikan sebanyak-banyaknya di dunia ini. Demikian pula untuk akhiratnya, ia pun berharap memperoleh kenikmatan, hingga kehidupannya menyenangkan, jauh dari siksa neraka yang membinasakan.

Anas bin Mâlik Radhiyallahu anhu, menceritakan upaya untuk bisa meraih kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, sangat menjadi perhatian serius dalam doa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam . Doa inipun menjadi doa yang sering beliau Shallallahu alaihi wa sallam lantunkan.

عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :  اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Dari Anas Radhiyallahu anhu , ia berkata: “Doa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling sering diucapkan ialah: “Ya Allah, Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka”. [al-Bukhâri no. 6389 dan Muslim no. 2690]. Baca lebih lanjut

Keutamaan Hari Asyura (10 Muharram)

Keutamaan Hari Asyura
Oleh: Tim Daar al-qosim

Penerjemah: Abu Ahmad Fuad Hamzah Baraba’,Lc

Segala puji bagi Allah pemelihara seluruh alam, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi dan Rasul mulia, Nabi kita Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya. Wa ba’du:

Diantara nikmat Allah Ta’ala yang diberikan atas hamba-hamba-Nya, adalah perguliran musim-musim kebaikan yang datang silih berganti, mengikuti gerak perputaran hari dan bulan. Supaya Allah Ta’ala mencukupkan ganjaran atas amal-amal mereka, serta menambahkan limpahan karunia-Nya.

Dan tidaklah musim haji yang diberkahi itu berlalu, melainkan datang sesudahnya bulan yang mulia, yakni bulan muharam. Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab shahihnya dari Abu Hurairah  radiyallahu ‘anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Baca lebih lanjut

Buku-Buku Materi Kajian Islam Tingkat Dasar [BAGUS]

Daftar buku-buku materi kajian dari Situs Al-Sofwah. Seluruh atau sebagian besar dari buku yang ada disini telah pernah dicetak dan diterbitkan baik secara komersial maupun wakaf. Semoga kita turut mendapatkan faidah ganjaran pahala dari Allah dengan turut menyebarkannya kepada kaum muslimin, apalagi jika ditambah dengan mengamalkan isi yang terkandung di dalamnya.

Sungguh ummat ini sangat membutuhkan penjelasan yang akurat tentang agama mereka yang dapat segera mereka amalkan sebelum fitnah-fitnah yang datang menjadikan dunia semakin terasa gelap meskipun mentari masih senantiasa bersinar. Baca lebih lanjut

Inovasi Salah Alamat!

Salah satu prinsip yang seharusnya diketahui dan dipegang seorang muslim adalah keyakinan bahwa Islam merupakan agama yang sempurna.  Allah ‘azza wa jalla berfirman,

“الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً”.

Artinya: “Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, serta Aku ridhai Islam sebagai agamamu”. QS. Al-Maidah (5): 3.

Keyakinan tentang kesempurnaan ajaran Islam ini berkonsekwensi pada tidak bolehnya kita menambah-nambah ajaran Islam atau menguranginya.[1] Sebab sesuatu yang sempurna jika ditambahi atau dikurangi justru akan membuatnya menjadi jelek. Ibarat jari-jari satu tangan yang telah sempurna berjumlah lima, jika ditambahi menjadi enam atau dikurangi menjadi empat, maka tidak akan membuatnya semakin indah. Justru akan terlihat jelek. Baca lebih lanjut