kisah

Umamah, Cucu Pertama Rasulullah ﷺ

Posted on Updated on

wanita-wanita-penghuni-surga-1.jpg
ilustrasi

Umamah binti Abu al-Ash merupakan salah seorang cucu kesayangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau pernah menggendongnya tatkala shalat. Sehingga kita pun tahu tata cara shalat sambil menggendong bayi. Berikut ini kisah singkat tentang keluarga nabi ini.

Nasabnya

Umamah merupakan putri dari Abu al-Ash bin ar-Rabi’ bin Abdu al-Uzza bin Abdu asy-Syams bin Abdu Manaf bin Qushay. Ibunya adalah Zainab putri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Umamah adalah cucu pertama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sehingga wajar ia disebut sebagai kesayangan Nabi. Sebagaimana umumnya seorang kakek mendapatkan cucu pertama. Baca entri selengkapnya »

[VIDEO] Kisah Isa Putera Maryam – Ust. Dr. Firanda Andirja

Posted on

[BAGUS] Tanda-Tanda Sukses

Posted on Updated on

Sumber: Muslim.Or.Id

Presidenmu Tidak Akan Sekejam Hajjaj Bin Yusuf [Nasihat Menjelang Pengumuman Hasil Pilpres]

Posted on

Ingatlah jika ada yang merasa bahwa hasil Pilpres tidak sesuai harapannya, siapa pun Presiden terpilih tetap wajib ditaati. Sekejam apa pun dia, sejelek apa pun orangnya tetap wajib didengar. Itulah seorang muslim dan rakyat yang baik. Walau pemimpinmu sekejam Al Hajjaj bin Yusuf, tetap wajib ditaati.

Siapa Al Hajjaj bin Yusuf?

Imam Adz Dzahabi menyebutkan tentang Al Hajjaj bin Yusuf, “Al Hajjaj, Allah memusnahkannya di bulan Ramadhan tahun 95 Hijrah dalam keadaan tua, dan beliau adalah seorang yang zhalim, bengis, naashibi (pembenci Ahlul Bait), keji, suka menumpahkan darah, memiliki keberanian, kelancangan, tipu daya, dan kelicikan, kefasihan, ahli bahasa, dan kecintaan terhadap Al Quran. Aku (Imam Adz Dzahabi) telah menulis tentang sejarah hidupnya yang buruk dalam kitabku At Tarikh Al Kabir, mengenai pengepungannya terhadap Ibnu Az Zubair dan Ka’bah, serta perbuatannya melempar Ka’bah dengan manjaniq, penghinaannya terhadap penduduk Al Haramain (dua tanah haram), penguasaannya terhadap ‘Iraq dan wilayah timur, semuanya selama 20 tahun. Juga peperangannya dengan Ibnul Asy’ats, sikapnya melambat-lambat (melalaikan) shalat sehinggalah Allah mematikannya, maka kami mencelanya, dan kami tidak mencintainya, sebaliknya kami membencinya karena Allah.” (Siyar A’lam An Nubala’, 4: 343) Baca entri selengkapnya »

Orang Ini 60 Selama Tahun Menyediakan Buka Puasa Untuk Jama’ah Masjid Nabawi

Posted on

Seorang kakek berusia 70 tahun bernama Muhammad bin Salimullah ar-Rahili adalah seorang yang dikenal sebagai orang yang senantiasa menjamu jamaah Masjid Nabawi dengan menu-menu buka puasa di bulan Ramadhan. Lebih dari 60 tahun sang kakek membantu membagi-bagikan buka puasa di masjid Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini. Jamaah-jamaah yang berada di raudhah dan di sekitar makam Rasulullah niscaya mengenal sang kakek, karena di sanalah ia terbiasa berderma.

Di Masjid Nabawi sendiri lebih dari 1000 jamaah mengikuti buka bersama setiap harinya. Menu buka puasa dihidangkan pada 6 meja atau orang Indonesia mengenalnya sejenis lesehan panjang yang terletak di beberapa tempat Masjid Nabawi, termasuk di teras masjid.

