Rasul

Siapakah Mirza Ghulam Ahmad ? [1]

Posted on Updated on

ahmadiyah

Beberapa waktu lalu, marak pemberitaan di media massa tentang Jemaat Ahmadiyah. Berbagai polemik muncul. Banyak media memberikan pembelaan terhadap Jemaat Ahmadiyah yang berpusat di London ini, meski ia lahir di India. Berbagai kalangan yang menisbatkan diri sebagai cendekiawan muslim, ikut menyuarakan argumen pembelaan. Jaringan Islam Liberal (JIL), yang di motori Ulil Abshar Abdalla, begandeng tangan dengan sejumlah aktivis HAM dan sejumlah tokoh gereja, bahkan bermaksud mengajukan gugatan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas fatwa MUI yang menyatakan Jemaat Ahmadiyah Qadiyan sesat dan agar segera dibekukan. Dan fatwa ini ternyata bukan yang pertama bergulir. Sebelumnya sudah ada fatwa dengan substansi yang sama.

Pembelaan yang muncul, semua mengatas namakan HAM dan kebebasan beragama. Santernya sikap pro ini, sempat memojokkan MUI, yang katanya bukan sebagai otoritas yang berhak menghakimi kebenaran beragama. Sementara itu, nyaris tidak satupun media massa yang melakukan balance dalam pemberitaan tersebut. Sungguh ironi.

Tulisan berikut, bukan bermaksud mengupas mengenai Jemaat Ahmadiyah yang tengah diperbincangkan tersebut. Banyak yang sudah membahas. Berikut kami sajikan sisi lain. Yaitu mengenal sosok pencetus Jemaat Ahmadiyah ini. Tidak lain, dia adalah Mirza Ghulam Ahmad. Siapakah dia sebenarnya? Apakah anda mengenalnya? Baca entri selengkapnya »

Pengakuan Mirza Ghulam Ahmad: AHMADIYAH WARISAN PENJAJAH

Posted on Updated on

ahmadiyah

Ahmadiyah di negeri kelahirannya, pakistan dan india, lebih di kenal dengan nama jemaat (golongan) Qodiyaniah. Penamaan jemaat ini dengan Ahmadiyah untuk mengecoh kaum muslimin  di luar, sebab di  ‘tanah kelahirannya’ hanya populer dengan nama Qodiyaniah. Kendatipun sejatinya tidak ada hubungannya sama sekali antara mereka dengan Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang salah satu namanya adalah Ahmad.sebab nama lengkap ‘nabi’ mereka adalah Ghulam Ahmad bukan Ahmad (saja). Demikianlah penuturan Syaikh Ilahi Zhahir, seorang ulama pakistan yang mendalami gerakan ini dan menuliskannya dalam buku berjudul al-Qodiyaniah, Dirosatun wa tahlil, terbitan Idaratu Turjumanis Sunnah, Lahore Pakistan[1]

Salah satu fakta tersembunyi yang beliau angkat, bahwa Qodiyaniah (Ahmadiyah) merupakan warisan penjajah kolonialisme inggris. Untuk membuktikannya, beliau hanya membiarkan mereka berbicara tentang diri mereka sendiri lewat buku dan peryataan mereka. Inilah beberapa pernyataan mereka baik dari si nabi palsu, keturunannya, maupun misionaris agama Qodiyaniah. Baca entri selengkapnya »