Penuntut Ilmu

Kemaksiatan Terburuk Yang Sering Dilupakan Penuntut Ilmu!

Posted on Updated on

Asy Syaikh Abdussalam Barjas Al Abdil Karim rahimahullah berkata,

“Semua maksiat jelek, akan tetapi maksiat terjelek yang seringkali tersamar oleh penuntut ilmu adalah takabbur, sombong, merasa besar, tertipu dengan dirinya sendiri sehingga …dia memandang rendah serta merasa tinggi dari orang lain. Dia pun berjalan dengan gaya yang congkak, banyak bicara serta tak lepas dari sifat besar diri dan semisalnya.”

Allah telah melarang sikap sombong,

“Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman: 18) Baca entri selengkapnya »

Iklan

Hormatilah Guru dan Ulama’ [Atau Engkau Akan Diharamkan Dari Ilmu Mereka] !

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم

pen

Al-Hafizh Al-Hakamy رحمه الله berkata dalam “Al-Mimiyah”:

Dan nasehat berikanlah pada pera penuntut ilmu dengan ikhlash
Secara tersembunyi dan terang-terangan, Dan guru itu hormatilah

Asy-Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr حفظه الله menjelaskan dalam syarahnya hal. 84-86:

Nasehat adalah menginginkan kebaikan bagi orang lain. Dan engkau mencintai bagi mereka apa yang engkau cintai bagi dirimu. Jika Allah تعالى telah memuliakan dan menganugerahimu ilmu dan keutamaan, maka tularkanlah hal itu kepada yang lain. Agar mereka juga mendapatkan manfaat.

Dan lakukan semua itu dengan ikhlash mengharap balasan dari Allah تعالى. Janganlah niatmu itu demi mendapatkan balasan dari mereka, akan tetapi haraplah pahala akhirat. Baca entri selengkapnya »

Download Ebook: Berlemah Lembutlah Wahai Penuntut Ilmu, Nasehat Syaikh Muhammad al-Imam

Posted on Updated on

Judul : Berlemahlembutlah Wahai Penuntut Ilmu, Mutiara Nasehat Syaikh Muhammad bin ‘Abdillah al-Imam

Judul Asli : نصيحة فضيلة الشيخ محمد الإمام حفظه الله وسدد خطاه
حول الجرح والتعديل بين طلبة العلم

Alih Bahasa : Abu Salma Muhammad

Muroja’ah : Al-Ustadz Fuad Hamzah Barabba, Lc.

(Dosen STAI ‘Ali bin Abi Thalib Surabaya)

Sekilas Isi Buku :

Berikut ini merupakan terjemahan transkrip ceramah ilmiah seputar nasehat dan arahan yang sangat bermanfaat, dengan izin Allah, yang disampaikan oleh Fadhilatus Syaikh Muhammad ’Abdillah al-Imâm –semoga Allah menjaga beliau dan menjadikan (ilmu)nya bermanfaat- di saat pertemuan yang mubarak (penuh berkah) yang dihadiri oleh para penuntut ilmu syar’i di Yaman pada tanggal 10 Dzulqo’dah 1431 H. Beliau adalah penanggung jawab Ma’had Darul Hadits di Ma’bar Yaman. Baca entri selengkapnya »

Download Audio | Indahnya Taman Ilmu | Ust. Abdullah Taslim

Posted on Updated on

Kitab ini merupakan syarah dari kitab Hilyah Thalibil ‘Ilmi karangan Syaikh Bakr Abu Zaid rahimahullah, yang berisi adab-adab para penuntut ilmu.Kitab ini ana katakan ‘merubah’ cara berpikir dan metode belajar  karena sebagian besar manusia mendapatkan ilmu  dengan cara belajar lewat buku (otodidak).

Salah satu perkataan di dalam buku tersebut yang sangat ana ingat adalah syair :

من لم يشافه عالما بأصوله

يقينه فى المشكلات ظنون

“Barangsiapa yang tidak belajar langsung dasar-dasar ilmu dari seorang ulama,
Maka kesimpulan yang diyakininya dalam permasalahan yang sulit hanyalah dugaan semata”

Bukankah dulu ada kata hikmah yang berbunyi :

من كان شيخه كتابه ، كان خطؤه أكثر ن صوابه

“Barangsiapa yang berguru dengan buku, maka salahnya lebih banyak dari benarnya” Baca entri selengkapnya »

3 Kategori Manusia [Alim Rabbani, Penuntut Ilmu, Rakyat Jelata] Kita Masuk yang Mana?

Posted on Updated on

Ali radhiallahu ‘anhu berwasiat kepada muridnya, Kumail bin Ziyad,

يا كميل بن زياد القلوب أوعية فخيرها أوعاها للعلم احفظ ما أقول لك الناس ثلاثة فعالم رباني ومتعلم على سبيل نجاة وهمج رعاع اتباع كل ناعق يميلون مع كل ريح لم يستضيئوا بنور العلم ولم يلجئوا إلى ركن وثيق

“Wahai Kumail bin Ziyad. Hati manusia itu bagaikan bejana (wadah). Oleh karena itu, hati yang terbaik adalah hati yang paling banyak memuat ilmu. Camkanlah baik-baik apa yang akan kusampaikan kepadamu. Manusia itu terdiri dari 3 kategori, seorang yang berilmu dan mengajarkan ilmunya. Seorang yang terus mau belajar, dan orang inilah yang berada di atas jalan keselamatan. Orang yang tidak berguna dan gembel, dialah seorang yang mengikuti setiap orang yang bersuara. Oleh karenanya, dia adalah seorang yang tidak punya pendirian karena senantiasa mengikuti kemana arah angin bertiup. Kehidupannya tidak dinaungi oleh cahaya ilmu dan tidak berada pada posisi yang kuat.” Baca entri selengkapnya »