Kuku

Hewan Qurban akan Menghadap Pemiliknya ketika Kiamat [Telaah Hadis]

Posted on

Pertanyaan: Salamun alaikum. Apa benar, nanti nanti kalo hari kiamat hewan yang kita kurbankan, bulunya, tanduknya, dan kukunya hewan qurban itu akan didatangkan dan akan menolong orang yang berkurban? Matur nuwun [Dari: Cs Solo]

Jawaban: Wa alaikumus salam wa rahmatullah

Terdapat sebuah hadis dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ، إِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ القِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا، وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنَ الأَرْضِ، فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

“Tidak ada amalan manusia yang lebih dicintai oleh Allah untuk dilakukan pada hari Nahr (Idul Adha), melebihi amalan mengalirkan darah (qurban). Karena qurbannya akan datang pada hari kiamat dengan tanduknya, bulunya, dan kukunya. Dan darahnya akan menetes di tempat yang Allah tentukan, sebelum darah itu menetes di tanah. Untuk itu hendaknya kalian merasa senang karenanya.” Baca entri selengkapnya »

Iklan

Adakah Anjuran Memotong Kuku di Hari Jumat?

Posted on

potong-kuku
kukukakiku

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum. Pak Ustadz, apakah ada tata cara memotong/membuang kuku?

Abu Zahwa (rdhany**@yahoo.***)

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullah.

Syekh Muhammad bin Ismail Al-Muqaddam mengatakan, “Terdapat beberapa riwayat tentang tata cara memotong kuku. Memotong kuku ini bisa dilakukan di hari Kamis, Jumat, atau hari lainnya. Tidak terdapat dalil sahih yang memberikan batasan waktu memotong kuku dengan hari tertentu. Namun, umumnya ulama menganjurkan untuk melakukannya di hari Jumat. Mengingat, hari Jumat adalah hari raya mingguan. Demikian pula untuk memotong bagian tubuh yang kotor lainnya. Akan tetapi, tidak ada dalil yang mengkhususkan hal ini dengan waktu tertentu atau batasan tertentu. Karena itu, selama kuku ini layak untuk dipotong maka hendaknya seseorang memotonganya.” (Sunan Al-Fitrah, 3:3) Baca entri selengkapnya »