Imam

Mengenal Imam Besar Masjidil Haram, Syaikh Su’ud bin Ibrahim Asy-Syuraim

Posted on Updated on

“Tidaklah seseorang dikatakan sebagai orang yang termasuk pecinta dan pendengar setia Al-Qur’an Al-Karim, apabila ia tidak mengenal ‘Imam Besar Masjid al-Haram’, atau tidak mengenal suaranya di antara ratusan suara para imam yang ada… walaupun baik, indah dan istimewa suara mereka…. Tidak lain karena bacaan Syaikh Su’ud asy-Syuraim, memiliki khas tersendiri bagi kaum muslimin di timur ataupun barat…. “

Beliau adalah termasuk salah satu imam, qori’ dan khatib Masjidil Haram yang populer lagi masyhur yang memiliki kedudukan tinggi dan didengar (nasihatnya) dikalangan masyarakat muslim. Kedudukan seperti itu merupakan kehormatan istimewa bagi imam-imam Masjidil Haram. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kumpulan Video Bukti NYATA Kesesatan Syi’ah Rafidhah

Posted on

syiah-sesat
syiah-sesat

Berikut ini kami hadirkan lebih dari lima puluh video yang dapat Anda download dan saksikan sendiri betapa kesesatan, kezindiqan dan kekufuran Syi’ah Rafidhah begitu nyata. Semoga Allah menyelamatkan kita dan anak keturunan kita serta kaum muslimin seluruhnya dari bahayanya agama Syi’ah Rafidhah ini : Baca entri selengkapnya »

Wajibkah Mengulangi Syahadat Di Hadapan “Imam” ?

Posted on Updated on

Pertanyaan.
Apakah untuk menjadi seorang Muslim, seseorang wajib mengikrarkan dua syahadat di hadapan seorang imam yang sedang berjuang menegakkan negara Islam ? Karena teman saya mengatakan seperti itu. Karena menurutnya hukum yang berlaku sekarang ini bukan hukum Islam. Dengan jujur saya katakan bahwa saya jadi bingung karenanya. Oleh karena itu, saya mohon bimbingan dan arahan ! Yadi Kurnia (yadi kurnia@…com)

Baca entri selengkapnya »

Posisi Suami-Istri ketika Shalat Berjama’ah

Posted on

Pertanyaan:

sujud-sholat
sujud-sholat

Assalamu ‘alaikum. Saya mau tanya, bagaimana shaf shalat bila makmumnya hanya seorang perempuan? Apa tetap harus sejajar dengan Imam sebelah kanan? Dalam hal ini imamnya laki-laki. Terima kasih atas perhatiannya. (08180227***)

Jawaban:

Apabila hanya ada seorang laki-laki -sebagai imam- dan seorang perempuan yang menjadi makmumnya seperti suami-istri maka posisi makmum tepat di belakang imam, bukan di samping kanannya. Berdasarkan hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwasanya neneknya, Mulaikah, mengundang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk jamuan makan yang telah dibuatnya, maka beliau pun memakannya, kemudian beliau bersabda, “Berdirilah kalian karena aku akan shalat bersama kalian!” Anas bin Malik berkata, “Maka aku berdiri menuju tikar yang sudah hitam karena sudah lama dipakai, lalu aku menggosoknya dengan air. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri di atasnya, sementara aku dan seorang anak yatim berdiri di belakangnya, sedangkan ibuku (Ummu Sulaim) berdiri di belakang kami. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat bersama kami dua raka’at, kemudian beliau pergi.” (HR. Al-Bukhariy no.860 dan Muslim no.658) Baca entri selengkapnya »

MP3 Kajian : Mungkinkah Syi’ah Dan Sunnah Bersatu ?

Posted on Updated on

Mungkinkah
Mungkinkah

Silakan download rekaman kajian bedah buku MUNGKINKAH SYI’AH DAN SUNNAH BERSATU? karya Syaikh Muhibuddin al Khatib. Kajian ini disampaikan oleh Al Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. yang diselenggarakan di Kota Kembang (Bandung) yang merupakan basis dari penganut Syi’ah.

