ratiban

Risalah Kecil Bagi Penyeru Bid’ah Hasanah

Posted on

Ini hanyalah risalah kecil bagi penyeru bid’ah hasanah. Da’i adalah penyeru. Di antara penyeru, ada yang terang-terangan menyeru dengan lisan perkataannya. Yakni, yang jelas-jelas mengatakan bahwa bid’ah hasanah dalam ibadah itu ada dan tidak semua bid’ah adalah dhalalah. Di antara penyeru, ada yang tidak mau terang-terangan menyeru dengan lisan perkataannya. Yakni, yang tidak mau mengakui makna zahir ‘wa kulla bid’atin dhalalah’ dan senang berpartisipasi dalam melawan -atau minimal membalik-balikkan- seruan para penyeru bahwa semua bid’ah dalam syariah adalah dhalalah.

Jika memang keyakinan kalian akan bagusnya sebagian bid’ah dalam syariah karena taqlid-nya kalian pada orang di atas kalian atau orang-orang di sekitar kalian, maka semoga Allah memaafkan kalian. Jika itu karena kesalahfahaman kalian semata, maka semoga Allah memaafkan kalian. Jika itu karena memang kalian tidak ridha disebabkan orang tua kalian -mau tidak mau kalian akui- adalah pelaku bid’ah, atau guru-guru kalian, atau bahkan kalian sendiri, sehingga kalimat ‘wa kulla bid’atin dhalalah’ menyakiti hati kalian dan menikam tradisi kalian, maka semoga Allah memaafkan kalian dan memberi hidayah pada kesemuanya. Baca entri selengkapnya »