maulid

[VIDEO] Salah Paham Tentang Maulid Nabi ~Simak Dengan Seksama Yuk!~

Posted on

Iklan

Pendapat Para Imam (Abu Hanifah, Malik, Asy-Syafi’i, dan Ahmad) Tentang Maulid Nabi

Posted on Updated on

Pertanyaan 

Bagaimana pendapat ulama imam 4 madzhab tentang peringatan maulid? seperti Imam as-Syafii…

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Kita semua mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kita semua memuliakan beliau. Kami, anda, mereka, semua muslim sangat mencintai dan memuliakan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Yang menjadi pertanyaan, apakah perayaan maulid merupakan cara benar untuk mengungkapkan cinta kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam? Baca entri selengkapnya »

Ulang Tahun dan Pengagungan Terhadap Dewi (?!) Artemis

Posted on

Ada hari yang dirasa spesial bagi kebanyakan orang. Hari yang mengajak untuk melempar jauh ingatan ke belakang, ketika saat ia dilahirkan ke muka bumi, atau ketika masih dalam buaian dan saat-saat masih bermain dengan ceria menikmati masa kecil. Ketika hari itu datang, manusia pun kembali mengangkat jemarinya, untuk menghitung kembali tahun-tahun yang telah dilaluinya di dunia. Ya, hari itu disebut dengan “ Hari Ulang Tahun “.

“Namun sebenernya dari mana asal perayaan ulang tahun itu sendiri muncul, hingga tidak sedikit ummat muslim merayakannya?” , pertanyaan ini yang mungkin sebelumnya tidak pernah terfikirkan, mari kita telusuri sekilas .

Ulang tahun atau Milad (dalam bahasa arab) pertama kali dimulai di Eropa. Dimulai dengan ketakutan akan adanya roh jahat yang akan datang pada saat seseorang berulang tahun, untuk menjaganya dari hal-hal yang jahat, teman-teman dan keluarga diundang datang saat sesorang berulang tahun untuk memberikan do’a serta pengharapan yang baik bagi yang berulang tahun. Memberikan kado juga dipercaya dapat memberikan rasa gembira bagi orang yang berulang tahun sehingga dapat mengusir roh-roh jahat tersebut. Baca entri selengkapnya »

Pencetus Pertama Maulid Nabi

Posted on

Pencetus Pertama Maulid Nabishollallahu alaihi wa sallam
Penulis : Abu Abdirrahman Bin Thoyyib Lc.

A. Sejarah Perayaan Maulid

Diantara perayaan-perayaan bid’ah yang diadakan oleh kebanyakan kaum muslimin adalah perayaan maulid Nabi -shollallahu alaihi wa sallam-. Bahkan maulid Nabi ini merupakan induk dari maulid-maulid yang ada seperti maulid para wali, orang-orang sholeh, ulang tahun anak kecil dan orang tua. Maulid-maulid ini adalah perayaan yang telah di kenal oleh masyarakat sejak zaman dahulu. Dan perayaan ini bukan hanya ada pada masyarakat kaum muslimin saja tapi sudah di kenal sejak sebelum datangnya Islam. Dahulu Raja-Raja Mesir (yang bergelar Fir’aun) dan orang-orang Yunani mengadakan perayaan untuk Tuhan-Tuhan mereka, demikian pula dengan agama-agama mereka yang lain. [Al-Adab Al-Yunaani Al-Qodim oleh DR Ali Abdul Wahid Al-Wafi hal. 131.]

Lalu perayaan-perayaan ini di warisi oleh orang-orang Kristen, di antara perayaan-perayaan yang penting bagi mereka adalah perayaan hari kelahiran Isa al-Masih -alaihissalam-, mereka menjadikannya hari raya dan hari libur serta bersenang-senang. Mereka menyalakan lilin-lilin, membuat makanan-makUlang Tahunanan khusus serta mengadakan hal-hal yang diharamkan. [Baca ini] Baca entri selengkapnya »

Risalah Kecil Bagi Penyeru Bid’ah Hasanah

Posted on

Ini hanyalah risalah kecil bagi penyeru bid’ah hasanah. Da’i adalah penyeru. Di antara penyeru, ada yang terang-terangan menyeru dengan lisan perkataannya. Yakni, yang jelas-jelas mengatakan bahwa bid’ah hasanah dalam ibadah itu ada dan tidak semua bid’ah adalah dhalalah. Di antara penyeru, ada yang tidak mau terang-terangan menyeru dengan lisan perkataannya. Yakni, yang tidak mau mengakui makna zahir ‘wa kulla bid’atin dhalalah’ dan senang berpartisipasi dalam melawan -atau minimal membalik-balikkan- seruan para penyeru bahwa semua bid’ah dalam syariah adalah dhalalah.