Ar-Rahili mengatakan, biasanya menu buka puasa itu terdiri dari yogurt, susu, roti, kopi, dan ada juga hidangan yang disebut date dan duqa, sebuah makanan rumahan yang diadon dari bumbu-bumbu khas Arab. Baca entri selengkapnya »

Apakah Abu Thalib Paman Nabi Mati Dalam Keadaan Kafir?

Posted on Updated on

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Sebelumnya kami perlu sampaikan bahwa pembahasan tentang status islam dan tidaknya Abu Thalib, bukan dalam rangka main vonis takfir atau kapling-kapling neraka untuk orang lain. Apalagi jika dianggap membenci ahlu bait Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jelas ini tuduhan yang sangat jauh. Kita beriman bahwa Abu Lahab mati kafir, karena Allah mencela habis di surat al-Lahab, meskipun Abu Lahab adalah paman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan jelas kita tidak boleh mengatakan, mengkafirkan Abu Lahab berarti membenci ahlul bait Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kita membahas status kekafiran Abu Thalib, dalam rangka meluruskan pemahaman, agar sesuai dengan dalil hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan bukan mengikuti klaim kelompok tertentu yang tidak bertanggung jawab. Baca entri selengkapnya »

Misteri Haikal Sulaiman

Posted on

Misteri Haikal Sulaiman
Oleh: Asy Syaikh Mamduh Farhan al Buhairi

Haikal Sulaiman ‘alaihis salam yang diklaim orang-orang Yahudi terpendam dan tertimbun di area Masjid al-Aqsa sekarang adalah salah satu isu utama di balik penjajahan Israel di Palestina. Tulisan ini memaparkan secara ringkas informasi tentang Haikal Sulaiman itu sendiri dan misteri keberadaannya.

Haikal Sulaiman ialah tempat ibadah yang dibangun oleh Nabi Sulaiman ‘alaihis salam termasuk penyembelihan kurban persembahan kepada Allah ‘azza wa jalla. Dalam Haikal ini terdapat kuil suci, dan tabut. Didirikan di kola Ursyalim (Yerusalem) di atas bukit Muria, di tempat yang sama Nabi Daud ‘alaihissalam sebelumnya juga mendirikan tempat beliau beribadah. Baca entri selengkapnya »

Kisah Hizbullah (Part 3- Tamat)

Posted on Updated on

The Story of Hezbollah (3/3)

Oleh : Dr. Ragheb As Sirjani
Penterjemah : Ustadz Sufyan Basweidan

Dalam dua artikel sebelumnya, kita telah membahas sejarah berdirinya Hizbullah sekaligus pendirinya. Kita juga membahas tentang hubungan Hizbullah-Iran dan Hizbullah-Suriah, serta megaproyek mereka untuk mendirikan Negara Syi’ah Raya di Lebanon. Pembahasan kita berakhir pada meletusnya perang Lebanon tahun 2006 di mana Zionis Israel gagal menghancurkan kekuatan Hizbullah, dan gagal membidik pemimpinnya. Hal ini mengakibatkan kegembiraan luar biasa di dunia Islam, dan kebanggaan besar bagi pemuda-pemuda Islam. Lebih-lebih mengingat mereka belum pernah menyaksikan kemenangan hakiki melawan Yahudi dalam suatu peperangan sejak tahun 1973, alias sejak lebih dari 30 tahun! Orang-orang pun saling memberikan selamat kepada Hizbullah dan pemimpinnya, Hasan Nasrallah. Bahkan sebagian mengira bahwa Hasan Nasrallah adalah pemimpin gerakan seluruh umat Islam. Mereka seakan lupa akan background-nya yang Syi’ah Itsna Asyariah itu; yang konsekuensinya ialah permusuhan abadi terhadap Ahlussunnah, baik ia nampakkan hal tersebut ataupun ia sembunyikan. Baca entri selengkapnya »

Kisah Hizbullah (Part 2)

Posted on Updated on

The Story of Hezbollah (2/3)

Oleh : Dr. Ragheb As Sirjani
Penterjemah : Ustadz Sufyan Basweidan

Banyak dari kaum muslimin yang memberi peluang kepada perasaan (baca: simpati) mereka untuk menghukumi berbagai perkara, tokoh, organisasi, dan negara. Mereka tidak meneliti apa yang ada di balik itu semua, tidak membaca apa yang tertulis dalam buku-buku, dan tidak menelusuri asal-usulnya. Hal ini menjerumuskan mereka dalam berbagai kekeliruan dan salah persepsi yang berakibat fatal, yang baru disadari setelah musibah dan bencana yang diakibatkannya terjadi… dan ketika itu, penyesalan mungkin tiada berguna lagi.

