lailatul qadr

Paket Lailatul Qadar 1438 H

Posted on

Tanpa terasa 20 hari dari bulan Ramadhan telah berlalu, menyisakan harapan dan penyesalan. Harapan agar semua yang kita persembahkan kepada Allah dari segenap ibadah kita diterima oleh Allah. Penyesalan atas sedikitnya perhatian dan semangat kita dalam mengisi Ramadhan dengan ibadah. Akan tetapi Allah menyediakan sesuatu yang begitu istimewa di penghujung Ramadhan ini, pada sepuluh hari yang terakhir. Allah sediakan sebuah malam yang begitu istimewa yang menjadi buruan orang-orang shalih dan wali kekasih Allah. Itulah malam lailatul qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Siapa yang beribadah di malam yang diberkahi tersebut maka pahalanya sama dengan ibadahnya selama seribu bulan atau kurang lebih 83 tahun. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Shalat Lailatul Qadar?

Posted on Updated on

Adakah shalat lailatul qadar? Shalat ini dikerjakan 2 rakaaat, dg membaca surat al-Ikhlas 7 kali di setiap rakaat. Apa itu benar? Mohon pencerahannya…

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Terdapat hadis yang menyatakan,

من صلّى ركعتين في ليلة القدر، فيقرأ في كل ركعة فاتحة الكتاب مرة، وقل هو الله أحد سبع مرات، فإذا فرغ يستغفر سبعين مرة؛ فما دام لا يقوم من مقامه حتى يغفر الله لـه ولأبويه، وبعث الله ملائكة يكتبون له الحسنات إلى سنة أخرى، وبعث الله ملائكة إلى الجنان يغرسون له الأشجار ويبنون له القصور ويجرون له الأنهار، ولا يخرج من الدنيا حتى يرى ذلك كله

Siapa yang shalat 2 rakaat ketika lailatul qadar, dalam setiap rakaat dia membaca al-Fatihah sekali dan qul huwallahu ahad 7 kali, setelah selesai shalat dia beristighfar 70 kali, maka selama dia masih di tempat shalatnya, Allah akan mengampuni dosa-dosanya dan kedua orang tuanya, Allah akan mengutus Malaikat untuk mencatat kebaikannya sampai tahun berikutnya, Allah juga mengutus Malaikat untuk menanam pohon miliknya di surga, membangunkan istana, dan mengalirkan sungai untuknya. Dan dia tidak mati sampai dia mellihat itu semua. Baca entri selengkapnya »

Sambutlah Bulan Ramadhan Dengan Takwa Dan Taubat Yang Benar

Posted on

Sambutlah Bulan Ramadhan Dengan Takwa Dan Taubat Yang Benar
Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Bulan yang sangat kita rindukan kedatangannya sebentar lagi akan datang. Ya, bulan Ramadhan, bulan penuh barakah, bulan yang memiliki banyak keutamaan. Sebagai seorang Muslim, tentu kita sudah mulai mempersiapkan diri untuk menyongsong tamu agung itu. Kita mestinya sudah mulai menyiapkan diri kita agar bisa memaksimalkan momen istimewa ini untuk memperbaiki diri dan menyiapkan bekal keidupan akhirat. Kita tentu tidak ingin momen berharga ini lewat begitu saja. Alangkah ruginya dan alangkah ruginya, jika itu terjadi. Sebab belum tentu kita bisa menjumpai Ramadhan berikutnya dalam keadaan hidup. Betapa banyak orang yang hidup disekitar kita pada bulan Ramadhan tahun lalu, tapi kini mereka sudah tidak ada lagi, tidak ada lagi kesempatan mereka untuk memperbaiki diri dan memperbanyak bekal akhirat. Jangankan menunggu satu tahun, bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari ini pun belum tentu kita gapai. Ya, Allah, hanya kepada-Mu kami memohon, panjangkanlah usia kami sehingga bisa beribadah kepada-Mu di bulan Ramadhan ini.

Berkenaan dengan bulan Ramadhan ini, kami menyajikan kehadapan para pembaca nasehat Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Abdirrahman bin Baz rahimahullah. Nasehat ini beliau sampaikan ketika beliau rahimahullah diminta untuk itu menjelang kedatangan bulan Ramadhan. Akhirnya, kami berharap semoga nasehat ini bisa bermanfaat bagi kami khususnya dan bagi kaum Muslimin umumnya. Berikut adalah nasehat beliau rahimahullah. Baca entri selengkapnya »

Hadits-Hadits Lemah Seputar Lailatul Qadr

Posted on

Berikut kami mengangkat sejumlah hadits lemah berkaitan dengan lailatul qadr agar kelemahannya diketahui untuk tidak diamalkan. Kami merangkum hadits tersebut dari sejumlah buku yang kualitas pembahasannya bisa dipercaya.

