Natal

[Kajian Tafsir] Mahligai Teladan dari Kisah Maryam

Posted on

Maryam adalah seorang hamba wanita yang memiliki kedudukan yang agung di sini Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman :

 وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَ …

“Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, .. “ (Maryam : 16)

Allhamdulillah,berikut adalah rekaman kajian yang di bawakan oleh Ustadz Dzulqarnain M.Sanusi Hafidzahullah (Pengasuh Ponpes As Sunnah – Makassar) dengan tema : “Mahligai Teladan dari Kisah Maryam”. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Jika Ada yang Ngeyel Minta Dalil Yang Tegas Yang Melarang Ucapan Selamat Atas Hari Raya Orang Kafir

Posted on Updated on

Ada teman agak ‘liberal’ yang nantang, tunjukkan dalil tegas dari al-Quran dan sunah yang melarang mengucapkan selamat natal & Tahun Baru.. dengan kalimat yg berbunyi: “Dilarang mengucapkan selamat nat*l”. jika tidak ada, berarti itu boleh..

Trim’s

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Pemahaman orang terhadap ayat al-Quran dan hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbeda-beda sesuai tingkatan kecerdasannya.

Karena itulah, orang yang responsif terhadap setiap perintah dan larangan yang ada dalam al-Quran, bisa mentadabburi kandungannya, Allah Ta’ala sebut sebagai orang cerdas (Ulul Albab). Kata ini sering Allah sebutkan dalam al-Quran. Diantaranya, Baca entri selengkapnya »

Sifat-Sifat Nabi Isa (Yesus) Dalam Injil Membuktikan Bahwa Beliau Adalah Manusia

Posted on

Dalam Al-Qur’an diterangkan dengan jelas tentang hakikat Nabi Isa Putera Maryam bahwasanya beliau adalah manusia biasa, akan tetapi Allah memuliakan beliau dengan diangkatnya beliau sebagai seorang Nabi dan Rasul yang diutus kepada Bani Isra’il. Allah berfirman dalam Al-Qur’an :

مَا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ كَانَا يَأْكُلانِ الطَّعَامَ انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّى يُؤْفَكُونَ (٧٥)

“Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang Sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, Kedua-duanya biasa memakan makanan. perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).” (QS Al-Maaidah : 75) Baca entri selengkapnya »

Fatwa-Fatwa Ulama Syafi’iyyah Terkait Hari Raya Orang Kafir [PENTING!]

Posted on

Alhamdulillah, kita tinggal di negara yang mayoritasnya beragama Islam dan sebagian besar mereka mengaku berada atau mengikuti di atas jalan Imam Asy-Syafi’i (bermadzhab Syafi’i). Akan tetapi sangat disayangkan, jauhnya kita dari ilmu-ilmu agama menjadikan kita sering diombang-ambing oleh pendapat-pendapat yang dilontarkan oleh orang-orang yang dianggap berilmu di negeri ini. Berikut ini kami hadirkan tulisan Ustadz Musyaffa’ yang menjelaskan perkataan para ulama madzhab Syafi’i terkait hari raya Natal. Selamat menyimak.

Asy-Syarbini (wafat 977 H) –rahimahullah-, salah seorang ulama besar Madzhab Syafi’i mengatakan:

“Dan diberi hukuman ta’zir*, seorang yang mengikuti orang-orang kafir dalam merayakan hari raya mereka. Begitu pula orang yang memberikan ucapan selamat kepada seorang kafir dzimmi di hari rayanya” (Mughnil Muhtaj, Asy-Syarbini, 5/526). Baca entri selengkapnya »

Menghadiri Undangan Natalan dari Saudara, Bolehkah?

Posted on

Pertanyaan: Ada orang yg memiliki saudara beragama kristen. Ketika musim natal, dia diundang. Bolehkah dia menghadiri undangan itu? Trim’s

Jawaban: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Allah menyebutkan dua golongan yang tersesat dalam surat al-Fatihah.

Pertama, golongan al-Maghdhub ‘alaihim, golongan manusia terkutuk. Merekalah orang-orang yahudi. Mereka disebut umat terkutuk, karena mereka memahami kebenaran, namun mereka menolaknya secara terang-terangan. Baca entri selengkapnya »

Mengganti Pesta Tahun Baru Dengan yang Lebih Baik

Posted on Updated on

Telah tersebar fatwa–fatwa ulama bahwa merayakan tahun baru masehi adalah haram dengan berbagai dalil misalnya tasyabbuh (menyerupai orang kafir), membuang-buang harta, membuat ‘ied (hari raya) baru dan lainnya. Akan tetapi bagi orang yang masih awam dan belum kokoh keimanannya tentu masih terasa berat meninggalkannya setelah sebelumnya mereka bergembira dan menjadi acara yang paling dinanti-nanti.