Benang merah panjang yang mengawali lahirnya Hizbullah Syi’ah telah dibahas dalam ‘Kisah Hizbullah bag. 1′. Di sana telah kami paparkan tentang Lebanon, dan kali ini akan kami lanjutkan. Saya (penulis) percaya bahwa saya sedang menelusuri jalan penuh duri. Usaha saya untuk memberikan gambaran yang benar bagi kaum muslimin ini, pasti menghadapkan saya kepada gelombang penolakan dan kritikan dari kaum muslimin yang bersimpati kepada tokoh mana saja yang dianggap sukses di masa-masa yang sensitif dalam tarikh umat ini; meskipun tokoh tersebut adalah pengikut Syi’ah yang bobrok, yang meyakini kebebasan berpendapat dalam mengritik, mencela, menentang dan bahkan menjatuhkan para sahabat yang mulia. Baca entri selengkapnya »

Kisah Hizbullah (Part 1)

Posted on Updated on

The Story of Hezbollah (1/3)

Oleh : Dr. Ragheb As Sirjani
Penterjemah : Ustadz Sufyan Basweidan

Di antara sepak terjang yang paling mengagumkan bagi mayoritas kaum muslimin, khususnya beberapa tahun belakangan ini adalah sepak terjang Hizbullah dan pemimpinnya: Hasan Nasrallah. Hasan Nasrallah bahkan dijuluki oleh majalah Newsweek Amerika Serikat sebagai tokoh yang paling kharismatik di dunia Islam, plus yang paling berpengaruh bagi mayoritas kaum muslimin.

Pun demikian, ulama dan cendekiawan muslim memiliki pendapat yang bermacam-macam dan bertolak belakang dalam menilai Hizbullah dan Hasan Nasrallah sebagai pemimpinnya. Di antara mereka ada yang membelanya mati-matian hingga menjuluki Nasrallah sebagai Khalifah kaum muslimin. Tapi ada pula yang menyerangnya habis-habisan hingga mengeluarkan Hizbullah dari Islam secara keseluruhan, dan masih puluhan pendapat lagi yang berkisar di antara dua penilaian tadi.

Lantas di manakah kebenaran yang sesungguhnya dalam masalah ini? Bolehkah kita berbangga dengan sepak terjang Hizbullah selama ini? Pantaskah kita menganggapnya sebagai lambang kebanggaan, ataukah kita harus peringatkan orang-orang akan bahayanya? Dan bolehkah kita mengikuti gerakan ‘bungkam mulut’ yang dianjurkan oleh banyak kaum muslimin, dengan mengatakan: “Apa perlunya mengungkit-ungkit masalah ini sekarang?”, ataukah ‘bungkam mulut’ tadi ada artinya, mengingat peristiwa yang terus berlanjut dan masalah-masalah yang makin ruwet… dan Anda tahu bahwa orang yang mengacuhkan kebenaran seperti syaithan yang tuli?! Baca entri selengkapnya »

Muslimin China dan Syaikh Ibnu Baaz

Posted on

Masih seputar kaum muslimin di Cina, ada kisah menarik yang pernah dituturkan oleh Dr. Muhammad ibn Sa’d ash-Shuway’ir. Beliau bertutur, “Waktu itu musim haji tahun 1986. Ini adalah tahun pertama Negara Komunis Cina mengizinkan kaum muslimin untuk menunaikan ibadah haji.

Di antara rombongan haji dari Cina tersebut, ada beberapa orang ulama Cina yang ingin bertemu dan menyampaikan salam kepada Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz.

