Jil

Mengkritisi Pemahaman “Islam” Liberal (Menyingkap Akar Kerancuan Pemikiran Irshad Manji)

Posted on

indonesia-tanpa-jil
indonesia-tanpa-jil

Liberal, yang bermakna bebas, adalah sebuah kata yang sebetulnya tidak cocok disandarkan kepada Islam, sebab Islam itu sendiri bermakna tunduk dan patuh kepada Allah tabaraka wa ta’ala, berserah diri kepada-Nya, yang berarti tidak bebas melakukan berbagai hal dalam kehidupan ini tanpa terikat dengan ketentuan-ketentuan sang pencipta; Allah Rabbul’alamin.

Jika dinalar dengan logika yang sehat pun, makna Islam seperti di atas maka insya Allah sama sekali tidak akan bertentangan dengan akal yang sehat, sebab akal yang sehat dapat memahami bahwa manusia dan seluruh alam ini adalah ciptaan Allah subhanahu wa ta’ala dan selalu butuh kepada-Nya, maka sudah sepatutnya seluruh makhluk tidak menyombongkan diri dengan menolak ketentuan-ketentuan sang pencipta; Allah jalla wa ‘ala. Baca entri selengkapnya »

Iklan

[Download Audio] Tidak Ada Lagi Nabi Setelah Nabi Muhammad [JIC, 02/12/2007]

Posted on Updated on

[Walaupun REPOST Insya Alloh Tetap Bermanfaat]

Nabi Palsu
Nabi Palsu

Kesesatan dan kekafiran Ahmadiyah begitu nyata, akan tetapi tidak sedikit diantara kaum muslimin yang tidak mengetahuinya. Bukan sekedar sesat! Ahmadiyah adalah kafir, hal ini disepakati oleh seluruh ulama. Karena diantara aqidah yang membedakan seorang muslim dan orang kafir adalah mengimani bahwasanya Nabi Muhammad -shallallohu ‘alaihi wa sallam- adalah Nabi terakhir yang Alloh utus bagi ummat manusia.

Suatu hal yang cukup aneh, di negeri Malaysia yang merupakan salah satu dari negara persemakmuran Inggris, berani dengan tegas menyatakan aliran ahmadiyah sesat dan terlarang di negeri itu. Akan tetapi di negeri ini, keadaan berbeda 180 derajat. Wallohul musta’an.

Lepas dari itu semua, yang terpenting bagi kita adalah bagaimana kita menjaga aqidah ini. Mengajarkannya kepada diri kita, keluarga kita, tetangga dan masyarakat kita. Insya Alloh, dengan semakin kuatnya aqidah ini ditengah ummat Islam, maka ajaran kafir itu akan musnah dari bumi pertiwi. Baca entri selengkapnya »

Pluralisme, Paham yang [PASTI] Terbantahkan

Posted on Updated on

Islam, -sebagai agama yang diridhai oleh Allah-, tidak henti-hentinya menghadapi berbagai macam tantangan. Tantangan yang cukup serius adalah tantangan di bidang pemikiran keagamaan, baik internal maupun eksternal.

Kita sudah mafhum, fanatisme, taklid buta, bid’ah, dan khurafat (kesyirikan) telah menjadi tantangan internal bagi Islam. Namun, masuknya pluralisme[1] ke dalam wacana pemikiran Islam telah menjadi salah satu tantangan eksternal yang sangat berbahaya karena berusaha meruntuhkan konstruksi tauhid dalam Islam.

Misi Tauhid = Misi Para Nabi

Pembaca yang dimuliakan Allah, Allah ta’ala telah mengutus Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengeluarkan manusia dari kesyirikan menuju tauhid sebagaimana Dia mengutus para nabi dan rasul sebelum beliau. Allah ta’ala berfirman,

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ (٣٦)

“Dan sungguhnya Kami telah mengutus seorang rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah segala bentuk penyembahan kepada thaghut.” (An Nahl: 36). Baca entri selengkapnya »

Agama Para Nabi dan Rasul

Posted on Updated on

Masjidil Haram
Masjidil Haram

Imam Bukhari rahimahullah meriwayatkan di dalam shahihnya :

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سِنَانٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا هِلَالُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَمْرَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَالْأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلَّاتٍ أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ

Muhammad bin Sinan menuturkan kepada kami. Dia berkata; Fulaih bin Sulaiman menuturkan kepada kami. Dia berkata; Hilal bin Ali menuturkan kepada kami dari Abdurrahman bin Abi ‘Amrah dari Abu Hurairah -radhiyallahu’anhu-, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku adalah orang yang paling dekat dan paling mencintai Isa bin Maryam di dunia maupun di akhirat. Para nabi itu adalah saudara seayah walau ibu mereka berlainan, dan agama mereka adalah satu.” (HR. Bukhari dalam Kitab Ahadits al-Anbiya’, lihat Fath al-Bari [6/550]. Diriwayatkan pula oleh Muslim dalam Kitab al-Fadha’il dengan redaksi yang agak berbeda) Baca entri selengkapnya »

Sunnah-Syi’ah Bergandengan Tangan

Posted on Updated on

Waspadalah !!!
Waspadalah !!!

Telah sampai kepada kami sebuah buku yang berjudul Sunnah-Syiah Bergandengan Tangan! Mungkinkah? Kajian Atas Konsep Ajaran dan Pemikiran. Secara global buku ini adalah salah satu buku yang mengkampanyekan penyatuan antara agama Islam dan agama Syi’ah. Buku ini asalnya adalah makalah yang disampaikan oleh penulisnya dalam diskusi di Masjid al-Aqsha Ujungpandang (Makassar) Tabun 1980, makalah ini belum sempat termuat di dalam kumpulan-kumpulan makalah penulis yang berjudul Membumikan Al-Qur’an.

Dalam pengantar buku ini penulis menyatakan keberatan jika dituduh sebagai seorang yang beraliran Syi’ah dan mengatakan:

Sebenarnya keberatan penulis atas tuduhan itu bukan karena menganggap aliran Syiah sesat dan menyesatkan, tetapi karena dugaan itu tidak benar.

Hanya, setelah kami telaah buku ini ternyata di dalamnya penulis banyak mempropagandakan pemikiran-pemikiran Syi’ah dan melontarkan syubhat-syubhat yang membahayakan aqidah dan pemahaman seorang muslim.

Baca entri selengkapnya »