Kisah Shahih

Peristiwa Karbala Dalam Pandangan Ahlussunnah Wal Jama’ah

Posted on Updated on

URGENSI SANAD

aqidah-syiah
aqidah-syiah

Syaikhul Islam rahimahullah mengatakan dalam kitab Aqidah al-Wasithiyyah : “Ahlussunnah menahan lidah dari permasalahan atau pertikaian yang terjadi diantara para Sahabat Radhiyallahu ‘anhum. Dan mereka juga mengatakan: “Sesungguhnya riwayat-riwayat yang dibawakan dan sampai kepada kita tentang keburukan-keburukan para Sahabat Radhiyallahu ‘anhum (pertikaian atau peperangan) ada yang dusta dan ada juga yang ditambah, dikurangi dan dirubah dari aslinya (serta ada pula yang shahih-pen). Riwayat yang shahih. menyatakan, bahwa para Sahabat Radhiyallahu ‘anhum ini ma’dzûrûn (orang-orang yang diberi udzur). Baik dikatakan karena mereka itu para mujtahid yang melakukan ijtihad dengan benar ataupun juga para mujtahid yang ijtihadnya keliru.”[1] Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kisah Teladah : Yang Pertama dari Para Wanita Penggenggam Bara

Posted on Updated on

Dialah wanita shalihah itu, yang hidup bersama sang suami dalam naungan kerajaan Fir’aun. Suaminya adalah orang dekat Fir’aun, sedang ia sendiri adalah pembantu dan pengasuh puteri-puteri Fir’aun.

Allah Ta’ala mengaruniakan keimanan kepada keduanya. Sang suami tidak sabar memberitahukan keimanannya kepada Fir’aun sehingga Fir’aun pun membunuhnya.

Sang istri tetap bekerja di rumah Fir’aun sebagai penyisir rambut puteri-puteri Fir’aun. Ia menafkahi kelima anaknya dan memberi mereka makan sebagaimana (kasih sayang) induk burung memberi makan anak-anaknya.

Suatu hari…, ketika ia menyisir rambut seorang puteri Fir’aun, terjatuhlah sisir dari genggamannya. Baca entri selengkapnya »

PERISTIWA TENTARA GAJAH

Posted on Updated on

Kisah ini sangat populer. Bangsa Arab mengabadikannya sebagai petunjuk penanggalan (‘amul fil atau tahun gajah, Red). Peristiwa ini menjadi salah satu bukti perhatian Allah kepada rumahNya, yaitu Ka’bah di Mekkah.

Awal cerita. Abrahah adalah pemimpin negeri Yaman. Dia penganut Nashrani yang taat. Menjadi wakil An Najasyi di negeri Yaman. Dia menyaksikan begitu banyak orang berduyun-duyun menuju Ka’bah, Baitul Haram. Baca entri selengkapnya »