Salah satu hikmah dalam berdakwah adalah kita tidak hanya sekedar melarang sesuatu serampangan dan keras tanpa hikmah seperti berkata:

“ini haram pak, itu haram, hal ini bid’ah, apalagi itu syirik besar dan bisa kafir!!!”

Tetapi termasuk hikmah, melarang kemudian memberikan solusi dan pengganti dengan yang lebih baik. Baca entri selengkapnya »

[Syubhat] Masalah Khilafiyah Tidak Perlu Diingkari ?!

Posted on

Sebagian aktivis dakwah berdalil bahwasanya ucapan selamat natal pada non muslim itu sah-sah saja atau boleh karena terdapat khilaf di antara para ulama. Kata mereka, ada ulama yang membolehkan, ada yang melarang. Padahal beda pendapat seperti ini tidak bisa diterima karena beda pendapat tersebut datang setelah adanya ijma’ (kesepakatan ulama) di masa silam. Sehingga berdalil untuk khilaf (beda pendapat) ulama saat ini dengan alasan kita saling tolerir jika ada beda pendapat dalam masalah fikih, sungguh keliru. Karena ijma’ ulama masa silam bisalah batal jika ada ulama semasanya atau sebelumnya yang menyelisihi ijma’ tersebut, bukan dengan alasan pendapat ulama saat ini.

Masalah Khilafiyah, Benarkah Tidak Perlu Diingkari?

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Jika ada yang mengatakan bahwa masalah khilaf tidak perlu diingkari, maka itu tidaklah benar jika melihat dari sisi ucapan yang dihukumi atau amalan. Baca entri selengkapnya »

Untukmu yang Masih Ragu Akan Haramnya Ucapan Selamat Atas Hari Raya Orang Kafir!

Posted on

Sebagian kalangan apalagi awalnya dari pemikiran liberal dan ingin menyatukan setiap agama samawi mulai mengendorkan akidah kaum muslimin dengan menyampaikan fatwa nyleneh. Muncul ulama-ulama kontemporer yang memandang sah-sah saja mengucapkan selamat natal pada Nashrani. Padahal memulai mengucapkan salam pada mereka saja tidak dibolehkan, sama halnya dengan mengucapkan selamat pada mereka pada hari raya mereka[1]. Intinya kesempatan kali ini, Rumaysho.com akan menyampaikan bahwa sudah ada klaim ijma’ (kesepakatan ulama) sejak masa silam yang menunjukkan haramnya mengucapkan selamat pada hari raya non-muslim, termasuk hari raya natal.

Dalil Kata Sepakat Ulama Baca entri selengkapnya »

Status Nakal Tentang ‘Selamat Natal’

Posted on

Status Nakal Tentang ‘Selamat Natal’
Oleh : Hasan Al-Jaizy

Kali ini kita akan membahas tentang kalimat “Selamat Hari Natal”, dimulai dari pembedahan lafadznya, maksudnya, dan pendapat ulama tentangnya.

∞========∞

[1] Kalimat “Selamat Natal” Secara Suratan Bahasa

Kita mulai dari bahasa Indonesia dulu. Arti ‘Selamat’ dalam KBBI:

(1) Terbebas dari bahaya, malapetaka, bencana.
(2) Sehat.
(3) Tercapai maksud; tidak gagal.
(4) Doa (ucapan, pernyataan, dsb) yang mengandung harapan supaya sejahtera (beruntung, tidak kurang suatu apa, dsb)
(5) Pemberian salam mudah-mudahan dalam keadaan baik. Baca entri selengkapnya »

Kisah Nabi Isa Putera Maryam Dalam Al-Qur’an Surah Maryam

Posted on Updated on

murattal-terjemah-surat-maryam
kisah Isa putera Maryam dalam Al-Qur’an, Surat Maryam

Surat Maryam terdiri atas 98 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayatnya diturunkan sebelum Nabi Muhammad –shallallahu ‘alaihi wa sallam– hijrah ke Madinah, bahkan sebelum sahabat-sahabat beliau hijrah ke negeri Habasyah. Menurut riwayat Ibnu Mas’ud, Ja’far bin Abi Thalib membacakan permulaan surat Maryam ini kepada raja Najasyi dan pengikut-pengikutnya di waktu ia ikut hijrah bersama-sama sahabat-sahabat yang lain ke negeri Habsyi.