Silakan download dan diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini kepada seluruh umat Islam sehingga umat Islam benar-benar mengetahui apakah mungkin Syi’ah dan Sunnah dapat disatukan? Semoga Allah memberikan taufiq kepada seluruh umat Islam untuk kembali kepada agama yang benar.

Klik link di bawah ini untuk mendownload ebook dan rekaman kajian MUNGKINKAH SYI’AH DAN SUNNAH BERSATU? Baca entri selengkapnya »

[Biografi Ulama] Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i -rahimahullah-

Posted on Updated on

Di kampung miskin di kota Ghazzah (orang Barat menyebutnya Gaza ) di bumi Palestina, pada th. 150 H (bertepatan dengan th. 694 M) lahirlah seorang bayi lelaki dari pasangan suami istri yang berbahagia, Idris bin Abbas Asy-Syafi`ie dengan seorang wanita dari suku Azad. Bayi lelaki keturunan Quraisy ini akhirnya dinamai Muhammad bin Idris Asy-Syafi`ie .

Demikian nama lengkapnya sang bayi itu. Namun kebahagiaan keluarga miskin ini dengan kelahiran bayi tersebut tidaklah berlangsung lama. Karena beberapa saat setelah kelahiran itu, terjadilah peristiwa menyedihkan, yaitu ayah sang bayi meninggal dunia dalam usia yang masih muda.

Bayi lelaki yang rupawan itu pun akhirnya hidup sebagai anak yatim. Baca entri selengkapnya »

Bolehkah Masbuq Jadi Imam untuk Masbuq?| Bolehkah Bermakmum kepada Masbuq?

Posted on

||Bolehkah Masbuq Jadi Imam untuk Masbuq?||

Penjelasan ulama mengenai “Masbuq Jadi Imam utk Masbuq”.

وسئل بعضهم: عن مسبوق ائتم بمثله، هل ينويان حالة دخولهما مع الإمام أنه يأتم أحدهما لصاحبه بعد المفارقة؟ أو تكفي بعد السلام، لأنه وقت ائتمامه به؟

Salah seorang Aimah Dakwah an Najdiah (tokoh dakwah salafiyyah di Najd) mendapatkan pertanyaan tentang masbuq yang bermakmum kepada sesama masbuq. Apakah kedua berniat pada saat bergabung dengan jamaah masjid ataukah yang satu bermakmum kepada yang lain setelah berniat mufaraqah (berpisah dengan imam) ataukah cukup dengan salam imam masjid karena setelah imam mengucapkan salam adalah waktu seorang masbuq bermakmum kepada sesama masbuq? Baca entri selengkapnya »

Bolehkah Bermakmum kepada Masbuq?

Posted on

Bolehkah bermakmum kepada masbuq? Silakan simak dalam fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ beriktu ini.

السؤال الثامن والتاسع من الفتوى رقم ( 820 )

Pertanyaan kedelapan untuk fatwa no 820

س8: إذا دخلت المسجد فوجدت الإمام قد صلى ما كتب له الله أن يصلي فدخلت معه، ثم بعد ما سلم قمت أتمم ما فاتني، ثم دخل رجل آخر واقتدى بي، فهل يصح لهذا الرجل الاقتداء بي أو لا؟

Pertanyaan, “Jika aku masuk ke dalam masjid dan menjumpai imam telah shalat sebanyak beberapa rakaat lalu aku pun shalat bersamanya. Setelah imam mengucapkan salam aku berdiri untuk melengkapi rakaat yang tertinggal. Kemudian ternyata ada orang yang masuk ke masjid dan bermakmum kepadaku. Bolehkan orang tersebut bermakmum kepadaku yang berstatus sebagai masbuq?Baca entri selengkapnya »