Hadits Pertama

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُرِيَ أَعْمَارَ النَّاسِ قَبْلَهُ أَوْ مَا شَاءَ اللَّهُ مِنْ ذَلِكَ فَكَأَنَّهُتَقَاصَرَ أَعْمَارَ أُمَّتِهِ أَنْ لَا يَبْلُغُوا مِنْ الْعَمَلِ مِثْلَ الَّذِي بَلَغَ غَيْرُهُمْ فِيْ طُولِ الْعُمْرِ فَأَعْطَاهُ اللَّهُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Sesungguhnya Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam diperlihatkan umur-umur manusia sebelum beliau atau sesuatu yang Allah kehendaki dari hal tersebut. Beliau menganggap bahwa umur umatnya pendek untuk mencapai amalan yang telah dicapai oleh selain umat Islam yang berumur panjang. Maka, kepada beliau, Allah memberikan lailatul qadr yang lebih baik daripada seribu bulan.” Baca entri selengkapnya »

Pesan Singkat Bagi Yang Sudah Dan Yang Belum Mengisi 10 Malam Terakhir Ramadhan Dengan Ibadah

Posted on

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين و صلى الله و سلم و بارك على نبينا محمد و آله و صبحه أجمعين, أما بعد:

Kepada seorang yang sudah mengisi 10 malam terakhir dengan ibadah:

1. Jangan cepat puas dengan apa yang sudah dicapai, karena itu akan menimbulkan penyakitnya orang munafik yaitu malas.
2. Jangan sombong dengan apa yang sudah dicapai karena itu semua taufik dan pertolongan dari Allah Ta’ala.
3. Perhatikan dan kerjakan amalan wajib sebelum amalan sunnah.
4. Perhatikan dan amalkan amalan-amalan inti di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, seperti qiyamul lail, baca Al Quran dan membaca doa:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَني

5. Jangan lupa berdoa agar tetap istiqamah, sebab hati berbolak-balik. Baca entri selengkapnya »

Contohlah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam di sepuluh Hari Terakhir dari Ramadhan

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Akhirnya sampai juga 10 hari terakhir dari Ramadhan bulan penuh berkah ini, hari-hari yang ditunggu oleh kaum muslim, hari-hari yang mana Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan para salaf ash shalih menunggunya untuk lebih giat beribadah.

Agar tidak salah jalan, tidak keliru, padahal sudah banyak tenaga yang dikeluarkan, dan waktu yang terbuang, maka mencontoh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di 10 hari terakhir dari Ramadhan adalah solusi paling tepat!

Di bawah ini sikap nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam jika di 10 terakhir dari Ramadhan: Baca entri selengkapnya »

Apakah Lailatul Qadr Bisa Dilihat?

Posted on Updated on

Mungkin baik untuk diketahui bahwa lailatul qadr bisa dilihat. Hal tersebut terjadi terhadap siapapun di antara hamba-hamba-Nya yang Allah kehendaki.

Lailatul qadr tersebut bisa dilihat dengan mata kepala, yaitu melalui tanda-tandanya, yang akan diterangkan nanti, insya Allah. Selain itu, lailatul qadr juga bisa dilihat di dalam mimpi sebagaimana yang dijelaskan dalam sejumlah hadits dan telah terkisahkan dalam sejarah hidup kaum salaf.

Dalam pembahasan sebelumnya, telah berlalu pula hadits Ibnu Umar radhiyallâhu ‘anhumâ bahwa beliau berkata, “Seorang lelaki melihat (dalam mimpi) bahwa lailatul qadr (turun) pada malam kedua puluh tujuh. Baca entri selengkapnya »

Penentuan Lailatul Qadr

Posted on Updated on

Para ulama berbeda pendapat dalam menentukan lailatul qadr dengan persilangan pendapat yang sangat banyak. Waliyuddin Al-‘Irâqy rahimahullâh menyebut dua puluh sembilan pendapat, sementara Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullâhmenyebut empat puluh enam pendapat dan dua kemungkinan pendapat lain, dan tentunya ada berbagai pendapat lain yang bisa dirangkum dari para ulama yang berbicara tentang penentuan lailatul qadr ini. Tentang pembahasan ini, ada beberapa hal yang bisa menjadi simpulan:

Pertama, sebagian pendapat ulama dalam penentuan lailatul qadr ini dibangun di atas dalil yang shahih, sementara sebagian lain tidak berdasarkan dalil yang shahih dan tepat.

