Munafik

Tafsir Al-Maaidah Ayat 51 & Komplotan Munafiq Indonesia

Posted on Updated on

Bagaimana tafsir surat al-Maidah ayat 51. Dan bagaimana sikap kita dg ungkapan tokoh ormas yang membela pelecehan orang kafir terhadap al-Quran?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Sebelum membahas tafsir surat al-Maidah ayat 51, saya tertarik untuk menyebutkan dua catatan terkait peristiwa ini,

Pertama, kejadian ini merupakan imbal balik atas konspirasi yang digencarkan si gubernur kafir Baca entri selengkapnya »

40 Manfaat Shalat Berjama’ah [BAGUS!]

Posted on Updated on

Kata Pengantar

Sesungguhnya segala pujian adalah milik Allah, kami memohon pertolongan, ampunan serta bertaubat kepadaNya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan keburukan pekerjaan pekerjaan kami. Siapa saja yang diberi petunjuk Allah, niscaya tak seorangpun yang bisa menyesatkannya. Dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tak seorangpun bisa menunjukinya. Aku bersaksi bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada beliau, segenap keluarga dan sahabatnya.

Ini adalah risalah ringkas tentang keutamaan dan manfaat shalat bejamaah. Dalam risalah ini, penulis menghimpun -dengan taufik Allah- berbagai manfaat tersebut hingga mencapai 40 buah, Alhamdulillah. penulis menjadikan kitabullah dan sunnah RasulNya shallallohu ‘alaihi wasallam sebagai rujukan utama dalam penulisan ini, sebab kedua wahyu tersebut telah sangat cukup sebagai dasar dan dalil. Di samping, agar pembahasan tidak bertele-tele, sehingga – dengan izin Allah – mudah memahaminya. Baca entri selengkapnya »

Taqiyyah, Topeng Kemunafikan Kaum Syi’ah

Posted on Updated on

aqidah-syiah
aqidah-syiah

TAQIYAH, RUKUN AGAMA SYIAH
Akidah taqiyah termasuk akidah Syiah yang menyelisihi Islam. Akidah ini menempati kedudukan yang tinggi dalam agama mereka. Menurut mereka, para nabi dan rasul pun diperintahkan untuk melakukannya.

Ulama Syiah telah menjelaskan definisi taqiyah ini. al-Mufîd dalam Tash-hîhul I’tiqâd berkata: “Taqiyah adalah merahasiakan al-haq (keyakinan Syiah, red) dan menutupi diri dalam meyakininya, berkamuflase di hadapan para penentang (orang-orang yang berseberangan dalam keyakinan) dan tidak mengusik mereka dengan apa saja yang akan menyebabkan bahaya bagi agama dan dunia (orang-orang Syiah).

Yusuf al-Bahrâni (tokoh Syiah abad 12 H) berkata, “Maksudnya menampakkan kesamaan sikap dengan para penentang dalam apa yang mereka yakini karena takut kepada mereka.”

Al-Khumaini berkata: “Taqiyah artinya seseorang mengatakan sesuatu yang bertentangan dengan realita atau melakukan sesuatu yang berseberangan dengan aturan syariah guna menyelamatkan nyawa, kehormatan atau kekayaannya.” [1] Baca entri selengkapnya »