Jika memang keyakinan kalian akan bagusnya sebagian bid’ah dalam syariah karena taqlid-nya kalian pada orang di atas kalian atau orang-orang di sekitar kalian, maka semoga Allah memaafkan kalian. Jika itu karena kesalahfahaman kalian semata, maka semoga Allah memaafkan kalian. Jika itu karena memang kalian tidak ridha disebabkan orang tua kalian -mau tidak mau kalian akui- adalah pelaku bid’ah, atau guru-guru kalian, atau bahkan kalian sendiri, sehingga kalimat ‘wa kulla bid’atin dhalalah’ menyakiti hati kalian dan menikam tradisi kalian, maka semoga Allah memaafkan kalian dan memberi hidayah pada kesemuanya. Baca entri selengkapnya »

[Audio] TABLIGH AKBAR “CINTA RASULULLAH صلى الله عليه وسلم ”

Posted on Updated on

Alhamdulillah dengan karuniaNya menjadi sempurnalah segala kebaikan. Acara Tabligh Akbar bersama Fadhilatus Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr di Masjid Istiqlal Jakarta dengan tema “Cinta Rasulullah” telah terlaksana pada Ahad 10 Jumadits Tsaniyah 1434/21 April 2013. Semoga acara tersebut dapat memberikan ilmu yang bermanfaat yang diiringi dengan lahirnya amalan-amalan shalih bagi ratusan ribu kaum muslimin yang menghadiri secara langsung cara tersebut maupun yang menyimaknya melalui saluran televisi dan radio.

Bagi Anda yang berhlangan untuk menghadiri acara yang -insya Allah- penuh manfaat tersebut, jangan berkecil hati. Berikut kami hadirkan rekaman audio Tabligh Akbar yang disampaikan oleh fadhilatusy Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq Bin Abdul Muhsin Al Badr hafizhahumallah dalam bahasan tema “Cinta Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam”. Dengan penerjemah ustadz Badrussalam hafizhahullah dan pemberi muqoddimah Ustadz Hamzah Abbas hafizhahullah. Semoga bermanfaaat Baca entri selengkapnya »

Dialog Bid’ah Hasanah Antara Aswaja, Syi’ah dan Wahhabi

Posted on Updated on

حوار
dialog bid'ah hasanah

Aswaja : Hari ini 12 rabiul awwal sungguh aku sangat bahagia loh….

Syiah : Emang lu kenape?, kemarin-kemarin kurang bahagia?

Aswaja : Kagak gitu bro, hari ini gua ngerayain hari maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Gua sangat gembira dengan hari lahirnya nabi

Syi’ah : Kalau gua …..gua sangat sedih pas hari 10 Muharram lalu….hik hik hik…jadi nangis gua ngingatnya…hik

Aswaja : Emang kenapa lu nangis??!

Syi’ah : Soalnya hari itu hari terbunuhnya Husain bin Ali bin Abi Tholib, kami kerukunan warga syi’ah memperingati hari tersebut dengan hari ratapan. Bahkan sebagian kami sampai memukulkan pedang di tubuh kami sehingga mengeluarkan darah. Baca entri selengkapnya »

40 Fawaid Seputar Maulid Nabi

Posted on

Diterjemahkan oleh Al-Akh Yhouga Ariesta M. dari Twitter Asy-Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid

cinta-rasul-dengan-ittiba
cinta-rasul-dengan-ittiba
  1. Merupakan tradisi yang tersebar di kalangan umat Islam yaitu perayaan Maulid Nabi setiap tanggal 12 Rabi’ul Awwal. Dan telah mutawatir di kalangan para ulama bahwasanya hal ini merupakan perbuatan yang mengada-ada dalam hal agama.
  2. Berkata Syaikh Tajuddin bin Ali Al Maliki, yang terkenal dengan nama Al Fakihani, “Aku tidak mengetahui satu pun dasar bagi perayaan Maulid di dalam Al Qur’an dan As Sunnah, dan tidak dinukil riwayat bahwa seorang pun ulama pernah mengerjakannya”.
  3. Umar memulai kalender Islam, dengan kesepakatan dari para shahabat lainnya, dengan momentum hijrah. Sebab hijrah merupakan simbol kemenangan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam atas agama ini. Mengapa Umar tidak memulainya dengan momentum lahir atau wafatnya Nabi? Lalu kemana hari Maulid dalam pandangan para shahabat? Baca entri selengkapnya »

Menjawab Syubhat-Syubhat Perayaan Maulid Nabi

Posted on

cinta-rasul-dengan-ittiba
cinta-rasul-dengan-ittiba

Judul Asli: Menjawab Syubhat-Syubhat Perayaan Maulid Nabi
Penulis: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi hafizhahullah

Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa ahlul bid’ah senantiasa ‘berjuang’ dengan penuh kegigihan membela dan mengibarkan bendera bid’ah, sehingga bid’ah menyebar di mana-mana. Jangan heran bila mereka begitu berani memaksakan dalil demi hawa nafsunya atau menasabkan hadits yang tidak ada asalnya.

Bagaimana sikap kita dalam menghadapi syubhat mereka?!