Pemimpin para ulama ini adalah seorang ulama tua lulusan Universitas Al Azhar Mesir. Ketika itu mereka masuk ke dalam ruangan Syaikh Bin Baaz. Di ruangan tersebut telah berkumpul beberapa orang. Pemimpin rombongan dari Cina memberikan salam kepada mereka, lalu bertanya, “Di mana Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz? Kapan beliau akan tiba di sini?” Baca entri selengkapnya »

Kisah Dua Sejoli Berzina Di Dalam Ka’bah, Lalu Dijadikan Sembahan Kaum Musyrikin

Posted on

Ahli sejarah Ibnu Ishaq berkata,

قال ابن إسحاق : ، اتخذوا إسافا ونائلة على موضع زمزم ينحرون عندهما وكان إساف ونائلة رجلا وامرأة من جرهم – هو إساف بن بغي ونائلة بنت ديك – فوقع إساف على نائلة في الكعبة ، فمسخهما الله حجرين

“Kaum kafir Quraisy menjadikan Isaf dan Nailah [sebagai berhala sesembahan] di dekat sumur Zamzam, mereka menyembelih qurban di sisi mereka berdua. Isaf dan Nailah dahulunya adalah seorang laki-laki dan wanita dari suku Jurhum –yaitu Isaf bin Baghy dan Nailah binti Diik- Isaf Menzinahi Nailah di dalam Ka’bah, maka Allah mengubah mereka berdua menjadi dua buah batu.”[1] Baca entri selengkapnya »

Suara Merdu itu Pergi Bersama Syaikh Ali Jabir -rahimahullah-

Posted on

Suara merdu yang menghiasi Masjidil Haram dengan lantunan ayat-ayat al-Quran kini telah pergi. Suara merdu itu pergi bersama Syaikh Ali bin Abdillah bin Ali Jabir yang menemui ajalnya di Jeddah pada hari Rabu tanggal 14 Desember 2005 setelah menjalani masa sakitnya yang cukup lama. Syaikh Ali Jabir imam Masjidil Haram yang lalu pernah menjadi staff pengajar mata kuliah fiqih muqaran (fiqih perbandingan madzhab) pada fakultas studi Islam di Universitas Malik Abdul Aziz Jeddah. Beliau menjadi imam Masjidil Haram dari tahun 1401 hingga Ramadhan 1409 H.

Syaikh Ali Jabir, ketenarannya pernah memenuhi seluruh penjuru dunia Islam, karena suaranya yang sangat merdu dan indah ketika membacakan ayat-ayat al-Qur’an. Pernah kaum muslimin tergerak untuk memenuhi Masjidil Haram demi menikmati shalat yang khusyu’ di belakang imam yang mereka cintai bahkan di luar itu kaum muslimin suka menikmati bacaan ayat-ayatnya yang merdu melalui televisi dan siaran radio ketika beliau mengimami qiyam Ramadhan yang penuh berkah. Syaikh Ali Jabir termasuk qori` yang sangat masyhur bahkan suaranya adalah suara terindah yang pernah dikenal oleh Masjidil Haram dan dunia Islam pada umumnya di era modern ini. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberinya suara yang indah dan merdu ketika mentartilkan ayat-ayat al-Quran hingga dikagumi oleh semua orang. Baca entri selengkapnya »

[Buah Dari Sifat Amanah] Tidak Jadi Mencuri, Dapat Istri

Posted on Updated on

sambal-terong-balado

Di Damaskus, ada sebuah mesjid besar, namanya mesjid Jami’ At-Taubah. Dia adalah sebuah masjid yang penuh keberkahan. Di dalamnya ada ketenangan dan keindahan. Sejak tujuh puluh tahun, di masjid itu ada seorang syaikh pendidik yang alim dan mengamalkan ilmunya. Dia sangat fakir sehingga menjadi contoh dalam kefakirannya, dalam menahan diri dari meminta, dalam kemuliaan jiwanya dan dalam berkhidmat untuk kepentingan orang lain.

Saat itu ada pemuda yang bertempat di sebuah kamar dalam masjid. Sudah dua hari berlalu tanpa ada makanan yang dapat dimakannya. Dia tidak mempunyai makananan ataupun uang untuk membeli makanan. Saat datang hari ketiga dia merasa bahwa dia akan mati, lalu dia berfikir tentang apa yang akan dilakukan. Menurutnya, saat ini dia telah sampai pada kondisi terpaksa yang membolehkannya memakan bangkai atau mencuri sekadar untuk bisa menegakkan tulang punggungnya. Itulah pendapatnya pada kondisi semacam ini. Baca entri selengkapnya »