Jawaban Telak Menlu Saudi Adel Al-Jubair Atas Tudingan Iran Dalam Rapat PBB

Dalam rapat PBB, Iran melaporkan bahwa Saudi Arabia adalah pembuat krisis, selalu bikin ulah, negara asal teroris, dsb. PBB mengkonfirmasi tudingan-tudingan tersebut kepada Menteri Luar Negeri Saudi Arabia. Apakah benar Saudi Arabia mendukung ISIS dan terorisme -termasuk di Suriah- ? Apa jawaban Menteri luar negeri Saudi??

Tambahan Informasi Penting:

Dari sini kita mengetahui bahwa “permusuhan” IRAN vs USA hanyalah sebuah telolet ….

Iklan

Fakta Di Balik Fatwa “Jihad Nikah” / “Jihad Mut’ah” [PENTING!]

PENTING! FAKTA ‘JIHAD NIKAH’ VS ‘JIHAD MUT’AH’

Tuduhan Syi’ah dan Musuh-musuh Islam terhadap ulama Ahlus Sunnah serta mujahidin tak kunjung henti-hentinya. Bahkan, Syi’ah tidak malu untuk mengungkit tuduhan lama yang telah basi, dan mengemasnya dengan cover baru. Sayangnya, banyak media Indonesia yang hanya membeo buta.

Mujahidin Suria dituduh melakukan praktek ‘jihad nikah’, dan korbannya adalah wanita Tunisia.

Sebagai bentuk pembelaan kami kepada Ulama Ahlus Sunnah dan kepada Mujahidin Suria yang telah lebih dua tahun memerangi rezim syi’ah Basyar Asad beserta sekutunya, maka kami akan buktikan bahwa Syi’ah adalah ‘maling ngaku pencuri’. Baca lebih lanjut

“Jihad Sex” di Suriah ???

Belum lama ini, marak diberitakan di media-media massa nasional tentang adanya “Jihad Sex” di Suriah, yang dilakukan wanitia Tunisia kepada para pemuda pejuang Suriah yang melawan Bashar Al-Assad.

Kemudian, disebarkan pula bahwa jihad sex tersebut muncul setelah ada fatwa dari Dr. Muhammad Al-Arifi, dari Saudi Arabia.

Perlu pembaca ketahui bahwa adanya fatwa ini kenyataannya hanyalah kebohongan semata. Dr. Al Arifi sendiri membantah keras adanya fatwa ini. Bahkan, setiap muslim yang awam pun tentu akan mengingkari adanya “Jihad Sex” seperti ini. Baca lebih lanjut

Pengakuan Syaikh Al-Qardhawi Bahwa Ulama Saudi Lebih Faham Daripada Dirinya

PENGAKUAN SYAIKH AL-QORDOWI : ULAMA SAUDI LEBIH PAHAM DARI PADA DIRINYA
(oleh : Syaikh Abdurrahman Dimasyqiyah hafizohulloh)

Syaikh Al-Qordhowi berkata :

مشايخ السعودية كانوا أنضج مني لأنهم عرفوا حقيقة ما يسمى “حزب الله” في حين كنت أدافع عنه إنه حزب الشيطان

“Para ulama Saudi mereka lebih matang dari pada saya, karena mereka mengetahui hakekat kelompok yang disebut Hizbullah, di saat aku membela kelompok tersebut, sesungguhnya kelompok tersebut adalah Hizbus Syaithon” (Al-Qordhowi juga berkata : “Aku beberapa lama menentang para ulama Saudi dan demi Allah aku dulu membela dan mengajak untuk menolong Hasan Nasrullah (penolong Allah), padahal ia adalah penolong syaitan, ia menamakan kelompoknya dengan hizbullah akan tetapi hakekatnya adalah hizbut Thooguut, hizbus Syaitan), mereka adalah pendusta…”  Baca lebih lanjut

Mujahidin Membongkar Makam Hujr bin Adi ~radhiyallahu ‘anhu~ ?!

Lagi-lagi dusta Syi’ah terbongkar. Beberapa minggu terakhir, Syi’ah dari berbagai negara mulai dari Iran, Suria, Hizbullat-Libanon, bahkan sampai konco-konconya di Indonesia dengan aktifnya menebarkan fitnah “PEMBONGKARAN MAKAM HUJR IBN ADI AL-KINDY Radhiallahu ‘anhu”. Sahabat yang turut serta menghancurkan imperium Persia Majusi di Iran dan Mada’in, yang kemudian wafat di Suria.