Pertama: Bertanya Tentang Dalilnya
Syaikh Abdurrohman bin Yahya al-Mu’allimi berkata: “Tidak ada perselisihan pendapat bahwa agama yang benar (Islam) adalah yang datang dari Allah dan disampaikan oleh Rasulullah. Maka kita tanyakan kepada ahli bid’ah: Apakah amalan ini termasuk agama yang disampaikan oleh Muhammad dari Robbnya ataukah tidak? Kalau dia menjawab: Ini bukan termasuk agama, maka selesai sudah masalahnya. Namun kalau menjawab: Ini termasuk masalah agama, maka kita katakan padanya: Datangkanlah dalilnya!! [1] Baca entri selengkapnya »

Ibnu Taimiyah, Ibnu Hajar, Shalahuddin Al Ayubi Pro Maulid Nabi? [Syubhat Orang Yang Kehabisan Dalih]

Posted on

اقتضاء الصراط المستقيم
اقتضاء الصراط المستقيم

Sebagian orang selalu mencari-cari dalil untuk membenarkan amalan tanpa tuntunan yang ia lakukan. Di antara cara yang dilakukan adalah menjadikan perkataan ulama Ahlus Sunnah sebagai argumen untuk mendukung bid’ah mereka. Inilah yang terjadi dalam perayaan Maulid Nabi. Di antara perkataan ulama Ahlus Sunnah yaitu Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, disalahpahami oleh sebagian kalangan sehingga beliau pun disangka mendukung perayaan Maulid. Begitu pula ada perkataan lain dari Ibnu Hajar Al ‘Asqolani mengenai hal ini. Ibnu Hajar adalah di antara ulama yang memiliki ketergelinciran dalam masalah Maulid. Nantinya kami juga akan membahas syubhat (kerancuan) lainnya yang sengaja disuarakan oleh para simpatisan Maulid seperti pemutarbalikkan sejarah Maulid yang disangka dipelopori oleh Shalahuddin Al Ayubi. Semoga Allah memudahkan untuk mengungkap yang benar dan yang batil. Allahumma yassir wa a’in (Ya Allah, mudahkan dan tolonglah).

Kerancuan Pertama: Salah Paham dengan Perkataan Ibnu Taimiyah

Di salah satu website yang kami telusuri, ada perkataan Syaikhul Islam sebagai berikut, “Merayakan maulid dan menjadikannya sebagai kegiatan rutin dalam setahun sebagaimana yang telah dilakukan oleh sebagian orang, akan mendapatkan pahala yang besar sebab tujuannya baik dan mengagungkan Rasulullah SAW.Baca entri selengkapnya »

Kenapa Rasulullah Harus Lebih Kita Cintai ?

Posted on Updated on

Cinta Rasul
Cinta Rasul

Mencintai Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam berarti condongnya hati seorang muslim kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yang dengan kecondongan ini terlihat dia lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam daripada siapapun dari seluruh makhluk atau apapun dari benda di dunia ini.

Lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia bahkan sampai diri sendiri.

Lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari pada emas, perak dan seluruh alam semesta dan kekayaannya.

عنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- «لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ»

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata: “Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak beriman salah seorang dari kalian sampai aku ia lebih cintai daripada orangtuanya, anaknya dan seluruh manusia.” HR. Bukhari dan Muslim. Baca entri selengkapnya »

Inilah Nabi Kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yang selalu kalian hina…!

Posted on Updated on

Cinta Rasul
Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam

Inilah Nabi Kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam,yang selalu kalian hina…!

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وأله وصحبه, أما بعد

Sesuatu yang harus diketahui oleh seluruh manusia tentang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya beliau adalah Nabi yang penyayang shallallahu ‘alaihi wasallam, Allah Azza wa Jalla berfirman:

{وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ } [الأنبياء: 107]

Artinya: “Dan tiadalah Kami mengutus kamu (wahai nabi Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. 21:107) Baca entri selengkapnya »

Nasihat Bagi Pecinta Rasulullah

Posted on Updated on

Agama Islam tidak diletakkan pada ro’yu (pendapat manusia) tetapi wahyu karena agama Islam berasal dari Allah dan milik Allah.

Kelahiran Rasulullah adalah suatu nikmat yang sangat besar yang diberikan oleh Allah bagi hamba-hamba-Nya karena melalui Rasulullah, Allah memberikan hidayah kepada kita dan Allah pun memberitahukan kepada kita bagaimana jalan menuju Surga dan jalan-jalan yang menuju Neraka.

Maka kewajiban kita sebagai rasa syukur kepada Allah dan kegembiraan atas lahirnya Rasulullah tiada lain adalah dengan cara mempelajari jejak Rasulullah, bagaimana beliau shalat, haji dan sunnah-sunnah yang diajarkan oleh Beliau sebagai wujud dari rasa kecintaan kita. Dan sesuatu yang Beliau perintahkan maka jalankanlah dan sesuatu yang Rasul larang maka tinggalkanlah dan sesuatu yang Rasulullah tinggalkan sementara pendorongnya ada dan penghalangnya tidak ada maka jangan sekali-kali kita melakukannya. Baca entri selengkapnya »