Kedua, penyebab terjadinya silang pendapat ini adalah keberadaan sejumlah hadits yang terkesan berbeda dalam penentuan lailatul qadr. Telah berlalu hadits Abu Sa’id bahwa lailatul qadr berada pada malam kedua puluh satu, juga hadits Abdullah bin Unais bahwa lailatul qadr berada pada malam kedua puluh tiga, demikian pula hadits Ubay bin Ka’ab bahwa lailatul qadr berada pada malam kedua puluh tujuh. Baca entri selengkapnya »

Tanda-Tanda Lailatul Qadr

Posted on Updated on

Perlu diketahui bahwa lailatul qadr memiliki beberapa tanda yang, dengan tanda tersebut, kehadiran lailatul qadr diketahui. Di antara tanda itu adalah:

  1. Cahaya matahari tidak menyilaukan mata saat matahari terbit pada pagi hari lailatul qadr. Keterangan tentang hal ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Zirr bin Hubais radhiyallâhu ‘anhu bahwa (Zirr) berkata, “Saya bertanya kepada Ubay bin Ka’ab radhiyallâhu ‘anhu. Saya berkata, ‘Sesungguhnya saudaramu, Ibnu Mas’ûd, berkata, ‘Barangsiapa yang mengerjakan qiyâm selama setahun, dia mendapatkan lailatul qadr.’.’ Maka, Ubay bin Ka’ab radhiyallâhu ‘anhu menjawab, ‘(Ibnu Mas’ud) menghendaki agar manusia tidak bersandar (dalam hal itu). Sesungguhnya dia telah mengetahui bahwa lailatul qadr berada pada Ramadhan, dan (malam) itu berada pada sepuluh malam terakhir, serta (malam) itu berada malam kedua puluh tujuh.’ Kemudian, (Ubay) bersumpah –tanpa memperkecualikan- bahwa lailatul qadr berada pada malam kedua puluh tujuh. Saya bertanya, ‘Berdasarkan apa engkau berucap, wahai Abul Mundzir?’ Beliau menjawab, ‘Berdasarkan ayat (tanda atau bukti yang sangat jelas) yang Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam kabarkan kepada kami,

أَنَّهَا تَطْلُعُ يَوْمَئِذٍ لاَ شُعَاعَ لَهَا

‘Sesungguhnya (matahari), yang terbit pada waktu itu, tidak ada cahaya yang menyilaukan padanya.’.’.”[1] Baca entri selengkapnya »

Sebab Terangkatnya Penentuan Lailatul Qadr

Posted on Updated on

Telah berlalu dalam sebagian pembahasan sebelumnya bahwa Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallamdibuat lupa terhadap lailatul qadr.

Dalam sebagian hadits, terdapat penjelasan tentang penyebab yang menjadikan Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam terlupa terhadap lailatul qadr tersebut.

Dijelaskan oleh Ubadah bin Ash-Shâmit, beliau berkata, “Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam keluar untuk mengabarkan kepada kami tentang lailatul qadr, tetapi dua lelaki di antara kaum muslimin sedang bertikai. Beliau shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَرَجْتُ لأُخْبِرَكُمْ بِلَيْلَةِ الْقَدْرِ ، فَتَلاَحَى فُلاَنٌ وَفُلاَنٌ ، فَرُفِعَتْ ، وَعَسَى أَنْ يَكُونَ خَيْرًا لَكُمْ ، فَالْتَمِسُوهَا فِي التَّاسِعَةِ وَالسَّابِعَةِ وَالْخَامِسَةِ

‘Saya keluar untuk mengabarkan kalian tentang lailatul qadr, namun Fulan dan Fulan berselisih sehingga (lailatul qadr itu) terangkat. Semoga (hal tersebut) menjadi kebaikan bagi kalian. Oleh karena itu, carilah (malam itu) pada malam kesembilan, ketujuh, dan kelima.’.”[1] Baca entri selengkapnya »

Apakah Lailatu Qadr Hanya Untuk Ummat Islam?