Surat ini dinamai Maryam, karena surat ini mengandung kisah Maryam, ibu Nabi Isa –‘alaihissalam- yang serba ajaib, yaitu melahirkan puteranya lsa –‘alaihissalam-, sedang ia sebelumnya belum pernah dikawini atau dicampuri oleh seorang laki-laki pun. Kelahiran Isa –‘alaihissalam- tanpa bapak, merupakan suatu bukti kekuasaan Allah –subhanahu wa ta’ala-. Pengutaraan kisah Maryam sebagai kejadian yang luar biasa dan ajaib dalam surat ini, diawali dengan kisah kejadian yang luar biasa dan ajaib pula, yaitu dikabulkannya doa Zakaria alaihissalam oleh Allah subhanahu wa ta’ala, agar beliau dianugerahi seorang putera sebagai pewaris dan pelanjut cita-cita dan kepercayaan beliau, sedang usia beliau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul yang menurut ukuran ilmu biologi tidak mungkin akan terjadi. Baca entri selengkapnya »

Tidak Terlarang Memberi Ucapan Selamat Natal, Kata Siapa???

Posted on

Tatkala membaca tulisan (termuat pada Kamis, 20 Desember 2012 | 14:47 WIB) sebagai berikut,

JAKARTA, KOMPAS.com — Cendekiawan Muslim Sholahuddin Wahid mengatakan, umat Islam sah-sah saja mengucapkan Natal kepada umat Kristiani. Pasalnya, tidak ada dasar yang melarang Muslim mengucapkan natal.

“Mengucapkan Natal adalah bentuk ungkapan saling menghormati antar pemeluk agama,” kata Gus Sholah kepada Kompas.com, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Gus Sholah menambahkan, para ulama yang melarang umat Islam mengucapkan selamat Natal perlu mencari alasan tepat. Kendati demikian, Gus Sholah tidak menyalahkan para ulama itu. Menurutnya, ulama memiliki dasar pendapat sendiri. Gus Sholah hanya meminta agar para ulama memikirkan dampak sosial dari ucapannya. Pasalnya, ucapan mereka berdampak luas.

“Aspek sosial tidak pernah melarang Muslim mengucapkan Natal. Saya sendiri juga mengucapkan Natal,” pungkasnya….” [http://nasional.kompas.com/read/2012/12/20/14473966/Gus.Sholah.Muslim.Boleh.Ucapkan.Natal]

Saya sangat sedih membaca ucapan di atas seraya menganggap bahwa ucapan tersebut adalah hal yang menyesatkan dan berbahaya bagi umat Islam.

Ada tiga pokok kerusakan yang memicu timbulnya ucapan rusak di atas: Baca entri selengkapnya »

Nabi Isa ‘alaihissalam Dalam Keyakinan Ummat Islam

Posted on

Nabi Isa ‘Alaihissalam
Dalam Aqidah Umat Islam

Bismillah, walhamdulillah, washshalaatu wassalaamu ‘ala rasulillah,

Sungguh, Allah adalah Zat Yang Mahabijaksana. Dia memiliki kebijaksanaan yang sempurna yang jauh melampaui kebijaksanaan seluruh makhluk. Di antara bentuk kebijaksaan Allah adalah Ia ciptakan surga dengan segala macam kenikmatannya sebagai tempat kembali para hamba-Nya yang beriman kepadanya.

Dan merupakan bentuk keimanan kepadanya adalah beriman dengan para nabi dan rasul yang telah Ia utus ke dunia ini. Kita diperintahkan untuk meyakini mereka sesuai dengan apa yang diberitakan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Sepanjang sejarah manusia, telah banyak para nabi dan rasul yang Allah utus ke dunia ini yang bertugas menyampaikan dan mengajarkan agama-Nya serta mengajak manusia untuk beribadah hanya kepada-Nya. Salah satu di antara mereka adalah Nabi Isa ‘alaihissalaam. Baca entri selengkapnya »

Karyawan Toko dengan Topi Sinterklas ?!

Posted on Updated on

Selama bulan Desember, sebagian karyawan mulai berdandan dengan aksesoris perayaan Natal umat Nashrani dengan menggunakan topi sinterklas (santa klaus). Hari Ahad lalu, kami pun sempat menemukan di Bandara Soeta, pelayan toko sibuk melayani kami dengan topi sinterklas. Padahal kami tahu, tampangnya adalah muslim. Sungguh sayang, malah penampilan Nashrani yang ia kenakan. Ini tidak hanya ditemukan pada pelayan toko, ada pula pengemudi taksi yang mengenakan pakaian ala christmas ini di bulan Desember.

Toleransi yang Kebablasan

Semua mal, kantor-kantor swasta dan BUMN pakai pohon natal, pegawai atau karyawannya disuruh pakai topi-topi merah (Sinterklas). Seandainya kita pergi ke negara-negara Kristen di Eropa tidak ada tuh kalau Idul Fitri karyawan tokonya disuruh pakai sorban kayak ustadz-ustadz. Di Indonesia saja yang aneh, begitu menjelang natal ramai kenakan busana seperti itu. Baca entri selengkapnya »