menasihati penguasa

Download Khutbah Jum’at Dalam Rangka Menyikapi Naiknya BBM

Posted on

Kenaikan Harga : Suatu Renungan dan Solusi

Download rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Dzulqarnain pada tanggal 7 Jumadil Awal 1433 H / 30 Maret 2012 di Ponpes As-Sunnah Makassar dengan tema “Kenaikan Harga: Suatu renungan dan Solusi”.

Bagaimana Cara Menasehati Penguasa?

Bagaimanakah cara menasehati para pemimpin? Apakah dizaman Rasulullah pernah terjadi kenaikan harga-harga? dan bagaimana sikap dari Rasulullah? Apakah benar kedzholiman dari pemimpin itu adalah karena dosa-dosa dari rakyatnya? Silahkan simak khutbah yang disampaikan oleh Ustadz Badrusalam ini untuk lebih jelasnya, semoga bermanfaat. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Bagaimana Memahami Perbedaan Yang Terjadi Dikalangan Salafus Sholih Dalam Menasihati Penguasa?

Posted on

Disalin dari Blog Al-Ustadz Sufyan Basweidan -hafizhahullah- dengan dengan judul asli “Bagaimana Menasehati Penguasa?”, disalin dengan penyempurnaan kalimat.

Pertanyaan 1 :

assalamu’alaykum..
ustadz, benarkah yang disebutkan dalam link ini http://www.islamedia.web.id/2011/02/bagaimana-hukum-menggulingkan.html bahwa banyak dari ulama salaf yang menyebutkan keburukan penguasa di depan khalayak ramai??
jazakallahukhayran atas jawaban antum^^..

mahdi
6 Februari 2011 at 5:27 pm

Jawaban  Al-Ustadz Abu Hudzaifah Al Atsary Baca entri selengkapnya »

Pemerintah Indonesia, Masihkah Layak Ditaati?

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم

Pemerintah Indonesia, Masihkah Layak Ditaati?

Para ulama kaum muslimin seluruhnya sepakat akan kewajiban taat kepada pemerintah muslim dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena Allah Tabaraka wa Ta’ala telah memerintahkan hal tersebut sebagaimana dalam firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” (An-Nisa’: 59)

Demikian pula, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam telah berwasiat:

أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ عَبْدًا حَبَشِيًّا

“Aku wasiatkan kalian agar senantiasa taqwa kepada Allah serta mendengar dan taat kepada pemimpin (negara) meskipun pemimpin tersebut seorang budak dari Habasyah.” (HR. Abu Dawud, no. 4609 dan At-Tirmidzi, no. 2677) Baca entri selengkapnya »

Tuntunan Islam dalam Menasihati Penguasa (Sebuah Renungan bagi Para Pencela Pemerintah)

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم

Tuntunan Islam dalam Menasihati Penguasa
(Sebuah Renungan bagi Para Pencela Pemerintah)

Telah dimaklumi bersama bahwa merubah kemungkaran dan menasihati pelakunya adalah kewajiban setiap muslim sesuai dengan kemampuannya. Sebagaimana sabda Nabi –shallallahu’alaihi wa sallam-:

من رأى منكم منكراً فليغيره بيده فإن لم يستطع فبلسانه فإن لم يستطع فبقلبه وذلك أضعف الإيمان

“Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka dengan lisannya. Apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim, no. 186) Baca entri selengkapnya »

Mengoreksi Penguasa Harus Dengan Gaya TUKUL…?? [Ada-ada aja]

Posted on Updated on

Sebuah bantahan terhadap artikel berjudul “Mengoreksi Penguasa Harus Dengan GAYA TUKUL…??”

Judul asli artikel Kritik Atas Pendapat Yang Menyatakan Mengoreksi Penguasa Harus Dengan (Empat Mata) karya tokoh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ustadz Syamsudin Ramadhan An-Nawiy hadahullah

Oleh al Ustadz al Fadhil Abu Yahya Badrussalam, Lc. hafizhahullah

Berkata Syamsuddin Ramadlan (HTI): Mengoreksi Penguasa Harus Dengan GAYA TUKUL…??

Tanggapan: Tukulkah yang menjadi panutanmu ?? Baca entri selengkapnya »