Tidak cukup di sini, mereka menebarkan ‘foto’ yang diklaim foto beliau, dan menuduh para mujahidinlah yang melakukan perbuatan terkutuk tersebut. Baca lebih lanjut

Kisah Hizbullah (Part 3- Tamat)

The Story of Hezbollah (3/3)

Oleh : Dr. Ragheb As Sirjani
Penterjemah : Ustadz Sufyan Basweidan

Dalam dua artikel sebelumnya, kita telah membahas sejarah berdirinya Hizbullah sekaligus pendirinya. Kita juga membahas tentang hubungan Hizbullah-Iran dan Hizbullah-Suriah, serta megaproyek mereka untuk mendirikan Negara Syi’ah Raya di Lebanon. Pembahasan kita berakhir pada meletusnya perang Lebanon tahun 2006 di mana Zionis Israel gagal menghancurkan kekuatan Hizbullah, dan gagal membidik pemimpinnya. Hal ini mengakibatkan kegembiraan luar biasa di dunia Islam, dan kebanggaan besar bagi pemuda-pemuda Islam. Lebih-lebih mengingat mereka belum pernah menyaksikan kemenangan hakiki melawan Yahudi dalam suatu peperangan sejak tahun 1973, alias sejak lebih dari 30 tahun! Orang-orang pun saling memberikan selamat kepada Hizbullah dan pemimpinnya, Hasan Nasrallah. Bahkan sebagian mengira bahwa Hasan Nasrallah adalah pemimpin gerakan seluruh umat Islam. Mereka seakan lupa akan background-nya yang Syi’ah Itsna Asyariah itu; yang konsekuensinya ialah permusuhan abadi terhadap Ahlussunnah, baik ia nampakkan hal tersebut ataupun ia sembunyikan. Baca lebih lanjut

Kisah Hizbullah (Part 2)

The Story of Hezbollah (2/3)

Oleh : Dr. Ragheb As Sirjani
Penterjemah : Ustadz Sufyan Basweidan

Banyak dari kaum muslimin yang memberi peluang kepada perasaan (baca: simpati) mereka untuk menghukumi berbagai perkara, tokoh, organisasi, dan negara. Mereka tidak meneliti apa yang ada di balik itu semua, tidak membaca apa yang tertulis dalam buku-buku, dan tidak menelusuri asal-usulnya. Hal ini menjerumuskan mereka dalam berbagai kekeliruan dan salah persepsi yang berakibat fatal, yang baru disadari setelah musibah dan bencana yang diakibatkannya terjadi… dan ketika itu, penyesalan mungkin tiada berguna lagi.

Benang merah panjang yang mengawali lahirnya Hizbullah Syi’ah telah dibahas dalam ‘Kisah Hizbullah bag. 1′. Di sana telah kami paparkan tentang Lebanon, dan kali ini akan kami lanjutkan. Saya (penulis) percaya bahwa saya sedang menelusuri jalan penuh duri. Usaha saya untuk memberikan gambaran yang benar bagi kaum muslimin ini, pasti menghadapkan saya kepada gelombang penolakan dan kritikan dari kaum muslimin yang bersimpati kepada tokoh mana saja yang dianggap sukses di masa-masa yang sensitif dalam tarikh umat ini; meskipun tokoh tersebut adalah pengikut Syi’ah yang bobrok, yang meyakini kebebasan berpendapat dalam mengritik, mencela, menentang dan bahkan menjatuhkan para sahabat yang mulia. Baca lebih lanjut

Kisah Hizbullah (Part 1)

The Story of Hezbollah (1/3)

Oleh : Dr. Ragheb As Sirjani
Penterjemah : Ustadz Sufyan Basweidan

Di antara sepak terjang yang paling mengagumkan bagi mayoritas kaum muslimin, khususnya beberapa tahun belakangan ini adalah sepak terjang Hizbullah dan pemimpinnya: Hasan Nasrallah. Hasan Nasrallah bahkan dijuluki oleh majalah Newsweek Amerika Serikat sebagai tokoh yang paling kharismatik di dunia Islam, plus yang paling berpengaruh bagi mayoritas kaum muslimin.

Pun demikian, ulama dan cendekiawan muslim memiliki pendapat yang bermacam-macam dan bertolak belakang dalam menilai Hizbullah dan Hasan Nasrallah sebagai pemimpinnya. Di antara mereka ada yang membelanya mati-matian hingga menjuluki Nasrallah sebagai Khalifah kaum muslimin. Tapi ada pula yang menyerangnya habis-habisan hingga mengeluarkan Hizbullah dari Islam secara keseluruhan, dan masih puluhan pendapat lagi yang berkisar di antara dua penilaian tadi.

Lantas di manakah kebenaran yang sesungguhnya dalam masalah ini? Bolehkah kita berbangga dengan sepak terjang Hizbullah selama ini? Pantaskah kita menganggapnya sebagai lambang kebanggaan, ataukah kita harus peringatkan orang-orang akan bahayanya? Dan bolehkah kita mengikuti gerakan ‘bungkam mulut’ yang dianjurkan oleh banyak kaum muslimin, dengan mengatakan: “Apa perlunya mengungkit-ungkit masalah ini sekarang?”, ataukah ‘bungkam mulut’ tadi ada artinya, mengingat peristiwa yang terus berlanjut dan masalah-masalah yang makin ruwet… dan Anda tahu bahwa orang yang mengacuhkan kebenaran seperti syaithan yang tuli?! Baca lebih lanjut