Posted on

Apakah Lailatul Qadr Hanya Untuk Ummat Islam?

Dalam menyikapi hal ini, ada dua pendapat di kalangan ulama:

Pendapat pertama, lailatul qadr adalah kekhususan bagi umat Islam. Tidak ada satu umat pun yang berserikat bersama mereka dalam hal ini.

Imam An-Nawawy rahimahullâh berkata, “Lailatul qadr adalah malam terafdhal dalam setahun. Allah mengkhususkan (malam) itu untuk umat ini.” Demikian pula komentar Ibnul Mulaqqin, Ibnu Katsir, dan selainnya, bahkan Al-Khaththaby menganggap bahwa itu adalah kesepakatan kalangan ulama. Baca entri selengkapnya »

Keutamaan Lailatul Qadr dan Keutamaan Mencari Lailatul Qadr

Posted on Updated on

Keajaiban Lailatul Qadar
Lailatul Qadar

Dari pembahasan sebelumnya seputar penjelasan tafsir Surah Al-Qadr, telah jelas sejumlah keutamaan dan keagungan lailatul qadr.

Keutamaan-keutamaan lailatul qadr, dari penjelasan Surah Al-Qadr, ada baiknya disimpulkan sebagai berikut.

  1. Pertama, Allah Subhânahu wa Ta’âlâ menurunkan Al-Qur`an pada malam Al-Qadr ini.
  2. Kedua, Allah ‘Azza wa Jalla telah meninggikan kedudukan lailatul qadr tersebut, bahwa malam itu senilai dengan seribu bulan (senilai dengan 83 tahun 4 bulan).
  3. Ketiga, turunnya para malaikat pada malam itu, sedang mailakat itu hanya turun dengan berkah dan kebaikan.
  4. Keempat, itu adalah malam keselamatan dan kebaikan.
  5. Kelima, penakdiran segala sesuatu, yang akan terjadi pada tahun tersebut, terjadi pada malam itu.
  6. Keenam, Allah telah menjelaskan keutamaan lailatul qadr ini dalam sebuah surah dalam Al-Qur`an yang akan dibaca hingga hari kiamat.

Demikian beberapa keutamaan lailatul qadr yang bersumber dari ayat-ayat Al-Qur`an. Baca entri selengkapnya »

Tafsir Surah Al-Qadr

Posted on Updated on

Keajaiban Lailatul Qadar
Lailatul Qadar

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ .لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur`an) pada malam Al-Qadr (lailatul qadr). Dan tahukah kamu apa lailatul qadr itu? lailatul qadr itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu, malaikat-malaikat dan malaikat Jibril turun dengan izin Rabb mereka untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) keselamatan sampai fajar terbit.” [Al-Qadr: 1-5]

Surah Al-Qadr adalah salah satu surah makkiyah menurut kebanyakan ahli tafsir. Baca entri selengkapnya »

Tanda-tanda Sukses Meraih Fadhilah Ramadhan

Posted on Updated on

Ramadhan bak jamuan istimewa yang diperuntukkan Allah bagi hamba-hamba-Nya tanpa pandang bulu, baik bagi mereka para pecinta kebaikan, atau bagi mereka para pecinta maksiat. Para pecinta kebaikan menyambut jamuan Ramadhan untuk berlomba meraih kecintaan Allah. Sementara para pecinta maksiat sudah selayaknya menjadikannya sebagai perhentian terakhir dari petualangan dosa selama ini, sekaligus momentum balik untuk bergabung bersama kafilah pecinta kebaikan.

“Apabila malam pertama Ramadhan tiba, syaitan-syaitan dan jin jahat dibelenggu. Pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satupun yang terbuka. Pintu-pintu surga dibuka, tidak ada satupun yang tertutup. Kemudian ada seorang penyeru yang berseru, ‘Wahai para pencari kebaikan, sambutlah! Wahai para pencari kejahatan, berhentilah. Maka Allah membebaskan orang-orang dari neraka, dan itu berlangsung pada setiap malam Ramadhan.” [Hadits Hasan, at-Tirmidzi: 682]

Bagi mereka yang gagal mendulang kemuliaan dari jamuan tersebut, sungguh tak ada kalimat yang bisa menggambarkan betapa meruginya mereka. Karena memang, tidak semua dari kedua golongan tersebut sukses meraih kemuliaan Ramadhan. Baca entri selengkapnya »